KARAKTER PETRUS, YAKOBUS DAN YOHANES – Oleh Pdt.  Sujianto – GPdI Mawar Sharon, Dampit (Ibadah Raya 1 – Minggu, 17 Februari 2019)

MATIUS 17:1-9

Enam hari setelah Petrus mengaku Yesus adalah Tuhan dan Yesus membawa mereka ke atas gunung. Bagi Petrus, Yakobus dan Yohanes adalah hal yang spektakuler sebab mereka berjumpa dengan Musa dan Elia. Kedua tokoh tersebut adalah orang yang berpengaruh di Israel. Sebab kedua tokoh tersebut hadir beribu tahun lalu dan tujuan perjumpaan Yesus dengan Elia serta Musa adalah untuk meneguhkan bahwa Yesus akan mati di kayu salib. Tujuan berikutnya adalah untuk menjadikan mereka bertiga sebagai saksi sebab ada 2 atau 3 orang yang melihat hal tersebut.

Puncak gunung adalah kemenangan sebab di puncak gunung semakin terasa kasih Tuhan. Sebab itu biarlah iman kita semakin terjaga dalam gunung Tuhan yaitu didalam doa-doa.

KARAKTER KETIGA MURID
1.
PETRUS
Petrus adalah orang yang labil dan berubah-ubah dalam perkataannya. Contoh saat Petrus menyangkal Yesus padahal ia berjanji untuk setia pada Yesus. Matius 26:31-34, kisah ini menuliskan tentang penyangkalan Petrus kepada Yesus. Petrus menyatakan janjinya pada Yesus, karena ia belum alami kuasa Roh Kudus sehingga ia dapat menyangkal Yesus. Dalam buku menuliskan bahwa ketika Petrus menyangkal ia berusaha merubah karakter dan logatnya sehingga ia tidak dikenal sebagai murid Yesus. Namun ketika Petrus sadar, ia bertobat dan Tuhan memulihkan kehidupannya.

Pertobatan adalah hal yang penting dalam menjalani kehidupan Kekristenan kita. orang yang masuk gereja belum tentu bertobat sungguh-sungguh. Matius 21, ada orang yang berprestasi dalam pelayanan namun ditolak Yesus sebab ia tidak bersungguh-sungguh.

2. YAKOBUS (Yakobus 5:16,17)
Kuasa Doa dinyatakan bagi orang yang percaya kepada Yesus. Melalui doa maka kita dapat melaksanakan yang tidak bisa menjadi bisa. Doa dinyatakan bagi orang yang percaya seperti Elisa yang berdoa dan Tuhan mendengar doanya. Tuhan lebih perkasa dari apapun. 1 Pet 4:7 – kuasai diri dan berdoa. Yakobus pribadi yang suka berdoa.

3. YOHANES (YOH 13:21)
Yesus memiliki banyak murid dan 1 murid yang dekat dengan Dia yaitu Yohanes. Yohanes dalam pertemuan perjamuan, ia bersender pada Yesus. Dan Tuhan Yesus menyampaikan bahwa akan ada murid yang akan menyerahkan Tuhan Yesus. Pribadi Yohanes adalah karakter yang intim senang dekat dengan Tuhan dan ia mendapat kitab Wahyu pada masa tuannya. Yohanes begitu dekat dengan Yesus dan memahami rencana Tuhan dalam hidupnya. Yohanes paham bahwa yang akan khianati Yesus adalah Yudas. Kedekatan kita dengan Tuhan, akan membuat kita mengerti maksud dan rencana Tuhan.

KESIMPULAN
Dari 3 poin tersebut dapat disimpulkan bahwa pertobatan, doa dan intim dengan Tuhan adalah masalah prbadi yang tidak perlu disampaikan kepada banyak orang agar dipuji. Namun tunjukan hasilnya lewat buah-buah kehidupan. Biar Yesus saja yang tahu pertumbuhan kerohanian kita. Alami karakter Petrus, Yakobus dan Yohanes dalam perjalanan hidup kita, maka kita akan bertumbuh. Tuhan Yesus memberkati.

Advertisements

About GPdI Mahanaim Tegal

Profil Singkat GPdI Mahanaim Tegal. Berdiri: Tahun 1989 dengan Gembala Sidang: Pdt.J.S.Minandar (Sejak 1997). Visi: Membangun Keluarga Kristen yang mengasihi serta melayani Tuhan dan sesama. Misi: Menjangkau jiwa dengan Injil, membina hingga dewasa di dalam Kristus dan melayani.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s