PENGGENAPAN TANDA-TANDA ZAMAN – oleh Pdt. J.S. Minandar (Ibadah Raya – Minggu, 8 Maret 2020)

LUKAS 21:10-11

 PENDAHULUAN
Dalam pasal ini, murid-murid bertanya kepada Yesus tentang tanda-tanda yang akan terjadi sebelum Yesus datang kedua kali. Lalu Yesus berkata bahwa kedatangan-Nya kedua kali akan didahului dengan berbagai peristiwa dahsyat, Lukas 21:8-19. Salah satu tanda yang akan dinyatakan menjelang Yesus datang kedua kali ialah sampar yaitu wabah penyakit atau epidemik.

KRONOLOGIS TANDA-TANDA ZAMAN
Jika kita perhatikan dalam Wahyu 6:1-17, dicatat secara kronologis dan rinci tanda-tanda yang harus terjadi sebelum Yesus datang kedua kali. Apabila tanda-tanda itu digenapi, tanda-tanda itu menjadi batu petunjuk bagi kita, kira-kira sejauh mana jarak kita dengan saat kedatangan Yesus kedua kali. Untuk lebih jelas, perhatikan gambar berikut.

Pada gambar, jarak dari salib Kristus, ada waktu yang panjang. Dan ada garis putus-putus yang merupakan awal penguasa dunia yang bengis dan jahat yaitu Antikris dan diakhiri pada saat Yesus datang kedua kali. Dan sebelum kedatangan Yesus ada tanda-tanda yang menyertai. Tanda-tanda kedatangan Kristus yaitu:

✔ Pembukaan 7 materai dan saat akan masuk materai ke-7, yaitu di materai ke-6 masuk ke-7 ada pemisahan gereja. Allah akan memisahkan jemaat yang rohaninya sesuai kualifikasi Tuhan dan jemaat yang tidak bersungguh-sungguh kepada Tuhan.

✔ Setelah pembukaan materai, akan dilanjutkan dengan peniupan 7 sangkakala dan saat peniupan sangkakala ke-4, gereja akan mengalami penyingkiran. Setelah itu 3 sangkakala berikutnya akan ditiup. Setelah sangkakala, maka Yesus datang tetapi tidak berjejak di bumi. Dan mereka yang hidup sampai saat ini akan diubahkan, sedangkan yang mati dalam Tuhan akan dibangkitkan.

✔Setelah itu barulah cawan murka ditumpahkan dari cawan murka 1 – 6. Setelah itu terjadi perang Harmagedon dan dilanjutkan dengan pencurahan cawan yang ke-7, suatu hukuman bagi orang yang berdosa. Ingat saat Yesus disalib, Yesus katakan sudah selesai, yaitu dosa dan pelanggaran manusia. Dari tanda-tanda ini, gereja sudah ada di mail stone ke berapa?

Jika diperhatikan, sejak akhir Desember 2019 sampai sekarang, dunia geger dengan munculnya apa yang disebut sampar, epidemik atau wabah penyakit yang melanda hampir seluruh negara di dunia, disebabkan oleh Virus Corona (Covid-19). Sesuai firman Allah, wabah corona kira-kira penggenapan tanda zaman yang mana? Wahyu 6:7,8 – Jika materai keempat dibuka, muncul kuda hijau kuning dan menciptakan warna abu-abu dan kerajaan maut mengikutinya kemanapun ia pergi. Materai ke-4 ini disebabkan oleh pembukaan materai kedua dan ketiga yaitu tentang kelaparan dan peperangan yang telah melanda dunia.

DI MANA POSISI KITA
Apabila Tuhan izinkan kita melihat peristiwa sampar, epidemik atau wabah penyakit yang terjadi sekarang, Tuhan punya maksud supaya kita mengerti di mana posisi kita sekarang, bila dihubungkan dengan saat Yesus  datang kedua kali. Seperti gambar, maka posisi kita ada dimaterai keempat. Tetapi, kalau kita pelajari firman Allah, penggenapan Meterai keempat yaitu kematian akibat epidemik, yaitu sampar atau wabah penyakit yang terjadi secara mengglobal (mendunia).

Sebenarnya penyakit yang telah terjadi/ mendunia lebih dari 30 tahun lalu, yaitu virus HIV AIDS, yang mendunia pada tahun 1987. Kasus AIDS awalnya terjadi tahun 1920 dan terbawa hingga atlantik dan menjangkiti remaja yang tinggal di Amerika. Dokter percaya bahwa ia seorang penjajah pria. Namun akhirnya ditemukan bahwa virus ini juga dapat menyebar lewat darah dan jarum suntik. Tahun 1977, virus ini sampai di Eropa oleh seorang pelaut sehingga menyebar luas. Banyak yang telah meninggal oleh virus ini dan virus ini menyebar serta mendunia di tahun 1987.  Virus ini bersifat permanen. Sampai sekarang belum ditemukan obat – vaksin untuk virus HIV, (Human Immunodeficiency Virus), virus yang merusak  sistem  kekebalan  tubuh,  yang menginfeksi/ menghancurkan sel CD4). Apabila sesorang sudah dinyatakan sakit, penyakitnya disebut AIDS – Acquired Immune Deficiency Syndrome, yaitu sekumpulan gejala dan infeksi yang timbul karena rusaknya sistem kekebalan tubuh.

Jadi materai keempat sudah dibuka karena setiap meterai dibuka yaitu penggenapan tanda-tanda kedatangan Yesus kedua kali, mulai  dari materi pertama dan seterusnya akan timbul dampak yang berlanjut sampai batas yang telah ditentukan Allah sendiri. Sebab itu perhatikan, kalau materai kekempat sudah dibuka atau sudah digenapi, maka yang benar, posisi kita sekarang penggenapan ada di materai kelima, Wahyu 6:9-11 yaitu penganiayaan terhadap orang  percaya (pengikut Yesus).

CAKAP DALAM MENILAI ZAMAN
Melihat kenyataan yang terjadi di dunia, dimana tanda-tanda zaman yaitu tanda-tanda kedatangan Yesus kedua kali dari ketujuh materai yang harus digenapi, beberapa di antaranya sudah nyata/digenapi. Sekarang, bagaimana sikap kita dan apa yang harus kita lakukan? Firman Allah memberikan nasihat dalam Lukas 12:54-59:

  • Ayat 54,55 – Bangsa Israel sangat mahir dalam menilai cuaca. Dan mereka gunakan itu sebagai peluang untuk mendapat keuntungan sebanyak-banyaknya secara materi. Dengan melihat kondisi alam yang terjadi, mereka dapat memprediksikan tindakan akan yang harus mereka lakukan, khususnya dalam memperoleh laba. Seperti yang terjadi sekarang, apa yang dilakukan orang-orang saat virus corona mewabah? Mereka mengambil keuntungan sebanyak-banyaknya. Kita jangan hanya fokus untuk memenuhi kebutuhan jasmani saja. Sudah waktunya serius dalam pengiringan kepada Tuhan.
  • Ayat 56 – karena kita lebih mudah menilai zaman dan perkembangannya, namun tidak mampu menilai kapan kedatangan Tuhan kedua kali. Itu sebabnya Tuhan Yesus menegur orang Israel. Tuhan kiranya memberi kepada kita ketajaman/kepekaan dalam menilai zaman ini. Terutama kedatangan Yesus kedua kali.
  • Ayat 57“Dan mengapakah engkau juga tidak memutuskan sendiri apa yang benar?..” Tetapi keputusan ada di tangan kita. Apakah kita mau memperhatikan dengan seksama kedatangan Tuhan atau mengabaikannya. Oleh karena itu katakan kepada Tuhan “Tuhan, mulai sekarang aku akan buang – sunat atau potong semua dosa dan hal yang tidak berkenan kepada Tuhan.”
  • Ayat 58 – Kemudian yang kita lakukan yaitu jangan pernah berusaha mencari pembenaran dihadapan Yesus.

PENUTUP
Bila kita mau berperkara dengan Tuhan yaitu mengakui semua kesalahan, kekurangan dan kelemahan serta ketidakpekaan kita untuk mengambil keputuasan yang dikehendaki Tuhan untuk dilakukan. Yesaya 1:18, datang berdoa kepada Tuhan, sebab meskipun dosa kita semerah kirmisi (dosa yang berat) akan menjadi bersih. Dosa masa lalu, kita jujur kepada Tuhan, maka Tuhan akan bersihkan (1 Yohanes 1:9). Tuhan kiranya menolong setiap kita untuk mengerti tanda-tanda kedatangan Tuhan yang semakin mendekat. Tuhan Yesus memberkati.

About GPdI Mahanaim Tegal

Profil Singkat GPdI Mahanaim Tegal. Berdiri: Tahun 1989 dengan Gembala Sidang: Pdt.J.S.Minandar (Sejak 1997). Visi: Membangun Keluarga Kristen yang mengasihi serta melayani Tuhan dan sesama. Misi: Menjangkau jiwa dengan Injil, membina hingga dewasa di dalam Kristus dan melayani.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s