Harta Terpendam – oleh Pdt. Yusak Imam Susanto, S.Th., M.Pd.K (Ibadah Raya 1 – Minggu, 25 Februari 2018)

Roma 8:28

 Pendahuluan
Jika kita membaca dalam surat Roma 8:28 ,maka dari ayat ini menunjukkan bahwa mengasihi Tuhan merupakan hal yang utama dan sangat penting. Ketika kita semakin mengasihi Tuhan maka Tuhan akan turut bekerja (bekerja sama) dengan kita dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan. Jika Tuhan bekerja sama dengan kita maka Tuhan akan membuat segala sesuatu menjadi indah. Tentu saja perlu kita ingat bahwa segala sesuatu yang indah itu ada waktunya (Pengkhotbah 3:11).

Belajar dari Suku Isakhar
Untuk lebih mudah dalam menerangkan kedua ayat ini, saya akan mengambil contoh dari kisah suku Isakhar. Isakhar adalah anak ke-9 dari Yakub/Israel. Kitab Bilangan menuliskan dua kali sensus untuk menghitung bilangan atau jumlah laskar orang Israel. Dalam sensus yang pertama didapati jumlah suku Isakhar 54.400 orang (Bilangan 1:28,29). Ini adalah jumlah terbanyak ke-5 diantara suku Israel. Pada sensus yang kedua jumlah suku Isakhar bertambah, tercatat ada 64.300 orang (Bilangan 26:23-25) . Ini menjadikan mereka suku terbesar ketiga dari segi jumlah. Jumlah yang besar ini merupakan keuntungan tersendiri bagi suku Ishakar, sebab jika kita mengacu pada perintah atau aturan yang diberikan Musa terkait pembagian milik pusaka (Tanah Perjanjian) bagi suku-suku Israel, dengan jelas dikatakan bahwa kepada suku yang besar haruslah juga diberikan milik pusaka yang besar (Bilangan 33:54).

Suatu hal yang wajar dan adil sebenarnya ketika yang besar jumlahnya mendapatkan bagian yang juga besar. Tetapi dalam kenyataan yang terjadi ketika Israel berhasil merebut tanah Kanaan, dan dilakukan pembagian pusaka kepada semua suku maka suku Isakhar justru mendapat mendapat bagian yang paling kecil!!(Yosua 19:17-23).

Kita bisa membayangkan situasi ini. Tentu saja suku Isakhar tahu persis aturan yang sudah dikatakan oleh Musa dalam Bilangan 33:54. Seharusnya dengan jumlah yang besar mereka juga mendapat bagian yang besar.  Banyak orang menjadi kecewa, protes karena merasa seharusnya mereka mendapat bagian yang lebih besar, lebih pantas dari apa yang diberikan kepada mereka. Contoh kecewa karena tidak mendapat promosi padahal sudah lama bekerja atau melayani. Contoh lain, kecewa karena merasa sudah lebih lama jadi anak Tuhan tetapi usahanya tidak lebih diberkati dari  tetangganya yang baru menjadi orang percaya. Ada juga yang mulai mengeluh karena melihat saudaranya sudah memiliki kendaraan baru dan dia masih saja jalan kaki kemana-mana padahal mereka sama-sama anak Tuhan, dan masih banyak lagi situasi atau contoh yang dapat kita sebutkan. Bukankah seharusnya kita terus mengasihi Tuhan dan percaya jika  Ia turut bekerja maka segala sesuatu akan indah pada waktunya?

Alkitab tidak mencatat suku Isakhar melakukan protes, mereka tidak marah apalagi memaksa Yosua untuk memberikan bagian yang lebih besar kepada mereka, sebaliknya mereka memilih diam! Apa gerangan yang  membuat suku Isakhar ini bisa menahan diri untuk tidak protes kepada Yosua? Suku Isakhar teringat akan ucapan berkat Musa sebelum meninggal, bahwa dalam bagian yang akan diberikan kepada mereka terdapat harta terpendam (Ulangan 33:19). Memang apa yang mereka terima adalah bagian yang kecil, hanya 16 kota atau bisa juga dikatakan desa. Namun, mereka percaya dibalik sesuatu yang kecil itu ada harta terpendam!

Harta Terpendam
Salah satu kota yang diberikan kepada suku Isakhar menjadi milik pusakanya adalah Sunem (Yosua 19:18). Ini tampaknya hanya sebuah kota kecil, tapi dari kota kecil inilah Allah membuktikan adanya harta terpendam.

  • Abisag Gadis Sunem (1 Raja-raja 1:1-4).
    Ketika di seluruh wilayah Israel dicari seorang gadis untuk melayani Raja Daud dimasa tuanya maka didapatilah yang terbaik berasal dari Sunem, yaitu Abisag. Ini kedudukan yang terhormat karena Abisag diambil menjadi Istri Raja. Mari kita berhenti bertanya kenapa kita belum melihat janji Tuhan digenapi dalam hidup kita. Nantikan saja Tuhan, karena ketika kita tetap mengasihi Tuhan, Dia turut bekerja dan segala yang terbaik yang telah disimpan bagi kita dan kelak akan kita terima pada waktunya.
  • Perempuan Kaya dari Sunem (2 Raja 4:8)
    Mungkin kita kesulitan untuk menyebutkan siapa saja yang dikatakan sebagai orang kaya didalam Alkitab. Tetapi di Sunem, kota yang kecil dikatakan ada seorang wanita kaya, seorang bangsawan. Sekali lagi harta terpendam itu muncul. Berhentilah untuk protes tetapi terima apa yang Tuhan berikan pada kita saat ini dengan tetap mengasihiNya maka apa yang tidak pernah dilihat mata, tidak pernah didengar telinga dan tidak pernah timbul dalam hati disediakan bagi kita (1 Korintus 2:9).

Kesimpulan
Berhentilah bersungut-sungut atau protes, gantikan dengan ucapan syukur. Kita memang tidak mengerti rencana Tuhan tapi percayalah Dia sudah siapkan yang terbaik bagi kita. Tetaplah mengasihi Tuhan maka suatu saat kelak harta terpendam itu akan muncul. Puji Tuhan!

Advertisements

About GPdI Mahanaim Tegal

Profil Singkat GPdI Mahanaim Tegal. Berdiri: Tahun 1989 dengan Gembala Sidang: Pdt.J.S.Minandar (Sejak 1997). Visi: Membangun Keluarga Kristen yang mengasihi serta melayani Tuhan dan sesama. Misi: Menjangkau jiwa dengan Injil, membina hingga dewasa di dalam Kristus dan melayani.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s