Pekerjaan ‘juga’ adalah Pelayanan – oleh Pdt. Hani Paulus (Ibadah Raya 1 – Minggu, 23 Juni 2021)

Joh 5:17  Tetapi Ia berkata kepada mereka: “Bapa-Ku bekerja sampai sekarang, maka Akupun bekerja juga.”

 Pendahuluan
Pemahaman yang salah tentang Pekerjaan (akibat dosa ada yang hilang salah satunya pemahaman yang keliru)

  • Pekerjaan untuk mencari uang
    Dari kecil kita sudah diindoktrinasi bahwa orang tua kita bekerja mencari uang sehingga motivasinya adalah uang.
  • Enam hari lamanya engkau akan bekerja dan satu hari istirahat.
    Kita adalah masyarakat yang berorientasi kepada istirahat.  Kita meyakini bahwa hari raya, liburan, dan akhir pekan lebih baik dari hari kerja. Kesukaan terhadap waktu bebas dari bekerja mencerminkan asumsi kita bahwa beristirahat lebih baik dari bekerja.
  • Pensiun adalah sasaran/ tujuan bekerja karena ada tunjangan.

Kita dirancang bukan untuk pensiun (tidak mengerjakan apa-apa) karena Allah tidak pernah pensiun. Kita dapat pensiun dari sebuah organisasi atau jabatan yang spesifik tetapi kita tidak akan dapat berhenti dari kehidupan dan bekerja. Begitu kita berhenti bekerja, artinya kita sudah mati.

Peng 9:10  Segala sesuatu yang dijumpai tanganmu untuk dikerjakan, kerjakanlah itu sekuat tenaga, karena tak ada pekerjaan, pertimbangan, pengetahuan dan hikmat dalam dunia orang mati, ke mana engkau akan pergi.

Mengapa bekerja juga adalah Pelayanan?
1. Allah juga bekerja dalam proses Penciptaan bahkan sampai sekarang Dia masih bekerja.
a.
Allah bekerja dalam pemulihan langit dan bumi pada waktu penciptaan alam semesta ini. Waktu bumi ini belum berbentuk dan kosong, Dia melayang-layang di atas permukaan air. Apa yang dilakukan-Nya? Dia bekerja keras untuk memulihkannya. Dia tunjukkan dengan bekerja. Dia mengucapkan Firman-Nya pada hari yang pertama sampai hari yang ke enam dan semuanya terjadi. Sampai-sampai Dia perlu ‘beristirahat’ pada hari ketujuh.

b. Kita perlu bekerja sebab Allah masih bekerja sampai saat ini. Yohanes 5:17 (TB) Tetapi Ia berkata kepada mereka: “Bapa-Ku bekerja sampai sekarang, maka Aku pun bekerja juga.”

c. Anda keluar dari Allah ketika menciptakan diri kita. Dia memberikan Roh yang abadi potensi kekal. Anda boleh pensiun dari sebuah organisasi atau jabatan spesifik tetapi Anda tidak akan pernah pensiun dari kehidupan dan pekerjaan. Begitu berhenti bekerja anda mulai mati sebab bekerja adalah bagian yang diperlukan dari kehidupan.

2. Pekerjaan diberikan kepada manusia untuk mengeluarkan potensi yang Allah sudah berikan di dalam dirinya.
a. Kejadian 1:26, apakah manusia mampu?
b.
Kejadian 1:28 Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka: “Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi.”

Terjemahan KJV: Diperintahkan untuk Fruitful (Berbuah) dan Multiply (melipatgandakannya) Menjadi produktif. Itu sebabnya Allah memberi pekerjaan kepada mereka di Taman Eden.

Kejadian 2:5  belum ada semak apapun di bumi, belum timbul tumbuh-tumbuhan apapun di padang, sebab TUHAN Allah belum menurunkan hujan ke bumi, dan belum ada orang untuk mengusahakan (Abad) tanah itu; kata ini dipakai juga dalam arti Pelayanan dan Penyembahan.

Kejadian 2:8  Selanjutnya TUHAN Allah membuat taman di Eden, di sebelah timur; disitulah ditempatkan-Nya manusia yang dibentuk-Nya itu.

Kejadian 2:15  TUHAN Allah mengambil manusia itu dan menempatkannya dalam taman Eden untuk mengusahakan dan memelihara taman itu.

Itu sebabnya pekerjaan bukan untuk mencari uang, uanglah yang mendatangkan seorang bekerja dengan maksimal.

c. Memang setelah Manusia jatuh dalam dosa, bekerja menjadi tidak menyenangkan.

Gen 3:17  Lalu firman-Nya kepada manusia itu: “Karena engkau mendengarkan perkataan isterimu dan memakan dari buah pohon, yang telah Kuperintahkan kepadamu: Jangan makan dari padanya, maka terkutuklah tanah karena engkau; dengan bersusah payah engkau akan mencari rezekimu dari tanah seumur hidupmu:

 Gen 3:18  semak duri dan rumput duri yang akan dihasilkannya bagimu, dan tumbuh-tumbuhan di padang akan menjadi makananmu;

Gen 3:19  dengan berpeluh engkau akan mencari makananmu, sampai engkau kembali lagi menjadi tanah, karena dari situlah engkau diambil; sebab engkau debu dan engkau akan kembali menjadi debu.”

Tetapi Pekerjaan sudah diberikan kepada manusia sebelum manusia jatuh dalam dosa

d. Pekerjaan sudah diberikan Tuhan kepada Adam bahkan sebelum Adam mendapatkan istri.

3. Bekerja menyenangkan hati Tuhan dan Tuhan menghargai orang yang bekerja dengan penuh tanggung jawab.
a.
Mat 25:20 Hamba yang menerima lima talenta itu datang dan ia membawa laba lima talenta, katanya: Tuan, lima talenta tuan percayakan kepadaku; lihat, aku telah beroleh laba lima talenta.

 Mat 25:21  Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia; engkau telah setia dalam perkara kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.

b. Itu sebabnya dia membenci kemalasan dan mengatakan kepada mereka yang tidak bekerja mengembangkan talenta mereka.

Mat 25:26  Maka jawab tuannya itu: Hai kamu, hamba yang jahat dan malas, jadi kamu sudah tahu, bahwa aku menuai di tempat di mana aku tidak menabur dan memungut dari tempat di mana aku tidak menanam?

Mat 25:30  Dan campakkanlah hamba yang tidak berguna itu ke dalam kegelapan yang paling gelap. Di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi.”

Prinsip Kerajaan Allah
Mat 6:33  Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.

Penutup (Persiapan Perjamuan Tuhan)
Kita sebagai orang yang ditebus oleh darah Yesus dan menjadi manusia baru, sudah sepatutnya cara bekerja kita harus berbeda dengan orang dunia.

Efesus 2:10 Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *