BERJUANG UNTUK MENJADI SEMPURNA – oleh Pdt. J.S. Minandar (Ibadah Raya 1,2– Minggu, 17 November 2019)

KOLOSE 2:1-5

PENDAHULUAN
Dalam Kolose 1:28, dijelaskan bahwa untuk masuk dalam bagian gereja sempurna kita harus hidup dipimpin oleh Firman Allah dan Roh Kudus. Hanya hidup dengan cara seperti itu kita bisa masuk dalam bagian dari gereja sempurna. Oleh sebab itu, para rasul (Paulus) dan hamba-hamba-Nya berusaha berjuang dengan sekuat tenaga dan dengan kuasa Tuhan meminta hikmat Tuhan agar rahasia firman Allah dibukakan dan disampaikan  kepada jemaat (Kolose 1:29). Pekerjaan membimbing, menasihati, menegor dan mengajar jemaat supaya hidup sesuai firman Allah bukan perkara mudah. Hal itu menuntut perjuangan dan pengorbanan  yang sangat berat, serta kesungguhan yang penuh dari seorang hamba Tuhan (Kolose 2:1).

Demi menyampaikan pengajaran firman Allah yang benar, rasul Paulus berkata dalam:
1 Korintus 9:27 “Tetapi aku melatih tubuhku dan menguasainya seluruhnya, supaya sesudah memberitakan Injil kepada orang lain, jangan aku sendiri ditolak.”

Rasul Paulus sadar bahwa sebagai pemberita Injil, ia harus hidup sesuai dengan Injil yang diberitakan agar setelah memberitakan Injil ia sendiri jangan ditolak Allah. Karena besarnya tanggung jawab seorang yang menyampaikan firman Allah, maka rasul Paulus nasihati jemaat agar menghormati para pemimpin rohaninya yaitu orang-orang yang mengajar dan menuntun jemaat dalam kebenaran.

1 Tesalonika 5:12 “Kami minta kepadamu, saudara-saudara, supaya kamu  menghormati mereka yang bekerja keras di antara kamu, yang memimpin  kamu dalam Tuhan dan yang menegor kamu;”

1 Tesalonika 5:13 “…dan supaya kamu sungguh-sungguh menjunjung mereka dalam kasih karena pekerjaan mereka. Hiduplah selalu dalam damai seorang dengan yang lain.”

Kolose 2:2 “Supaya hati mereka terhibur dan mereka bersatu dalam kasih…” Artinya dengan senang hati jemaat sehati sepikir tanpa paksaan, tapi sehati sejiwa, dengan tekad yang bulat berusaha menjadi jemaat yang kaya secara rohani.

PEMISAHAN TIBA
Apabila saat pemisahan tiba, gereja Tuhan akan dipisahkan menjadi dua bagian. Pertama adalah gereja yang sempurna, yang kedua gereja yang tidak sempurna. Bagi gereja sempurna (pengikut Yesus yang sejati) adalah jemaat yang kaya secara rohani dan memiliki keyakinan kuat serta mengerti rahasia Allah yaitu Kristus akan disingkirkan dan mengalami pengubahan tubuh. Sedangkan bagi gereja yang tidak sempurna akan melewati masa antikris. Perhatikan gambar!

PENGHALANG DI AKHIR ZAMAN
Di akhir zaman iblis berusaha menggagalkan kita menjadi gereja sempurna dengan berbagai cara, antara lain melalui masalah ekonomi, keuangan, kesehatan, usaha, kekayaan, pernikahan (moral) keluarga dan sebagainya. Melalui masalah-masalah tersebut Iblis berupaya menarik umat Allah agar hanya fokus pada harta jasmani bukan kekayaan rohani. Dalam Matius 24:12, Tuhan Yesus memberikan peringatan bahwa di akhir zaman, manusia secara terang-terangan melakukan dosa dan kejahatan. Jika kita tidak hati-hati, hal ini bisa berdampak sangat buruk kepada orang percaya. Persoalan-persoalan yang terjadi dapat membuat kasih kita kepada perkara-perkara rohani (kekayaan rohani) menjadi dingin. Artinya, antusias, gairah atau semangat untuk menjadi  kaya secara  rohani dan  hidup  menurut Firman Tuhan serta kerinduan akan Tuhan dalam diri kita akan sama sekali hilang. Perhatikanlah perumpamaan yang disampaikan Tuhan Yesus dalam Lukas 14:15-24. Dalam perumpamaan ini banyak banyak orang yang lebih tertarik kepada urusan-urusan duniawi ketimbang menanggung undangan sang raja.

PERHATIKAN NERACA HIDUP KITA
Amsal 11:1
“Neraca serong adalah kekejian bagi Tuhan, tetapi Ia berkenan akan batu timbangan yang tepat.”

Sudah seharusnya neraca hidup kita seimbang antara hal-hal jasmani dan perkara rohani. Jangan sampai neraca jasmani lebih berat dari neraca rohani.

Perhatikan gambar:

NASIHAT BAGI JEMAAT KORINTUS
1 Korintus 7:26 “Aku berpendapat, bahwa mengingat waktu darurat  sekarang adalah baik bagi manusia untuk tetap dalam keadaannya (tidak mengambil keputusan untuk menikah).”

Pernikahan menuntut tanggung jawab jasmani, jiwani dan rohani bagi seluruh kaum keluarga kita. Kalau kita tidak bisa pertahankan neraca rohani tetap seimbang, kita akan korbankan nilai-nilai rohani untuk mengejar nilai-nilai jasmani.

1 Korintus 7:33-34, besarnya tanggung jawab seseorang yang menikah, membuat beberapa orang kesulitan dalam menjaga neraca hidupnya tetap seimbang, mereka tidak dapat memusatkan diri untuk mengikut TUHAN mencari perkara rohani karena lebih fokus untuk menyenangkan suami atau istri mereka (perkara duniawi). Sesibuk apapun dalam memenuhi kebutuhan keluarga, jangan lupakan untuk mencari kekayaan rohani. Kiranya Tuhan akan selalu menjadi yang utama dalam hidup kita.

MOTIVASI PAULUS
1 Korintus 7:35, semuanya yang rasul Paulus katakan adalah untuk kepentingan jemaat sendiri bukan untuk menghalang-halangi jemaat dalam kebebasan, tetapi sebaliknya supaya mereka melakukan apa yang benar dan baik serta melayani Tuhan tanpa gangguan. Beratnya perjuangan yang ia lakukan untuk jemaat di Laodikia dan untuk semuanya, yang belum mengenal dia secara pribadi menunjukkan keinginan rasul Paulus agar jemaat tidak melupakan hal-hal rohani. Jadi berjuanglah sedemikian rupa agar kita masuk dalam bagian gereja yang sempurna. Amin.

About GPdI Mahanaim Tegal

Profil Singkat GPdI Mahanaim Tegal. Berdiri: Tahun 1989 dengan Gembala Sidang: Pdt.J.S.Minandar (Sejak 1997). Visi: Membangun Keluarga Kristen yang mengasihi serta melayani Tuhan dan sesama. Misi: Menjangkau jiwa dengan Injil, membina hingga dewasa di dalam Kristus dan melayani.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s