KEPENUHAN ALLAH DI DALAM YESUS – Pdt. J.S. Minandar (Ibadah Raya – Minggu, 15 Desember 2019)

Kolose 2:9-12

PENDAHUUAN
Beberapa minggu lalu sudah dibahas tentang ajaran sesat yang berusaha menyesatkan dan menawan orang percaya dengan berbagai ajaran, antara lain menurut Kolose 2:8:

  1. Filsafatnya yang kosong dan palsu
  2. Ajaran turun- temurun
  3. Roh-roh dunia
  4. Tidak menurut Kristus

Jadi ajaran sesat ini begitu menarik namun kosong. 1 Korintus 12:2 menuliskan bahwa ajaran mereka dapat membelenggu atau mempesona. Oleh sebab itu, perlu iman kita bertumbuh didalam Kristus, bukan hanya sekedar percaya saja.

MENGAPA KITA HARUS TOLAK?
Mengapa harus hati-hati supaya tidak mudah terseret oleh ajaran-ajaran; peraturan-peraturan; isu-isu yang tidak sesuai ajaran Kristus? Karena guru-guru palsu bertujuan menawan; menyesatkan dan menyeret jemaat agar keluar dari Kristus dan tidak mempercayai Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat.

Kolose 2:9 “Sebab dalam Dialah berdiam secara jasmaniah seluruh kepenuhan ke-Allahan.”

Apakah yang dimaksud Paulus “Di dalam Dia-lah (Yesus) berdiam secara jasmaniah seluruh kepenuhan Allah”? Tentu kita ketahui bahwa Allah menciptakan manusia berbeda dengan binatang. Allah menaruh dalam manusia hati nurani, yang membuat manusia menyadari bahwa ada Sang Pencipta yang menciptakan segalanya, yaitu Sang Maha Kuasa dengan berbagai panggilan atau sebutan diciptakan oleh manusia. Selain itu manusia memiliki kesadaran, naluri atau hati nurani, sehingga ketika manusia melakukan dosa, hati nuraninya menuduh dirinya bahwa ia telah bersalah/berdosa kepada Yang Maha Kuasa dan suatu saat ia akan dituntut.

USAHA MANUSIA
Rasa takut dalam diri manusia inilah yang mendorong manusia untuk mencari dan mendekati penguasa alam semesta, agar ia tidak dihukum. Maka munculah berbagai kepercayaan atau agama, filsafat dan ajaran dengan beragam ritual dengan harapan agar mereka bisa luput dari hukuman. Tetapi solusinya bukanlah dengan usaha manusia untuk mendekati Allah, sebab semua manusia telah berdosa dan tidak layak dihadapan Allah.

Paulus katakan kepada jemaat Efesus dalam Efesus 2:8,9 “Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu; jangan ada orang yang memegahkan diri.” Firman Allah menegaskan bahwa manusia tidak bisa selamat dari hukuman  dengan usaha atau mengerjakan sesuatu agar Allah membebaskan manusia dari maut. Dosa dalam diri manusia tidak mungkin bisa diselesaikan oleh manusia yang roh-nya; jiwa-nya tubuh-nya kotor karena dosa. Sebab manusia berdosa tak mungkin bisa membersihkan diri dari dosa dengan usaha dan perbuatan.

Solusinya hanya oleh dengan Allah yang tidak berdosa yang dapat menyelesaikan dosa manusia, hanya Allah yang suci, kudus dan tidak berdosa. Sebab itu Yesus berkata dalam Yohanes 3:16 “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang  percaya  kepada-Nya  tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.” Hanya oleh kasih Allah yang besar seseorang mendapat keselamatan bukan usaha manusia.

YANG DILAKUKAN ANAK TUNGGAL ALLAH
Apakah yang telah dilakukan Yesus, Anak Tunggal Allah dalam menyelesaikan masalah dosa? Perhatikan Kolose 2:9 “Sebab dalam Dialah berdiam secara jasmaniah seluruh kepenuhan ke Allahan.” Artinya, Allah yang penuh, yaitu seutuhnya – sempurna, berdiam (berkemah) dalam tubuh manusia, dan tinggal bersama-sama manusia (berimanuel). Jadi manusia Allah yaitu Yesus berkemah dalam tubuh jasmania seperti manusia.

MENGAPA ALLAH HARUS JADI MANUSIA?
Kalau Allah tidak menjadi manusia dengan Allah tidak berdiam secara jasmaniah dalam tubuh Yesus, Allah tidak akan bisa menyelesaikan dosa umat manusia di bumi. Sebab itu, oleh kematian Yesus di atas kayu salib ada jalan bagi manusia untuk mengakhiri masalah yang tak terselesaikan yaitu dosa. Dalam Yohanes 3:16 kata Yesus kepadanya “Akulah  jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.” Jadi dari ayat tersebut dijelaskan beberapa hal bahwa Yesus adalah:

  • JALAN, artinya jalan satu-satunya untuk menyelesaikan dosa hanya Yesus.
  • KEBENARAN, artinya untuk menjadi benar di hadapan Allah, adalah iman kepada Yesus, sebab oleh Yesus kita dibenarkan dihadapan Allah.
  • HIDUP, artinya hidup untuk masuk ke dalam sorga dan menikmati hidup kekal bebas dari hukuman solusinya hanya Yesus.

PENUTUP
Yohanes 1:16  “Karena dari kepenuhan-Nya (kesempurnaan Yesus sebagai Allah), kita semua telah menerima kasih karunia demi kasih karunia;” Kelahiran, kematian, kebangkitan, kenaikan dan kedatangan Yesus ke dua kali. Kita terima karunia demi kasih karunia (jasmani, jiwani dan rohani) selama di dunia sampai dalam kemuliaan.

Yohanes 1:17  “…sebab hukum Taurat diberikan oleh Musa, tetapi kasih karunia dan kebenaran datang oleh Yesus Kristus.” Oleh Taurat yang dibawa Musa – kita disadarkan bahwa kita sudah berdosa dan harus dihukum. Tetapi, oleh kasih karunia dari Yesus kita dibebaskan dari dosa dan upah dosa yaitu maut/neraka. Taurat tidak memberi solusi untuk menyelesaikan dosa, tetapi kasih karunia adalah diri-Nya, yaitu Yesus diberikan kepada semua manusia.

Firman Allah menuliskan dalam Yohanes 1:18 bahwa tidak seorang pun yang pernah melihat Allah, tetapi Yesus yang memperlihatkan Bapa dan Roh Kudus secara utuh. Jadi tak ada yang bisa melihat Allah (Bapa), Roh  Kudus di bumi dan di sorga. Tapi kita bisa melihat Allah, yaitu Bapa dan Roh Kudus secara utuh dalam bentuk/wujud fisik yaitu Tuhan Yesus Kristus (Kolose 2:9).

Perhatikan gambar! Allah tidak dapat dilihat, namun manusia sadar adanya Allah. Namun karena tidak mengetahui Allah seperti apa dan kehendakNya, maka manusia berinisiatif dengan cara mereka sendiri untuk menghampiri Allah. Dan cara mereka tidak ada yang berkenan dihadapan Allah.

Jalan yang benar adalah melalui iman kepada Yesus dan kita dibenarkan dalam Yesus lewat iman kita. Oleh sebab itu, kiranya iman kita tetap berakar dan bertumbuh didalam Kristus dan semakin kuat menjelang kedatangan-Nya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *