KRISTEN YANG BERTAHAN – oleh Pdm. Simon Sitinjak (Ibadah Raya 3 – Minggu, 28 April 2019)

Yakobus 1:12
Berbahagialah orang yang BERTAHAN dalam pencobaan, sebab apabila ia sudah tahan uji, ia akan menerima mahkota kehidupan  yang dijanjikan Allah kepada barangsiapa yang mengasihi Dia.

 PENDAHULUAN
Kata ”berbahagialah” dalam King James Version adalah blessed – diberkatilah. ”Diberkatilah orang yang bertahan dalam pencobaan….”  Mengapa justru diberkati saat kita bertahan dalam pencobaan? Bukankah saat dalam pencobaan kita justru rugi atau menderita? Di mana letak kebahagiaan itu? Kalau kita hanya terpaku pada hal-hal jasmani saja maka kita tidak akan bisa menemukan kebahagiaan itu.

Tetapi bila kita melihat secara rohani ada berkat besar yang sedang menanti kita saat kita sedang mengalami tantangan atau pencobaan. Dan berkat besar tersebut adalah berkat sekarang ini seperti pemulihan dan kelimpahan dari Tuhan karena kita bertahan dalam pencobaan dan juga berkat kekekalan yaitu mahkota kehidupan. Yang terpenting dalam proses pencobaan yang kita alami biarlah kita tetap BERTAHAN dan mengasihi Tuhan.

Proses pencobaan yang dialami Daud, keluarga dan pengikut Daud
Proses pencobaan kehidupan yang dialami seorang raja Daud belum selesai. Dari sebelum menjadi raja bahkan sampai menjadi raja, Daud tetap didalam Proses Tuhan. Dan proses pencobaan yang dialami ini dimana anaknya Absalom melakukan kudeta dan menyerang Daud sehingga Daud lari dan dalam masa –masa ini membuat Daud terus bertahan karena Daud percaya  Allah akan menyatakan pertolongan dan memulihkan keadaannya.

Didalam Mazmur 3:8 dijelaskan bagaimana keyakinan Daud akan Tuhan, bahwa Tuhan adalah sumber pertolongan. “Dari Tuhan datang pertolongan berkatMu atas umatMu.”

Mari kita lihat kisah Daud yang lari dari Absalom, 2 Samuel 15:13-35.
Untuk lebih memahami isi cerita pasal tersebut berikut adalah Strukturnya.

  • Ayat 13-16, Daud bersiap untuk melarikan diri dari Yerusalem bersama keluarga, pegawai serta banyak orang yang mengikutinya.
  • Ayat 17-23 Orang asing mengikuti Daud dan kesetiaan Itai seorang Gat
  • Ayat 24-29 Daud meminta para Imam dan orang-orang Lewi serta tabut Allah kembali ke Yerusalem
  • Ayat 30-31 Penyembahan dan seruan doa Daud
  • Ayat 32-37 Strategi Daud mengirim Husai ke Absalom untk membatalkan Nasihat Ahitofel (lihat 2 Samuel 17)

Proses pencobaan yang dialami Daud dan keluarga serta pegawainya tidak membuat mereka putus asa, menyerah tetapi justru membuat mereka tetap bertahan dan dalam proses itu mereka  belajar.

1). Ayat 17-23 Belajar setia.
Kesetiaan akan teruji saat masalah datang dalam kehidupan seseorang.

  • Ayat 19 – Lalu bertanyalah raja kepada Itai, orang Gat itu: “Mengapa pula engkau berjalan beserta kami? Pulanglah dan tinggallah bersama-sama raja, sebab engkau orang asing, lagipula engkau orang buangan dari tempat asalmu.”
  • Ayat 20 – “Baru kemarin engkau datang, masakan pada hari ini aku akan membawa engkau mengembara bersama-sama kami, padahal aku harus pergi entah ke mana. Pulanglah dan bawalah juga saudara-saudaramu pulang; mudah-mudahan TUHAN menunjukkan kasih dan setia kepadamu!”
  • Ayat 21 Tetapi Itai menjawab raja: “Demi TUHAN yang hidup, dan demi hidup tuanku raja, di mana tuanku raja ada, baik hidup atau mati, di situ hambamu juga ada.

 Siapa Itai? Hanya seseorang diluar Israel tetapi saat kondisi menegangkan, keadaan menakutkan, Itai sebagai pengikut justru menunjukkan kesetiaannya kepada Daud. Itai dapat digambarkan seperti orang kristen yang baru percaya bahkan bukan dari golongan Israel tetapi Itai orang Gat itu membuktikan kesetiaannya kepada raja, BAGAIMANA DENGAN KITA?

Ditengah keluarga dalam kondisi apapun, Suami dan Istri tetap setia dalam pernikahan, dalam pekerjaan dimanapun kita bekerja dan dibawah pimpinan siapapun, kita tetap menunjukkan kesetiaan kita dengan hidup penuh loyalitas dan dalam kebenaran. Dalam pelayanan apapun yang dipercayakan, didalam pelayanan biarlah kita terus melayani dan melakukan dengan setia sekalipun ada tantangan yang melemahkan tetaplah setia melayani Tuhan.

Berbeda dengan AHITOFEL
Ahitofel adalah orang kepercayaan Daud yang punya karunia untuk menasihati raja dan Ahitofel tergolong pengikut raja yang sudah lama tetapi kita melihat Ahitofel tidak menunjukkan kesetiaannya kepada raja Daud, 2 Sam 15:12 Ketika Absalom hendak mempersembahkan korban, disuruhnya datang Ahitofel, orang Gilo itu, penasihat Daud, dari Gilo, kotanya. Demikianlah persepakatan gelap itu menjadi kuat, dan makin banyaklah rakyat yang memihak Absalom.

Amsal 19:22 Sifat yang diinginkan pada seseorang ialah kesetiaannya.
Sifat yang diinginkan Tuhan kepada kita adalah kesetiaan kita. Menjadi pengikut kristus baik masih tergolong baru percaya ataupun sudah lama dalam mengikuti Kristus berlakulah setia sebagai bukti bahwa kita adalah kristen yang bertahan.

2). Ayat 24-27 Belajar mengutamakan Ibadah
Para Imam dan orang Lewi beserta tabut Tuhan yang berkeputusan mengikuti Daud dan meninggalkan Yerusalem diperintahakan Daud supaya mereka kembali ke Yerusalem, mengapa? Karena Daud rindu di Yerusalem tetap dijalankan ibadah sehingga para imam dan orang lewi serta tabut Tuhan untuk tetap ada di Yerusalem .

Ibadah adalah perkara yang sangat penting karena dalam ibadah saat dimana kita memberikan korban syukur kita, saat kita alami pengenalan akan Firman Allah, mengalami pemulihan, mengalami pertumbuhan, dikuatkan dan membangun hidup kekristenan kita. Itu sebabnya saat kita mengalami masalah pencobaaan jangan sekali-kali kita meninggalkan Ibadah.

Ibrani 10:25 Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita tetapi justru kita harus lebih giat menjelang kedatangan Tuhan.

1 Timotius 4 : 8 …tetapi ibadah itu berguna dalam segala hal.

Sungguh ibadah mengandung berkat dan janji Tuhan baik untuk sekarang ini maupun untuk yang akan datang jadi bukti kita kristen yang bertahan adalah untuk kita tetap beribadah.

 3). Ayat 25-26 Belajar tunduk pada kedaulatan Tuhan
Tunduk pada kedaulatan Tuhan artinya mempercayakan sepenuhnya kehidupan kita dalam rencana dan cara Allah dan percayalah  Allah pasti melakukan yang terbaik buat kita.

Ayat 25 – “Bawalah tabut Allah itu kembali ke kota; jika aku mendapat kasih karunia di mata TUHAN, maka Ia akan mengizinkan aku kembali, sehingga aku akan melihatnya lagi, juga tempat kediamannya.”

Ayat 26 Tetapi jika Ia berfirman, begini: Aku tidak berkenan kepadamu, maka aku bersedia, biarlah dilakukan-Nya kepadaku apa yang baik di mata-Nya.”

Kita tahu pencobaan terjadi bisa karena seizin Tuhan atau juga terjadi oleh karena kesalahan dan kegagalaan yang kita lakukan diwaktu yang lalu tetapi kita menyadari kesalahan kita dan Allah terus bekerja dalam rencanaNya dalam hidup kita. Dari ayat ini Daud sadar betul bahwa apapun kejadian yang dialami Daud tetap percaya bahwa Allah berdaulat atas kehidupannya.

Roma 8:28 “bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia,”

Percayalah bahwa bukti kedaulatan Tuhan adalah Allah turut bekerja berarti kita tidak dibiarkan sendiri saat proses pencobaan yang kita alami dalam hidup kita terus tunduk pada kedaulatan Tuhan.

4). Ayat 30-32 Belajar tetap Percaya dan mencari Tuhan
Jika kita baca ayat 30-32 Daud naik ke Bukit Zaitun tanpa menggunakan kasut dan menggunakan kain kabung, apa yang dilakukan Daud? Daud naik ke tempat penyembahan kepada Allah artinya Daud mencari Allah, ia menyembah, berseru dan berdoa karena ia percaya bahwa Allah adalah penolong dalam kehidupannya.

 Mazmur 3:1-8 Mazmur Daud ketika lari dari Absalom, anaknya.
Ayat 2-3 Kondisi keadaan Daud yang begitu berat
Ayat 4-5 Daud naik ke atas bukit dan berseru kepada Tuhan dan Tuhan menjawab doa Daud.
Ayat 6-7 Daud tetap tenang karena tangan Tuhan yang menopang Daud.
Ayat 8 Kepercayaan Daud akan pertolongan dan berkat Tuhan.

Amsal 3: 5 Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri.

Belajarlah untuk percaya dan mencari pertolongan Tuhan, berhenti mengandalkan kekuatan manusia atau diri sendiri tetapi andalkanlah kekuatan Allah dengan tetap bertahan untuk percaya dan mencari Tuhan.

5. Ayat 33- 37 Belajar membuat strategi dan jangan menyerah
Banyak orang saat menghadapi masalah mudah menyerah dan tidak mau bertahan padahal pencobaaan-pencobaan yang kita alami tidak melebihi kekuatan kita, sehingga tidak mau maju, tidak mau bangkit, hilang pengharapan. Tetapi kita melihat Daud, ia justru maju, bangkit dan membuat strategi baru.

Dalam ayat tersebut setelah Daud berdoa berseru percaya dan mencari Tuhan maka Tuhan memberikan jalan yang baru sehingga Daud membuat strategi yang baru. Langkah berikutnya untuk menang, Daud mengirim Husai untuk kembali ke Yerusalem dan menggagalkan nasihat Ahitofel.

 2 Samuel 17:15-16 Sesudah itu berkatalah Husai kepada Zadok dan kepada Abyatar, imam-imam itu: “Ini dan itu dinasihatkan Ahitofel kepada Absalom dan kepada para tua-tua Israel, tetapi ini dan itu kunasihatkan.”

 Dalam Matius 10:16. “Lihat, Aku mengutus kamu seperti domba ke tengah-tengah serigala, sebab itu hendaklah kamu cerdik seperti ular dan tulus seperti merpati.

Yesus juga mengutus kita ditengah-tengah kondisi dan keadaan yang mungkin bisa melemahkan bahkan menjatuhkan. Kita digambarkan Domba ditengah-tengah serigala tetapi kekristenan kita janganlah mundur atau kalah, kita harus berani untuk tetap cerdik seperti ular dan tulus seperti merpati dan inilah SRATEGI.

KESIMPULAN
Proses Tuhan belum selesai buat kita, jika kita berada dalam masalah, tekanan, ujian seperti Daud yang kita gambarkan dalam proses pencobaan maka…

  • Tetaplah Setia
  • Tetaplah beribadah
  • Tunduklah dalam kedaulatan Tuhan
  • Percaya dan mencari Tuhan
  • Buatlah strategi dan jangan menyerah dan bertahanlah

Tuhan Yesus memberkati.

Advertisements

About GPdI Mahanaim Tegal

Profil Singkat GPdI Mahanaim Tegal. Berdiri: Tahun 1989 dengan Gembala Sidang: Pdt.J.S.Minandar (Sejak 1997). Visi: Membangun Keluarga Kristen yang mengasihi serta melayani Tuhan dan sesama. Misi: Menjangkau jiwa dengan Injil, membina hingga dewasa di dalam Kristus dan melayani.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s