Jemaat Filadelfia – oleh Pdt. J.S. Minandar (Ibadah Raya – Minggu, 15 April 2018)

Wahyu 3:7
Dan tuliskanlah kepada  malaikat jemaat di Filadelfia: Inilah firman dari Yang Kudus, Yang Benar, yang memegang kunci Daud; apabila Ia membuka, tidak ada yang dapat menutup; apabila Ia menutup, tidak ada yang dapat membuka.”

 PENDAHULUAN
Diantara tujuh sidang jemaat di Asia kecil maka Jemaat Filadelfia dapat dikatakan sebagai Jemaat  yang tidak memiliki cacat cela. Tidak ada teguran yang dikemukakan oleh Tuhan tentang jemaat Filadelfia. Bahkan predikat dari Jemaat di Filadelfia adalah jemaat yang dikasihi oleh Kristus (The Church Christ Loved). Jika kita bandingkan akan sangat berbeda dengan Jemaat di Sardis,yang oleh para akademisi diberi gelar: Zombie Church. Jika kita memilih tentu saja kita ingin menjadi seperti jemaat Filadelfia.

GEREJA SEMPURNA
Predikat jemaat Filadelfia sebagai Jemaat yang dikasihi Yesus, sedang jemaat sardis atau kelima jemaat yang lain mendapat teguran. Bukan berarti bahwa Allah pilih kasih. Mengasihi yang satu dan menegur yang lainnya. Tetapi Tuhan Yesus mengasihi jemaat Filadelfia sebab mereka menggambarkan pengikut Yesus yang sejati atau gereja sempurna yang tidak memiliki cacat-cela. Pengikut Yesus Yang Sejati, yang akan disingkirkan ke Padang Gurun sebelum Antikristus memerintah  di bumi selama 3,5 tahun. Tidak ada cara lain, agar tidak dikuasai dan alami penyiksaan oleh Antkristus yang akan memerintah dunia ini selama 3.5 tahun adalah memiliki kualitas kekristenan, pengiringan dan pelayanan yang sekualitas dengan  Jemaat Filadelfia.

CARA YESUS PERKENALKAN DIRI
Khusus kepada jemaat Filadelfia, secara berbeda Tuhan Yesus memperkenalkan diri-Nya dibandingkan dengan jemaat Efesus, Smirna, Tiatira, Pergamus dan Sardis. Jika diperhatikan dalam Wahyu 3:7, Tuhan Yesus memperkenalkan diri dalam kepada jemaat Filadelfia,  yaitu :

  1. YANG KUDUS

Untuk menjadi Pengikut Yang Sejati (Gereja Sempurna), kehidupan orang percaya harus kudus sama seperti Yesus adalah kudus. 1 Petrus 1:16 “…sebab ada tertulis: Kuduslah kamu, sebab Aku kudus.” Jadi, ukuran kekristenan gereja sempurna bukan manusia atau para tokoh Alkitab, melainkan Kristus sendiri. Yesuslah yang menjadi standar kekristenan semua orang percaya. Dan kekudusan tersebut mempengaruhi seluruh aspek kehidupan: rohani;  jiwani dan jasmani yaitu: kekudusan dalam rumah tangga, pekerjaan atau usaha, pergaulan dan hubungan dengan lawan jenis. Dan kekudusan harus dimulai dari roh, kemudian ke pikiran dan diaplikasikan dalam sikap/tubuh. Bagaimana caranya menjadi kudus? Cara untuk hidup kudus adalah hidup sesuai Firman Allah. Yohanes 15:3 “Kamu memang sudah bersih karena firman yang telah Kukatakan kepadamu.”

Untuk mencapai hidup kudus (bersih), kita harus: baca; dengar dan lakukan atau selaraskan hidup kita dengan firman Allah. Firman Allah menjadi seperti cermin yang akan menunjukkan hal-hal salah dari diri kita sehingga kita dapat memperbaiki hidup. Jadi, jemaat Filadelfia dikasihi Yesus, bukan karena melakukan perbuatan spektakuler. Tetapi karena Jemaat Filadelfia membaca; mendengar dan melakukan atau selalu menyelaraskan hidupnya  sesuai Firman Tuhan.

  1. YANG BENAR

Cara Yesus memperkenalkan diri, yang kedua sebagai YANG BENAR. Perhatikan, kekudusan atau hidup kudus, berkaitan dengan hati atau batin. Sedangkan kebenaran atau hidup yang benar, berkaitan dengan perbuatan atau perilaku. Kekudusan dan kebenaran adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Untuk hidup benar harus dimulai dari hati atau batin yang kudus. Orang kudus, pikiran dan perbuatannya, pasti benar atau tidak bertentangan dengan  firman Allah. Matius 15:18 “Tetapi apa yang keluar dari mulut berasal dari hati dan itulah yang menajiskan orang.”

Sebab itu Pengikut Yesus Yang Sejati adalah pengikut Yesus yang menyelaraskan hati dan hidupnya sesuai Firman Tuhan. Di gereja kita diingatkan; dinasihati; ditegur oleh firman Allah, agar hidup kita selaras firman Allah?  Dalam Lukas 8:18 “Karena itu, perhatikanlah cara kamu mendengar…” Cara kita mendengar firman Allah akan menentukan kualitas rohani, yaitu dengan cara menaruh fokus hanya kepada firman Allah. Cara kita mendengar firman Allah akan menentukan kualitas  rohani kita.

  1. YANG MEMEGANG KUNCI DAUD

Pada umunya, kita mengerti bahwa Daud, adalah seorang raja terbesar di Israel. Tetapi Yesus jauh lebih besar, lebih tinggi dan lebih mulia dibanding Daud. Daud pernah jatuh dalam dosa tetapi Yesus sempurna. Sebab itu Yesus disebut sebagai Pemegang Kunci Daud. Artinya Daud memerintah Israel selama  40 tahun, tetapi Yesus memerintah dan berkuasa untuk selama-lamanya.

Kunci Daud
Yesus Memegang Kunci Daud, artinya semua kuasa di bumi dan di sorga ada di tangan Yesus. Dalam Wahyu 3:7 yang merupakan kutipan dari Yesaya 22:22 berbunyi demikian :“Aku akan menaruh kunci Daud ke atas bahunya: apabila ia membuka, tidak ada yang menutup; apabila  ia menutup tidak ada yang dapat membuka.”

Kalimat “menaruh kunci ke atas bahunya”, jika kita menghubungkan kedua ayat tersebut yaitu Yohanes 19:17, dan Yesaya 22:22, maka kunci yang dimaksud adalah Salib Yesus.

Dalam Kisah 2 – 4, selain Salib Yesus, Gereja mula-mula di Yerusalem juga menerapkan 4 Kunci lainnya yaitu :

  1. Firman Tuhan
  2. Nama Yesus
  3. Roh Kudus
  4. Bertekun dalam Doa.

SALIB YESUS
Korban kematian Yesus di salib ialah satu-satunya kunci keselamatan di bumi dan di sorga. Artinya tidak seorang pun di bumi, yang bisa masuk sorga, kalau ia tidak mau menerima atau menolak kunci  yang dikaruniakan sorga bagi dunia yaitu Salib Yesus. Roma 10:9,10 menuliskan, jika kita mengaku dengan mulut kita, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hati kita, bahwa Allah telah membangkitkan Yesus dari antara orang mati, maka kita akan diselamatkan. Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan.

DIBUKA DAN DITUTUP
Pintu keselamatan mulai dibuka adalah saat Yesus disalib. Pada saat seseorang mengaku dan percaya. Ketika Yesus disalibkan, ada 2 penjahat yang disalib Bersama Yesus, (Lukas 23:33-43). Ibaratnya kedua penjahat ini sudah ada di pintu neraka bahkan semua orang yakin akhir hidup kedua  penjahat yang disalib bersama Yesus pasti masuk neraka. Tetapi ketika penjahat itu percaya dan memohon keselamatan (Lukas 23:43), ia pindah dari maut kepada hidup, Yohanes 5:24. Pintu maut ditutup dan pintu kerajaan Surga dibukakan. Kalau Yesus membuka pintu keselamatan bagi kita orang yang percaya, maka tidak ada seorang pun yang bisa menutupnya. Iblis sekalipun tidak bisa menghalanginya.

BATAS KUNCI DIBERIKAN
Dua pengertian :

  • Secara Umum
    Kunci keselamatan Yesus berikan sejak Yesus disalibkan sampai awal pemerintahan Antikristus. Perhatikan Gambar

Jarak kita dengan kemurahan Allah sudah sangat dekat. Selagi ada kesempatan mari kita semakin giat bersaksi tentang Yesus.

  • Secara Pribadi
    Kunci salib diberikan kepada setiap orang sebatas usia orang tersebut. Jangan sia-siakan kesempatan yang Yesus beri dengan terus menolak keselamatan yang Yesus beri. Kematian bisa terjadi kapanpun disaat yang tidak kita duga.

Yesus Berkuasa Membuka/Menutup Wahyu 3:7b “Apabila Ia membuka, tidak ada yang dapat menutup; apabila Ia menutup, tidak ada yang dapat membuka.” Iblis memakai segala cara untuk menutup pintu penginjilan  dan keselamatan. Tuhan dapat bergerak dengan cara-Nya, dan  bila Allah bekerja maka Negara-negara non Kristen atau garis keras sekalipun, tidak dapat menolak tentang lawatan Allah. Jika Yesus membuka jalan maka tidak ada yang mustahil.

Advertisements

About GPdI Mahanaim Tegal

Profil Singkat GPdI Mahanaim Tegal. Berdiri: Tahun 1989 dengan Gembala Sidang: Pdt.J.S.Minandar (Sejak 1997). Visi: Membangun Keluarga Kristen yang mengasihi serta melayani Tuhan dan sesama. Misi: Menjangkau jiwa dengan Injil, membina hingga dewasa di dalam Kristus dan melayani.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s