KINGDOM PRINCIPLES seri 2- PRINSIP-PRINSIP KERAJAAN (KERAJAAN ALLAH) – oleh Pdt. Hani Paulus (Ibadah Raya 2 – Minggu, 11 Juni 2017)

Kisah Para Rasul 1:3

Pendahuluan

Kita masih akan mempelajari tentang Kingdom Prinsciples (Prinsip-prinsip kerajaan). Berdasarkan Kisah Para Rasul 1:3 Yesus berulang-ulang menampakkan diri dan juga menyampaikan tentang satu subyek yang tentunya sangat penting yaitu Kerajaan Allah. Bahkan sejak memulai pelayanan-Nya, Yesus menyerukan “bertobatlah sebab kerajaan Allah sudah dekat”. Yesus juga banyak memberi perumpamaan tentang kerajaan Allah dalam khotbah-kotbahNya. Dengan kehadiran Yesus di bumi maka Allah kembali menghadirkan Kerajaan-Nya yang pernah hilang di taman Eden. Berita Kerajaan Allah juga disampaikan oleh Rasul Paulus dalam pelayanannya. Topik Kerajaan Allah yang disampaikan oleh Yesus dan Paulus inilah yang ternyata dapat menjawab kebutuhan dunia saat ini.

Pemikiran banyak orang bahwa masalah dunia saat ini bisa diselesaikan jika saja mereka dipimpin oleh seorang pemimpin sesuai dengan harapan mereka. Itu sebabnya kita melihat banyak dana/biaya dikeluarkan hanya untuk memilih seorang pemimpin. Semua orang berpikir bahwa jawaban dari berbagai masalah yang terjadi terletak pada siapa yang memimpin. Pada kenyataannya tidak ada satu pemimpin pun yang sanggup menyelesaikan permasalahan yang ada di dunia, sekalipun sudah menerapkan sistem pemerintahan yang dianggap terbaik. Contohnya Indonesia dengan sistem atau paham demokrasi yang dimilikinya, belumlah sanggup menyelesaikan masalah-masalah yang terjadi. Dunia sudah pernah dipimpin oleh sistem feodal, komunis, sosialis, dan lain sebagainya.

Mari kita belajar mengenai satu-satunya sistem yang sudah dirancang Allah sejak awal untuk menjawab semua persoalan di dunia ini. Itulah prinsip kerajaan Allah.

 

PRINSIP

Prinsip adalah hal yang sangat mendasar yang dipakai sebagai pedoman/acuan untuk berpikir dan bertindak.

Di dunia ini terdapat banyak prinsip hidup namun prinsip yang sangat kokoh melebihi segala prinsip di dunia adalah Firman Allah. Kalau kita hidup dengan prinsip Firman Allah, kita tidak akan goyah. Firman Tuhan lebih kokoh dari perkataan para filsuf. Contohnya : “Mat 24:35  Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu”.

Firman Tuhan dapat kita jadikan acuan karena Firman Tuhan stabil dan tidak dapat digoyahkan oleh situasi apapun yang terjadi di dunia ini.

 

 

PRINSIP MERCUSUAR

 

 

Prinsip itu seperti mercusuar yang sudah teruji, kokoh berdiri ditengah badai, topan dan hempasan ombak. Itulah Firman Allah. Kalau Firman Allah menjadi bagian prinsip hidup kita maka hidup kita akan kokoh.

 

PRINSIP KERAJAAN :

  1. Sorga adalah sebuah Kerajaan

Ketika kita bicara soal sorga maka yang harus kita ketahui adalah bahwa sorga adalah sebuah kerajaan. Kerajaan Sorga tidak sama dengan kerajaan di bumi dimana raja-raja dunia memerintah dengan tangan besi. Di sorga kita memiliki Raja yang penuh dengan kasih. Iblis pun berkerajaan dan Kerajaan iblis ada di angkasa. Dengan kematian Yesus di atas kayu salib, Yesus menghancurkan kuasa kerajaan Iblis yang menguasai angkasa, sehingga doa-doa kita dapat menembus langit dan sampai kepada Bapa di sorga.

 

  1. Kerajaan Sorga masih memerintah sampai saat ini

Bahkan bukan saat ini saja melainkan sampai selamanya. Dan jika kita percaya kerajaan Sorga masih eksis sampai hari ini maka kita pun harus percaya bahwa prinsip pemerintahan kerajaan-Nya pun masih berlaku sampai saat ini dalam semua sistem bidang kehidupan kita.

  1. Sistem kehidupan manusia di bumi ini seharusnya yang digunakan adalah sistem kerajaan Allah.
  • Sistem Politik -> Kerajaan
  • Ekonomi -> Ekonomi Kerajaan
  • Budaya ->Budaya Kerajaan
  • Hankam -> Pasukan Malaikat
  • Pendidikan ->Pemuridan

 

 

ADA 4 ELEMEN DALAM KERAJAAN

 

 Definisi kerajaan adalah pengaruh seorang raja yang memerintah atas suatu wilayah kekuasaan, mempengaruhi wilayah kekuasaan itu dengan kehendaknya, tujuannya, maksudnya, untuk menghasilkan suatu budaya dan standar moral bagi para warga negaranya.

 

  • Pengaruh Raja

Yesus adalah Raja dan kita adalah rakyat-Nya sehingga kita pun ada dalam pengaruh kekuasaan-Nya.

Salah satu tes bagi seluruh warga kerajaan adalah tes kepemilikan, artinya apapun yang ada dalam wilayah kerajaan adalah milik raja. Sebagai warga kerajaan Allah, kita harus mengakui bahwa semua milik kita adalah milik Allah. Orang yang masih terikat dengan hartanya belum menunjukan bahwa dia adalah warga kerajaan Allah. Sehingga Yesus pernah berkata bahwa lebih mudah unta masuk lewat lubang jarum dibanding seoarang kaya masuk kedalam kerajaan Allah. Sebab untuk menjadi warga sorga kita harus meninggalkan kepemilikan kita artinya tidak lagi dikuasai oleh harta kita.

Kita tidak bisa lepas dari pengaruh Raja kita. Jika kita ada dalam pengaruh kerajaan-Nya, kita tidak boleh lagi dikuasai oleh harta melainkan oleh Yesus sendiri. Setiap kita yang menjadi warga sorga seharusnya terkena pengaruh Yesus sehingga hidupnya dijamah dan mengalami perubahan menjadi ciptaan baru ( 2 Korintus 5:17)

  • Dipengaruhi dengan kehendak-Nya, tujuan-Nya, dan maksudNya.

Kehendak, tujuan, maksud dari Raja harus tercapai di setiap wilayah kerajaanNya, artinya tersampaikan kepada setiap warga kerajaan. Supaya kehendak-Nya terjadi, di bumi seperti di sorga.

 

  • Untuk menghasilkan suatu budaya dan standar moral bagi para warga negaranya.

Apa tujuannya?

Tuhan datang ke bumi untuk ekspansi atau memperluas kerajaan-Nya. Rencana Allah sejak semula untuk memenuhi bumi dengan ini dengan kehendak-Nya. Pada awalnya hal ini dipercayakan kepada Adam dan Hawa namun mereka gagal. Meskipun demikian rencana Allah tidak pernah gagal. Ketika Adam gagal maka Raja itu sendiri yang turun ke bumi ini untuk melakukan kehendak-Nya. Yesus mulai memengaruhi bumi sampai seluruh bumi memiliki budaya kerajaan-Nya.

  • Ketika sebuah kerajaan mulai mengkolonisasi atau mengekspansi suatu wilayah maka mereka mulai dengan menguasai bahasa. Ketika Allah mulai menguasai kita maka Dia mulai dengan mengaruniakan Bahasa baru kepada kita. Inilah pekerjaan Roh kudus. Ketika Roh Kudus masuk maka muncul bahasa baru. Selanjutnya moral kita mulai diperbaiki sampai kita memiliki standar moral kerajaan Allah (Budaya baru, Matius 5-7)

 

4 ELEMEN KERAJAAN ALLAH

Kita akan melihat ke 4 elemen ini secara singkat. Dilain kesempatan kita akan membahasnya secara lengkap dan detail.

  1. DIPIMPIN OLEH SEORANG RAJA (KING)

Raja tidak dipilih melainkan ditentukan lewat garis keturunan. Dan dalam kerajaan Allah kita memiliki Yesus sebagai Raja.

1Kor_15:25  Karena Ia harus memegang pemerintahan sebagai Raja sampai Allah meletakkan semua musuh-Nya di bawah kaki-Nya.

Yesus adalah Raja segala raja yang menaklukan semua musuh di bawah kaki-Nya.  Tidak ada yang dapat merampas kita dari tangan-Nya, karena Dia memiliki kedaulatan yang tidak tertandingi. Didalam-Nya, kita aman, Yohanes 10:28-29.

  1. MEMILIKI WARGA NEGARA (SUBJECT)

Tidak ada kerajaan tanpa rakyat. Dalam sistem kerajaan, Rajalah yang memilih rakyatnya, bukan rakyat memilih raja. Sehingga Yesus berkata dalam Yohanes 15:16, bahwa bukan kamu yang memilih Aku melainkan Aku yang memilih kamu.

Ketika kerajaan Inggris mengkolonisasi sebuah wilayah, mereka tidak hanya mengambil sumber daya dari wilayah tersebut melainkan juga mengirimkan orang-orang terbaiknya untuk membawa budaya inggris dan juga untuk memajukan wilayah tersebut. Demikian halnya ketika Allah menempatkan kita di Bumi ini. Kita adalah orang-orang terbaik yang sorga miliki, untuk membawa pengaruh bagi bumi ini.

Mat 5:16  Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga.”

 

  1. MEMILIKI WILAYAH KEKUASAAN

Mazmur 24:1Mazmur Daud. Tuhanlah yang empunya bumi serta segala isinya, dan dunia serta yang diam di dalamnya.

Sebagai warga kerajaan-Nya, kita harus memiliki cara pandang bahwa Tuhanlah pemilik semuanya dan kita hanya dipercaya untuk mengelolahnya. Di dalam kerajaan Allah tidak ada krisis. Dunia boleh mengalami kegoncangan tapi kita yang hidup mengikuti prinsip-Nya, tidak akan mengalami krisis. Kalau kita menyadari bahwa apa yang kita miliki adalah milik Tuhan maka kita tidak perlu kuatir sebab Dia yang akan memelihara dan menjaga kepunyaan-Nya.

  1. MEMILIKI HUKUM & UNDANG-UNDANG

1Taw_22:13 Maka engkau akan berhasil, jika engkau melakukan dengan setia ketetapan-ketetapan dan hukum-hukum yang diperintahkan TUHAN kepada Musa untuk orang Israel. Kuatkan dan teguhkanlah hatimu, janganlah takut dan janganlah tawar hati.

 

Fungsi undang-undang adalah melindungi warga negara. Firman Allah adalah Hukum dan Kitab undang-undang Kerajaan-Nya. Firman Allah bukan hanya mengikat kita tapi juga mengikat Allah sebagai Pribadi yang mengucapkannya. Yesus telah mati disalib agar kita dapat menikmati semua janji-janji-Nya yang tertulis dalam kitab undang-undang-Nya. Namun jangan pernah lupa, kita perlu terlebih dahulu menghidupi prinsip-prinsip-Nya.

Tidak heran dalam kacamata kerajaan Yesus berkata: Carilah dahulu kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu. Amin.

 

Advertisements

About GPdI Mahanaim Tegal

Profil Singkat GPdI Mahanaim Tegal. Berdiri: Tahun 1989 dengan Gembala Sidang: Pdt.J.S.Minandar (Sejak 1997). Visi: Membangun Keluarga Kristen yang mengasihi serta melayani Tuhan dan sesama. Misi: Menjangkau jiwa dengan Injil, membina hingga dewasa di dalam Kristus dan melayani.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s