BERKAT ABRAHAM I oleh Pdt. WEMPIE SIGARLAKI (Ibadah Raya 1-Minggu, 24 September 2017)

Galatia 7:29

Setiap orang percaya adalah milik Kristus karena percaya kepadaNya. Roma 3:10-12, tak ada seorangpun yang benar karena semua orang telah berdosa,  itu sebabnya sangat mustahil jika kita disebut sebagai milik Allah dengan kondisi berdosa. Namun Roma 3:24,25, kita mempunya latar belakang yang sama yaitu dosa, tetapi oleh iman kepada Yesus kita menjadi milik Allah sehingga kita berhak menerima janji-janji Allah. Ibrani 11:2, karena iman Abraham taat. Abraham percaya kepada janji Allah dengan ia pergi tanpa survei karena ia sendiri tidak tahu tempat yang akan dituju.

Sebuah kesaksian, pada waktu saya sekolah Alkitab, Allah memberi penglihatan tentang Papua. Awalnya saya menolak karena itu tempat yang cukup menakutkan pada masa itu. Tetapi akhirnya saya mengikuti apa yang Tuhan tunjukkan kepada saya karena di tempat yang akan saya tuju sudah ada 2 keluarga yang ingin dilayani. Saya tidak survei tempat yang akan saya tuju, namun percaya bahwa Allah membawa saya ke Papua.

Ketaatan Abraham adalah bukti imannya kepada Allah. Pada zaman sekarang, iman kita dibuktikan dengan taat kepada perintah Allah. Roma 10:17, Iman timbul dari pendengaran akan firman Tuhan. Kejadian 12:1-4, waktu itu namanya masih Abram (bukan Abraham), ketika Abram mendengar firman Tuhan di, ia percaya dan taat kepada firman yang ia terima. Namun dalam perjalanannya ia menghadapi suatu masalah yaitu kelaparan. Mempercayai Allah dan mengikuti perintaNya tidak berarti semua perjalanan tanpa tantangan,  sebab tantangan ada untuk medewasakan kita sehingga menjadi Kristen yang dewasa.

TANTANGAN IMAN

Tantangan yang dihadapi oleh Abram berkaitan dengan Sarah, istrinya, karena paras cantik yang dimilikinya sehingga Abram meminta agar Sarah berdusta, sehingga Abram bebas dari kematian oleh karena Istrinya.  Sikap Abram menunjukkan, meskipun ia disebut bapa orang percaya juga mengalami kekuatiran, itu disebabkan oleh keputusannya ke Mesir tanpa bertanya kepada Tuhan.  Meski demikian Allah masih menunjukan kasihnya kepada Abram dengan membela perkara Abram. Dalam segala perkara Allah beserta dengan orang yang percaya kepada Dia.  Allah melindungi Sarah.

KESIMPULAN

Sebelum bertindak, bertanyalah kepada Allah, seperti Daud yang bertanya kepada Tuhan apa yang harus ia lakukan sebelum berperang sehingga ia berhasil dalam peperangan. Dalam perjalanan iman kekritenan kita, tentu ada banyak tantangan dan rintangan, tetapi jangan sampai hal itu membuat kita bertindak dengan pemikiran sendiri. Melainkan bertanya kepada Tuhan dalam situasi apapun, maka Allah akan menunjukan pembelanNya. Tuhan Yesus memberkati

Advertisements

About GPdI Mahanaim Tegal

Profil Singkat GPdI Mahanaim Tegal. Berdiri: Tahun 1989 dengan Gembala Sidang: Pdt.J.S.Minandar (Sejak 1997). Visi: Membangun Keluarga Kristen yang mengasihi serta melayani Tuhan dan sesama. Misi: Menjangkau jiwa dengan Injil, membina hingga dewasa di dalam Kristus dan melayani.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s