Pengikut Yesus yang Sejati DILINDUNGI Tuhan Yesus – oleh Pdt. J.S. Minandar (Ibadah Raya – Minggu, 21 Oktober 2018)

Wahyu 5:1-14

Kita akan membahas tentang pengikut Yesus yang sejati berdasarkan Wahyu 5. Berikut beberapa penjelasannya.

Wahyu 5:1, Menjelaskan bahwa di tangan Yesus ada sebuah gulungan kitab dan gulungan kitab tersebut di materaikan dengan 7 buah materai dan terikat. Seperti apa bentuk materai tersebut? Perhatikan gambar. Pada zaman modern, bentuk pesan dikemas dengan praktis dan bagus untuk dilihat. Namun pada zaman dahulu pesan dibuat dari kulit binatang dan pohon papyrus sehingga sulit untuk dibaca jika tidak ada yang membuka materainya.

Wahyu 5:2-4, kitab atau materai yang tergulung tersebut, tidak sembarang orang membukanya, hanya yang memenuhi kualifikasi Allah saja yang dapat membukannya. Dan tidak ada satu orang pun yang layak membukanya sehingga Yohanes begitu sedih karena tidak ada yang dapat membukanya.

Wahyu 5:5, lalu Malaikat tersebut menjawab, bahwa yang dapat membuka gulungan kitab tersebut adalah “Singa dari Yehuda” dan “Tunas Daud” yang merupakan gelar bagi Tuhan Yesus Kristus. Jadi, hanya Yesus yang mengetahui rahasia akhir zaman dan satu-satunya oknum dan satu-satunya sumber informasi yang benar dan terpercaya untuk mengerti tentang akhir zaman dan tentang sorga, tidak ada yang lain.

ISI KITAB YANG DIMETERAI
Dalam perjanjian lama, juga ada seorang bernama Daniel. Dalam Daniel 12:4, ia mendapat penglihatan dari Tuhan tentang akhir zaman serta mengetahui semua peristiwa yang akan terjadi di akhir zaman. Allah berfirman kepada Daniel agar Daniel tidak menceritakan; menginformasikan atau menyebarluaskan penglihatan yang ia terima dari Tuhan. Sebaliknya, kitab itu harus dimeteraikan dan baru akan dibuka kembali pada Akhir Zaman. Dan pada masa inilah, tentang akhir zaman dibukakan kepada banyak hamba Tuhan dan orang-orang menyelidiki kitab tersebut, sehingga pengetahuan bertambah-tambah.

PERISTIWA AKHIR ZAMAN
Tetapi, kita akan lebih dalam belajar tentang Wahyu 6:1-8:1-5. Dalam pasal ini dituliskan secara rinci tentang pembukaan Ke-7 Meterai Allah. Sudah ada Meterai yang dibuka dan digenapi, ada yang belum dibuka dan belum digenapi. Tapi pasti digenapi sebelum Yesus datang ke-2 kali. Jikalau kita pahami penggenapan ini, maka kita tidak akan mudah terkecoh ajaran, isu atau berbagai hal yang dikatakan orang tentang Kedatanganan Yesus yang kedua kali.

Oleh sebab itu, kita harus mengerti terlebuh dahulu, bahwa Kisah Rasul 3:21 menuliskan Kristus itu harus tinggal di sorga sampai waktu pemulihan segala sesuatu, seperti yang difirmankan Allah dengan perantaraan nabi-nabi-Nya yang kudus di zaman dahulu. Artinya, Yesus tidak mungkin akan datang yang kedua kali, sebelum:

  • Gereja disempurnakan
  • Semua tanda-tanda yang telah dinubuatkan harus digenapi sebelum Yesus datang kedua kali. Perhatikan, kita sedang menggenapi ke V.

PERHATIKAN GAMBAR
Berikut ini ada gambar kronologi peristiwa akhir zaman.  Setelah apa yang dilihat Daniel pada masa lampau yang tercatat di kitab Daniel, juga diperlihatkan kepada Rasul Yohanes, dan tercatat dalam kitab Wahyu. Bahwa sebelum kedatangan Yesus kedua kali akan ada beberapa peristiwa, yaitu:

I. Pembukaan materai 1 sampai 6

II. Setelah materai ke enam dan sebelum masuk materai ke 7, akan ada pemisahan gereja yaitu: Wahyu 7:1-8,  gereja sempurna  dan Wahyu 7:9-17 – gereja tidak sempurna. Gereja sempurna akan dimateraikan dan tidak akan tersentuh dengan malapetaka, dosa dan aniaya. Sedang gereja tidak sempurna akan masuk aniaya antikristus.

III. Setelah itu akan ada peniupan sangkakala 1-3 (Wahyu 8:1-5), sedangkan peniupan sangkakala ke 4 akan dimulai pada awal pemerintahan antikris. (Wahyu 8:12,13; 12:1-6,14 – pada pembukaan materai ke 4 itulah gereja sempurna akan disingkirkan oleh kekuatan Roh Kudus sehingga tidak akan dikuasai oleh Antikris)

IV. Selama 3,5 atau tiga setengah tahun, antikris akan menguasai bumi dan sangkakala ke 5 sampai ke 7 akan ditiup pada masa pemerintahan antikristus.

V. Setelah sangkakala ke 7, menurut 1 Tesalonika 4:16,17 – Tuhan Yesus akan turun di angkasa, sehingga orang yang percaya kepada Yesus akan dibangkitkan dan gereja sempurna, tidak akan mengalami kematian melainkan diangkat menyosong Yesus di angkasa dan dari angkasa akan dicurahkan 7 cawan murka.

VI. Cawan murka pertama akan dicurahkan ke bumi bagi orang fasik yang menolak Yesus, dan disusul cawan murka ke dua sampai ke 6

VII. Setelah cawan murka ke 6 akan terjadi perang Harmagedon. Pada saat itulah Tuhan Yesus akan berjejak di bumi dan iblis ditangkap, dipenjarakan ke jurang maut (Wahyu 20).

VIII. Dan penuntasan hukuman Tuhan Yesus tumpahkan cawan murka ke 7

Demikian kronologi kedatangan Tuhan Yesus ke dua kali. Semakin dekat kedatangan Tuhan, kita semakin dekat dengan pribadiNya dan bersungguh-sungguh dalam mengiring Tuhan.

METERAI V
Melihat kronologi peristiwa kedatangan Yesus dan melihat tanda-tanda zaman serta Wahyu 6:9-10, kita sedang menggenapi METERAI V. Pada penggenapan Meterai V yaitu penganiayaan orang percaya sedang terjadi secara global, yaitu:

  • Penganiayaan stadium roh
  • Penganiayaan stadium jiwa
  • Penganiayaan stadium fisik

Penganiayaan dalam tiga aspek ini akan terus berkembang, sampai kedatangan Yesus. Belum juga selesai materai ke V, akan menyusul materai ke VI yaitu, bencana Alam.

BENCANA ALAM – WAHYU 6:12-16
Kalau sekarang banyak kabar tentang bencana alam terjadi di mana-mana termasuk di Indonesia, tidak berarti Pembukaan Meterai VI, yaitu “bencana alam” sudah dibuka atau sudah digenapi. Sebab setiap Meterai Allah dibuka atau digenapi, peristiwa yang akan terjadi atau yang ditimbulkan akan dirasakan oleh semua manusia di bumi (secara global).  Jadi bukan seperti sekarang, hanya di beberapa tempat tertentu, sehingga tempat atau daerah yang tidak kena bencana dapat menolong. Seperti bencana Palu di Sulawei Tengah. Dimana ada, satu desa dengan 2000 penduduk tertelan bumi dan tanah terbelah. Banyak korban jiwa, tetapi hanya di Palu yang mengalaminya. Namun pada pembukaan Materai ke VI, seluruh dunia akan terkena bencana alam sehingga dalam Wahyu 6:15,16 – semua orang dari budak sampai pembesar-pembesar berpikir bahwa orang-orang yang mati lebih berbahagia daripada yang hidup/ luput dari bencana.

Pada masa itu  pelindung bumi akan rusak, sehingga atmosfir berjatuhan (Wahyu 6:12). Akan ada pergeseran tanah yang lebih parah dari bencana di Palu. Dikatakan gunung-gunung akan berpindah posisi (Wahyu 16:14). Namun akan ada pertobatan yang besar-besaran karena mereka sadar serta bertobat (Wahyu 6:16).

Bagaimana dengan orang percaya? Orang percaya akan diluputkan dari kebinasaan sebab rencana Allah akan digenapi dalam diri setiap kita. Untuk itu, hendaknya kita semakin setia menjelang kedatangan Yesus ke dua kali dan pegang  firman Allah dalam Mazmur 91:7-13. Tuhan kiranya menolong kita. Tuhan Yesus memberkati.

Advertisements

About GPdI Mahanaim Tegal

Profil Singkat GPdI Mahanaim Tegal. Berdiri: Tahun 1989 dengan Gembala Sidang: Pdt.J.S.Minandar (Sejak 1997). Visi: Membangun Keluarga Kristen yang mengasihi serta melayani Tuhan dan sesama. Misi: Menjangkau jiwa dengan Injil, membina hingga dewasa di dalam Kristus dan melayani.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s