Memuliakan Yesus Sebagai Allah Pencipta – oleh Pdt. J.S. Minandar (Ibadah Raya – Minggu, 7 Juli 2019)

Kolose 1:15-19

Dalam khotbah minggu lalu kita telah membahas ayat 15 dan dihubungkan dengan ayat ke 16 yang akan dibahas hari ini. Setiap orang percaya harus memiliki keyakinan penuh bahwa Yesus adalah Tuhan. Sebab iblis tidak senang jika ada yang percaya bahwa Yesus adalah Tuhan,  karena setiap orang yang tidak percaya akan binasa. Oleh sebab itu, secara teliti kita perhatikan Kolose 1:16, dari ayat ini dapat dimengerti bahwa didalam Yesus telah diciptakan segala sesuatu. Dan ayat tersebut menunjukan bahwa ajaran yang menolak Yesus dengan mengatakan bahwa Yesus hanyalah ciptaan bukan Allah adalah ajaran sesat. Sebab ajaran mereka hanya sampai di ayat 15 dan tidak melanjutkan ke ayat 16 dari Kolose 1, yang menunjukan bahwa Yesus sang pencipta. Sebab di ayat 16 membuktikan bahwa segala yang di sorga dan bumi adalah dari Yesus. Kiranya kita semakin kuat dalam iman kita untuk menghadapi ajaran-ajaran yang mengatakan Yesus bukan Allah dengan berpegang penuh pada ajaran yang sehat. Perhatikan bukti-bukti bahwa Yesus adalah percipta.

BUKTI YESUS ADALAH PENCIPTA
Dalam Kejadian 1:26 – ketika Allah menjadikan manusia, Allah berkata “Baiklah KITA menjadikan manusia menurut gambar dan rupa KITA”.

Kata “KITA” dalam ayat ini adalah kata ganti bilangan jamak. Hal ini Allah lakukan saat menciptakan. Pada Kejadian 1:1,2 menuliskan bahwa ada pribadi Allah yang melayang-melayang di atas bumi yaitu Roh Kudus atas ciptaan Allah yang dirusak iblis. Kata “Melayang-layang” dalam terjemahan asli ditulis “RACHAP”. Mengandung arti,  mengerami seperti seekor burung yang mengerami telur-telur sehingga ada ciptaan baru. Demikian alam semesta yang rusak karena iblis dierami Roh Kudus sehingga menjadi ciptaan yang baru. Selanjutnya ayat 3, Allah Bapa berfirman. Jadi ada Roh Allah melayang-layang dan Bapa berfirman. Lalu dimanakah keterlibatan Yesus?  Perhatikan ayat 3 – “berfirmanlah Allah.. ” Firman atau perkataan yang keluar dari mulut Allah,  itulah pribadi Yesus.  Yohanes 8:42, saat kita percaya pada Allah Bapa maka kita mengasihi Yesus sebab Yesus keluar dari Allah seperti saat berkata-kata maka perkataan itu keluar dari Bapa dan Yesus keluar dari Bapa. Kaitkan dengan Yohanes 1:1, Yesus yang adalah firman sudah bersama-sama dengan Allah sebelum segala sesuatu jadi. Selanjutnya Yohanes 1:3, segala sesuatu dijadikan oleh firman dan tanpa firman tidak ada sesuatu yang jadi. Ayat 5 – firman menjadi manusia dan diam diantara kita yaitu anak Tunggal Bapa yaitu Yesus. Sebab itu penjelasan rasul Paulus dalam Kolose tentang firman sama dengan kata firman di Yohanes tentang pencipta dalam Yohanes 1:14.

Meskipun banyak yang menolak bahwa Yesus adalah Allah, firman Allah sudah membuktikan bahwa Yesus Tuhan yang menciptakan.

DICIPTAKAN OLEH DIA UNTUK DIA
Tujuan Bapa,  Yesus dan Roh Kudus (Kolose 1:16c) menciptakan segala sesuatu adalah untuk Yesus. Tuhan punya rencana istimewa bagi setiap manusia yaitu diciptakan untuk kepentingan, kesenangan dan kesukaan Allah. Apakah kita sudah melakukan hal tersebut? Oleh sebab itu,  ketika manusia berdosa dan harus binasa, Yesus selamatkan agar memuliakan nama-Nya.

BUKAN UNTUK BEKERJA
Pada mulanya manusia tidak diciptakan untuk bekerja tetapi untuk menggenapi seluruh rencana Allah (Kejadian 1:29). Manusia bekerja karena dosa,  Kejadian 1:29 – Tuhan sudah sediakan segalanya pada mulanya tetapi di Kejadian 3:17-19, tanah terkutuk karena dosa manusia dan berkeringat untuk mendapat makan.

Perhatikan gambar.
SEBELUM MANUSIA BERDOSA

Rancangan Allah ketika menciptakan manusia. Dari hari pertama sampai ke tujuh.  Dan hari ke enam manusia diciptakan untuk menyenangkan Allah dihari ke tujuh. Dan saat manusia berdosa maka …

SETELAH MANUSIA BERDOSA

Setelah manusia berdosa maka Yesus diutus untuk memulihkan keadaan manusia agar di kerajaan 1000 tahun akan memuliakan Allah bahkan sampai pada kekekalan. Jadi tugas kita setelah percaya Yesus dan selamat maka kita harus menyukakan Allah.

Kesimpulan
Yesus mati dikayu salib supaya rencana Allah yang gagal dilakukan Adam,  akan digenapi oleh kita yang ditebus oleh Yesus, lewat sikap yang menyenangkan hati Allah. Inilah kerinduan Allah yang begitu besar. Wahyu 4:11, dalam versi KJV (King James Version) “Engkau layak menerima puji-pujian dan hormat dan kuasa; sebab engkau telah menciptakan segala sesuatu;  dan untuk kesenangan- Mu, semuanya itu diciptakan.”

Apakah hidup kita sudah menjadi kesenangan Allah? Sebab di sorga nanti tidak akan dapat melayani seperti di bumi. Karena itu dengan potensi yang kita miliki jangan disimpan karena segala yang kita miliki akan ditinggalkan. Sebab itu berdayakan selama masih hidup didunia.

Wahyu 4:9-11, segalanya hanya bagi Yesus dan disorga kita memuji serta menyenangkan Allah.

Penutup
Untuk diselamatkan dan dibenarkan dihadapan Allah,  caranya:
Roma 10:9,10 – dengar,  percaya dan diselamatkan.  Mahkota diterima oleh mereka yang mengerjakan segala potensi yaitu talenta, potensi dan kekayaan. Matius 10:42, saat memberi secangkir saja air sejuk Tuhan hargai.

Advertisements

About GPdI Mahanaim Tegal

Profil Singkat GPdI Mahanaim Tegal. Berdiri: Tahun 1989 dengan Gembala Sidang: Pdt.J.S.Minandar (Sejak 1997). Visi: Membangun Keluarga Kristen yang mengasihi serta melayani Tuhan dan sesama. Misi: Menjangkau jiwa dengan Injil, membina hingga dewasa di dalam Kristus dan melayani.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s