Tidak Menderita Oleh Kematian ke-2, oleh Pdt. J.S. Minandar (Ibadah raya – Minggu 6 Agustus 2017)

Wahyu 2:11

PENDAHULUAN

Kita sudah mempelajari tentang pengikut Yesus sejati lewat jemaat di Efesus dan jemaat di Smirna. Untuk lanjut kepada jemaat yang berikutnya, ada hal yang perlu dijelaskan. Berdasarkan Wahyu 2:10c “Pengikut Yesus Yang Sejati” adalah orang-orang percaya yang “setia sampai mati”, artinya rela mati syahid karena Kristus. Pada umumnya manusia berusaha menghindari kematian, sekalipun kita semua tahu bahwa kematian adalah suatu hal yang pasti. Ada beberapa kejadian dimana kematian itu terjadi secara tiba-tiba tanpa diduga. Kematian sesuatu yang pasti, namun yang penting adalah kia sampai diakhir hidup sebagai pemenang.

JANGAN ALAMI KEMATIAN KEDUA

Kita tidak bisa menghindari kematian yang pertama, tapi yang harus kita hindari adalah jangan sampai kita mengalami kematian kedua. Dalam Wahyu 2:11 – dikatakan bahwa kematian kedua adalah sebuah penderitaan, bahkan ini adalah penderitaan yang berlangsung selamanya. Kematian kedua inilah yang harus kita hindari.

Firman Allah menjelaskan tentang  kematian kedua seperti :

  • Lautan Api yang bernyala-nyala (Wahyu 19:20; 21:8)
  • Api yang tidak dapat dipadamkan (Markus 9:44,46)

Jadi kondisi didalam kematian sangat menyeramkan, sebab penderitaannya kekal tidak seperti penderitaan yang di dunia hanya sementara saja penderitaannya. Jika demikian menyeramkan dan menakutkan kematian kedua. Apakah mungkin kita dapat luput atau menghindari kematian kedua?

MENGHINDARI KEMATIAN KEDUA

Kesempatan hidup hanya satu kali (tidak ada re-inkarnasi). Jadi setelah paket waktu kita habis, maka hanya ada dua tempat tersedia bagi manusia, yaitu:

  1. Hidup Kekal, senang selamanya bersama Yesus dalam kemuliaan Sorga
  2. Kematian Kedua, bersama Iblis, Antikristus dan Nabi palsu di dalam neraka

CARA MENGHINDAR

Untuk kita tidak masuk dalam kematian kedua, sangat diperlukan usaha untuk hidup benar. Dalam Wahyu 21:8, secara terus terang Yesus berkata bahwa orang-orang yang akan masuk  kedalam kematian kedua atau neraka adalah:

  1. Penakut

Bukan takut karena phobia melainkan takut untuk percaya kepada Yesus. Karena ia tinggal dalam keluarga yang fanatik, ia tidak berani meninggalkan keluarganya. Tetapi ada takut yang lain, ia seorang yang percaya kepada Yesus. Ia takut alami aniaya, dan memilih menyangkal Yesus.  Matius 16:25 “Karena barangsiapa mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya; tetapi barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku, ia akan memperolehnya (hidup kekal)”

  1. Orang Yang Tidak Percaya

Tidak percaya disini adalah orang yang mengeraskan hati dan tetap menolak Yesus, walaupun sudah dengar kesaksian tentang Yesus. Mereka berkeras hati.

  1. Orang Keji

Orang yang memilih gaya hidup keji (LGBT, ada gereja yang menyetujui). Mereka akan masuk dalam kematian kedua.

  1. Orang Pembunuh

Membunuh sesama manusia dan pembunuh ini juga tidak ada bedanya dengan orang yang melakukan tindakan bunuh diri. Contohnya seorang adik dan kakak yang melakukan bunuh diri di sebuah apartemen di kota Bandung karena kehilangan kedua orang tua mereka. Sudah pasti mereka masuk dalam kematian kedua.

  1. Orang Sundal

Orang-orang yang melakukan perbuatan persundalan dengan dalih dan alasan apa pun. Ini adalah kekejian yang masuk kematian kedua. Sebab tidak berkenan kepada Tuhan.

  1. Tukang Sihir

Ini adalah seorang yang suka meramal; dukun; jimat; mantra dan takhayul dan mistik. Bahkan ada yang mewariskan kepada anak-anaknya.

  1. Penyembah berhala

Perzinahan rohani (sudah percaya Yesus, tetapi percaya berhala  dan ajaran agama di luar Firman Allah).

  1. Pendusta

Pembohong juga sama dengan Korupsi sebab tidak ada pengakuan kecuali ditemukan bukti-bukti.

BARANGSIAPA MENANG

Mereka yang tidak melakukan 8 hal di atas dan semua yang bertentangan dengan  firman Allah akan luput dari kematian kedua atau kematian kekal. Tidak ada pilihan lain bagi kita, kita harus menang atas dosa-dosa tersebut. Wahyu 2:10c “Hendaklah engkau setia sampai mati..” dan Wahyu 2:11 “… Barangsiapa menang, ia tidak akan menderita apa-apa oleh kematian yang kedua.”

Selain kematian kedua, ada kematian pertama tentunya. Ketika kita alami kematian pertama maka kita tidak alami kematian kedua sebab kita sudah ada bersama dengan Tuhan Yesus. Kapan saatnya orang-orang berdosa yaitu, orang penakut; orang yang tidak percaya; orang keji; pembunuh;  orang sundal; tukang sihir dan penyembah berhala serta pendusta, akan masuk ke neraka atau alami kematian kedua?

 Perhatikan gambar !

ORANG YANG DISELAMATKAN

 

Sejak Adam jatuh kedalam dosa, hidup manusia mulai dibatasi. Meskipun Adam diciptakan, ia juga alami kematian sebab ia jatuh dalam dosa. Sampai pada zaman Abraham (zaman Bapa), kedatangan Yesus (zaman Anak), dan zaman Roh. Kematian tetap berlangsung bagi manusia. Mereka yang taat kepada perintah Allah pada zaman Bapa akan hidup karena ketaatan mereka tetapi setelah Yesus mati, mereka yang percaya kepada Yesus akan diselamatkan. Dan pada kedatanganYesus yang kedua, mereka yang mati dari zaman Adam sampai kedatangan Yesus akan dibangkitkan. Gereja sempurna akan diubahkan sebab mereka tidak alami kematian. Sedangkan mereka yang mati sebelum kedatangan Yesus akan dibangkitkan pada kebangkitan pertama sebelum kerajaan 1000 tahun.

ORANG YANG AKAN DIBINASAKAN

Pada waktu Yesus datang kedua kali, mereka yang lakukan delapan hal yang tercatat dalam Wahyu 20:7-10, mereka yang tidak dibangkitkan pada kebangkitan pertama, akan dibangkitkan setelah kerajaan 1000 tahun yaitu kebangkitan kedua dan mengalami Neraka kekal. Disana mereka akan mengalami penderitaan selama-lamanya. Tidak ada lagi kesempatan untuk bertobat dan menyesali keadaan. Mereka adalah orang-orang yang kalah terhadap dosa-dosa.

KESIMPULAN

Oleh sebab itu pergunakan waktu dengan tepat dan jangan menyia-nyiakan kesempatan selama hidup didalam dunia. Sebab apa yang kita lakukan didalam dunia akan dipertanggung-jawabkan. Tetap setia dalam mengiring Yesus meskipun banyak tantangan. Tuhan Yesus memberkati

Advertisements

About GPdI Mahanaim Tegal

Profil Singkat GPdI Mahanaim Tegal. Berdiri: Tahun 1989 dengan Gembala Sidang: Pdt.J.S.Minandar (Sejak 1997). Visi: Membangun Keluarga Kristen yang mengasihi serta melayani Tuhan dan sesama. Misi: Menjangkau jiwa dengan Injil, membina hingga dewasa di dalam Kristus dan melayani.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s