MENGGENAPI TUJUAN TUHAN – oleh Pdt. Heffer Maniku (Ibadah Raya 1 – Minngu, 14 Juli 2019)

YOHANES 19:28-30

 Yohanes 19:28
Sesudah itu, karena Yesus tahu, bahwa segala sesuatu telah selesai, berkatalah Ia supaya genaplah yang ada tertulis dalam Kitab Suci :”Aku haus!”

Yohanes 19:29
Di situ ada suatu bekas penuh anggur asam. Maka mereka mencucukkan bunga karang, yang telah dicelupkan dalam anggur asam, pada sebatang hisop lalu mengunjukkannya ke mulut Yesus.

Yohanes 19:30
Sesudah Yesus meminum anggur asam itu, berkatalah Ia: “Sudah selesai.” Lalu Ia menundukkan kepala-Nya dan menyerahkan nyawa-Nya.

Yesus di akhir hidupnya telah menyelesaikan tugasnya dengan berkata “Sudah selesai”. Banyak orang beranggapan karena sudah diselesaikan Yesus, maka manusia sudah tidak melakukan apa-apa lagi. Tapi Rasul Paulus juga pernah mengatakan dalam 2 Timotius 4:7 Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman.
Ini mempunyai arti bahwa ada bagian yang Yesus selesaikan dan ada bagian yang Rasul Paulus selesaikan.

Sekarang kita berada di abad 21, itu berarti ada yang harus kita lewati, dan itu adalah destiny kita. Bukan merupakan suatu kebetulan. Tuhan punya tujuan dalam hidup kita.

Destiny artinya takdir, dalam KBBI “takdir” artinya ketetapan Tuhan.

Lihat tokoh-tokoh iman dalam Ibrani 11, semua diawali “karena iman” dan setelah itu disambung dengan perbuatan, tindakan, yang menjadi catatan Tuhan yang paling penting. Itulah destiny dari para tokoh iman yang tergenapi dan harus digenapi.

  • Karena iman, Habel mempersembahkan korban yang lebih baik daripada Kain, itulah destiny dari Habel untuk menggenapi rencana Tuhan. (Ayat 4)
  • Karena iman, Nuh dalam ketaatan membuat bahtera, itulah destiny Nuh untuk menggenapi rencana Tuhan. (Ayat 7)
  • Karena iman, Musa setelah dewasa menolak di sebut anak putri Firaun, itulah destiny dari Musa untuk menggenapi rencana Tuhan. (Ayat 24)

Bagian kita adalah mengenali destiny kita, dan kita harus masuk dalam destiny kita dan mengerjakan dengan tuntas apa yang harus kita kerjakan, sampai suatu saat kita berkata seperti Yesus “sudah selesai”.

Bagaimana supaya bisa menggenapi tujuan Tuhan dalam hidup kita?
Yohanes 19:23-24
Ini faktor yang harus kita pahami. Prajurit mengingini jubahnya tapi menolak orangnya.

Jubah Yesus luar biasa indahnya dan mahal. Sebagian menganggap Yesus berpakaian compang camping bersama dengan 12 orang muridNYA, tapi Alkitab menulis, jubah Yesus tidak berjahit dari atas sampai bawah sehingga prajurit membuang undi untuk siapa yang berhak mendapatkan, ini menandakan bahwa jubah Yesus indah dan mahal. Jubah menggambarkan sebuah status, simbol jabatan, simbol kemuliaan, simbol kepangkatan, banyak orang mengingini jubah itu, tapi banyak orang menolak pribadi Yesus. Padahal pribadi Yesus dikorbankan bagi manusia, pribadi Yesus dirusak oleh cambuk, pribadi Yesus di salibkan di kayu salib, supaya manusia beroleh kemurahan, keajaiban dan keselamatan.

Dalam Alkitab menulis seorang yang sangat dekat dengan Tuhan, dia hanya mau jubah kemuliaan Tuhan tapi menolak pribadi Tuhan, yaitu Daud yang Alkitab menulis “a man after my own heart.”

Tuhan merubah nama anaknya Salomo, tapi Daud tidak merubahnya. Mengapa diubah? Karena ada maksud tujuan dan kehendak Tuhan dalam hidup Daud dan Salomo, sehingga nama nya dirubah Tuhan.

2 Samuel 12:24-25
Salomo artinya peace (damai sejahtera) diganti Tuhan menjadi Yedija artinya the beloved of God (anak yang dikasihi Tuhan). Tuhan bicara kepada Daud lewat nabi Natan, beri nama anak itu Yedija. Tapi anak itu dalam Alkitab tidak pernah dipanggil Yedija, tetap dipanggil Salomo. Itu berarti Daud tidak merubah nama anak itu. Mengapa? Daud adalah orang yang sangat dicintai Tuhan, ketika Tuhan juga mencintai anaknya yang oleh Daud diberi nama Salomo tapi Tuhan merubahnya menjadi Yedija, ternyata buat Daud hal itu mengerikan.

  • Daud mengerti apa arti dari “dicintai Tuhan”
  • Dicintai Tuhan artinya dilempar tombak oleh mertuanya.
  • Dicintai Tuhan artinya dikejar-kejar oleh mertuanya bertahun-tahun.
  • Dicintai Tuhan artinya harus sembunyi di goa karena mau dibunuh.
  • Dicintai Tuhan artinya harus pura-pura gila di tanah Filistin untuk bisa hidup.
  • Daud mengerti “dicintai Tuhan” itu melewati proses.

 Ibrani 12:5-6
Dan sudah lupakah kamu akan nasihat yang berbicara kepada kamu seperti kepada anak-anak: “Hai anakku, janganlah anggap enteng didikan Tuhan, dan janganlah putus asa apabila engkau diperingatkan-Nya; karena Tuhan menghajar orang yang dikasihi-Nya, dan Ia menyesah orang yang diakui-Nya sebagai anak.”

Jangan pernah tolak didikan Tuhan dalam hidup kita.  Jika Tuhan berkata “Yedija” kita harus siap lewat proses Tuhan, terima didikan Tuhan. Tuhan bekerja tidak pernah instan, selalu ada proses. Ada proses kelahiran, ada proses pertumbuhan, ada proses penciptaan, ada proses salib. Semua ada prosesnya. Tuhan memberkati.

About GPdI Mahanaim Tegal

Profil Singkat GPdI Mahanaim Tegal. Berdiri: Tahun 1989 dengan Gembala Sidang: Pdt.J.S.Minandar (Sejak 1997). Visi: Membangun Keluarga Kristen yang mengasihi serta melayani Tuhan dan sesama. Misi: Menjangkau jiwa dengan Injil, membina hingga dewasa di dalam Kristus dan melayani.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s