MENYENANGKAN HATI TUHAN – oleh Pdt. Yaveth Montalili (Ibadah Raya 2 – Minggu, 20 Oktober 2019)

1 Korintus 10:1-5

Dalam ayat pokok yang akan dibahas bahwa rasul Paulus sedang mengingatkan orang Israel tentang peristiwa perjalanan mereka dari Mesir ke tanah perjanjian. Bahwa semua umat Tuhan mengalami banyak tantangan bersama-sama,  makanan dan pengalaman bersama. Namun ayat 5 diceritakan bahwa tidak semua umat Israel sama-sama sampai ke tanah perjanjian.

Jadi jelas ada orang-orang yang tidak berkenan, yang tidak sesuai kehendak Tuhan. Mazmur 2, ada konspirasi raja-raja untuk melawan Tuhan dan Tuhan tertawa melihat mereka.

1 Korintus 10:6, dituliskan bahwa Israel tidak menjadi contoh yang baik. Kata contoh dituliskan kata “Tupos” suatu pola. Ayat 6 ini memberi pengertian bahwa pola hidup israel jangan dicontoh.

Beberapa hal hidup yang tidak menyenangkan Tuhan:
1. Menginginkan hal yang jahat
Ayat 6, contoh ini memperingatkan supaya kita jangan menginginkan hal jahat seperti yang mereka perbuat. Bilangan 11:4-7, ini yang dikatakan menginginkan hal jahat. Bukan soal makanan dagingnya melainkan kepuasan hawa nafsu untuk makan daging.

Membandingkan kondisi mereka di perjalanan dan saat masih tinggal di Mesir, mereka membandingkan pemeliharaan Tuhan dan saat di Mesir. Bagi mereka Mesir lebih memuaskan. Jangan sampai hidup diluar Tuhan lebih puas ketimbang hidup dalam Yesus. Saat kita puas dalam Yesus, segala yang kita butuhkan akan merasa cukup.

2. Menyembah berhala, ay. 7.
Ketika Musa naik ke atas gunung, ia tak kunjung kembali, maka Israel bertindak sendiri sesuai keinginan mereka. Mereka membuat patung lembu emas untuk mereka sembah. Hal ini membangkitkan murka Allah. Jangan berikan posisi Allah direbut orang lain ataupun digantikan dengan hal lain.

3. Perzinahan, ayat 8.
 Tuhan tewaskan umat Israel karena dosa perzinahan, dosa yang dibenci oleh Tuhan. Bilangan 25:1- 4 ini adalah perzinahan fisik dan rohani. Dan orang kristen banyak yang jatuh dalam dosa perzinahan ini.

4. Tidak percaya janji Allah
Ayat 9,  menganggap salah rencana Allah, sehingga mencobai Tuhan.
Bilangan 21:5,6 – mereka mencobai Tuhan dengan mempertanyakan janji Tuhan. Ini adalah orang-orang yang mempertanyakan janji Tuhan. Yeremia 11:29 padahal rencana Tuhan adalah damai sejahtra bukan celaka.

5. Bersungut-sunggut
Ayat 10, persunggutan adalah hal yang Tuhan tidak inginkan. Tuhan mau kita mengucap syukur. Ada berkat Tuhan dalam bersyukur.

Dari kisah Isarel kita dapat belajar, hal-hal apa saja yang tidak menyenangkan hati Tuhan. Jangan sampai kita melakukannya sehingga dihadapan Tuhan kita tidak berkenan bahkan melukai hati-Nya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *