EVALUASI KEHIDUPAN SERI 3 – “MENGAKHIRI PERTANDINGAN DENGAN BAIK” oleh Pdt. Gideon Santoso (Ibadah Raya 2 – Minggu, 29 Oktober 2017 )

2 Timotius 4:7

“Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman.”

Dalam ayat ini Rasul Paulus sedang mengevaluasi diri dalam hidupnya. Evaluasi itu penting untuk:  Memperbaiki kesalahan; Mengetahui kekurangan atau kelemahan yang ada, untuk selanjutnya dapat bertindak dengan benar dan tepat. Menjelang kedatangan Yesus yang kedua kali, setiap orang percaya perlu mengevaluasi kehidupan rohaninya karena yang tahu kondisinya adalah pribadi yang bersangkutan.

Apa saja yang perlu kita evaluasi dalam hidup kita? Menurut 2 Tim 4:7, ada 3 hal yang telah dicapai Paulus:

  • Telah mencapai garis akhir
  • Telah memelihara iman
  • Telah mengakhiri pertandingan dengan baik.

I. TELAH MENCAPAI GARIS AKHIR

Mencapai garis akhir berarti :

Pertama, tetap dijalur yang ditentukan, artinya tidak pakai jalan pintas tetapi sesuai di jalur yang ditetapkan.

Kedua, tidak menyimpang  artinya lurus tidak melenceng dari jalurnya.

Ketiga, menyelesaikan semua lintasan, tidak ada satu lintasan pun yang tidak dilewati. Dalam perlombaan kehidupan kita tidak bisa pilih lintasan, tetapi semua lintasan harus dilewati.

 

II. MEMELIHARA IMAN

Sudah dijelaskan dalam surat Ibrani 3:14, tentang perlunya memelihara iman, dikatakan “Karena kita telah beroleh bagian di dalam Kristus, asal saja kita teguh berpegang sampai kepada akhirnya pada keyakinan iman kita semula.“

Setiap orang yang percaya kepada korban Kristus, maka pada hari itu juga ia telah mendapat bagian di dalam Kristus, yaitu pengampunan dosa, keselamatan dan berbagai berkat Tuhan tidak perlu menunggu kalau nanti sudah sampai di sorga. Namun ayat ini tidak berhenti disini, selanjutnya dikatakan “asal saja kita teguh berpegang sampai kepada akhirnya pada keyakinan iman kita semula.” Artinya selama kita masih hidup di dunia ini, kita harus mempertahankan apa yang sudah menjadi bagian kita di dalam Kristus itu dan memelihara iman kita jangan sampai gugur. Sebab jika tidak keselamatan yang kita peroleh bisa hilang.

III.   MENGAKHIRI PERTANDINGAN DENGAN BAIK

Inilah topik ketiga yang menjadi pokok bahasan kita. Kehidupan kita digambarkan seperti sebuah pertandingan lari yang tidak tahu kapan finisnya.  Semakin lama kita berada di arena kehidupan ini, kita harus berlari dengan sungguh-sungguh dan benar. Mengapa?  Karena masih ada kemungkinan kita bisa dikalahkan dan tidak sampai pada garis akhir. Setiap orang percaya dalam pertandingan kehidupannya Tuhan ingin semuanya berakhir dengan baik.  Untuk itu semua tantangan dan rintangan harus dapat kita atasi.

MENGAKHIRI DENGAN BAIK

Penilaian mengakhiri pertandingan dengan baik dapat berarti: tidak pakai jalan pintas; sesuai aturan ; sportif/ tidak curang ; fokus pada garis finis. Sebaliknya jika keempat hal ini dilanggar justru akan menjadi penyebab kegagalan dalam perlombaan kehidupan kita. Mari kita bahas k empat hal ini.

  1. JALAN PINTAS

Beberapa contoh orang-orang yang gagal karena menggunakan jalan pintas:

  • ABRAHAM DAN SARAH, Kej 16:1-16. Karena lama menunggu janji Allah tentang keturunan tidak kunjung datang, mereka memakai jalan pintas untuk segera punya anak lewat Hagar. Benar mereka memang memperoleh anak laki-laki yaitu Ismail, tetapi itu bukan yang dikehendaki dan dirancang Tuhan. Abraham nyaris gagal untuk sampai pada tujuan Allah, karena mencoba memakai jalan pintas. Allah sempat bungkam tidak berfirman lagi pada Abraham selama 13 tahun (Kejadian 16:16  hubungkan dengan  Kejadian 17:1) . Tokoh selanjutnya adalah

  • RAJA SAUL, 1 Samuel 28:1-7. Karena Tuhan bungkam ketika Saul berdoa minta tolong waktu diserang musuh, itupun karena ketidaktaatannya terhadap perintah Tuhan, Saul menjadi gusar dan ketakutan. Apalagi Nabi Samuel sebagai hamba Tuhan yang menjadi penghubung sudah meninggal. Saul mengambil jalan pintas untuk masalahnya dengan memanggil dukun pemanggil arwah. Akhir hidup raja Saul berakhir tragis, ia tidak mampu memenangkan pertandingan hidupnya dengan baik sebagai raja yang dipilih sendiri oleh Allah.  Ia sebenarnya masih ada kesempatan untuk memperbaiki hidupnya seperti Abraham, tapi sayang ia telah masuk jerat iblis, sehingga ia bunuh diri. Berbahaya main-main dengan kuasa kegelapan, sekali kita membuka diri terhadap iblis kita akan masuk jeratnya dan sukar untuk melepaskan diri yang pada akhirnya iblis akan benamkan pada kebinasaan.

  1. SESUAI ATURAN

Contoh orang yang gagal karena tidak melakukan sesuai dengan aturan: NADAB DAN ABIHU, Imamat 10:1-2. Nadab dan Abihu anak-anak Harun meskipun sudah diberi tahu tentang aturan mengenai api ukupan Tuhan yang tidak boleh diambil dari api lain selain dari api korban bakaran,  tetapi mereka melanggar aturan dengan mengambil api asing yang bukan api dari Allah. Tuhan menghukum mereka melalui api yang membakar mereka hidup-hidup.  Dalam perlombaan kehidupan kita jangan pernah kita keluar dari aturan yang sudah firman Tuhan tentukan. Apapun cara yang kita gunakan meskipun mungkin itu baik tetapi kalau diluar aturan firman Tuhan, akan mendatangkan hukuman.

  1. SPORTIF/ TIDAK CURANG

Contoh orang yang gagal karena bertindak curang: ANANIAS DAN SAFIRA.

Kis 5:1-11, meski mereka bermaksud baik dengan memberi persembahan, Tuhan hukum mereka karena membawa dengan hati yang curang. Adalah hak mereka sebenarnya untuk mengurangi uang persembahan dari hasil penjualan tanahnya, dengan berterus terang kepada Petrus sebagai wakil Tuhan yang menerimannya. Namun mereka memilih berdusta kepada Tuhan dan tidak sportif. Mereka bersikukuh mengatakan uangnya utuh tidak dikurangi. Tuhan tidak memberi kesempatan lagi kepada mereka langsung mendapat hukuman Tuhan. Jangan melakukan kecurangan apapun bentuknya dalam kita melakukan pengiringan hidup kepada Tuhan, sebab Tuhan tidak dapat dipermainkan, sebaliknya jika kita jujur apa adanya justru kemurahan Tuhanlah yang akan kita peroleh.

  1. FOKUS PADA GARIS FINIS

Beberapa contoh dalam alkitab orang yang gagal karena tidak fokus pada tujuan:

  • SIMSON, Hakim-hakim 14. Simson gagal dalam mengemban kepercayaan Tuhan sebagai hakim Israel, karena gagal fokus pada tujuan, ia beralih fokus pada wanita khususnya Delilah.

  • YUDAS ISKARIOT, Matius 26:14-16. Rasul Tuhan yang dikasihi ini gagal menyelesaikan panggilannya sebagai rasul Tuhan, karena fokusnya beralih bukan lagi kepada Tuhan tetapi kepada mamon. Jika Simson gagal karena dikalahkan oleh wanita, Yudas gagal karena tamak akan uang, mereka gagal fokus karena wanita dan uang.

Setiap orang pasti memiliki kelemahannya masing-masing, dan hanya yang bersangkutan yang dapat mengetahui betul hal itu.  Abraham kelemahannya tidak berpikir panjang; Raja Saul suka menyepelekan perintah;  Nadab dan Abihu kelancangannya membuat mereka terhukum;  Ananias dan Safira melakukan kecurangan; Simson lemah soal wanita; Yudas Iskariot lemah soal uang.

Mungkin kita memiliki kelemahan dari salah satunya atau kelemahan lain yang tidak ada dalam daftar di atas.  Semua hal itu akan menjadi penghambat dalam pertandingan kehidupan kita.  Setiap orang yang sudah ditebus oleh darah Yesus seharusnya sudah bebas dari belenggu kelemahan itu dan fokus pada panggilan hidup kita pada Tuhan, Filipi 3:13-16. Kita harus bangun kehidupan kita dengan pengajaran firman, agar tidak dikatakan seperti dalam Galatia 3:3 – memulai dengan Roh tetapi mengakhiri dengan daging.

Advertisements

About GPdI Mahanaim Tegal

Profil Singkat GPdI Mahanaim Tegal. Berdiri: Tahun 1989 dengan Gembala Sidang: Pdt.J.S.Minandar (Sejak 1997). Visi: Membangun Keluarga Kristen yang mengasihi serta melayani Tuhan dan sesama. Misi: Menjangkau jiwa dengan Injil, membina hingga dewasa di dalam Kristus dan melayani.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s