KEHIDUPAN ADALAH PROSES – oleh Pdm. Melky Mokodongan (Ibadah Raya 1 – Minggu, 13 Oktober 2019)

Yeremia 18:1-6

Ayat 6
“Masakan Aku tidak dapat bertindak kepada kamu seperti tukang periuk ini, hai kaum Israel!, demikianlah firman TUHAN. Sungguh, seperti tanah liat, di tangan tukang periuk, demikianlah kamu di tangan-Ku, hai kaum Israel!”

PENDAHULUAN
Segala sesuatu yang ada kepada kita, baik yang dipakai/gunakan entakah rumah, kendaraan, pakaian bahkan uang yang kita miliki, semua itu ada karena proses. Demikian juga dengan kehidupan kita sendiri, hidup kita ini juga adalah sebuah proses, baik secara jasmani terlebih secara rohani.

Hidup sukses atau tidaknya kita secara jasmani, tergantung dari proses yang mau kita jalani, seperti halnya bejana yang indah, itu terjadi tidak kebetulan tetapi karena ada proses pembentukan. Kalau mau sukses secara materi maka kita harus kerja keras, berusaha dengan tekun, tidak cepat putus asa untuk mencapainya, karena itu yang namanya proses. Begitu juga secara rohani, menjadi lebih baik dan kuatnya kehidupan kekristenan kita kembali kepada proses. Dan proses kehidupan kita ada di tangan Tuhan. Memang tidak mudah seperti yang dibayangkan. Tapi itulah PROSES yang harus kita jalani.

TUJUAN DARI PROSES
1. Baik di pemandangan Allah, Yeremia 18:4
Dalam pasal ini, Allah mengutus Yeremia pergi ke tukang periuk dan memperhatikan bagaimana tukang periuk bekerja membuat bejana, ayat 1-3. Di ayat 4 Yeremia memperhatikan prosesnya, yaitu ketika bejana itu dibuat lalu rusak maka tukang periuk itu membentuknya lagi menjadi bejana yang lain dan baik sesuai pemandangan tukang periuk.

Demikian juga kepada umat-Nya,di ayat 5-6 Firman Allah datang kembali kepada Yeremia, bahwa bukankah Allah akan membuat hal yang sama kepada umat-Nya Israel/ orang-orang Yehuda.

Contoh :
Yunus  yang diproses Tuhan, dia harus dibuang ke laut karena tidak sesuai di pemandangan Tuhan, artinya tidak mau mengikuti kehendak/perintah Allah. Proses dibuangnya dia ke laut membuat dia sadar akan Tuhan sehingga berdoa kepada Tuhan.

Yunus 2:7; Jiwaku letih lesu di dalamaku, teringatlah aku kepada Tuhan, dan sampailah doaku kepada-Mu, kedalam bait-Mu yang kudus.

Jadi Allah akan memproses sesuai kehendak Allah yaitu agar umat Allah itu terlihat baik dan indah di pemandangan-Nya. Demikan juga kepada kita umat pilihan-Nya, kita harus percaya bahwa ketika kita ada dalam proses Tuhan, itu agar kita menjadi lebih baik, sempurna dan berkenan kepada-Nya.

2. Beruntung, Yeremia 18:10
Tujuan dari proses yang kedua adalah agar kita memiliki hidup yang beruntung yang telah dijanjikan Allah. Di ayat 10 ini dikatakan apabila mereka melakukan yang jahat dan tidak mendengar suara Tuhan, maka Allah menyesal sudah merancang keberuntungan yang telah dijanjikan. Artinya proses Allah dalam hidup kita adalah kehidupan yang beruntung bukan sebaliknya.

Segala rancangan/proses Tuhan atas hidup kita adalah hidup yang penuh dengan damai sejahtera, pengharapan bukan kecelakaan, Yeremia 29:11.Tetapi bagaimana proses memiliki kehidupan yang beruntung?

Proses memiliki kehidupan beruntung?

  • Ulangan 30:15 – Kembali kepada pilihan dan keputusan. Kalau kita memilih dan memutuskan untuk mengasihi Tuhan serta melakukan apa yang Tuhan kehendaki maka itulah kehidupan yang beruntung.
  • Yosua 1:7 – Tidak menyimpang dari perintah Allah. Jangan pernah menyimpang ketika proses itu datang kepada kita.
  • Yosua 1:8 – Merenungkan Firman Allah serta melakukan (bandingkan Mazmur 1:1-3)

BAGAIMANA CARA TUHAN MEMPROSES KITA?

  • Situasi sulit/sukar (1 Raja-raja 17:7-24, Rut 1:1-22)
    Kelaparan adalah keadaan atau situasi yang sukar/sulit dialami oleh seorang janda dan anaknya, serta keluarga Elimelekh, Naomi dan kedua anaknya. Dan keadaan ini adalah sebuah proses yang harus dialami mereka. Namun yang menjadi perbedaan mereka, seorang janda tetap bertahan di Sarfat wilayah Sidon, tetapi keluarga Elimelek meninggalkan Betlehem dan pergi ke Moab. Demikian juga dengan kita, kadang tanpa kita duga atau pikirkan keadaan atau situasi yang sulit dan sukar menimpa kita. Mungkin itu bukan karena kesalahan kita, tetapi karena orang lain sehingga kita harus mengalaminya. Jangan pernah menyalahkan orang lain, apalagi menyalahkan Tuhan dan meninggalkan Tuhan, sebab kita harus tahu bahwa semua itu merupakan proses agar iman kita menjadi lebih kuat dan berdaya tahan, Yakobus 1:2-4.
  • Melalui teguran/ganjaran ( Ibrani 12:6,10; Wahyu 3:19)
    Teguran/ganjaran adalah situasi yang sulit/sukar memukul kita merupakan sebuah proses untuk kita alami mungkin itu kesalahan kita, tetapi tujuannya adalah untuk mendidik kita, karena kita ini diakui sebagai anak-anak-Nya yang dikasihi. Tapi jangan kita menolak dan memberontak karena proses itu adalah untuk kebaikan kita dan juga karena Allah menunjukan perhatian dan kasih-Nya serta mengakui kita sebagai anak. Dikatakan karena Tuhan menghajar orang yang dikasihi-Nya,  dan Ia menyesah orang yang diakui-Nya sebagai anak. Sebab mereka mendidik kita dalam waktu yang pendek sesuai dengan apa yang mereka anggap baik, tetapi Dia menghajar kita untuk kebaikan kita, supaya kita beroleh bagian dalam kekudusan-Nya.
  • Kegagalan (Yeremia 18:4)
    Bejana yang rusak merupakan produk yang tidak laku atau gagal. Mungkin kita berpikir bahwa hidup kita telah gagal dan berakhir. Namun kalau kita perhatikan bahwa di tangan sang penjunan bejana itu dibentuk kembali menjadi bejana yang lain.
    Contoh:
    Yusuf yang mengalami proses dibenci, dimasukkan ke sumur, dijual oleh saudara-saudaranya, bahkan difitnah, dimasukkan ke penjara bahkan dilupakan. Semua ini adalah proses yang harus dijalani oleh Yusuf. Sepertinya gagal sudah semua yang Tuhan janjikan kepadanya. Tetapi ternyata dibalik proses yang dia harus jalani, dia tidak mengeluh atau bersungut-sungut, tidak menyalahkanTuhan, bahkan saudara-saudaranya tetap dikasihinya. Luar biasa apa yang dialami oleh Yusuf (Kejadian 37-45).
    Jangan pernah putus asa/menyerah karena proses yang sedang kita alami bukan kegagalan yang sebenarnya, tetapi Allah sedang menyediakan hidup yang terbaik bagi kita.
  • Diproses di tangan Tuhan,Yeremia 18:6
    Ketika kita diproses maka jangan pernah takut karena proses itu ada di tangan Tuhan dan kalau proses itu ada di tangan Tuhan maka itu tidak akan pernah salah apalagi gagal. Tangan Tuhan berbeda dengan tangan kita. Tangan kita tidak punya jaminan untuk tidak gagal, tetapi tangan Allah adalah jaminan yang sempurna bagi kita.

BAGAIMANA SIKAP KITA MENGHADAPI PROSES?

  • Menyerahkepadatangan Allah. Mengapa? Karena tangan Tuhan tidak terbatas untuk membentuk kita, tidak kurang panjang untuk menolong kita, tidak kurang kuat untuk mengangkat kita bahkan tidak kurang berkat untuk memberkati
  • Mengikuti cara dan waktu Allah. Mengapa? Karena cara dan waktu Allah tidak akan salah, Allah punya cara dan waktu yang tepat bagi kita.
  • Percaya saja pada tindakan Allah. Apa alasannya? Tindakan Allah tidak akan pernah keliru.

Jika TUHAN memperbolehkan kita melewati hidup ini tanpa proses, hal ini akan membuat kita lemah. Kita tidak akan menjadi kuat seperti yang kita harapkan.

Jika kita meminta kekuatan dan TUHAN izinkan kita hadapi kesulitan, itu bertujuan agar kita menjadi kuat.

Jika kita meminta kebijaksanaan dan TUHAN mengizinkan kita dalam masalah, tujuannya agar kita dapat memecahkan masalah tersebut.

Jika kita meminta cinta dan TUHAN memberikan orang-orang yang dalam kesulitan untuk kita bantu. Ini semua adalah proses kehidupan yang harus kita jalani.

 Penutup
Kalau kehidupan ini adalah sebuah proses, maka terimalah, jalani prosesnya dan nikmati semua proses yang menjadi bagian kehidupan kita. Jangan takut, ingatlah Allah turut bekerja bersama kita,Roma 8:28.

About GPdI Mahanaim Tegal

Profil Singkat GPdI Mahanaim Tegal. Berdiri: Tahun 1989 dengan Gembala Sidang: Pdt.J.S.Minandar (Sejak 1997). Visi: Membangun Keluarga Kristen yang mengasihi serta melayani Tuhan dan sesama. Misi: Menjangkau jiwa dengan Injil, membina hingga dewasa di dalam Kristus dan melayani.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s