PENGIKUT YESUS YANG MENANG – oleh Pdt. J.S. Minandar (Ibadah Raya – Minggu, 10 Juni 2018)

Wahyu 3:11-13

PENDAHULUAN
Setelah kita membahas tentang pengikut Yesus yang tekun dan taat melakukan Firman maka hari ini kita membahas tentang pengikut Yesus yang berkemenangan. Ini merupakan pembahasan terakhir tentang jemaat di Filadelfia. Kita akan mengawalinya dengan melihat perkataan Yesus dalam Wahyu 3:11-13, “Aku datang segera!”

 Kalimat ini sering salah dipahami oleh beberapa gereja yang mengaitkannya dengan peristiwa pengangkatan (rapture). Mereka berpendapat kedatangan Yesus yang kedua dapat terjadi kapan saja dan akan mengangkat orang-orang percaya, ini adalah pengertian yang keliru. Apakah Yesus akan datang secara tiba-tiba, seperti seorang pencuri bagi orang percaya? Tentu saja tidak. Yesus datang seperti pencuri adalah bagi pengikut antikris yang tidak percaya kepada Yesus. Ada banyak ayat yang dapat dijadikan referensi untuk menjelaskan hal ini. Salah satunya dalam Kisah Para Rasul 3:21, Petrus berkata… “Kristus itu harus tinggal di sorga sampai waktu pemulihan segala sesuatu, seperti yang difirmankan Allah dengan perantaraan nabi-nabi-Nya yang kudus di zaman dahulu.” Artinya, Yesus akan tetap berada di sorga. Yesus tidak akan datang kedua kali untuk menjemput kita sebelum terjadi apa yang disebut “PEMULIHAN SEGALA SESUATU”.

Apa yang sebenarnya dipulihkan?

1. Tanda-tanda / Peristiwa-peristiwa yang Mendahului Kedatangan Yesus Kedua Kali.

Sebelum Yesus datang kedua kali ada peristiwa-peristiwa yang harus digenapi terlebih dahulu. Peristiwa-peristiwa ini terjadi secara global atau meliputi seluruh dunia (triple seven). Dimulai dengan pembukaan 7 meterai, yaitu :

  • Meterai 1, Kuda Putih: penginjilan oleh kuasa Roh Kudus
  • Meterai 2, Kuda merah (Perang dunia I dan II)
  • Meterai 3,Kuda Hitam yaitu Kelaparan
  • Meterai 4, Kuda Hijau kuning (Wabah Penyakit)
  • Meterai 5, Penganiayaan Orang Percaya
  • Meterai 6, gempa bumi dan bencana alam.
  • Meterai 7, Pernikahan Rohani Gereja dengan Yesus.

Kemudian akan ada peniupan 7 sangkakala.  Sangkakala 5-7 adalah teriakan “Celaka, celaka, celakalah..” dan setelah itu sangkakala terakhir adalah saat dimana Yesus datang kedua kali dan orang-orang percaya akan dibangkitkan. Dan Yesus akan menuangkan 7 cawan murka bagi pengikut antikris.

2. Gereja Disempurnakan
Pengikut Yesus tidak terus dalam seperti sekarang, dimana banyak kekurangan dan kelemahan, akrab dengan dosa. Gereja Tuhan akan dilengkapi, pengikut Yesus akan bertumbuh menjadi sempurna atau menjadi Gereja Sempurna.

Kedatangan-Nya sudah sangat dekat, sebab itu Yesus memberi peringatan:

1. Aku Datang Segera!
Artinya kita harus siap menyongsong kedatangan Yesus kedua kali dengan cara :
a). Lengkapi yang kurang
b). Perbaiki yang salah, dalam menyambut kedatangan Yesus kedua kali.

2. Peganglah Apa yang Ada Padamu
Apa yang harus kita pegang? Tidak lain ini adalah iman, pengharapan dan kasih.

  • IMAN

Jangan sampai kehilangan iman. Yesus telah nubuatkan hal ini dalam Lukas 8:28, bahwa dunia akan mengalami krisis iman! Tetapi kita haruslah tetap kuat dalam iman di hadapan Tuhan, sebab imanlah yang menentukan keselamatan kita. Pegang iman dengan teguh dan jangan mau ditukar dengan apapun.

  • PENGHARAPAN

Ibrani 6:19 “Pengharapan itu adalah sauh yang kuat dan aman bagi jiwa kita, yang telah dilabuhkan sampai ke belakang tabir, di mana Yesus telah masuk sebagai Perintis bagi kita, ketika Ia, menurut peraturan Melkisedek, menjadi Imam Besar sampai selama-lamanya.”

Sauh (Jangkar) digunakan dalam sebuah kapal (perahu) untuk berlabuh. Sauh juga dipakai untuk memanjat tebing yang curam. Dalam hidup ada banyak kondisi menggoncang jiwa dan membuat seseorang bisa putus asa dan bunuh diri, namun bagi kita yang terus berpegang pada pengharapan kepada Yesus akan mampu melewatinya. Tanpa pengharapan, kita tidak akan sampai pada posisi Yesus yang sudah mendahului kita di dalam kemuliaan.

  • K A S I H

Kalau kita tidak memiliki kasih semua yang kita lakukan adalah sia-sia (1 Korintus 13:1-3). Prestasi apa pun yang kita buat dalam pelayanan kita, bahkan sampai menyerahkan nyawa kita sekalipun, semuanya menjadi sia-sia dan tidak memberi dampak apa-apa bagi diri kita. Yang paling mengerikan, kalau kita tidak memiliki kasih, kita tidak dikenal oleh Yesus, bahkan kita dinyatakan sebagai pelaku kejahatan, (Matius 7:21-23). Tetapi yang paling utama yang harus kita pegang adalah penurutan kita akan firman.

  • PENURUTAN AKAN FIRMAN TUHAN

Dalam Wahyu 3:10, ada janji Perlindungan dan Keselamatan bagi mereka yang menuruti Firman Tuhan. Mengapa menuruti firman Tuhan begitu penting dalam menantikan dan menyongsong kedatangan Yesus kedua kali? Apa yang diperoleh jika kita menuruti Firman Allah :

1). DILINDUNGI
Banyak bentuk perlindungan Tuhan bagi orang yang menuruti firman Tuhan dengan cara yang benar. Bukan hanya diselamatkan dan masuk sorga, melainkan dilindungi artinya diluputkan dari Antikristus, (Wahyu 12:6,14).

2). DIBANGKITKAN
Kedatangan Yesus akan disusul dengan peristiwa kebangkitan orang percaya yang telah mati, (1 Tesalonika 4:16).

3). DIUBAHKAN
Setelah masa 3,5 tahun pemerintahan Antikristus, Yesus akan datang dari sorga dan turun ke angkasa, dan Pengikut Yesus Yang Sejati (Gereja Sempurna) akan diubahkan (1 Tesalonika 4:17).

4). DIPOSISIKAN SEBAGAI SOKOGURU
Ini akan digenapi dalam Kerajaan 1.000 Tahun damai, khususnya Langit dan Bumi Baru, Wahyu 3:12a  “Barangsiapa menang, ia akan Kujadikan SOKOGURU di dalam Bait Suci Allah-Ku.”

Apa maksud Bait Suci Allah-Ku? Apakah kemah Tabernakel (Gereja)? Perhimpunan orang percaya atau gereja sempurna (Wahyu 21:3)? Tentang sokoguru, sebenarnya akan lebih jelas, bila kita pelajari Wahyu 21:9-27 secara detil tentang makna semua gambaran yang tersirat di dalamnya. Dalam konstruksi bangunan ada tiang penopang yang disebut sebagai sokoguru, demikian halnya Jemaat yang bertindak sebagai sokoguru adalah jemaat yang dengan setia menopang pekerjaan Tuhan dalam gereja lokal.

Kesimpulan
Hal terpenting yang harus kita wariskan kepada generasi anak cucu kita, adalah iman yang disertai ketaatan pada firman dan kepedulian terhadap pelayanan. Selama kita tetap setia maka Allah akan membawa kita pada posisi-posisi yang mulia.

Advertisements

About GPdI Mahanaim Tegal

Profil Singkat GPdI Mahanaim Tegal. Berdiri: Tahun 1989 dengan Gembala Sidang: Pdt.J.S.Minandar (Sejak 1997). Visi: Membangun Keluarga Kristen yang mengasihi serta melayani Tuhan dan sesama. Misi: Menjangkau jiwa dengan Injil, membina hingga dewasa di dalam Kristus dan melayani.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s