RESEP KEHIDUPAN YANG BERKUALITAS – oleh Pdt. Gideon Santoso (Ibadah Raya 1 – Minggu, 30 April 2017)

Amsal 19:16

Secara umum semua orang yang mau hidup harus berpegang pada perintah Allah. Ini merupakan kunci dari kehidupan itu sendiri. Kejatuhan dan kebinasaan manusia adalah karena manusia tidak lagi berpegang pada perintah Allah (Kej 3). Kejatuhan manusia membuat hidupnya tidak lagi berkualitas, dipenuhi dengan dukacita, tekanan, hilangnya damai sejahtera yang berakhir kepada kebinasaan.

Berpegang pada firman membawa kita pada kehidupan kekal. Lalu bagaimana dengan kehidupan kita selama di dunia ini? Bagi orang yang telah ditebus oleh darah Yesus, Allah memberi petunjuk lewat firmanNya, bagaimana manusia dapat memiliki kehidupan yang berkualitas.

Resep Kehidupan Yang Berkualitas

  1. Bersukacitalah senantiasa, 1 Tes 5:16

Banyak orang kehilangan kualitas hidupnya karena tidak memiliki sukacita. Raut wajah yang murung, penuh duka dan kepahitan. Banyak hal menekan hidupnya. Bagaimana kita dapat bersukacita dalam segala keadaan karena untuk bersukacita tidaklah mudah. Untuk memiliki sukacita yang sejati kita harus mengerti tujuan firman Tuhan dalam kehidupan kita.

Contoh:

Apa alasan kita melayani Tuhan harus dengan sukacita?

1 Kor 15:58 – “…sebab kamu tahu, bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payahmu tidak sia-sia.”

Dengan mengetahui ayat ini, setiap orang percaya seharusnya bersukacita dalam setiap pelayanannya karena jerih payahnya tidak pernah sia-sia. Apapun tantangan yang dihadapi dalam pelayanan, mungkin tidak dihargai. Kita akan tetap bersukacita karena pelayanan kepada Tuhan tidak pernah sia-sia.

Bagaimana kita dapat bersukacita dengan tidak membalas orang yang menajahti kita. Apa kata firman Tuhan?

Roma 12:19 – “….pembalasan adalah hak-Ku. Akulah yang akan menuntut pembalasan, firman Tuhan.”

Dijahati atau dimusuhi tanpa alasan selalu membawa tekanan dan amarah dan hal ini membuat kita kehilangan sukacita. Rasa ingin membalas pasti ada, tetapi dengan mengerti firman Allah, maka kita dapat mengendalikan diri untuk tidak membalas karena pembalasan adalah haknya Tuhan. Kita akan tetap bersukacita.

  1. Tetaplah berdoa, 1 Tes 5:17

Ada saat tertentu dimana tidak ada seorang pun yang dapat menolong kita, maka doa kitalah yang menggerakkan pertolongan Tuhan. Doa adalah bagian terpenting dalam hidup orang percaya untuk menjalin hubungan dengan Tuhan. Sering kali kita berdoa jika sedang butuh saja sehingga terkesan doa hanya sebagai sarana untuk meminta-minta saja. Doa adalah jalinan hubungan dan sikap berbakti kita dengan Tuhan. Kualitas kehidupan kita sangat bergantung dari hubungan kita dengan Tuhan.

  1. Mengucap syukur dalam segala hal, 1 Tes 5:18

Mengucap syukur akan membawa kita pada kekuatan yang mengendalikan rasa kecewa dan kepahitan. Hadapilah segala sesuatu dengan ucapan syukur. Dalam ucapan syukur terkandung:

  • Penyerahan total kepada keputusan Tuhan
  • Menerima segala sesuatu dengan sukacita

Dalam ucapan syukur ada kuasa yang mengubahkan semua masalah menjadi berkat.

  1. Ujilah segala sesuatu dan peganglah yang baik, 1 Tes 5:21

Dengan maraknya pengajaran baru yang sepertinya alkitabiah sebenarnya menyesatkan, orang percaya dituntut untuk ekstra waspada. Waspadai semua hal yang kelihatannya rohani tetapi sebenarnya menjerumuskan. Jadikan kebenaran Firman Tuhan menjadi pegangan untuk kita tidak terjerumus kepada hal yang menyesatkan.

  1. Menjauhkan diri dari segala jenis kejahatan

Semua jenis kejahatan, baik kejahatan fisik  (seperti zinah, percabulan) maupun kejahatan jiwa (iri hati, marah, dll) semua membuat hidup kita jadi tidak berkualitas.

  1. Menciptakan relasi/ komunitas sebagai makhluk sosial

Kita adalah makhluk sosial yang tidak dapat hidup seorang diri. Semua butuh orang lain. Firman Tuhan berkata: “Bertolong-tolonglah menanggung bebasmu!….”(Gal 6:2).

  1. Menjaga pola makan

Amsal 23:2 – Taruhlah sebuah pisau pada lehermu, bila besar nafsumu.

Banyak orang yang kualitas kesehatannya buruk karena rakus dan tidak bijaksana dengan pola makanannya.

  1. Berolah raga, 1 Tim 4:8

“Latihan badai terbatas gunanya, tetapi ibadah itu berguna dalam segala hal…”

Meski sedikit olah araga tetap ada gunanya. Selain makanan, olah raga menunjang kualitas hidup kita.

Semua resep untuk kehidupan yang berkualitas sudah ada dalam Alkitab. Semua sudah Tuhan tuliskan bagaimana kita dapat memiliki kehidupan yang berkualitas baik secara rohani maupun jasmani. Jangan sampai kita menganggap ringan apalagi menghina petunjuk Tuhan karena kita akan binasa. Tuhan memberkati

Advertisements

About GPdI Mahanaim Tegal

Profil Singkat GPdI Mahanaim Tegal. Berdiri: Tahun 1989 dengan Gembala Sidang: Pdt.J.S.Minandar (Sejak 1997). Visi: Membangun Keluarga Kristen yang mengasihi serta melayani Tuhan dan sesama. Misi: Menjangkau jiwa dengan Injil, membina hingga dewasa di dalam Kristus dan melayani.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s