PENGIKUT YESUS YANG SEJATI – oleh Pdt. J.S. Minandar (Ibadah Raya – Minggu, 21 Mei 2017)

Yohanes 1:35-37

PENDAHULUAN

Dalam pembahasan firman Tuhan hari ini, kita akan membahas tentang kehidupan pengikut Kristus yang sejati yang terus bergerak menuju kesempurnaan sama seperti Yesus. Oleh sebab itu, perlu untuk kita mengetahui hal-hal apa yang harus dibuang dari kehidupan kita dan apa yang perlu untuk terus dilengkapi. Baca dalam Yohanes 1:35-37, dituliskan bahwa Yohanes Pembaptis saat itu sedang berdiri bersama kedua muridnya bernama Andreas dan dimungkinkan murid yang kedua adalah Yohanes saudara kandung Yakobus, yang dikenal sebagai Rasul Yohanes yang menulis injil Yohanes. Dalam penulisan injil Yohanes, ia tidak menyertakan namanya, tetapi ia menggunakan inisial “murid yang dikasihi”.

Ketika Yohanes pembaptis berdiri bersama kedua muridnya, maka lewatlah Yesus. Maka Roh Kudus menggerakkan Yohanes pembaptis untuk berkata kepada murid-muridnya “lihatlah Anak Domba Allah!” Ketika murid-muridnya mendengar pernyataan Yohanes pembaptis, maka tanpa paksaan kedua murid itu pun pergi mengikut Yesus. Secara manusiawi, sebagai seorang guru tentu ia merasakan sedih dan kecewa seperti yang dirasakan oleh para pemimpin pada umumnya ketika ditinggalkan oleh pengikutnya. Namun lain dengan Yohanes pembaptis. Ketika para muridnya meninggalkan ia, Yohanes pembaptis tidak marah atau kecewa karena dia menyadari bahwa tujuan pelayanannya bukan menjadi pengikut dirinya melainkan menjadi mengikuti Yesus. Yohanes 3:26, ketika orang-orang memberitahu tentang betapa banyaknya orang mengikut Yesus, respon Yohanes terlihat jelas dalam Yohanes 3:30, bahwa ia harus semakin berkurang dan Yesus harus semakin bertambah besar. Seharusnya pengertian ini yang kita miliki sebagai pengikut Kristus yang sejati.

7 KARAKTER JEMAAT SEBAGAI PENGIKUT KRISTUS BERDASARKAN KITAB WAHYU 2 DAN 3

JEMAAT EFESUS – Wahyu 2:1

Kota Efesus masa kini terletak di daerah Turki. Pada saat itu, kota tersebut menjadi kota yang dikasihi, diinginkan karena ia adalah kota terbesar kedua setelah Roma pada zaman itu. Kota Efesus juga sebuah kota yang indah, penduduknya ramah, maju dan aman. Jika dihubungkan dengan Matius 5:14, kota Efesus seperti Kota yang terletak di atas gunung, sebuah kota yang menarik dan indah. Sesungguhnya gereja Tuhan juga harus memiliki keindahan yang demikian, yaitu memiliki daya tarik bagi dunia. Sehingga setiap orang yang berjumpa dengan gereja Tuhan, memiliki keinginan besar untuk percaya kepada Yesus dan menjadi jemaat Tuhan.

Inilah tantangan gereja Tuhan, yaitu bagaimana kehadiran kita menjadi daya tarik bagi semua orang terutama kota dimana kita berada. Bukan sebaliknya orang menjadi takut dan menolak menjadi pengikut Kristus. Jika gereja sudah melaksanakan tugasnya dengan baik maka nubuatan kitab Yesaya bagi gereja Tuhan akan digenapi, sehingga tidak ada lagi kejahatan serta kebusukan. Semua penduduk bumi akan mengenal kebenaran melalui gereja dan menjadi daya tarik bagi orang lain sehingga mereka mau menggabungkan diri – Yesaya 11:9,10.

MEMEGANG KETUJUH BINTANG DAN BERJALAN DI ANTARA KAKI DIAN EMAS

Dalam Wahyu 2:1, Yesus memperkenalkan Diri kepada jemaat Efesus sebagai yang memegang ketujuh bintang dan berjalan di antara kaki dian emas.

Arti Kaki Dian dalam Wahyu 2 adalah sidang jemaat atau Jemaat Lokal, misalnya : “Jemaat Mahanaim”. Dituliskan bahwa Yesus berjalan di antara Kaki Dian. Artinya setiap waktu dan setiap saat, Yesus mengarahkan perhatian-Nya mengamati dan meneliti cara hidup gereja Tuhan.

Tujuan Yesus mengamati dan meneliti untuk:

  1. Yesus memperhatikan masalah dan kebutuhan jemaat selama hidup di muka bumi.

Seperti yang dialami oleh murid Yesus, tercatat dalam Matius 14:22-34. Pada saat itu Yesus berdoa di bukit, tetapi Yesus mengetahui bahwa pada waktu yang sama muid-muridNya berada dalam kesulitan oleh badai. Dan Yesus segara datang menolong para murid sehingga mereka selamat. Badai hidup dapat terjadi kapan saja, tetapi mata Yesus tidak pernah terlelap untuk mengamati kehidupan umatnya dan segera menolong.

  1. Yesus juga memperhatikan peran serta cara hidup jemaat dimanapun berada

Selain Yesus mengamati untuk memenuhi kebutuhan dan keperluan jemaat, Yesus juga mengamati kehidupan kita, agar jemaat Tuhan selama kita hidup di muka bumi menjalankan peran dan fungsinya sesuai kebenaran firman Tuhan. Tuhan sudah ciptakan kita dengan spesifikasi yang istimewa agar berguna.

PERAN PENGIKUT YESUS menurut DANIEL 12:3

Peran dan tanggung jawab setiap pengikut Yesus selama kita hidup di dunia, yaitu:

  1. Hidup Bijaksana – Amsal 11:1 “neraca serong adalah kekejian bagi Allah”

Kebijaksanaan akan tampak dari hidup yang seimbang dalam hal:

  • Keseimbangan jasmani dan rohani, artinya tidak hanya condong kepada jasmani saja sehingga menjadi kaya raya namun melupakan Tuhan. Atau sebaliknya hanya condong kepada hal-hal rohani tanpa mempedulikan hidup jasmania.
  • Keseimbangan dalam pelayanan, artinya jemaat tidak hanya menjadi penonton, melainkan jemaat juga giat dalam pelayanan. Investasi di dunia akan dimakan ngengat dan karat, tapi ketika kita melayani Tuhan maka itu adalah investasi yang kekal – Matius 6:19,20. Investasi yang kekal adalah jiwa-jiwa yang telah kita selamatkan lewat pemberitaan injil.

  1. Bercahaya Seperti Cakrawala

Perjalanan hidup jemaat harus  naik atau meningkat. Amsal 4:18, jemaat Tuhan terus bersinar hingga menjadi sempurna. Meskipun  secara fisik semakin melemah tapi kerohanian kita terus bersinar hingga sempurna.

Alkisah seorang bernama Nelson Mandela pernah dipenjara selama 27 tahun oleh lawan politik. Dalam penjara dia disiksa oleh seorang sipir, bahkan dia pernah digantung dengan kepala di bawah dan kemudian wajahnya dikecingi. Reaksi dari Nelson Mandela hanyalah berkata “tunggu saatnya”. Beberapa waktu kemudian Nelson Mandela keluar dari penjara dan menjadi Presiden Afrika Selatan. Maka dia memerintahkan pengawal pribadinya untuk mencari dan menangkap sipir tersebut. Sang sipir ketakutan karena berpikir dia akan disiksa. Namun yang dilakukan oleh Mandela tidak seperti yang dipikirkan olehnya. Justru Mandela memeluk sipir tersebut dan berkata aku mengampuni kamu. Sikap dan perbuatan Mandela inilah yang dimaksud oleh Firman Allah, kita harus bercahaya seperti cakrawala.

  1. Menuntun Banyak Orang Kepada Kebenaran

Semuan pengikut Yesus menjadi teladan bagi dunia dalam hal kebenaran. Ulangan 28:13, kita akan menjadi kepala bukan ekor. Sesungguhnya ayat ini bukan hanya berbicara tentang berkat jasmani semata melainkan apapun status kita sebagai pengikut Yesus kita harus jadi teladan iman bagi semua orang. Contohnya, 2 Raja 5:1-19b tentang seorang anak gadis tahanan raja Aram yang menjadi budak dari seorang penglima kusta bernama Naaman. Gadis tersebut bersaksi tentang kuasa Allah atas kesembuhan melalui raja di Israel. Naaman pun percaya dan pergi ke Israel, sehingga ia sembuh. Pada saat itu Naamana yang menyembah baal berubah menjadi penyembah Yehovah karena kesaksian seorang budak kecil. Kitapun dapat melakukannya jika kita mau.

  1. Seperti Bintang Tetap Selama-Lamanya

Jika kita menjadi alat Kristus yang terus berfungsi didalam dunia lewat teladan hidup dalam iman, meskipun fisik semakin merosot, tetapi kita terus berapi-api dalam Tuhan sesungguhnya saat itu kita menjadi bintang-bintang dalam kemuliaan sampai selama-lamanya. Sebaliknya kalau tidak maka hidup kita menjadi seperti bintang-bintang yang berada dalam kekelaman, artinya akan dibuang sebab tidak berfungsi – Yudas 1:13.

Kiranya Tuhan menolong kita untuk tetap berada dalam peran kiita sebagai pengikut Kristus yang sejati. Menjadi berkat dan terus bertumbuh sampai pada kesempurnaan menjadi seperti Kristus dan tinggal tetap dalam kemuliaan-Nya yang kekal.

Advertisements

About GPdI Mahanaim Tegal

Profil Singkat GPdI Mahanaim Tegal. Berdiri: Tahun 1989 dengan Gembala Sidang: Pdt.J.S.Minandar (Sejak 1997). Visi: Membangun Keluarga Kristen yang mengasihi serta melayani Tuhan dan sesama. Misi: Menjangkau jiwa dengan Injil, membina hingga dewasa di dalam Kristus dan melayani.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s