Kekuatan dan hikmat Allah – oleh Pdt. J.S. Minandar (Ibadah Raya – Minggu, 24 Maret 2019)

Kolose 1:9-11

Ada banyak hal yang dapat dipelajari dari ayat 9 sampai ayat 11. Khotbah pagi ini merupakan pendahuluan dari khotbah di minggu-minggu mendatang. Dalam ibadah pertama di minggu kedua, sudah membahas ayat 3-8. Pada ayat-ayat tersebut dijelaskan bagaimana Paulus berdoa dan bersyukur karena jemaat di Kolose karena mereka jemaat yang beriman kepada Yesus. Iman mereka bukan hanya sebagai penghias, melainkan iman mereka dipraktekkan atau dilakukan dan dikerjakan melalui perbuatan-perbuatan yang dapat dilihat. Sebab iman tanpa perbuatan adalah mati, seperti mayat. Demikian orang percaya yang beriman, namun tidak dipraktekkan maka hidup kekristenan kita seperti mayat karena tidak berguna. Sebab tujuan menjadi orang kristen adalah menjadi sama dengan Yesus sehingga orang yang belum percaya Yesus menjadi percaya karena sikap hidup orang percaya.

Dalam Roma 8:9, menuliskan bahwa Tuhan sudah memilih kita untuk menjadi serupa dengan gambar anakNya. Dan Yesus menjadi nyata dalam hidup orang percaya lewat cara hidup. Kita belum sampai ditahap ini.

DOA RASUL PAULUS
Selanjutnya Paulus berdoa untuk jemaat di Kolose. Perhatikan dalam Kolose 1:9, ketika Rasul Paulus mendengar tentang jemaat Kolose. Rasul Paulus berdoa agar jemaat Kolose menerima segala hikmat. Hikmat seperti apakah? Dalam 1 korintus 1:23 dan 24, menjelaskan bahwa saat Allah Bapa di Surga melihat dosa manusia, Allah berbelas kasihan. Itu sebabnya Allah mengutus Yesus dan mengorbankan Yesus untuk mati di kayu salib supaya setiap orang percaya selamat.

Orang Yahudi
Tetapi bagi orang Yahudi menganggap sebagai batu sandungan, sebab orang yahudi punya kosep penyelamatan tidak seperti apa yang mereka pikirkan. Orang Yahudi mengangap bahwa Mesias tidak mengalami penderitaan, melainkan akan memerintah sebagai raja. Sesungguhnya dalam kitab Yesaya dan kitab lainnya sudah dijelaskan bahwa Mesias akan menderita. Dan Tuhan Yesus memang datang dengan kesederhanaan, dari lahir sampai ajarannya juga sederhana. Ajaran Yesus jika berjalan 1 mill, berjalanlah 2 mill dan saat Yesus ditangkap Ia tidak menyerang, sampai Yesus mati di kayu salib. Konsep orang Yahudi salah dan itu yang membuat mereka tidak percaya sampai sekarang.

Orang Yunani
Orang non yahudi termasuk bangsa lain. Kematian Yesus dianggap sebagai kebodohan. Sebab konsep orang Yunani pada zaman itu yang menganut banyak dewa dan dewi, bahwa Allah itu Apatelia atau tidak dapat dipengaruhi. Jadi jika Allah utus Yesus untuk mengampuni manusia adalah Allah yang lemah sebab dapat dipengaruhi. Jangan berhenti pada konsep orang Yahudi dan Yunani. Perhatikan 1 Korintus 1:24, tetapi bagi orang percaya kematian Yesus adalah kekuatan dan hikmat Allah.

APAKAH YANG DIMAKSUD KEKUATAN DAN HIKMAT ALLAH?
Hikmat Allah
Posisi manusia mulia dan jatuh karena ketidaktaatan. Akibatnya adalah maut, dan membuat manusia berpikir bagaimana keluar dari maut. Lalu hikmat manusia muncul namun pada akhirnya tidak ada yang dapat memberi kekuatan untuk menyelamatkan manusia. Satu-satunya cara, Yesus harus mati dan menebus dosa manusia. Korban Yesuslah yang memindahkan dari maut kepada hidup kekal.

Hikmat Manusia
Hikmat manusia adalah upaya manusia untuk selamat dari maut. Ada banyak cara dilakukan seperti berbuat kebaikan serta cara-cara hidup yang justru tidak dapat menyelesaikan persoalan dosa. Segala cara manusia untuk menyelamatkan diri sama dengan membuat tangga untuk naik ke atas kepada keselamatan dan cara demikian  dimata Allah adalah kebodohan. Hanya ada satu cara, yaitu terima hikmat Allah yaitu keselamatan dalam Yesus. 1 Korintus 1:25, sebab apa yang bodoh dari Allah yaitu salib, lebih besar hikmatnya dari pada usaha manusia.

BERKAT DALAM HIKMAT ALLAH
Dalam hikmat Allah, kita tidak akan dihukum melainkan diselamatkan. Dalam Lukas 11:29- 31, Yesus memakai kesempatan ini untuk menjelaskan bahwa generasi itu adalah jahat. Sebab mereka meminta yang spektakuler agar mereka percaya. Hanya dengan mujizat nabi Yunus, ayat 30, Yesus memberikan tanda lewat kematian dan kebangkitanNya. Yunus tetap hidup meskipun ada dalam perut ikan. Mereka yang mendengar percaya. Pertobatan orang Niniwe akan menghakimi bersama-sama dalam ayat 32.

Ayat 31, ratu selatan akan bersama-sama menghakimi. Ia adalah ratu Syeba yang mendengar hikmat Salomo. Ia datang ke Salomo, lalu saat mendengarkan hikmat Salomo, mereka kembali dengan percaya kepada Allah orang Israel. Kita yang menerima Yesus lebih hebat dari menerima ajaran-ajaran Salomo, sebab Salomo memberitakan hikmatnya. Salib adalah hikmat Allah, percaya dan jangan tukar dengan apapun.

DAMPAK MENERIMA SALIB YESUS
Jika menerima salib Yesus, maka kita akan memancarkan kasih ,1 Yoh 5:12. Anak di sini adalah Yesus bukan secara jasmani. Anak akan terekpresi dalam hidup. Dalam 1 Raja 3:16-28, jika hikmat yaitu kekuatan Allah ada dalam diri kita, maka kita akan terekspresi hikmat membuat kita penuh belas kasih.

About GPdI Mahanaim Tegal

Profil Singkat GPdI Mahanaim Tegal. Berdiri: Tahun 1989 dengan Gembala Sidang: Pdt.J.S.Minandar (Sejak 1997). Visi: Membangun Keluarga Kristen yang mengasihi serta melayani Tuhan dan sesama. Misi: Menjangkau jiwa dengan Injil, membina hingga dewasa di dalam Kristus dan melayani.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s