HUKUM KASIH – oleh Pdt. Yusak Imam Susanto, S.Th., M.Pd.K (Ibadah Raya 3 – Minggu, 25 Februari 2018)

Matius 22:37-40

 Kalau kita mempelajari Alkitab maka kita akan menemukan 2 perintah yang menjadi pembahasan utama yaitu tentang mengasihi Allah dan mengasihi sesama. Terlihat gampang dan sederhana bukan? Dalam kitab Keluaran pasal 20, Allah memberi 10 hukum kepada orang Israel dalam dua loh batu. Loh batu yang pertama berisi 4 hukum yang bersifat vertikal atau mengatur hubungan manusia dengan Tuhan, dan loh batu yang kedua berisi hukum ke 5-10 yang sifatnya horizontal mengatur hubungan dengan sesama manusia (mengasihi sesama). Hal ini kembali dipertegas oleh Yesus dalam Matius 22:37-40. Dengan kata lain mulai dari zaman Taurat sampai zaman Yesus bahkan sampai sekarang , hukum yang berlaku tetap sama yaitu :
1. Mengasihi Tuhan dengan segenap hati, jiwa, akal budi
2. Mengasihi sesama
Hanya dua hukum ini yang diberikan kepada kita untuk ditaati.

HUKUM YANG KETIGA
Jika kedua hukum ini kita lakukan maka hidup kita akan baik. Tetapi Rasul Paulus menuliskan dalam surat 2 Timotius 3:1-5 bahwa seringkali kenyataan yang terjadi diakhir zaman ini manusia justru membuat hukum yang ketiga yang bertentangan dengan dua hukum sebelumnya yaitu mengasihi diri sendiri dan bahkan lebih menaatinya. Dikatakan manusia akan mencintai dirinya sendiri (2 Timotius 3:2) dan tidak tahu mengasihi (2 Timotius 3:3).

Tentu saja yang dimaksud tidak tahu mengasihi adalah tidak tahu mengasihi Allah, dan tidak tahu mengasihi sesama. Ini dikarenakan fokus mereka ditujukan untuk mengasihi diri sendiri. Ini sangat mempengaruhi apa yang kita lakukan termasuk dalam hal beribadah atau berbakti. Apa yang menjadi dasar kita berbakti? Mengasihi Allah-kah? Mengasihi sesama-kah? Atau justru mengasihi diri sendiri? Sekali lagi ketidakmampuan kita untuk mengasihi Allah dan sesama dikarenakan kita hanya mengasihi diri sendiri.

SEGALA SESUATU KOSONG TANPA KASIH (1 Korintus 13:1-3)
Kasih dalam ayat ini konteksnya adalah kasih kepada Allah dan juga sesama. Sekalipun kita bisa menguasai semua bahasa, termasuk bisa berbahasa roh tetapi tanpa kasih semuanya kosong tidak ada artinya (Ayat 1).  Sekalipun kita memiliki karunia-karunia yang luar biasa dan iman yang besar sekalipun tapi tanpa kasih tidak ada gunanya  (Ayat 2). Kalaupun kita mengorbankan diri tapi tanpa kasih itu tidak ada manfaatnya (Ayat 3). Jadi yang harus kita cari, dan pulihkan hari-hari ini adalah kasih, baik kasih kepada Allah dan juga sesama. Mengasihi diri sendiri tidaklah diperintahkan Tuhan.

KASIH PERSAUDARAAN DALAM JEMAAT FILADEFIA
Dalam surat kepada jemaat di Asia kecil kita melihat bahwa hampir semua mendapat teguran, namun tidak dengan jemaat Filadefia (Wahyu 3:7-13). Kata Filadelfia berasal dari kata Phileo yang artinya kasih persaudaraan. Dalam ayat 11 Yesus berkata kepada jemaat Filadelfia “peganglah apa yang ada padamu”. Yang dimaksud oleh Yesus adalah peganglah kasih persaudaraan. Ini penting karena jika kita tidak bisa mengasihi sesama bagaimana kita dapat berkata mengasihi Tuhan? Kasih haruslah dipraktekan dalam saling menolong, menguatkan, saling mendoakan. Jika kita mengasihi Allah dan sesama maka hidup kita menjadi kesaksian atau daya tarik bagi orang yang belum percaya (Wahyu 3:9). Ketika jemaat yang saling mengasihi bersama memuji Tuhan maka Tuhan akan hadir dalam ibadah.  Ketika kita mengasihi maka kita akan memperoleh berkat dan urapan Allah (Mazmur 133). Cara hidup jemaat mula-mula memberi contoh mengasihi yang sangat baik. Ini menjadi daya tarik bagi orang lain untuk percaya kepada Yesus (Kisah Para Rasul 2:41-47).

Advertisements

About GPdI Mahanaim Tegal

Profil Singkat GPdI Mahanaim Tegal. Berdiri: Tahun 1989 dengan Gembala Sidang: Pdt.J.S.Minandar (Sejak 1997). Visi: Membangun Keluarga Kristen yang mengasihi serta melayani Tuhan dan sesama. Misi: Menjangkau jiwa dengan Injil, membina hingga dewasa di dalam Kristus dan melayani.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s