KARENA PENGENALAN AKAN YESUS YANG BENAR – Oleh Pdm. Melky Mokodongan, Ibadah Raya 1 Minggu 09 Mei 2021

Karena Pengenalan akan Yesus Yang Benar
Filipi 3:7-8

Ayat Pokok
Ay 7. Tetapi apa yang dahulu merupakan keuntungan bagiku, sekarang kuanggap rugi karena Kristus.
Ay 8. Malahan segala sesuatu kuanggap rugi, karena pengenalan akan Kristus Yesus, Tuhanku, lebih mulia dari pada semuanya. Oleh karena Dialah aku telah melepaskan semuanya itu dan menganggapnya sampah, supaya aku memperoleh Kristus,

Pendahuluan
Dalam Pasal tiga ini, diawali dengan ajakan kepada jemaat untuk bersukacita di dalam Tuhan, artinya ini menunjukan mereka sudah percaya dan memiliki pengenalan akan Yesus, sehingga Paulus menegaskan/memberi kepastian kembali apa yang sudah pernah disampaikan oleh Paulus sebelumnya.

 

Baru masuk pada ayat-ayat selanjutnya sebagai inti pesan dan gambaran yang disampaikan Paulus sebagai nasihat yang sangat penting dan perlu diperhatikan oleh jemaat.

 

Paulus melihat bahwa ada penyelewangan kebenaran yang mulai masuk dan mempengaruhi jemaat, sehingga Paulus katakan di ayat 2.

Di Ay 2 “Hati-hatilah terhadap anjing-anjing, hati-hatilah terhadap pekerja-pekerja yang jahat, hati-hatilah terhadap penyunat-penyunat yang palsu,”

 

Sampai tiga kali Paulus katakan Hati-hati! Tentu ini merupakan hal yang darurat dan perlu diperhatikan dengan sungguh-sungguh.

Paulus menegaskan kembali kepada mereka juga, di ayat 3.
karena kitalah orang-orang bersunat, yang beribadah oleh Roh Allah, dan bermegah dalam Kristus Yesus dan tidak menaruh percaya pada hal-hal lahiriah

Artinya apa?

Artinya jemaat yang sudah memiliki pengenalan akan Pribadi Yesus yang benar, jemaat yang sudah percaya kepada Yesus, dan beribadah kepada Allah bahkan lebih jauh lagi, mereka yang sudah memiliki keselamatan, dan tidak menaruh percaya kepada sesuatu yang bukan Allah/hal yang sementara. Lahiriah itukan hal yang sementara.

Maka jemaat diingatkan harus berhati-hati, waspada, jangan lupa bahwa mereka sudah memiliki pengenalan akan Yesus yang benar.

Sebagai seorang Hamba Tuhan, Paulus tidak ingin melihat jemaat dan pelayanan serta pemberitaan tentang Yesus yang adalah kebenaran sejati sudah dimiliki oleh jemaat Filipi hilang atau teralihkan karena orang-orang yang menyesatkan.

Seperti apa orang yang sudah mengenal Yesus? Atau apa sikap yang benar dari seseorang yang telah mengenal Pribadi Yesus?

Yang pertama; Orang yang telah memiliki pengenalan akan Yesus, pasti akan;
1. Menempatkan Yesus lebih utama dan Mulia dalam hidupnya. Ay 7,8
Ay 7. Tetapi apa yang dahulu merupakan keuntungan bagiku, sekarang kuanggap rugi karena Kristus…,

Paulus tidak menempatkan keuntungan-keuntungan lahiriah/duniawi yang didapatkan sebagai hal yang utama dan mulia dalam hidupnya, tetapi yang utama dan mulia adalah Yesus..!

Itu sebabnya tegas Paulus berkata “apa yang dahulu keuntungan bagiku, sekarang ku anggap rugi. Karena Kristus Yesus.

Artinya, seseorang yang menempatkan Yesus sebagai satu-satunya yang tertinggi dalam hidupnya, adalah seseorang yang telah memiliki pengenalan akan Pribadi-Nya.

Bagaimana dengan kita?
Apakah kita telah memiliki pengenalan akan Yesus yang benar? Kalau sudah, apakah kita telah menempatkan Yesus sebagai yang utama dan mulia? Atau yang lebih yang utama dalam hidup kita adalah uang/kentungan lahiriah?

Tidak salah kita cari uang, karena itu masih diperlukan selama kita dibumi, tetapi seharusnya kalau waktunya Ibadah maka itulah yang harus kita utamakan. Bukankan Alkitab berkata carilah dahulu kerajaan dan Kebenaran maka yg lain akan ditambahkan. Matius 6:33

Bapak ibu saudara yang dikasih Tuhan, sekali lagi “kalau kita telah memiliki pengenalan akan Yesus yang benar, maka dapat dipastikan kita akan menempatkan Yesus sebagai yang utama dalam hidup kita”.

Dari mana kita dapat memiliki pengenalan akan Yesus yang benar?
Kita dapat menemukan melalui Firman Allah. Karena Firman ini adalah kebenaran-Nya. Mazmur 119:160, Yohanes 17:17

Mazmur 119:160
Dasar firman-Mu adalah kebenaran dan segala hukum-hukum-Mu yang adil adalah untuk selama-lamanya.

Yohanes 17:17
Kuduskanlah mereka dalam kebenaran; firman-Mu adalah kebenaran.

Itu sebabnya Cintailah Firman Allah, lakukanlah dengan sungguh2. Setialah beribadah, karena melalui ibadah kita menimakti Firman/ kebenaran-Nya.

Yang kedua adalah: seseorang yang telah memiliki pengenalan akan Yesus yang benar, memiliki;
2. Keberanian Melepaskan/menanggalkan. Ay 8b
Ay 8b. “Oleh karena Dialah aku telah melepaskan semuanya itu dan menganggapnya sampah, supaya aku memperoleh Kristus”,

Paulus berkata, oleh karena Dia, siapa Dia yg dimaksud oleh Paulus? Yang dimaksud Paulus disini menunjuk kepada Pribadi Yesus yang adalah kebenaran sejati.

Dikatakan oleh Paulus, oleh karena Yesus, artinya pengenalan akan Yesus yang benar maka “Paulus melepaskan, menanggalkan semuanya dan menganggap sebagai sampah.. Waaauw luar biasa.

Bapak ibu saudara yang di kasih Tuhan.
Selain Paulus menempatkan Yesus sebagai hal yang utama, Paulus juga berani melepaskan semua yang dianggap keuntungan, yaitu kebanggaan duniawi, sanjungan, ataupun penghormatan, termasuk di dalamnya materi. Semua itu dianggap sampah/kotoran belaka.

Pengenalan akan pribadi-Nya akan membuat sesorang berani mengambil sikap untuk melepaskan.

Nah Bagaimana dengan kita saat ini?
Adakah hal-hal yang mulai menggantikan posisi Yesus sebagai yang utama dalam hidup kita? Apakah kita punya kesanggupan/keberanian untuk melepaskan?

Bapak ibu yang dikasihi;

Hati-hatilah dengan keuntungan-keuntungan duniawi yang di anggap banyak orang sebagai sesuatu yang utama dalam hidupnya, karena itu dapat menggantikan posisi Yesus.

seharusnya ketika kita telah memiliki pengenalan akan Yesus yang benar, maka kita berani melepaskan semua hal yang berusaha menggeser posisi Yesus dalam hidup kita.

Yang ketiga;
3. Melupakan apa yang sudah dilepaskan/tinggalkan. Ay 13b
aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku,

Melupakan artinya ‘TIDAK INGAT’ sesuatu yang telah dilepaskan/dibuang, tidak akan dingat lagi, bapak Gembala sering ilustrasikan/contoh kalau orang buang kotoran, itukan sampah, maka kalau kotoran itu sudah dibuang orang pasti tidak akan ingat lagi.

Apalagi kalau sudah disiram sampe bersih, benar-benar tidak ada lagi, orang tidak mungkin akan berpikir aduh sayang ya kenapa dibuang, justru dengan sendirinya akan melupakan.

Nah demikian juga dengan dosa yang sudah kita buang/tanggalkan, jangan pernah kita ingat-ingat lagi.. benar-benar harus dilupakan.

Jangan kita seperti istri Lot, kenikmatan/kesenangan duniawi sudah ditinggalkan, tetapi masih diingat, bahkan menoleh artinya Kembali kepada hal yang sudah ditanggalkan.

Quote: “Terkadang untuk masa depan dan kebahagiaanmu, engkau harus berani melepaskan bahkan melupakan”.

“Masa-masa sulit pasti akan dialami oleh orang-orang yang berani melupakan, tetapi pada waktunya kebahagian itu datang juga” (MRM)

dan yang keempat adalah;
4. Memiliki Tujuan Hidup. Ay 13b
Ay 13. aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku,

Tujuan hidup Paulus adalah Yesus. Demikian jemaat Filipi, dan dengan demikian juga dengan kita saat ini.  Kita mengarahkan sepenuhnya hidup kita tertuju hanya kepada Yesus.

Mazmur 141:8a “Tetapi kepada-Mulah, ya ALLAH, Tuhanku, mataku tertuju;”

Akhir dari Pengenalan akan Yesus yang benar?
1. Menjadi Serupa Dengan Pribadi-Nya. Ay 10
Filipi 3:10 (TB) Yang kukehendaki ialah mengenal Dia dan kuasa kebangkitan-Nya dan persekutuan dalam penderitaan-Nya, di mana aku menjadi serupa dengan Dia dalam kematian-Nya,

2. Kehidupan Kekal.
Filipi 3:11 (TB) supaya aku akhirnya beroleh kebangkitan dari antara orang mati.

Kebangkitan yang dimaksud Paulus disini bukan berbicara tentang kebangkitan secara umum, yaitu kebangkitan semua orang baik itu orang baik ataupun jahat.

Tetapi kebangkitan disini berbicara secara khusus, yaitu kebangkitan orang benar, atau orang-orang yang telah memiliki jaminan keselamatkan oleh Yesus.

3. Mendapatkan Mahkota.

1 Korintus 9:25b “Mereka berbuat demikian untuk memperoleh suatu mahkota yang fana, tetapi kita untuk memperoleh suatu mahkota yang abadi”

Kesimpulan.

Teruslah pertahankan pengenalan akan pribadi-Nya, melalui hidup yang mengutamakan Yesus, berani melepaskan, melupakan bahkan punya tujuan hidup karena Yesus.

Dialah satu-satunya jaminan kita, kepastian kita, bahkan keselamatan kita.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *