APAKAH YANG KAMU CARI? Seri – 20 ” DATANG DAN TINGGAL BERSAMA” – oleh Pdt. Joseph Priyono (Ibadah Raya 3- Minggu, 14 Januari 2018)

Yohanes 1:39
Ia berkata kepada mereka: “Marilah dan kamu akan melihatnya.
“Merekapun datang dan melihat di mana Ia tinggal, dan hari itu mereka tinggal bersama-sama dengan Dia; waktu itu kira-kira pukul empat.

Pendahuluan
             Sejak saat itu dua orang murid Yohanes pembaptis tinggal bersama-sama dengan Yesus. Inilah prinsip pemuridan yang dijalankan oleh Tuhan Yesus, untuk mengajar, mendidik, membekali dan melatih murid-muridNya. Semua murid tinggal bersama dengan sang guru.

Prinsip Tinggal Bersama
A. Pengikut MENGETAHUI (to know) tetapi MURID: MENJADI (to be) seperti RABI-nya
Lukas 6:40
           Seorang murid tidak lebih daripada gurunya, tetapi barangsiapa yang telah tamat pelajarannya akan sama dengan gurunya.
Tujuan akhir dari pengiringan kepada Yesus bukan sekedar “mengetahui” tentang Yesus tetapi “menjadi” seperti Yesus. Untuk itulah seorang murid harus tinggal bersama dengan sang guru.

Apakah indikator seorang menjadi seperti Yesus?

  1. Melihat seperti Yesus melihat.
    a. Mata Yesus melihat sampai kedalaman hati. Ia tidak terpesona dengan tampilan luar dan tertipu dengan sandiwara manusia.
    b. Yesus melihat dengan belas kasihan. Di segala tempat dan kapan saja mataNya digerakan dengan belas kasihan untuk menolong semua orang yang menderita.
    c. Mata Yesus memandang tuaian.

Bagian ini telah kita pelajari minggu sebelumnya, sekarang marilah kita melihat indikator lain seorang murid sama seperti Yesus.

  1. MELAKUKAN apa yang YESUS LAKUKAN

Yohanes 9:4
Kita harus mengerjakan pekerjaan Dia yang mengutus Aku, selama masih siang; akan datang malam, dimana tidak ada seorangpun yang dapat bekerja.
Sama seperti Yesus artinya kita melakukan persis yang Yesus lakukan. Seorang murid dilatih bukan hanya untuk mengetahui secara logika, mengerti dalam pikiran tetapi untuk melakukan tepat seperti yang guru lakukan.

APA YANG YESUS LAKUKAN?
a. Melakukan kehendak BapaNya

Yohanes 4:34
Kata Yesus kepada mereka: “Makanan-Ku ialah melakukan kehendak Dia yang mengutus Aku dan menyelesaikan pekerjaan-Nya. YESUS datang untuk melakukan kehendak BapaNya

  • Ia lahir atas kehendak Bapa, Yoh 8:42
  • Dibaptis atas kehendak Bapa, Yoh 8:42
  • Disalib atas kehendak Bapa, Lukas 22:42; Kisah 4:27,28; Gal 1:4

             Pertanyaan bagi kita adalah: Apakah gereja sedang melakukan kehendak Tuhan. Atau gereja sedang mengerjakan tujuan pribadinya? Ingat apa yang dikatakan Dr. Myles Mounroe: SUKSES ditempat yang salah adalah KEGAGALAN.
Rasul Paulus juga memberikan pesan yang sama agar setiap anak Tuhan mengerti kehendak Tuhan.
Efesus 5:17 Sebab itu janganlah kamu bodoh, tetapi usahakanlah supaya kamu mengerti kehendak  Tuhan. (Kolose 1:9)

Apakah Kehendak Tuhan itu?
Yohanes 6:40
Sebab inilah kehendak Bapa-Ku, yaitu supaya setiap orang, yang melihat Anak dan yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal, …”

1Tim 2:3, 4
Itulah yang baik dan yang berkenan kepada Allah, Juruselamat kita, yang menghendaki supaya semua orang diselamatkan dan memperoleh pengetahuan akan kebenaran.

Inilah kehendak Tuhan yaitu agar semua orang diselamatkan. Jadi seharusnya seluruh upaya dan kegiatan gereja bermuara kepada keselamatan jiwa-jiwa.

b. Memberitakan Injil
Matius 4:23
Yesuspun berkeliling di seluruh Galilea; Ia mengajar dalam rumah-rumah ibadat dan memberitakan Injil Kerajaan Allah serta melenyapkan segala penyakit dan kelemahan di antara bangsa itu. [Lukas 4: 18,19]

      Berita apa yang gereja sampaikan kepada dunia? Apakah kehadiran gereja membawa kabar baik atau sebaliknya? Jadilah seperti Yesus yang membawa kabar baik kepada semua orang. Kehadiran gereja sedang dinanti dunia yang menderita ini. Dunia berharap ada kabar baik yang dibawa oleh gereja.

c. Berbuat baik
Kisah Rasul 10:38
             Yaitu tentang Yesus dari Nazaret: bagaimana Allah mengurapi Dia dengan Roh Kudus dan kuat kuasa, Dia, yang berjalan berkeliling sambil berbuat baik dan menyembuhkan semua orang yang dikuasai Iblis, sebab Allah menyertai Dia.

          Pekerjaan harian Tuhan Yesus adalah berbuat baik. Firman Tuhan berkata Ia berjalan berkeliling sambil berbuat baik. Di sepanjang jalan yang dilewati Tuhan Yesus menebar kebaikan. Bagaimana dengan kita? Sebagai anak-anakNya kita harus melakukan seperti yang Ia lakukan yaitu melakukan kebaikan.

Diselamatan untuk berbuat baik
Efesus 2:10
           Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup didalamnya.
              Tujuan Tuhan menyelamatkan kita, bukan sekedar memindahkan kita dari bumi ke sorga, tetapi membawa sorga ke bumi dengan perbuatan baik. Jadi tidak cukup hanya menjadi orang baik, tetapi kita harus berbuat baik. Tahukah kita bahwa diamnya orang baik membuat kejahatan merajarela.

Orang baik berbuat baik
Matius 5:16
“Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga.”

        Kebaikan hanya nampak melalui perbuatan baik, sebab itu orang baik harus berbuat baik. Sebuah pohon dikenal dari buahnya, kita dikenal dari apa yang kita lakukan. Orang baik membuahkan kebaikan.

Simpati dan empati tidak dapat mengalahkan aksi

1Petrus 2:12
          Milikilah cara hidup yang baik di tengah-tengah bangsa-bangsa bukan Yahudi, supaya apabila mereka memfitnah kamu sebagai orang durjana, mereka dapat melihatnya dari perbuatan-perbuatanmu yang baik dan memuliakan Allah pada hari Ia melawat mereka.

               Simpati dan empati adalah ekspresi dari kebaikan, tetapi akan lebih baik kalau diwujudkan melalui aksi. Tuhan Yesus tidak hanya  berempati atau simpati, belas kasihanNya dituntaskan melalui tindakan nyata. Saat melihat orang sakit, hatiNya bukan sekedar iba, tanganNya terulur menyembuhkannya. Percayalah, simpati dan empati tidak dapat mengalahkan aksi. Tuhan memberkati. KJP!

Advertisements

About GPdI Mahanaim Tegal

Profil Singkat GPdI Mahanaim Tegal. Berdiri: Tahun 1989 dengan Gembala Sidang: Pdt.J.S.Minandar (Sejak 1997). Visi: Membangun Keluarga Kristen yang mengasihi serta melayani Tuhan dan sesama. Misi: Menjangkau jiwa dengan Injil, membina hingga dewasa di dalam Kristus dan melayani.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s