KEPEKAAN ROHANI – oleh Pdt. Hani Paulus (Ibadah Raya 3 – Minggu, 25 November 2018)

Kita sudah terbiasa dengan kepekaan yang bersifat lahiriah. Ketika mengantuk, kita tahu tubuh kita membutuhkan istirahat; ketika lapar, kita tahu tubuh kita membutuhkan asupan makanan. Namun apakah kita peka jikalau roh kita memiliki kebutuhan juga?

Sore ini kita akan belajar mengenai kepekaan rohani bahwa kepekaan rohani akan menolong kita untuk memenuhi Kerinduan Tuhan atas hidup kita seperti ayat Firman Tuhan yang akan kita baca bersama dalam 1 Tesalonika 5:23 (TB) “Semoga Allah damai sejahtera menguduskan kamu seluruhnya dan semoga roh, jiwa dan tubuhmu terpelihara sempurna dengan tak bercacat pada kedatangan Yesus Kristus, Tuhan kita.”

1 Tesalonika 5 berisi nasihat-nasihat dan harapan Paulus bagi Jemaat dalam menanti kedatangan Yesus ke dua kali. Secara khusus Harapan Paulus bagi Jemaat di Tesalonika pada ay. 23 ini.

SEMOGA
Bukan berbicara tentang mudah-mudahan terjadi tetapi semoga hal ini terjadi pada diri setiap jemaat yang ada di Tesalonika.

ALLAH DAMAI SEJAHTERA
Apapun keadaan kita, jangan takut untuk datang kepada Allah. Meskipun Dia adalah Allah yang kudus, Paulus memperkenalkan bahwa Allah yang menguduskan kita itu adalah Allah Damai Sejahtera. Allah ingin berdamai dengan kita dan mengerti sejahtera kepada hidup kita.

MENGUDUSKAN KAMU SELURUHNYA
Bahasa Yunani: HOLOTELES (Perfectly Complete), sempurna.

DARI PIHAK ALLAH
Apa yang Tuhan lakukan dalam menyucikan atau menguduskan umat-Nya, sempurna.

Jangan takut kepada tuduhan Iblis atas diri kita. Pegang janji Tuhan, kita sudah dibasuh dan dikuduskan oleh darah Yesus.

1 Korintus 1:2 (TB)  “kepada jemaat Allah di Korintus, yaitu mereka yang dikuduskan dalam Kristus Yesus dan yang dipanggil menjadi orang-orang kudus, dengan semua orang di segala tempat, yang berseru kepada nama Tuhan kita Yesus Kristus, yaitu Tuhan mereka dan Tuhan kita.”

Namun sesungguhnya apakah kita sudah sempurna?
Jawabannya adalah belum.
Kita menyadari masih banyak cacat cela dalam perjalanan kerohanian kita. Itu sebabnya hal yang kedua disampaikan oleh Paulus adalah Semoga roh, jiwa dan tubuhmu terpelihara sempurna dengan tak bercacat cela pada hari kedatangan Yesus Kristus, Tuhan kita.

Jadi ada tiga bagian diri kita yang sudah dikuduskan Tuhan yang harus dipelihara dengan baik bahkan sempurna sampai hari kedatangan Tuhan Yesus. Jadi ada peran aktif dari diri kita juga untuk mengerjakannya.

Manusia lahiriah kita memang peka terhadap kebutuhan jasmani tetapi apakah kita peka terhadap kebutuhan pemeliharaan roh, jiwa, tubuh yang dikehendaki Tuhan?

  • Tubuh kita dalam perjalanan menuju penguasaan diri, Gal 5:23
  • Jiwa kita dalam perjalanan menuju kedewasaan, Efesus 4:13-15
  • Roh kita yang mengalami kelahiran baru, Semakin Kuat, Lukas 1:80; 2:40

Jika Kehilangan Kepekaan Rohani?

  • Tubuh kita dikuasai oleh Panca Indra
  • Jiwa kita Dikuasai oleh Keinginan Daging
  • Roh kita Lemah

Kunci utama dari Kepekaan Rohani ada dalam roh manusia kita. Jika roh manusia kita kuat, jiwa kita akan stabil, tubuh kitapun akan lebih mudah untuk dikendalikan terhadap keinginan-keinginan duniawi.

Apa Kebutuhan Utama dari roh?
1.
Kesadaran akan kehadiran Tuhan
Yohanes 4:24 (TB)  “Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran.”
Kepekaan akan kehadiran Tuhan, membawa roh kita terus menerus aktif dan takut akan Tuhan juga membuat roh kita selalu berjaga-jaga untuk tidak tercemar oleh keinginan daging

2. Roh Allah (sumber)
Menyembah Bapa, Yoh 4:24
Kebutuhan utama roh kita adalah terhubung dengan sumbernya yaitu roh Allah, caranya adalah melalui penyembahan. Allah itu roh, tidak dapat dihampiri dengan jiwa apalagi tubuh. Allah hanya dapat didekati atau dihampiri oleh roh manusia kita. Ekspresi jiwa dan tubuh yang sejati adalah berasal dari dorongan roh manusia meresponi kehadiran Roh Allah. Hasilnya jiwa mengalami kedewasaan dan tubuh mulai memiliki penguasaan diri.

3. Firman Tuhan, Rom 8:32
Firman Tuhan seperti bahan bakar bagi roh manusia kita. Tanpa Firman Tuhan, roh manusia kita tidak terkoneksi dengan kebenaran Allah. Jika demikian roh manusia kita akan jadi liar tak terkendali dan mudah dimanipulasi oleh roh kegelapan.

Selamat terhubung dengan roh Allah dan memiliki kepekaan rohani. Tuhan Yesus memberkati.

Advertisements

About GPdI Mahanaim Tegal

Profil Singkat GPdI Mahanaim Tegal. Berdiri: Tahun 1989 dengan Gembala Sidang: Pdt.J.S.Minandar (Sejak 1997). Visi: Membangun Keluarga Kristen yang mengasihi serta melayani Tuhan dan sesama. Misi: Menjangkau jiwa dengan Injil, membina hingga dewasa di dalam Kristus dan melayani.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s