Bertahan Sampai Akhir – oleh Pdm. Melky Mokodongan (Ibadah Raya 1 – Minggu, 9 Juli 2017)

“Tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat.”

(Matius  24:13)

 

 

Pendahuluan

Adalah kehendak Tuhan agar setiap orang percaya dapat bertahan sampai akhir, kenapa? Karena hanya orang-orang yang bertahan sampai pada kesudahanlah yang  akan memperoleh keselamatan. Perkataan ini diucapkan oleh TUHAN Yesus pada saat Ia berbicara tentang akhir jaman.

Kita semakin sadar dan memahaminya bahwa keadaan hari-hari ini akan semakin sulit, seperti yang kita pelajari lewat Firman Tuhan yang disampaikan oleh Bapak Gembala, bahwa tantangan yang akan dihadapi akan semakin sukar khususnya bagi kita orang percaya. Apakah kita memiliki kemampuan untuk bertahan sampai akhir?

Kata Bertahan, dalam bahasa inggris adalah ENDURE artinya menanggung, menahan, menderita, memikul dan bersabar. Dalam hal apa? Dalam Tekanan…!

Tekanan yang kita alami membuat kita berada pada posisi dibawah/rendah dan kita dalam satu keadaan yang sangat-sangat tidak menyenangkan, tidak nyaman bahkan sangat berat.  Kondisi (dalam tekanan) seperti inilah kita dapat melihat atau mengukur kemampuan kita untuk bertahan.

Makna Bertahan

  1. Berdiri teguh dan tidak bergeser dari posisi (Kolose 1:23)

“Sebab itu kamu harus bertekun dalam iman, tetap teguh dan tidak bergoncang, dan jangan mau digeser dari pengharapan Injil, yang telah kamu dengar dan yang telah dikabarkan di seluruh alam di bawah langit, dan yang aku ini, Paulus, telah menjadi pelayannya.”

Orang yang bertahan adalah yang tidak bergeser dari nilai kebenaran. Artinya sekalipun ada banyak persoalan hidup  tetapi tidak merubah kesetiaan dalam memegang teguh prinsip-prinsip iman. Persoalan tidak merubah kepercayaannya kepada Allah.

  1. Tidak Putus Harapan (Lukas 8:43)

Adalah seorang perempuan yang sudah dua belas tahun menderita pendarahan dan yang tidak berhasil disembuhkan oleh siapapun.

Orang yang bertahan adalah orang yang sekalipun mengalami tekanan namun tidak putus harapan, atau dapat kita katakan sebagai orang yang tidak mudah menyerah. Sekalipun sudah dikatakan tidak ada seorangpun yang dapat menolongnya, perempuan ini  terus berusaha, berjuang. Apapun tantangan yang dia hadapi, bahkan ketika orang banyak yang ingin melihat Yesus menghalanginya, dia tetap berusaha maju dan kemudian menegaskan bahwa dia punya Iman yang kuat.  Ini terlihat dari  Lukas 8:44 Dikatakan “asal kujamah saja…aku pasti sembuh”

 

  1. Tidak undur (Ibrani 10:37-39)

“Sebab sedikit, bahkan sangat sedikit waktu lagi, dan Ia yang akan datang, sudah akan ada, tanpa menangguhkan kedatangan-Nya.Tetapi orang-Ku yang benar akan hidup oleh iman, dan apabila ia mengundurkan diri, maka Aku tidak berkenan kepadanya.“ Tetapi kita bukanlah orang-orang yang mengundurkan diri dan binasa, tetapi orang-orang yang percaya dan yang beroleh hidup.

Orang yang bertahan adalah orang yang hidupnya tidak melihat kembali kebelakang, atau berjalan mundur, dan kembali hidup diluar kebenaran Allah. sesuai kehendak Tuhan. tetapi sebaliknya terus mengarahkan pandangan untuk tetap maju, melangkah dan hidup oleh Iman dan percaya yang kuat kepada Allah. Jika kita ingin bertahan maka iman kita harus semakin kuat, semakin bertambah/

  1. Mampu Bersukacita (1 Petrus 1:6-7, Habakuk 3:17-19),

Bergembiralah akan hal itu, sekalipun sekarang ini kamu seketika harus berdukacita oleh berbagai-bagai pencobaan.

Maksud semuanya itu ialah untuk membuktikan kemurnian imanmu–yang jauh lebih tinggi nilainya dari pada emas yang fana, yang diuji kemurniannya dengan api–sehingga kamu memperoleh puji-pujian dan kemuliaan dan kehormatan pada hari Yesus Kristus menyatakan diri-Nya.

 

Seseorang yang mampu bersukacita dalam penderitaan adalah dia yang telah mengenal serta memahami tujuan dari apa yang harus dialaminya. Roma 8:18 – sebab aku yakin bahwa penderitaan sekarang tidak dapat dibandingkan dengan kemuliaan yang akan datang.

  1. Tetap Setia ( 1timotius 6:11,12)

Tetapi engkau hai manusia Allah, jauhilah semuanya itu, kejarlah keadilan, ibadah, kesetiaan, kasih, kesabaran dan kelembutan. Bertandinglah dalam pertandingan iman yang benar dan rebutlah hidup yang kekal. Untuk itulah engkau telah dipanggil dan telah engkau ikrarkan ikrar yang benar di depan banyak saksi.

“Seseorang yang dapat bertahan dalam pertandingan iman adalah seseorang yang setia. Setia dalam mempertahankan iman dan melakukan kehendak-Nya sekalipun ada begitu banyak masalah yang dihadapi, termasuk aniaya dan berbagai penderitaan.

Penutup

Dalam hal apakah kita harus bertahan?

Efesus 4:13 sampai kita semua telah mencapai kesatuan iman dan pengetahuan yang benar tentang Anak Allah, kedewasaan penuh, dan tingkat pertumbuhan yang sesuai dengan kepenuhan Kristus.

Jadi kita harus bertahan dalam hal ini, yaitu melalui:

  1. Iman
  2. Pengetahuan yang Benar
  3. Kedewasaan Penuh
  4. Kepenuhan Kristus

Kita harus terus berjaga-jaga dengan mendewasakan kerohanian kita agar kita dapat bertahan dalam keadaan apapun. Waktu yang diberikan bagi kita sangatlah singkat, tidak lama lagi Tuhan Yesus akan datang kembali dan menjemput umat-Nya yang setia sampai akhir, karena itu bertahanlah.Tetaplah setia kepada Yesus. Tuhan Yesus memberkati.

 

Advertisements

About GPdI Mahanaim Tegal

Profil Singkat GPdI Mahanaim Tegal. Berdiri: Tahun 1989 dengan Gembala Sidang: Pdt.J.S.Minandar (Sejak 1997). Visi: Membangun Keluarga Kristen yang mengasihi serta melayani Tuhan dan sesama. Misi: Menjangkau jiwa dengan Injil, membina hingga dewasa di dalam Kristus dan melayani.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s