BERTUMBUH DALAM KASIH DAN PERKENANAN TUHAN – oleh Pdt. J.S. Minandar (Ibadah Raya – Minggu, 30 Desember 2018)

Matius 1 : 20 – 25

Kisah dalam Matius 1:20-25, menjelaskan tentang Yusuf yang mendengar kabar bahwa Maria telah mengandung dan Yusuf merasa tidak pernah bersetubuh dengan Maria tunangannya. Dan ketika ia tahu bahwa Maria mengandung, Yusuf berniat menceraikan Maria secara diam-diam, supaya tidak terjadi hal yang buruk. Sesungguhnya Yusuf berhak untuk menyampaikan kondisi Maria kepada keluarganya. Namun ia tidak lakukan, karena jika ia menyampaikan kondisi Maria yang sedang mengandung, Maria akan dirajam dengan batu berdasarkan hukum Taurat. Tetapi sebelum Yusuf melaksanakan niatnya, Tuhan datang pada Yusuf melalui Malaikat dan berkata dalam Matius 1:20b, 21, bahwa:

  1. Maria mengandung dari Roh Kudus bukan karena benih laki-laki. Sebab Allah punya rencana bagi penyelamatan Manusia.
  2. Anak yang dikandung Maria, harus diberi nama Yesus. Karena di ayat 21, hanya Yesus yang dapat menyelamatakan manusia dari dosa mereka. Tidak ada golongan apapun yang dapat menyelamatkan. Hanya Yesus saja yang dapat melaksanakan penyelamatan.

Kedua hal inilah, yang mendasari Yususf untuk menerima Maria. Jadi bukan karena status Maria sebagai tunangannya.

NAMA ANAK ITU “YESUS”
Nama Yesus mengandung arti ditulis dengan kata Yehova, artinya Yehova keselamatanku. Jadi hanya melalui Yesuslah kita selamat. Itulah sebabnya, dari saat Yesus lahir sampai menjelang Yesus datang kedua kali, nama Yesus terus diberitakan kepada semua orang, mulai dari rakyat jelata sampai kepada raja. Matius 1:21, karena Yesuslah yang akan menyelamatkan umatNya dari dosa. Jadi penting untuk kita juga menyampaikan berita ini kepada orang yang belum percaya Yesus. Sampaikan bahwa dosa sebesar apapun sanggup Yesus ampuni, asal terbuka dan menerima Yesus sebagai Tuhan dan juruselamat.

SAMBUTAN MANUSIA
Beberapa ayat yang menerima kabar kelahiran Yesus, adalah :
1. Lukas 2:8-14 – diberitakan pada para gembala. Ini adalah golongan rendah di Israel dan mereka perlu dengar tentang Yesus
2. Lukas 2:17,18 – Gembala memberitakan Yesus kepada orang-orang di kandang.
3. Matius 2:2 – Bintang-bintang memberitakan Yesus kepada orang majus sehingga mereka dapat mengetahui kelahiran sang juruselamat.
4. Matius 2:2,3 – para majus memberitakan Yesus kepada Herodes dan imam.

ORANG YANG MENDENGAR YESUS
Dari sekian banyak orang yang mendengar tentang Yesus, ada 3 sikap orang yang Yesus. yaitu:

  • TIPE HERODES
    Saat mendengar kelahiran Yesus, Herodes tidak percaya, benci dan menganggap Yesus sebagai ancaman bagi dia. Herodes ini adalah tipe orang kristen yang mengaku percaya Yesus dan jadi pengikut Yesus, tetapi tidak mau tunduk dan menyembah Yesus. Sama seperti Herodes yang berpura-pura ingin menyembah Yesus, padahal hanya untuk membunuh Yesus dan pengikutnya. Orang tipe Herodes gambaran orang yang mendengar siapa itu Yesus, tapi tidak percaya, benci, marah dan menganggap Yesus sebagai ancaman bagi dirinya. Herodes tidak mau menyembah Yesus.

    Perhatikan kata “Menyembah” dalam bahasa Ibrani dituliskan SHAKHAH, sedang bahasa Yunani dituliskan PROSKUNEO. Artinya, tunduk dan setia kepada sang tuan, seperti seekor anjing kepada tuannya. Jadi, seorang penyembah adalah orang Kristen yang taat dan setia pada tuannya. Dengan mengetahui arti menyembah, apakah hidup kita sudah benar-benar menyembah Tuhan, seperti seekor anjing yang taat dan tunduk pada tuannya.

    Kristen tipe Herodes adalah orang yang mengaku dirinya Kristen (Pengikut Yesus), tetapi ia tidak mau tunduk/taat kepada perkataan  atau perintah YESUS yang adalah Tuannya. Bahkan, ada orang Kristen, yang merasakan nasehat; teguran Firman Tuhan sebagai penghalang bahkan ancaman bagi dirinya.

  • TIPE UMAT ISAREL
    Dalam Yesaya 9:1-6, ini nubuatan tentang Mesias, bahwa suatu waktu Mesias akan datang dengan gelar antara lain: Penasihat Ajaib; Allah yang perkasa; Bapa yang kekal dan Raja Damai yang memberkati umat Allah sehingga tidak kekurangan, sejahtera dan diberkati. Tetapi sayang para Tua-tua Israel, Guru, Imam dan Ahli Taurat mereka tidak menjelaskan nubuat tentang Mesias secara utuh dan tuntas. Artinya mereka tidak mengajarkan Firman Allah tentang Mesias secara utuh, detil dan lugas – apa adanya, yaitu pemberitaan tentang:
    1. Yesaya 53:1-12 dijelaskan bahwa Mesias yaitu Raja dan Pemimpin, diutus Allah ke dunia untuk memikul penderitaan dengan mengorbankan Diri-Nya untuk menebus dan membebaskan manusia dari dosa dan kebinasaan (neraka).

    2. Mesias, Raja dan Pemimpin yang telah  menyerahkan nyawa-Nya bagi keselamatan umat manusia, menghendaki agar semua pengikut-Nya turut menderita bersama-Nya, Matius 16:24.

    Kedua hal ini yang tidak diajarkan kepada orang-orang Israel. Jadi ketika Yesus lahir, mereka menolak Yesus karena melihat sisi manusia Yesus bahwa Yesus lahir dari seorang anak tukang kayu dan dari keluarga sederhana. Yesus tidak membebaskan Israel dari penjajahan kekuasaan kerajaan Roma. Akibatnya, sampai sekarang Israel tidak percaya Yesus dan memandang firman Allah dengan janji berkatnya saja tidak menerima injil sepenuhnya.

    Banyak orang yang mengaku dirinya “Pengikut Yesus” tetapi pengiringan mereka adalah  Kristen iman bangsa Israel atau orang Yahudi. Orang Kristen tipe bangsa Israel (Yahudi), adalah orang Kristen yang tujuan pengiringannya hanya tertuju kepada berkat. Mereka menolak ajaran bahwa memikul salib (menderita), aniaya dan mati karena Kristus sebagai suatu kehormatan dari Tuhan untuk dimuliakan bersama Tuhan, Roma 8:17. Sebaliknya, mereka berkata: Penderitaan, kesukaran dan aniaya sudah ditanggung oleh Yesus di atas kayu salib. Mereka berpendapat bahwa pengikut Kristus yang masih alami: penderitaan, aniaya, kesusahan berarti orang tersebut masih berada di bawah kutuk! Tetapi, firman Allah berkata bahwa orang yang mengaku diri Kristen (Pengikut Yesus) tetapi tidak mau memikul salib dan menderita bersama-sama Yesus, berdasarkan firman Allah, dalam Roma 11:28, orang tersebut disebut sebagai seteru Allah dan bukan: “Pengikut Yesus Yang Sejati.”

  • TIPE ORANG MAJUS dan GEMBALA
    Tipe Orang Majus adalah orang yang dengan rela dan tulus hati mau mencari Yesus dan menyembahNya. Mereka mau hidup dalam pimpinan Tuhan. Oleh sebab itu kita ikuti sikap hidup dari orang majus dan Rasul Paulus dengan semboyan hidup orang majus adalah sama dengan semboyan hidup rasul Paulus yaitu Roma 8:35-39. Jadi karena iman dan kesetiaan serta kesungguhannya, para majus diluputkan Tuhan dan ancaman Herodes. Biarlah telinga kita siap menerima tentang berkat dan siap menerima tentang hukuman Allah.

PENUTUP
Kita menghadapi tahun-tahun yang semakin hari semakin sulit. Tetapi bila pengiringan kita seperti: Orang Majus, Gembala, Yusuf, Maria, Simeon dan Hana, saat Antikristus menyatakan diri, kita akan diluputkan Tuhan dari ancaman Antikristus.

Advertisements

About GPdI Mahanaim Tegal

Profil Singkat GPdI Mahanaim Tegal. Berdiri: Tahun 1989 dengan Gembala Sidang: Pdt.J.S.Minandar (Sejak 1997). Visi: Membangun Keluarga Kristen yang mengasihi serta melayani Tuhan dan sesama. Misi: Menjangkau jiwa dengan Injil, membina hingga dewasa di dalam Kristus dan melayani.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s