KECILKAN VOLUME DUNIA BESARKAN VOLUME SORGA – oleh Pdt. Petrus Harianto (Ibadah Raya 2 – Minggu, 14 Juli 2019)

Roma 10:17
“Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus…”

Kata “jadi” artinya merupakan sebuah kesimpulan tentang iman, yang dihubungkan dengan “pendengaran”. Kata pendengaran diulang dua kali. Ini menunjukkan agar kita memperhatian soal pendengaran kita.

Lukas 8:18a
“Karena itu, perhatikanlah cara kamu mendengar…”
Perhatikan cara kita mendengar ! Mengapa ? Karena pendengaran kita menentukan iman kita.

Suara-suara yang kita dengar dan kita perhatikan berulang-ulang, suara itu akan membentuk pola pikir kita, yang akhirnya mempengaruhi/menentukan tindakan yang kita lakukan.

Suara Yang Didengar membawa Dampak (Markus 5:21-43)
Kisah dari anak Yairus yang mati dan wanita yang mengalami pendarahan selama 12 tahun.

  • Ay 21-24, Beritanya Yesus yang menyanggupi permintaan Yairus untuk menyembuhkan anaknya yang sakit, hampir mati.
  • Ay 25-34, Beritanya dialihkan pada peristiwa yang lain. Dua peristiwa yang sangat “bertolak belakang” yaitu yang satu menunggu untuk mendapatkan mujizat, yang satu menjemput
  • Ay 27, Wanita yang mengalami pendarahan selama 12 tahun ini sudah pernah “mendengar berita-berita tentang Yesus”
  • Ay 28 “Sebab katanya: “Asal kujamah saja jubah-Nya , aku akan sembuh.”
  • Ini kata siapa dan untuk siapa? Artinya: Wanita ini menyemangati dirinya sendiri, dia bangunkan imannya.
  • Ay 29-30, Tidak ada orang yang tahu kecuali Yesus dan wanita ini. Wanita ini merasa ada kuasa yang membuatnya sembuh dan Yesus merasa ada tenaga yang keluar. Yesus sengaja “berhenti” dan menunggu sampai akhirnya wanita ini mengaku dan menceritakan apa yang terjadi.
  • Ay 35, Ada berita anak Yairus telah mati
  • Ay 36, Yesus berkata: “Jangan takut, percaya saja!”

Satu pihak berkata negatif, di pihak yang satu berkata positif, mana yang kita dengar ?

Yesus tidak menghiraukan perkataan yang membawa berita negatif, artinya Yesus mampu mengecilkan/mematikan (mute) volume suara negatif. Apa yang kita dengar akan mempengaruhi kita. Dunia ini mengabarkan banyak hal yang dapat menjatuhkan kita. Jika kita lebih memilih mendengarkan perkataan Yesus maka kita telah memperbesar volume surga, kita akan hidup dalam kebenaran Firman Tuhan dan mengalami kemenangan.

Advertisements

About GPdI Mahanaim Tegal

Profil Singkat GPdI Mahanaim Tegal. Berdiri: Tahun 1989 dengan Gembala Sidang: Pdt.J.S.Minandar (Sejak 1997). Visi: Membangun Keluarga Kristen yang mengasihi serta melayani Tuhan dan sesama. Misi: Menjangkau jiwa dengan Injil, membina hingga dewasa di dalam Kristus dan melayani.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s