IMAN YANG TERUJI – oleh Pdt. Hendriyanto (IBADAH RAYA I – Minggu, 10 Maret 2019)

Roma 4:17-25

Dalam Kejadian 12:1-2, ini adalah awal Abram dipanggil oleh Tuhan. Awal mula Abram dipanggil oleh Tuhan ketika ia masih bersama keluarganya di Haran. Mereka adalah keluarga yang tidak mengenal Allah. Mereka adalah penyembah berhala, namun Allah memanggil Abram untuk ikut rencana Allah. Pada masa tua Abram di usia 75 tahun ia dipanggil Tuhan dan Sarai istrinya mandul. Hal tersebut menunjukan bahwa usia bukan batasan untuk Tuhan memakai seseorang.

1.Ujian Iman Abram Di Uji Dengan Waktu.
Mereka pergi meninggalkan keluarga dan pergi ke tempat yang belum tahu kemana akan mereka tuju. Dalam Kejadian 12:2, ada janji Allah dinyatakan sehingga ia percaya. Ini merupakan proses panjang dari usia 75 tahun sampai 100 tahun. Jadi, menanti janji Tuhan harus dengan kesabaran. Tuhan akan membuat Abram menjadi bangsa yang besar. Dan Tuhan merubah nama Abram menjadi Abraham. Kejadian 15, Tuhan meneguhkan panggilan dan janji Tuhan atas hidupnya. Abraham sempat kecewa dan kuatir (Kejadian 15:3).  Abraham mempertanyakan janji Tuhan dalam hidupnya.

Ketidaksabaran melahirkan hal yang fatal. 1 Samuel 13:11-12, Saul nekat mempersembahkan korban pada Tuhan, padahal itu bukan tugas serta tanggung jawabnya. Di ayat 13, akibat Saul tidak taat maka kerajaannya akan berakhir. Jika saja Saul sabar maka semua tidak adak terjadi. Saul tidak taat kepada firman yang disampaikan sebab itu sertakan Tuhan dalam rencana kita. Ibrani 6:15, kesabaran dalam menanti janji Tuhan membuat Abraham memperoleh yang ia imani.

2. Iman Diuji Dengan Ketaatan
Ketaatan Abraham diuji dengan meminta Ishak sebagai korban bagi Dia. Abraham tidak mengeluh atas permintaan Tuhan tentang Ishak anaknya. Tetapi perhatikan dalam Kejadian 22:5, Abraham memperkatakan iman bahwa ia dan Ishak akan turun bersama-sama. Bukan hanya Abraham, Ishak pun taat dan tunduk mengikuti apa yang ayahnya minta. Abraham percaya bahwa Tuhan akan menyediakan bagi mereka korban pengganti Ishak.

Lukas 5:6, Petrus dan kawan-kawan adalah orang yang mahir dalam menangkap ikan namun hari itu mereka tidak mendapat apa-apa. Yesus datang dan meminta mereka menebarkan jala lagi dan Petrus menaatinya. Petrus berhasil mendapat banyak ikan karena taat kepada perintah Tuhan. Ketaatan kita akan mendatangkan berkat.

3. Iman Tidak Boleh Ragu Atau Bimbang
Roma 4:20, terhadap janji Allah tidak ada keraguan dalam hati Petrus dan kawan-kawan. Markus 5:28, iman kristen adalah sebuah kepastian. Galatia 3:29, ada janji Tuhan atas kita.

Kesimpulan
Iman yang teruji adalah iman yang sudah melewati proses dengan penuh kesabaran serta percaya. Nikmati setiap janji Tuhan di dalam proses kehidupan ini. Tuhan Yesus memberkati.

Advertisements

About GPdI Mahanaim Tegal

Profil Singkat GPdI Mahanaim Tegal. Berdiri: Tahun 1989 dengan Gembala Sidang: Pdt.J.S.Minandar (Sejak 1997). Visi: Membangun Keluarga Kristen yang mengasihi serta melayani Tuhan dan sesama. Misi: Menjangkau jiwa dengan Injil, membina hingga dewasa di dalam Kristus dan melayani.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s