TAAT MELAKUKAN FIRMAN TUHAN – oleh Pdt. J.S. Minandar (Ibadah Raya – Minggu, 3 Juni 2018)

Wahyu 3:9-10
“Lihatlah, beberapa orang dari jemaah Iblis, yaitu mereka yang menyebut dirinya orang Yahudi, tetapi yang sebenarnya tidak demikian, melainkan berdusta, akan Kuserahkan kepadamu. Sesungguhnya Aku akan menyuruh mereka datang dan tersungkur di depan kakimu dan mengaku, bahwa Aku mengasihi engkau. Karena engkau menuruti firman-Ku, untuk tekun menantikan Aku, maka Akupun akan melindungi engkau dari hari pencobaan yang akan datang atas seluruh dunia untuk mencobai mereka yang diam di bumi.”

 

PENDAHULUAN
Kita akan melanjutkan seri khotbah tentang pengikut Yesus yang sejati yaitu mereka yang taat melakukan Firman Tuhan, dengan merujuk atau membandingkannya dengan 7 sidang jemaat yang ada di Asia kecil. Kita sudah terlebih dahulu membahas karakter dari 5 Jemaat sebelumnya yaitu, Efesus; Pergamus; Smirna; Tiatira dan Sardis, dengan kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Hari ini kita akan belajar tentang jemaat ke-6 yaitu jemaat Filadelfia. Jemaat Filadelfia dapat dikatakan merupakan model dari Pengikut Yesus Yang Sejati (Gereja Sempurna). Tidak ada teguran yang diberikan Yesus kepada jemaat ini. Kita  tentu berharap jemaat di akhir zaman sama dengan kondisi jemaat Filadelfia.

KARAKTER GEREJA SEMPURNA
Ada banyak tantangan dan berbagai pergumulan hidup yang tentu tidaklah mudah, namun dapat kita simpulkan bahwa Pengikut Yesus Yang Sejati memiliki karakter sebagai orang Kristen taat dan tekun dalam melakukan atau menuruti Firman Tuhan sampai Yesus datang (Wahyu 3:10).

JEMAAH IBLIS
Wahyu 3:9 “Lihatlah, beberapa orang dari jemaah Iblis, yaitu mereka yang menyebut dirinya orang Yahudi, tetapi yang sebenarnya tidak demikian, melainkan berdusta, akan Kuserahkan kepadamu. Sesungguhnya Aku akan menyuruh mereka datang dan tersung-kur di depan kakimu dan mengaku, bahwa Aku mengasihi engkau.”

Siapakah yang disebut jemaah iblis dalam ayat ini? Ini adalah orang Yahudi yang tidak sungguh-sungguh melakukan firman Tuhan; yang hidupnya tidak alami perubahan dan tidak mau bertobat bahkan mereka lebih memilih hidup menuruti hawa nafsu. Disatu sisi mereka bangga sebagai Orang Yahudi yang arti sebenarnya adalah umat yang taat melakukan firman Tuhan, namun kenyataannya mereka cuma pura-pura, penuh kebohongan atau munafik!

Demikian halnya bagi kita, sekalipun menyebut diri Kristen (Kristianos) namun jika dalam prakteknya tidak taat melakukan firman Allah dan bahkan tidak mau bertobat maka sebenarnya kita bukanlah Jemaat Tuhan (Pengikut Yesus Yang Sejati), kita sedang berpura-pura menjadi Kristen sehingga kitapun dapat disebut sebagai Jemaah (umat) Iblis.

AKHIR HIDUP KRISTEN PURA-PURA (Wahyu 3:9)
Bagaimana akhir hidup dari orang Kristen yang pura-pura?
1. Orang Yahudi Secara Jasmani
Kita akan terlebih dahulu melihat apa yang dialami oleh orang Yahudi. Pada akhir zaman Antikristus akan ada yang dilantik dan menjadi penguasa dunia selama 3,5 tahun, dan orang Yahudi masih akan tetap menolak Yesus. Tetapi berdasarkan Wahyu 3:9 tiba saatnya mereka akan tersungkur, mengaku dosa dan mengaku bahwa Yesus ialah Allah. Sebenarnya Yesus sudah menubuatkan hal ini di hadapan orang-orang Yahudi dalam injil Yohanes 5:45.

Yohanes 5:45 “Jangan kamu menyangka, bahwa Aku akan mendakwa kamu di hadapan Bapa; yang mendakwa kamu adalah Musa, yaitu Musa, yang kepadanya kamu  menaruh harap.”

Orang Yahudi sangat berharap pada Musa, karena mereka mengira Musa yang akan menolong dan membela mereka, sebab mereka telah menaati Taurat Musa. Sebaliknya pada saat Antikristus berkuasa, Allah akan menghadirkan Musa dan Elia diantara orang-orang Yahudi, bukan untuk membela dan membenarkan orang Yahudi, melainkan mereka akan mendakwa orang Yahudi, karena mereka tetap keras hati dan menolak Yesus (Wahyu 11:1-13). Dalam suatu peristiwa di atas gunung (dimungkinkan gunung Tabor) murid-murid melihat Yesus dalam kemuliaan sedang berbicara dengan Elia dan Musa. Elia mewakili hukum hati nurani yang berlaku dari zaman Adam sampai Musa atau sebelum adanya kitab suci yang memberi pedoman-pedoman kebenaran. Dalam hukum hati nurani kebenaran yang berlaku adalah berdasarkan suara hati namun tidak ada orang yang bisa sempurna dalam mentaati hukum ini sehingga kemudian diberikan hukum Taurat (diwakili oleh Musa). Hal yang sama terjadi, tidak ada seorangpun yang berhasil atau sempurna dalam mentaati hukum Taurat sehingga satu-satunya cara bagi manusia untuk bisa dibenarkan dan diampuni segala dosanya hanya melalui pengorbanan Yesus (Hukum Kasih Karunia).

Ketika kita percaya kepada Yesus maka semua dosa kita diampuni dan jikalau kita taat dalam melakukan Firman Allah (oleh kuasa Roh Kudus) maka kita menjadi sempurna seperti yang Tuhan inginkan. Inilah yang disampaikan oleh Elia dan Musa kepada orang Yahudi di akhir zaman sehingga saat itulah apa yang sudah Yesus nubuatkan digenapi dimana orang Yahudi akan tersungkur, menyesal dan bertobat dan menerima Yesus Tuhan dan Juruselamat. Namun untuk diselamatkan, mereka harus membayar keselamatan itu dengan menjadi syahid. Mereka akan dianiaya oleh Antikristus sampai mati karena mempertahankan iman mereka kepada Yesus.

2. Orang Yahudi Secara Rohani (Orang Kristen tidak sungguh2)
Karena orang Yahudi menolak percaya kepada Yesus maka orang kristen dapat disebut Yahudi secara rohani, yaitu yang bersunat hati (Roma 2:28). Ada dua hal yang akan dialami orang yang mengaku Kristen tapi tidak bertobat dan tidak sungguh-sungguh melakukan firman Tuhan :

  • Bila ia ingin selamat pada saat Antikristus memerintah di bumi, maka..
  • Ia harus membayarnya dengan cara mati syahid karena Kristus

3. Pengikut Yesus Yang Sejati (Gereja Sempurna)
Karakter orang Kristen (Pengikut Yesus Yang Sejati) adalah menuruti Firman dan tekun menantikan kedatangan Yesus (Wahyu 3:10).

a. Menuruti Firman-Ku
Dalam bahasa inggris “You have kept My Word of patience endurance” artinya orang dengan sungguh berusaha hidup dalam kebenaran. Dalam bahasa Yunani dapat diartikan menjaga dan mengawasi. Artinya terus menjaga langkah hidup kita sesuai atau presisi dengan firman Allah.

b. Tekun Menantikan Aku
Pengikut Yesus Yang Sejati (orang Kristen) akan menjaga, mengawasi hidupnya dengan berpegang kepada firman Allah, bukan hanya disaat tenang dan damai melainkan juga dalam penderitaan. Sebagai contoh kita akan melihat kisah Yakub.

Kejadian 32:24
“Lalu tinggallah Yakub seorang diri. Dan seorang laki-laki bergulat dengan dia sampai fajar menyingsing.”

Dalam pergumulannya untuk menghadapi Esau, Yakub ketakutan dan memilih menyendiri datang mencari hadirat TUHAN. Dalam doanya dia bergulat dengan Seorang Laki-laki (TUHAN sendiri). Kata bergulat disini bukan berarti berkelahi melainkan dalam bahasa Ibrani menggunakan kata HABAQ artinya memeluk dengan erat dan tidak mau melepaskan-Nya. Pangkal pahanya ditekan sampai terpelecok namun Yakub tetap memeluk dan tidak mau melepaskan-Nya. Hasilnya Yakub diberkati, namanya dirubah dari Yakub (Penipu) menjadi Israel. Yakub alami kesakitan tapi dia tetap berpegang pada Allah. Inilah yang Tuhan mau dalam hidup kita Pengikut Yesus Sejati berpegang pada firman Allah walau menderita.

JANJI TUHAN
Janji Tuhan akan digenapi bagi Pengikut Yesus Sejati, (orang Kristen) yang berpegang pada Firman Tuhan dalam menantikan Kedatangan Yesus kedua kali.

Perhatikan Wahyu 3:10b “…maka Akupun akan melindungi engkau dari hari pencobaan yang akan datang atas seluruh dunia untuk mencobai mereka yang diam di bumi.”

Yesus akan melindungi pengikut Yesus yang sejati dari masa aniaya yang dilakukan oleh Antikristus, yaitu selama 3,5 tahun. Antikristus akan memerangi orang Kristen yang tidak sungguh-sungguh dengan cara:

  • Memaksa menyembah Iblis dan Antikristus, Wahyu 13:3,4.
  • Antikristus akan memaksa menyembah patung Antikristus
  • Antikristus akan memaksa untuk menjadi anggota Antikristus, dengan memaksa untuk menerima meterai Antikristus, Wahyu 13:17.

Kalau tidak bertahan, ia akan kehilangan keselamatan sebab namanya dihapus dari Kitab Kehidupan yang ada di tangan Bapa.

CARA YESUS LINDUNGI PENGIKUT YESUS YANG SEJATI (GEREJA SEMPURNA)
Wahyu 8:12 “Lalu malaikat yang keempat meniup sangkakalanya dan terpukullah sepertiga dari matahari dan sepertiga dari bulan dan sepertiga dari bintang-bintang, sehingga sepertiga dari padanya menjadi gelap dan sepertiga dari siang hari tidak terang dan demikian juga malam hari.

Wahyu 8:13 Lalu aku melihat: aku mendengar seekor burung nasar terbang di tengah langit dan berkata dengan suara nyaring: “Celaka, celaka, celakah mereka yang diam di atas bumi oleh karena bunyi sangkakala ketiga malaikat lain, yang masih akan meniup sangkakalanya.”

Siapakah yang dimaksud burung nasar di sini? Jika kita membaca dalam Matius 24:28  “Di mana ada bangkai, di situ burung nazar berkerumun.” Ketika kita menerima perjamuan Tuhan maka kita percaya yang kita terima adalah tubuh dan darah Yesus, layaknya burung nasar yang mengerumuni bangkai demikian kita dengan iman ingin bersekutu dengan Tubuh dan Darah Yesus.

KESIMPULAN
Burung nasar merupakan gambaran orang percaya yang tidak mau dipisahkan dari Yesus, mereka menunjukkannya dalam kesetiaan mentaati Firman Allah. Sebagai Pengikut Yesus Yang Sejati (Gereja Sempurna), kita akan dilindungi oleh Yesus sampai tiba saatnya kita kembali bertemu dengan Dia dalam kemuliaan-Nya.

Advertisements

About GPdI Mahanaim Tegal

Profil Singkat GPdI Mahanaim Tegal. Berdiri: Tahun 1989 dengan Gembala Sidang: Pdt.J.S.Minandar (Sejak 1997). Visi: Membangun Keluarga Kristen yang mengasihi serta melayani Tuhan dan sesama. Misi: Menjangkau jiwa dengan Injil, membina hingga dewasa di dalam Kristus dan melayani.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s