MENJADI MULIA SAMA SEPERTI YESUS – oleh Pdt. J.S. Minandar (Ibadah Raya – Minggu, 16 Juni 2019)

Kolose 1:15-19

Pendahuluan
Dari ayat 15-19, bahwa tidak ada alasan apapun untuk tidak memuliakan, mengagungkan serta memasyurkan Yesus karena melalui ayat-ayat ini membuktikan bahwa Yesus adalah Tuhan. Sebab ada ajaran-ajaran yang merusak iman kristen dengan mengatakan bahwa Yesus bukan Tuhan. Dengan mengatakan bahwa Yesus diciptakan. Perhatikan dalam ayat 15, Yesus adalah gambar Allah yang tidak kelihatan. Ia bukan manusia, melainkan Tuhan Allah yang menyelamatkan. Dapat dibandingkan dengan Yohanes 1:18a, “tidak seorang pun yang dapat melihat Allah”. Jadi tidak ada yang dapat melihat wujud Allah sebab Allah adalah Roh. Seperti angin, tidak kelihatan tetapi dapat kita nikmati.

Agama-agama berupaya datang kepada Allah dengan berbagai ucapan, dengan berupaya hidup sesuai pemikiran mereka untuk mendekat kepada Allah sehingga dosa dapat dihapuskan. Sedangkan Allah tidak terhampiri karena manusia hidup dalam dosa dan upah dosa adalah maut. Jadi bagaimana manusia dapat menghampiri Allah?  Solusinya datang dari pihak Allah. Yohanes 1:18b, ” Anak tunggal Allah yang ada di pangkuan Bapa,  Dialah yang menyatakannya” yaitu, Tuhan Yesus Kristus yang adalah Anak tunggal Bapa. IA adalah firman yang menjadi manusia,  Yohanes 1:1 dan 14 .  Disebut anak karena menjelma menjadi manusia. Sebab Allah adalah roh, dan manusia ingin menghubungi Allah. Tetapi tidak bisa sebab Allah tak terhampiri, namun harus datang kepada Allah yang menjelma menjadi manusia. Allah yang adalah Roh ingin memulihkan manusia, maka Allah yang adalah firman menjelma menjadi manusia. IA ada bersama-sama dengan manusia atau berkemah dengan manusia, yaitu Tuhan Yesus Kristus.  Jadi Allah yang tidak kelihatan itu telah menyatakan diri-Nya dalam Yesus Kristus.

Sebuah contoh tentang murid Yesus,  ia lamban dalam pengertian tentang Yesus.  Maka ia datang pada Yesus serta meminta agar Yesus menunjukkan Bapa. Jawab Yesus dalam Yohanes 14:8, 9.

Kata Filipus kepada-Nya: “Tuhan, tunjukkanlah Bapa itu kepada kami, itu sudah cukup bagi kami.” Kata Yesus kepadanya: “Telah sekian lama Aku bersama-sama kamu, Filipus, namun engkau tidak mengenal Aku? Barangsiapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa; bagaimana engkau berkata: Tunjukkanlah Bapa itu kepada kami.

Dengan jawaban Yesus itu dapat disimpulkan bahwa Yesus adalah replika yang sempurna dari Allah yang tidak kelihatan. Jadi Yesus lebih utama dari yang diciptakan. Wahyu 4 menjelaskan ada tahta dan dia atasnya duduk seseorang yang akan memimpin. Allah yang adalah roh berkenan menyatakan diriNya dengan menjadi manusia.

YANG SULUNG
Kolose 1:15, Maksud Yesus disebut sulung dan utama bahwa dahulu ketika Allah menciptakan Adam,  Allah menciptakannya sebagai ciptaan yang paling mulia dibanding ciptaan apapun sebab Allah menjadikan langit dan bumi beserta isinya dari hewan, tumbuhan, ungas dan segala yang ada di dunia dengan cara ‘bara’ (bhs. Yunani yang artinya dengan berkata sepatah kata). Tetapi ketika Allah menjadikan manusia,  Allah tidak menggunakan cara bara,  melainkan ‘Asah’ (Allah gunakan bahan yaitu tanah). Bahan itu diambil kemudian dibentuk (Yatsar). Allah membentuk manusia dengan hati bersukacita sebab Allah rindu melihat ciptaanNya dan apa yang ada didalam diri Allah dihembuskan didalam diri manusia maka jadilah makhluk hidup yaitu Adam dan Hawa. Allah berkreasi begitu rupa. Saat manusia diciptakan, kondisi manusia sangat istimewa sehingga dikatakan dalam Mazmur 8:6 – manusia pertama diciptakan hampir sama dengan Allah. Terjemahan KJV: a little lower than God (sedikit lebih rendah dari Allah).

Namun manusia jatuh dalam dosa dan kehilangan kemuliaan Allah dan satu-satunya yang bisa menyelamatkan adalah Yesus yang sulung dan lebih utama dari segala yang diciptakan. Salib membawa kita keluar dari masalah dosa. Dan rencana Allah akan digenapi dimana kita menjadi serupa dengan Yesus. Kalau Yesus disebut yang sulung, maka ada yang kedua, ketiga sampai yang bungsu. Artinya oleh korban Yesus disalib, kita diselamatkan sehingga kita dapat masuk kerajaan Allah. Roma 8:29, Tuhan memilih kita dan ditentukan untuk menggenapi rencana Allah agar menjadi serupa dengan gambar Allah. Maka dari itu apakah kita akan menjadi Tuhan sebab jadi serupa dengan Yesus?  Kata sulung dalam bahasa Yunani: Protokos.  Mengandung 2 arti:

  1. Secara literal
  2. Sombolik

Sedang sulung dalam ayat ini adalah simbolik. Ingat Kolose 1:12, saat percaya dan diselamatkan, Allah seumpama orang kaya yang mengadopsi anak-anak gelandangan maka ia dapat memiliki kekayaan orang kaya tersebut. Maka ada surat perjanjian yang kekal.  Sebagai anak-anak adopsi yang sah menjadi anak-anak dari bapa yang baru, kita wajib:

  • Memanggil bapa
  • Tidak malu mengakui bapa
  • Bangga jadi anak-anak bapa
  • Tetap setia dan taat
  • Mati terhadap sifat dan cara hidup yang lama.

Selain itu sebagai anak-anak yang telah diadopsi, sifat dan karakter kita diubah dari sehari ke sehari menjadi sama seperti Anak Sulung Bapa yang telah mengadopsi kita yaitu Yesus.

2 Korintus 3:16,17
“Tetapi apabila hati seorang berbalik kepada Tuhan, maka  selubung  itu diambil dari padanya. Sebab Tuhan adalah Roh, dan di mana ada Roh Allah, di situ  ada kemerdekaan.”

LEBIH UTAMA DARI SEGALA YANG DICIPTAKAN
Walaupun kita diangkat jadi anak-anak Allah yang mewarisi  kekayaan dan kemuliaan Bapa di sorga, tetapi Yesus tetap menjadi yang paling utama dan yang paling mulia dibandingkan kita. Sebab kita adalah manusia keturunan Adam Hawa yang jatuh dalam dosa, dipulihkan menjadi ciptaan baru di dalam Tuhan Yesus Kristus. Sedangkan Yesus tidak diciptakan, karena Yesus adalah Allah dan oleh Yesus dan di dalam Yesus kita dipulihkan.

Tuhan Yesus memberkati.

About GPdI Mahanaim Tegal

Profil Singkat GPdI Mahanaim Tegal. Berdiri: Tahun 1989 dengan Gembala Sidang: Pdt.J.S.Minandar (Sejak 1997). Visi: Membangun Keluarga Kristen yang mengasihi serta melayani Tuhan dan sesama. Misi: Menjangkau jiwa dengan Injil, membina hingga dewasa di dalam Kristus dan melayani.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s