BATU ROHANI – oleh Pdt. Yosep Sumangkul, GPdI Efata Pamulang Tangerang Selatan (Ibadah Raya 3 – Minggu, 17 November 2019)

1 Petrus 2:3-5

Jika kita sudah mengecap kebaikan Tuhan dengan telah ditebusnya dosa kita dengan darah Yesus (1Pet 1:8). Nilai kita mahal sebab itu kita dapat berani menghampiri Yesus. Batu yang hidup,  yang ditolak namun dipilih dan dihormati di hadirat Allah. Penebusan Allah memiliki tujuan untuk membangun rumah rohani, suatu persembahan yang kudus dihadapan Tuhan.

Dalam pembangunan rumah jasmani,  batu kali yang digunakan untuk pondasi harus bersih agar dapat menempel dengan baik. Untuk urusan jasmani menggunakan bahan yang baik terlebih kita sebagai batu rohani, harus bersih dan kudus agar melekat dengan sang batu penjuru yaitu Yesus. Saat tantangan datang,  kita melekat dengan sang batu penjuru dan tetap kokoh menghadapi tantangan.

Bagaimana caranya kita sebagai batu rohani menjadi bersih dan tersusun rapi?

  1. Buang segala macam kejahatan (1Pet 2:1). Untuk itulah Yesus telah mati bagi kita yaitu agar kita dikuduskan.
  2. Membuang segala tipu muslihat dan kemunafikan.
  3. Membuang kedengkian dan fitnah.

Ketika batu dibersihkan maka sering batu itu harus dipecahkan. Ini berbicara tentang goncangan atau proses yang harus kita alami ketika dibersihkan agar dapat dipakai oleh Tuhan. Batu besar yang tidak bisa dipecah tidak akan digunakan. Jangan hidup kita terlihat besar atau hebat di mata manusia tapi tidak dipakai oleh Tuhan.

Hidup kita pasti tidak lepas dari ujian atau proses. Bagaimana kita menjadi kuat? Jadilah seperti bayi yang baru lahir.

  1. Seorang bayi yang baru dilahirkan, yang dilakukannya adalah menangis. Artinya kita menangis di kaki Tuhan sehingga kita dikuatkan.
  2. Haus air susu yang murni. Ini bicara tentang firman TUHAN. Sudah seharusnya Firman Tuhan menjadi kesukaan kita. Sebab Firman Tuhan adalah pelita bagi kaki kita dan terang bagi jalan kita.

About GPdI Mahanaim Tegal

Profil Singkat GPdI Mahanaim Tegal. Berdiri: Tahun 1989 dengan Gembala Sidang: Pdt.J.S.Minandar (Sejak 1997). Visi: Membangun Keluarga Kristen yang mengasihi serta melayani Tuhan dan sesama. Misi: Menjangkau jiwa dengan Injil, membina hingga dewasa di dalam Kristus dan melayani.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s