Mengalami Kuasa Dalam Ibadah – Oleh Pdm. Simon Sitinjak (Ibadah Raya 1 – Minggu, 8 Juli 2018)

1 Timotius 4:8

Rasul Paulus menyampaikan kepada Timotius bahwa ibadah adalah hal yang sangat berguna sehingga ibadah tidak ditinggalkan melainkan setia dalam mengikuti ibadah. Latihan badani juga berguna, tetapi hanya mencapai umur 80 sampai 90 tahun. Sedangkan ibadah, berguna sampai kekekalan dan berguna dalam segala hal. Ibadah juga mengandung janji Allah, yang diperoleh dengan datang ibadah. Dalam keadaan yang masih sehat inilah kesempatan terbaik untuk beribadah.

Menikmati kuasa ibadah bukan hanya di ibadah raya melainkan setiap jam-jam pertemuan ibadah seperti wadah dan keMah (Keluarga Mahanaim). Sehingga kita pun diberkati, bukan menjadi tim penilai dalam setiap pertemuan ibadah.

PELAYANAN YESUS
Dalam pelayanan Yesus, ada kesembuhan dan mujizat karena disana mereka bersekutu bersama. Dalam suatu pertemuan ada kuasa karena Yesus hadir. Jika Yesus hadir dalam ibadah maka kuasa dan mujizat akan dialami bagi mereka yang hadir. Dalam Kisah Para Rasul, para murid juga mengalamai kuasa ibadah dan semua orang juga yang datang beribadah atau bersekutu, mengalami kuasa Allah sehingga banyak diselamatkan dan disembuhkan. Tetapi yang menjadi pertanyaan, mengapa kuasa ibadah tidak kita alami?

Matius 21:12
Dalam pasal ini, Yesus menyucikan bait Allah karena ada orang-orang yang mencari keuntungan dengan bersekutu  bersama para imam. Itu sebabnya Tuhan Yesus menegur mereka. Alhasil di ayat 14, orang yang datang karena sakit dan pulang menjadi sembuh. Tuhan Yesus pun menguduskan setiap orang yang percaya sehingga mujizat dan kuasa dialami dalam setiap pertemuan ibadah. Jangan sampai gereja kehilangan kuasa dalam ibadah karena kompromi dengan dosa. Itu sebabnya, setiap jemaat meninggalkan hal-hal yang tidak berkenan kepada Allah sehingga kuasa dan mujizat kembali dinyatakan dalam ibadah.

Jika kita memperbaiki hidup dan bersungguh dalam hidup yang kudus maka mujizat dinyatakan, maka yang sakit disembuhkan dan yang bermasalah diberikan kekuatan serta sukacita.

Berikut adalah contoh orang yang mengalami kuasa dalam ibadah. Markus 5:25-34, wanita menderita 12 tahun pendarahan dan begitu menderita. Tetapi ia menjadi sembuh karena:

1. Ayat 27 – Cara ia mendengarkan Firman Allah
Titik awal terjadinya mujizat adalah cara mendengar Firman Tuhan. Alkitab tidak mencatat sejak kapan/seberapa banyak firman yang didengarnya. Mungkin sering mendengar tetapi sekedar mendengar. Detik itu, benih firman Tuhan yang pernah didengarnya tumbuh, imannya bangkit.

Bandingkan dengan Roma 10:17, iman timbul dari mendengar firman Tuhan. Tidak mendengarkan firman dengan baik maka tidak ada pertumbuhan bahkan makin melemah ketika dalam keadaan sukar. Jadi dengarkan firman Tuhan dan nikmati.

Mungkin kita sering mendengar dan membaca Firman tetapi tidak terjadi apa-apa sehingga kita mundur. Tetapi ada waktunya benih itu tumbuh, merubah, memulihkan dan menyembuhkan kita.Saat itulah kita alami mujizat. Namun kita tidak tahu Firman Tuhan yang kapan dan yang mana yang akan memberi mujizat. Oleh sebab itu marilah membaca dan mendengar Firman Tuhan sebanyak yang kita mampu.

2. Ayat 26 – Penyerahan total kepada Tuhan
Kuasa Allah dinyatakan dengan cara kita melakukan penyerahan total kepada kehendak Allah. Wanita pendarahan ini sudah gunakan kekutannya lebih dahulu dengan kekayaan yang ia miliki, tetapi saat ia serahkan kepada Tuhan, maka Allah bekerja.

Saat kita masih berharap kepada manusia, harta atau yang lainnya, mujizat tidak akan terjadi. Permasalahnnya, hati kita lebih tergantung kepada yang lain daripada bergantung kepada Tuhan. Contohnya saat kita sembuh dari sakit, yang kita ucapkan adalah nama dokter/obat yang kita minum.

Dalam Yeremia 1;5,7 – Terkutuk orang yang mengandalkan manusia dan hatinya menjauh dari Tuhan. Biarlah Allah bergerak dalam masa sukar,  maka mujizat Allah akan bekerja. Ketika wanita ini mulai percaya dan berharap kepada Tuhan, Tuhan turun tangan menolongnya. Pertolongan dari manusia tidak menghasilkan apa-apa bahkan menjadi lebih buruk, tetapi dengan Tuhan, mujizat terjadi.

3. Ayat 28,29 – Fokus kepada pribadi Allah
Wanita pendarahan ini fokus sembuh dan mencari obat-obatan. Tetapi saat imannya bertumbuh, ia merubah pemikirannya yaitu datang pada Yesus bukan hanya untuk mendapatkan kesembuhan melainkan beriman “asal kujamah saja jubahNya, maka aku sembuh”. Datanglah kepada Allah bukan hanya untuk mendapatkan berkat dan mujizat. Tetapi datanglah dengan kerinduan untuk menjamah pribadiNya sebagai sumber segala sesuatu maka berkata dan kesembuhan pasti akan dialami.

4. Ayat 30 – 32 -Masuk dalam hadiratNya
Pada saat itu Yesus dekat dengan banyak orang tetapi hanya mereka yang menyentuh Yesus dengan iman, yang akan mengalami kuasa Allah.  Seperti wanita pendarahan, karena ia datang dengan kerinduan dan penyembahan. Alamilah hadirat Tuhan dalam pertemuan ibadah. Sentuh Allah dengan iman, masuk dalam hadiratNya, maka ada kuasa Allah yang akan kita alami. Memuji dan menyembah dengan kesungguhan hati. Ada tindakan, seperti mengangkat tangan, mengeluarkan suara, bertepuk tangan dan menari bagi Allah bukan untuk dilihat pemimpin pujian atau jemaat bahkan gembala.

Kesimpulan
Oleh sebab itu, datanglah kepada Tuhan dengan kerinduan dan masuk dalam hadiratNya dengan kerinduan kepada Tuhan maka kuasa dan berkat Tuhan akan menjadi bagian kita. Nikmatilah jam-jam ibadah karena Allah hadir. Tuhan Yesus memberkati.

Advertisements

About GPdI Mahanaim Tegal

Profil Singkat GPdI Mahanaim Tegal. Berdiri: Tahun 1989 dengan Gembala Sidang: Pdt.J.S.Minandar (Sejak 1997). Visi: Membangun Keluarga Kristen yang mengasihi serta melayani Tuhan dan sesama. Misi: Menjangkau jiwa dengan Injil, membina hingga dewasa di dalam Kristus dan melayani.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s