ROH, JIWA DAN TUBUH MANUSIA – oleh Pdt. Hani Paulus (Ibadah Raya 2 – Minggu, 10 Feb 2019)

Sebagai orang percaya kita perlu mengetahui fungsi dari ketiga hal ini, dan secara khusus kita akan lebih menyoroti dan memahami tujuan dan fungsi dari roh yang diberikan Allah kepada setiap manusia.

  • 1 TESALONIKA 5:23, Semoga Allah damai sejahtera menguduskan kamu seluruhnya dan semoga roh, jiwa dan tubuhmu terpelihara sempurna dengan tak bercacat pada kedatangan Yesus Kristus, Tuhan kita.

Allah menguduskan kita secara sempurna; roh, jiwa dan tubuh kita. Namun bukan berarti kita sudah sempurna. Kita masih dalam proses menuju ke arah sana. Tubuh kita menuju kemampuan terbaiknya yaitu memiliki penguasaan diri. Jiwa kita menuju kepada kedewasaan, baik dalam cara berpikir, berasa dan bertindak. Roh manusia kita semakin hari semakin kuat untuk dapat kekuatan Ilahi melakukan kehendak Allah.

TUBUH, JIWA DAN ROH MANUSIA
Hanya sedikit orang Kristen yang memahami pengertian fungsional dari ROH, JIWA dan TUBUH manusia dalam kehidupan mereka sehari-hari. Kebanyakan orang percaya memahami bahwa mereka hanya terdiri dari tubuh dan jiwa saja. Mereka merancukan antara jiwa dan roh sebagai suatu hal yang sama. Dalam kehidupan sehari-hari hanya mengakui bagian fisik dan emosional/ kejiwaan saja.

TUBUH MANUSIA
Bagian fisik yang dapat di lihat, yang berhubungan dengan lingkungan materi yang ada di sekeliling kita. Terdiri dari lima panca indra yaitu: Pengilihatan, pendengaran, penciuman, perasa dan peraba.

JIWA MANUSIA
Jiwa kita terdiri dari Pikiran, Perasaan (Emosi) dan Kehendak (Keinginan). Sebuah kesadaran tentang diri sendiri. Gabungan dari ketiga proses itu jadilah proses pembentukan mental kita yang selanjutnya menjadi Kepribadian kita. Contoh: Apakah mentalnya kuat ketika menghadapi tantangan? Orang mengenal kepribadian kita melalui mental kita.

MENYENTUH DENGAN TUBUH DAN DENGAN JIWA
Hampir setiap hari manusia berelasi dengan hal-hal materi dan jiwa. Mudah sekali mengenali bahwa kita sedang berelasi secara fisik. Contohnya dengan menyentuh pundak seseorang, orang tersebut segera berespon terhadap sentuhan kita. Begitu juga dengan jiwa. Kita dapat merasakan jiwa seseorang ketika ia berkata-kata secara khusus tentang apa yang menjadi maksud dan tujuannya dalam melakukan sebuah tindakan. Kita bahkan dapat disakiti dan dilukai olehnya tanpa orang tersebut menyentuh fisik kita.

CEK KESEHATAN TUBUH DAN CEK KESEHATAN JIWA
Sama seperti jika kita ingin mengetahui kondisi dan keadaan tubuh fisik kita sedang sakit atau tidak ketika tubuh kita suhu tubuhnya mulai naik. Kita dapat segera pergi ke dokter untuk mengeceknya.  Demikian juga dengan jiwa kita; untuk mengecek kesehatan jiwa, kita dapat pergi ke seorang  konselor untuk menanyakan kondisi jiwa kita. Namun bagaimana jika kita ingin mengecek kesehatan roh kita? Kemana kita pergi? ROH MANUSIA???

  • Yoh 3:6  Apa yang dilahirkan dari daging, adalah daging, dan apa yang dilahirkan dari Roh, adalah roh. 

Sangat jelas perbedaan antara daging (tubuh jiwa) dan roh. Kita tidak dapat mengenal dan memahami roh dengan memakai daging, jiwa apalagi tubuh kita? Itu sebabnya banyak kali mengapa seringkali perkara-perkara rohani sulit untuk dipahami dan dimengerti.

  • 1 Korintus 2:14-15,Tetapi manusia duniawi (Tubuh dan Jiwa) tidak menerima apa yang berasal dari Roh Allah, karena hal itu baginya adalah suatu kebodohan; dan ia tidak dapat memahaminya, sebab hal itu hanya dapat dinilai secara rohani.
  • 1Korintus 2:15  Tetapi manusia rohani menilai segala sesuatu (bukan penilaian hasil dari pemikiran – tetapi dari keinginan roh yang diilhami oleh Roh Kudus) , tetapi ia sendiri tidak dinilai oleh orang lain (karena tidak dimengerti org lain)
  • 1Korintus 2:9  Tetapi seperti ada tertulis: “Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia.”
  • Catatan: Hati adalah pintu masuk kepada roh kita. Apa yang mempengaruhi hati kita akan mempengaruhi roh kita. Hati kita lemah, roh kita juga akan lemah.

BAGAIMANA MEMBUKA ALAM ROH???
Karena roh kita tidak bisa dilihat dan dirasakan, salah satu jalan masuk kita adalah melalui: FIRMAN TUHAN. Sebab Firman itu adalah roh dan hidup yang akan memantulkan keadaan kita yang sebenarnya seperti cermin. Ketika melihat Alkitab, kita melihat diri kita yang sesungguhnya melalui roh kita.

  • Yohanes 6:63 Rohlah yang memberi hidup, daging sama sekali tidak berguna. Perkataan-perkataan yang Kukatakan kepadamu adalah roh dan hidup.
  • Yakobus 1:23-25  “Sebab jika seorang hanya mendengar firman saja dan tidak melakukannya, ia adalah seumpama seorang yang sedang mengamat-amati mukanya yang sebenarnya di depan cermin. Baru saja ia memandang dirinya, ia sudah pergi atau ia segera lupa bagaimana rupanya. Tetapi barangsiapa meneliti hukum yang sempurna, yaitu hukum yang memerdekakan orang, dan ia bertekun di dalamnya, jadi bukan hanya mendengar untuk melupakannya, tetapi sungguh-sungguh melakukannya, ia akan berbahagia oleh perbuatannya.  Rohlah yang memberi hidup, daging sama sekali tidak berguna. Perkataan-perkataan yang Kukatakan kepadamu adalah roh dan hidup.”

Firman Tuhan adalah Cermin diri kita

  • Ketika melihat wajah dalam cermin sebenarnya kita tidak melihat diri kita yang sesungguhnya. Lebih tepatnya kita melihat pantulan atau refleksi diri kita. Meskipun hanya refleksi, pantulan, Gambaran, ANDA HARUS BELAJAR MEMPERCAYAI. Kita tidak dapat mengandalkan perasaan untuk mengetahui bagaimana diri kita, LIHATLAH CERMIN DAN BELAJARLAH MEMPERCAYAINYA. Penghalang utama untuk Firman Tuhan masuk kedalam roh kita adalah Hati yang tidak percaya. Pintu hati orang yang tidak percaya selalu tertutup rapat untuk Firman dan Roh Allah bekerja dalam rohnya.

Sebuah Contoh Jemaat Laodekia. Mereka tidak menyadari keberadaan mereka yang sangat bertolak belakang dengan apa yang dikatakan Tuhan dalam Firman-Nya. Selama ini mereka beribadah tetapi tidak bercermin kepada Firman. Mereka berkata bahwa mereka kaya dan telah memperkayakan diri dan aku tidak kekurangan apa-apa. Tuhan menegur ketidak-tahuan mereka dan mengingatkan bahwa mereka melarat, malang, miskin, buta dan telanjang, Wahyu 3:17

  • Wahyu 3:18-19  “maka Aku menasihatkan engkau, supaya engkau membeli dari pada-Ku emas yang telah dimurnikan dalam api, agar engkau menjadi kaya, dan juga pakaian putih, supaya engkau memakainya, agar jangan kelihatan ketelanjanganmu yang memalukan; dan lagi minyak untuk melumas matamu, supaya engkau dapat melihat. Barangsiapa Kukasihi, ia Kutegor dan Kuhajar; sebab itu relakanlah hatimu dan bertobatlah!”

LAHIR BARU
Kendala yang terbesar untuk dapat jalan masuk kedalam roh manusia Anda adalah Kelahiran Baru? Apakah Anda sudah mengalami Kelahiran Baru? Kelahiran Barulah yang menghidupkan roh kita. Roh kita dilahirkan melalui air dan Roh yaitu Firman Tuhan dan Roh Kudus. Saat itulah roh kita baru dapat berespon terhadap Firman Tuhan untuk mempercayai bahwa setiap Firman yang didengar layak dipercayai.

  • Yoh 3:3,5  Yesus menjawab, kata-Nya: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah.” Jawab Yesus: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan dari air dan Roh, ia tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah.”

Kelahiran baru yang memproses hidup kita menjadi Ciptaan Baru, yang lama sudah berlalu dan ssesungguhnya yang baru sudah datang, 2 Korintus 5:17. Yang baru bukan fisik kita, bukan pula jiwa, melainkan roh kita. Sehingga ketika roh kita bertemu dengan Firman Tuhan, semakin jelas kita dapat melihat dan mengenal diri kita yang sesungguhnya.

  • 1 Kor 2:11  Siapa gerangan di antara manusia yang tahu, apa yang terdapat di dalam diri manusia selain roh manusia sendiri yang ada di dalam dia? Demikian pulalah tidak ada orang yang tahu, apa yang terdapat di dalam diri Allah selain Roh Allah.

Teruslah belajar percaya kepada Firman Tuhan. Pintu hati kita terbuka kepada Firman Tuhan dan Roh Kudus bekerja dan berkarya di dalam roh kita. Amin!!!

Advertisements

About GPdI Mahanaim Tegal

Profil Singkat GPdI Mahanaim Tegal. Berdiri: Tahun 1989 dengan Gembala Sidang: Pdt.J.S.Minandar (Sejak 1997). Visi: Membangun Keluarga Kristen yang mengasihi serta melayani Tuhan dan sesama. Misi: Menjangkau jiwa dengan Injil, membina hingga dewasa di dalam Kristus dan melayani.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s