NEW CALLING, NEW GROWTH – Oleh Pdt. Dr. Johnny Weol, STH, MMIN, MDIV, MM, MTH – Ketua Umum GPdI (Ibadah Perayaan HUT GPdI Mahanaim – Minggu, 28 Juli 2019)

PENDAHULUAN
GPdI sudah berdiri 99 tahun dan berkembang dari Sabang sampai Merauke, GPdI juga ada di negara-negara lain dan di 20.000 gereja lokal. GPdI berpegang teguh pada alkitab sebab firman Allah katakan agar kita mengawasi ajaran kita yaitu doktrin sebab ajaran yang sesat akan membawa kepada kebinasaan.  Di hari ini, 28 Juli 2019, Gereja Pantekosta di Indonesia jemaat Mahanaim Tegal atau lebih dikenal GPdI Mahanaim Tegal sudah memasuki usia yang matang, yaitu 30 tahun. Sebab usia 30 tahun merupakan usia kedewasaan seseorang untuk melayani menurut zaman perjanjian lama. Sedang pada zaman perjanjian baru,  kita dapat melayani pada usia kapanpun, asal kita sudah mengetahui makna pelayanan dan tujuan melayani.

Dalam 1 Petrus 2:9, menuliskan bahwa kita semua adalah imamat yang rajani yaitu imam Allah dan kita dipanggil untuk melayani Dia. Karena karakteristik surat Petrus ditujukan kepada semua orang percaya yang tersebar di berbagai daerah, tetapi bukan orang Israel dan kita sama dengan orang yang menerima surat Petrus di Alkitab, bahwa kita bukan keturunan Israel. Orang Israel adalah umat pilihan Allah dan Tuhan membela mereka begitu rupa dalam perjalanan ke tanah perjanjian Allah. Dan dengan kasih karuniaNya Allah mengangkat israel. Namun Roma 11, orang Israel menolak Yesus sehingga kasih karunia Allah yang besar kepada Israel beralih kepada kita, orang bukan Israel.

Jadi, panggilan pertama kita adalah bahwa kita dipanggil dari gelap kepada terang-Nya yang ajaib, Efesus 1:3,4 untuk menerima warisan yang masih tersimpan di sorga. Sebab saat kita menerima Yesus, kita akan memperoleh warisan dengan berkelimpahan. Kelimpahan adalah suatu keseimbangan antara keperluan rohani dan jasmani. Tetapi kelimpahan jasmani bukan ukuran seseorang dikasihi Allah, sebab jika ada orang percaya yang memiliki kelimpahan jasmani, maka itu digunakan untuk menyatakan kemuliaan Allah.

Kapan pilihan dan panggilan Allah dilaksanakan? Yaitu sebelum dunia dijadikan sebab satu hari Allah sama dengan 1000 tahun bagi manusia. Pada masa sebelum perciptaan, Kejadian 1 menuliskan bahwa Roh Allah melayang-layang di atas permukaan air, seperti mengerami bumi. Sebab iblis sudah hadir di bumi yaitu Lucifer. Ia adalah penghulu bala tentara malaikat dan pakaiannya sangat indah. Karena kesombongan maka ia dicampakkan ke bumi. Jadi iblis sudah ada sebelum penciptaan,  namun korban Yesus lebih dahulu disiapkan dan Allah sang pencipta yang mengetahui segala sesuatu tentang kita.

Maka dapat disimpulkan bahwa Tuhan sudah memilih kita sebelum dunia diciptakan dengan tujuan membawa dari gelap kepada terang-Nya yang ajaib. Didalam Yesus kita menjadi milik-Nya dan Roma 1:6, saat seseorang percaya kepada Yesus itu adalah titik awal mengenal Yesus. Pada saat itulah kita adalah milik Kristus dan Allah mengenal milik kepunyaan-Nya.

Tanggung jawab orang Kristen
Pada saat seseorang menjadi milik Allah karena iman mereka kepada Yesus, Roma 8:9,10 –  ia tidak lagi hidup dalam sifat duniawi melainkan hidup dalam Roh. Hidup dalam Roh adalah hidup yang dipimpin oleh Roh Kudus. Kisah Para Rasul 2 menuliskan bagaimana pertama kali gereja dipenuhi Roh Kudus. Pada saat itu mereka berkata-kata dengan berbagai bahasa dan setelah itu ada banyak mujizat serta tanda ajaib yang Tuhan kerjakan didalam gereja Tuhan.

2 Korintus 1:21, Roh Kudus memeteraikan setiap orang percaya, sehingga menjadi serupa dengan gambar anak-Nya (Roma 8:29-30). Gambar anakNya adalah dimana manusia diciptakan sesuai dengan rupa Allah yaitu dengan tangan Allah. Diciptakan dari lumpur, suatu bahan baku yang jelek namun menjadi indah karena pengorbanan Yesus. Jadi ketika kita dipanggil menjadi milik-Nya,  maka kita diciptakan sesuai dengan sifat Allah, maka sifat Allah ada pada Adam tetapi menadi rusak saat dosa menyentuh Adam dan lambat laun akan dipulihkan sesuai dengan tujuan Allah.

GAMBAR DAN RUPA ALLAH
Kata “Rupa” berbicara soal struktur tubuh manusia yang terdiri dari Roh, Jiwa dan Tubuh. Dan saat dosa datang struktur itu masih ada karena yang hilang dari manusia adalah gambar, yaitu sifat-sifat Allah yang terdapat dalam Yesus Kristus. Contoh Petrus yang hidup bersama Yesus dan menghabiskan waktu bertahun-tahun bersama Yesus namun sifatnya tidak berubah, sampai ia saat penuh Roh Kudus. Jadi kita dipanggil dari gelap kepada terang untuk menjadi milik Allah, serta diproses sampai sempurna kembali kepada sifat Allah. 2 Korintus 3:18, hingga semua mencerminkan kemuliaan Tuhan dengan tidak berselubung.

Gereja yang adalah tubuh Kristus harus bertumbuh ke arah Kristus. Maksudnya adalah kita harus bertumbuh di dalam kita melayani TUHAN sesuai dengan bagian kita. Ketika kita melayani sesuai talenta yang Tuhan berikan maka disinilah kita akan semakin menjadi serupa dan bertumbuh ke arah Kristus.

Advertisements

About GPdI Mahanaim Tegal

Profil Singkat GPdI Mahanaim Tegal. Berdiri: Tahun 1989 dengan Gembala Sidang: Pdt.J.S.Minandar (Sejak 1997). Visi: Membangun Keluarga Kristen yang mengasihi serta melayani Tuhan dan sesama. Misi: Menjangkau jiwa dengan Injil, membina hingga dewasa di dalam Kristus dan melayani.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s