PROTOKOL KERAJAAN ALLAH – oleh Pdt. Hani Paulus (Ibadah Raya – Minggu, 18 Oktober 2020)

Ester 4:11
“Semua pegawai raja serta penduduk daerah-daerah kerajaan mengetahui bahwa bagi setiap laki-laki atau perempuan, yang menghadap raja di pelataran dalam dengan tiada dipanggil, hanya berlaku satu undang-undang, yakni hukuman mati. Hanya orang yang kepadanya raja mengulurkan tongkat emas, yang akan tetap hidup. Dan aku selama tiga puluh hari ini tidak dipanggil menghadap raja.”

Ester diangkat untuk menggantikan ratu Wasti. Ester merupakan orang Yahudi. Namun ada sebuah masalah. Orang kedua dalam kerajaan yaitu Haman ingin memusnahkan seluruh bangsa Yahudi. Kemudian Mordekhai datang kepada Ester, sebab hanya Ester yang memiliki akses untuk datang kepada raja. Namun Ester berkata bahwa telah 30 hari raja tidak memanggilnya. Sebab, dalam kerajaan Media Persia ada sebuah protokol kerajaan yang berlaku bahwa semua orang yang menghadap raja dengan tidak dipanggil raja dan raja tidak mengulurkan tongkatnya, maka hukumannya adalah mati.

Ester 5:1-3 menceritakan bahwa ketika raja melihat Ester, maka raja berkenan dengan mengulurkan tongkat emasnya. Artinya, raja menghendaki kehadiran Ester untuk menghadap raja. Bahkan raja bertanya apa yang Ester inginkan, sampai berani melanggar protokol kerajaan.

PROTOKOL
Protokol adalah sekumpulan panduan / aturan yang dibuat untuk menjaga kehormatan sebuah negara yang diwakili oleh pemimpin tertinggi dari negara tersebut. Protokol berhubungan dengan kehormatan seorang raja dan lingkungan istana kerajaan. Protokol berhubungan dengan pemimpin sebuah negara dan istana kenegaraannya. Protokol juga berhubungan dengan acara kenegaraan saat menyambut pemimpin dari negara lain. Protokol tidak boleh dilanggar karena mewakili suatu kehormatan dan kemuliaan dari sebuah negara. Kalau dilanggar, maka sangsinya tidak terkatakan (sebuah kehinaan bagi negara tersebut).

Di tengah pandemi ini juga kita memakai istilah protokol kesehatan. Mengapa harus memakai kata protokol? Karena apabila dilanggar maka akan menimbulkan bahaya yang sangat besar bagi kita dan bagi sesama kita, sebab akibat dari pelanggaran ini adalah kematian. Sanksi protokol Covid-19 diberikan agar orang-orang tahu bahwa hal ini merupakan hal yang serius, tidak bisa sembarang dilanggar.

Apakah protokol kerajaan? Protokol kerajaan Allah berisi panduan apa yang dikehendaki seorang Raja (Sang Pemilik kerajaan) di lingkungan kerajaan-Nya. Protokol dibuat untuk menyenangkan hati Raja.

PROTOKOL KERAJAAN ALLAH
Dengan protokol ini diharapkan seseorang yang datang kepada Tuhan dihadapan tahta-Nya mendapat perkenanan-Nya (bahkan mendapat akses kepada seluruh istana-Nya).

Ketika protokol ini disampaikan, sangat diharapkan bahwa orang-orang yang datang ke takhta seorang Raja, diperkenan oleh Raja, sama seperti ratu Ester. Sekalipun ia melanggar protokol kerajaan pada saat itu, namun karena raja berkenan, raja mengulurkan tongkatnya kepada Ester bahkan memberikan apa yang Ester inginkan.

KERAJAAN ALLAH
Mengapa kita harus belajar mengenai protokol kerajaan Allah?
Allah tinggal di sorga dan sorga merupakan sebuah kerajaan. Selama Yesus melayani di bumi, Yesus sering memberitakan mengenai kerajaan Allah, bahkan Paulus juga melelakukan hal yang sama (Matius 4:17; Matius 9:35; Kisah 1: 3a; Kisah 28:31).

Mengapa kita harus mengikuti protokol kerajaan Allah? Sebab kita menerima kerajaan yang tidak tergoncangkan (Ibrani 12: 26-28). Orang-orang yang hidup dalam kerajaan Allah ini sudah sepatutnya hidup mereka selalu mengucap syukur dan beribadah dengan menghormati Tuhan dalam ibadah.

Banyak kerajaan-kerajaan dunia ini yang begitu hebat pada awal mulanya (Mesir, Babel, Asyur, Media Persia, Yunani, Romawi) pada akhirnya menurun karena goncangan-goncangan yang dialami. Kerajaan yang terakhir memerintah adalah kerajaan Antikristus. Sekalipun kerajaannya begitu kuat pada mulanya, namun pasti akan hancur juga.

Ketika kita mentaati protokol kerajaan Allah, maka hal ini berarti memberikan jaminan kepada kita aman dan tidak akan tergoncang dari kegoncangan yang akan dialami oleh dunia melainkan terpelihara dalam kerajaan  Allah.

Apa saja isi protokol kerajaan Allah ini? (Roma 14:17)
1. Kebenaran
Apakah kita sudah menjadi warga negara kerajaan Allah? Kalau belum, berarti posisi kita belum benar terhadap kerajaan Allah.

Yohanes 3:3-5 berkata untuk mengalami kerajaan Allah, maka kita harus benar. Bagaimana caranya? Yaitu mengalami kelahiran baru. Ketika kita mengalami kelahiran baru, maka kita akan dipimpin oleh Firman dan Roh Kudus yang akan membawa hidup kita dalam pertobatan setiap hari.

Bertobat dalam bahasa Yunani: Metanoia yang berarti perubahan pikiran. Bukan lagi pikiran yang berasal dari kehidupan lama. Oleh sebab itu pikiran kita harus terus dicek juga setiap jari agar tetap selaras dengan Firman Allah. Sebelum tindakan kita berubah, maka yang harus kita ubah adalah pikiran kita.

2. Damai sejahtera (Inside)
Kalau kita mengikuti protokol ini maka kita akan mengalami damai sejahtera. Mengapa? Dalam bahasa Yunani, damai sejahtera ini berkaitan dengan jaminan kelimpahan dari kerajaan Allah.

Kalau posisi kita benar terhadap undang-undang kerajaan Allah, maka keyakinan kita akan kuat bahwa kerajaan ini akan memelihara kehidupan kita. Kita tidak akan mengalami ketakutan, kekuatiran, kegelisahan, dsb sekalipun dunia mengalami goncangan-goncangan (Matius 6:33).

3. Sukacita oleh Roh Kudus (Outside)
Sukacita yang terekspresi lewat perkataan dan tindakan yang tidak mempermalukan dan mencemari kerajaan Allah (1 Tesalonika 1:5-6).

Matius 13: 41 memberi contoh bahwa banyak orang yang berada didalam kerajaan Allah namun tidak mengikuti protokol. Orang yang tidak mengikuti protokol kerajaan Allah tidak akan hidup dalam kebenaran, damai sejahtera dan sukacita. Oleh sebab itu, mereka tidak akan masuk dalam kerajaan Allah. Namun orang-orang yang mengikuti protokol kerajaan Allah akan bersinar dalam kerajaan-Nya (Matius 13:43).

KESIMPULAN
Oleh sebab itu, hiduplah dalam protokol kerajaan Allah yaitu kebenaran, damai sejahtera dan sukacita oleh Roh Kudus. Ketika kita melakukan protokol kerajaan Allah, Allah disenangkan dan pada akhirnya jaminan pemeliharaan dari Kerajaan Allah menjadi bagian kita orang yang percaya. Amin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *