Ada Mujizat Bersama Yesus – oleh Pdt. Daniel Limpele – Bali (IBADAH RAYA 3 – Minggu, 10 Maret 2019)

Lukas 9:10

Pada saat itu para murid menceritakan apa yang mereka alami. Setiap kitapun seharusnya ada yang dapat kita sampaikan pada Yesus tentang pekerjaan apa yang telah kita perbuat. Memang Tuhan Yesus mengetahui segala sesuatu sebab itu tidak ada yang dapat kita sembunyikan dihadapan Tuhan.

 

  • Ayat 11
    Pengaruh Yesus luar biasa tidak perlu berpromosi namun orang-orang mengikutiNya. Ada begitu banyak orang yang membutuhkan Yesus dan mereka diterima. Disini Tuhan Yesus memberikan contoh bahwa kita menerima orang dalam segala keadaan dan sampaikan tentang kerajaan Allah. Ini pesan yang perlu kita sampaikan yaitu berkata-kata tentang kerajaan Allah. Dalam kerajaan Allah ada iman dan pengharapan. Kemudian Tuhan Yesus menyembuhkan mereka.
  • Ayat 12
    Mereka kekurangan satu hal lagi tentang kebutuhan jasmani yaitu kebutuhan makan dan minum. Dalam Yohanes 6:5 – ada hubungan dengan keuangan dan kita harus memeriksa keuangan kita.  Di ayat 7, keuangan mereka tidak cukup, sedangkan orang-orang yang datang kepada Yesus tidak cukup hanya dipenuhi kebutuhan rohaninya namun ada kebutuhan jasmani. Sampai di ayat 9 ada seorang anak datang pada Yesus yang membawa 5 roti dan 2 ikan untuk bisa dibagikan ke orang banyak. Bagaimana mungkin mencukupi kebutuhan massa hanya dengan 5 roti dan 2 ikan? Yesus menunjukkan tindakanNya yaitu menyatakan mujizat. Jika dalam pelayanan kita dapat lakukan sesuatu itu karena Tuhan yang menggeraknya didalam diri kita. Ayat 11 – ini adalah kesimpulan dari yang Yesus sampaikan, ada 12 bakul makanan yang tersisa. Secara manusia tidak cukup bila dihitung namun Yesus sanggup penuhi kebutuhan kita.

    Tuhan Yesus bukan hanya menceritakan tentang injil, menyembuhkan
    , tapi Yesus juga mencukupkan kebutuhan jasmani mereka. Tuhan Yesus juga mengucap syukur. Bukan karena roti jadi banyak atau ada yang sembuh pada saat itu. Tuhan Yesus menunjukan bahwa mengucap syukur adalah mujizatnya. Apakah kita memiliki pengalaman demikian yaitu mengucap syukur. Inilah pengalaman pertama. Pengalaman kedua adalah berbagi dengan 5 roti. 5 roti yang sedikit dan kurang artinya mustahil. Tetapi bila kita berbagi itu adalah mujizat.
  • Ayat 14
    Ada pengakuan dari mereka yang mengikut Yesus sebab pokok doa mereka sudah dijawab.
  •  Ayat 15
    Mereka kemudian ingin menjadikan Yesus pemimpin mereka karena sudah mencukupi kebutuhan diri mereka dan Yesus menyingkirkan diri ke gunung. Yesus tinggalkan mereka yang berjumlah 15.000.

 Banyaknya jiwa bukan ukuran sebab apakah arti 15.000 jiwa tanpa Yesus didalamnya? Apa gunanya memiliki segalanya tanpa Yesus? Semua sia-sia, sebab itu sertakan Tuhan Yesus selalu. Tuhan memberkati.

 

Advertisements

About GPdI Mahanaim Tegal

Profil Singkat GPdI Mahanaim Tegal. Berdiri: Tahun 1989 dengan Gembala Sidang: Pdt.J.S.Minandar (Sejak 1997). Visi: Membangun Keluarga Kristen yang mengasihi serta melayani Tuhan dan sesama. Misi: Menjangkau jiwa dengan Injil, membina hingga dewasa di dalam Kristus dan melayani.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s