PERANAN ROH KUDUS DALAM IBADAH – oleh Pdt. Hani Paulus (Ibadah Raya 2 – Minggu, 13 Mei 2018)

Roh Kudus adalah pribadi Allah yang dikenal sebagai oknum yang ketiga selain Bapa dan Anak, Matius 28:20.

1 Yohanes 5:7 (TB)  – Sebab ada tiga yang memberi kesaksian [di dalam sorga: Bapa, Firman dan Roh Kudus; dan ketiganya adalah satu.

ROH KUDUS, PRIBADI YANG SERING KALI DIABAIKAN
Pikiran kita seringkali berkata bahwa Bapa dan Yesus ada di dalam surga bukan di sini sehingga kita tidak menyadari bahwa Tuhan tetap hadir bersama kita melalui Roh Kudus. Ia adalah pribadi. Ia memiliki pikiran, perasaan dan kehendak. Pengabaian kepada Pribadi Roh Kudus yang telah diutus, membuat-Nya banyak kali ‘berduka’.

APA PERAN ROH KUDUS DALAM IBADAH KITA? MENGAPA ROH KUDUS DIBERIKAN?
Yohanes 14:16 (TB) – Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya.
Roh kudus diberikan supaya ibadah yang kita lakukan tidak sekedar berjalan secara ritual saja / liturgis.

2 Timotius 3:5 (TB) – Secara lahiriah mereka menjalankan ibadah mereka, tetapi pada hakekatnya mereka memungkiri kekuatannya. Jauhilah mereka itu!

Begitu berbahaya bagi orang yang beribadah namun memungkiri kekuatannya (Yun. Dunamis), mereka hanya melakukan ritual dan tidak mengalami kuasa ibadah yaitu perubahan hidup. Alkitab bahkan berkata untuk menjauhi mereka.

DI MANA LETAK KESALAHANNYA?
Roh Kudus selalu berurusan dengan roh kita bukan jiwa apalagi tubuh hanya jika bermanifestasi, barulah kita dapat melihat pengaruh dari Roh Kudus itu.

Roma 8:16 – Roh itu bersaksi bersama-sama dengan roh kita bahwa kita adalah anak-anak Allah.

  • Tubuh adalah pusat kesadaran kita akan lingkungan/ dunia /materi. Tubuh kita dipengaruhi dan dikuasai oleh panca indra.
  • Jiwa adalah pusat kesadaran kita akan diri kita. Jiwa kita dipengaruhi dan dikuasai oleh pikiran perasaan dan kehendak.Itu sebabnya, melalui pendengaran, kita harus sering mendengarkan Firman.
    Firman itu diterima oleh akal budi, direnungkan menjadi ‘Rhema’ dan tertanam dalam hati. Sehingga pada akhirnya roh manusia kita dapat memanfaatkan Firman dalam hati untuk mempengaruhi pikiran, perasaan dan kehendak kita.
  • Roh adalah pusat Kesadaran kita akan Tuhan. Roh manusia kita dipengaruhi dan dikuasai oleh hati nurani.
    Yehezkiel 36:26-27 (TB) – Kamu akan Kuberikan hati yang baru, dan roh yang baru di dalam batinmu dan Aku akan menjauhkan dari tubuhmu hati yang keras dan Kuberikan kepadamu hati yang taat. Roh-Ku akan Kuberikan diam di dalam batinmu dan Aku akan membuat kamu hidup menurut segala ketetapan-Ku dan tetap berpegang pada peraturan-peraturan-Ku dan melakukannya.
    Hati yang diperbaharui oleh firman dan Roh Kudus akan mempengaruhi roh manusia kita.

Jadi, disinilah letak persoalannya mengapa banyak orang hanya menjalankan ibadah lahirlah namun tidak mengalami kuasa ibadah. Dikarenakan waktu ibadah yang banyak berfungsi adalah tubuh dan jiwa kita. Seharusnya ibadah menolong membangkitkan kesadaran kita akan Tuhan. Sayangnya hal ini sangat minim kita alami. Jika kita tidak mengalami Tuhan waktu ibadah apalagi dalam hidup keseharian kita. Kesadaran yang kuat akan Tuhan membangkitkan hati yang takut akan Tuhan, Ulangan 5:23-29.

PERAN ROH KUDUS DALAM IBADAH
1. Ibadah kita bukan sekedar diatur tata cara, liturginya, dengan akal budi tapi juga dipimpin oleh Roh Kudus (1 Korintus 14:14-15, Yohanes 4:23-24)

2. Memuliakan Yesus, Yohanes 16.14
Yohanes 16:14 (TB)  Ia akan memuliakan Aku, sebab Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterima-Nya dari pada-Ku.
Dalam ibadah, Roh Kudus menolong kita untuk memuliakan Yesus, melalui pelayanan pujian dan penyembahan kita kepadanya.

3. Memanifestasikan pekerjaan RohNya, 1 Korintus 12:4-11
Ada banyak karunia karunia Roh Kudus, semuanya itu dimanifestasikan Roh Kudus, salah satunya di dalam ibadah kita kepada-Nya.

Marilah kita beribadah dalam kesadaran yang penuh bahwa Allah ada di tengah-tengah kita melalui Roh-Nya yang kudus. Kiranya hati kita senantiasa takut akan Dia sehingga kita beribadah kepada-Nya dalam kesungguhan hati, dipimpin oleh Roh-Nya dalam memuji dan menyembah. Biarlah seluruh umat merasakan kehadiran-Nya, berjumpa dengan-Nya dan mengalami kuasa ibadah yang berkuasa mengubahkan seluruh kehidupan kita. Amin. Tuhan Yesus memberkati

Advertisements

About GPdI Mahanaim Tegal

Profil Singkat GPdI Mahanaim Tegal. Berdiri: Tahun 1989 dengan Gembala Sidang: Pdt.J.S.Minandar (Sejak 1997). Visi: Membangun Keluarga Kristen yang mengasihi serta melayani Tuhan dan sesama. Misi: Menjangkau jiwa dengan Injil, membina hingga dewasa di dalam Kristus dan melayani.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s