KUALITAS GEREJA SEMPURNA YANG AKAN DISINGKIRKAN KE PADANG GURUN – Oleh Pdt. J.S.Minandar (Ibadah Raya 1 dan 3-Minggu 19 September 2021)

PENDAHULUAN

Dalam Wahyu 8:12,13 dikatakan bahwa pada saat  Sangkakala – IV ditiup, di langit  terbang seekor Burung Nasar berseru: “Celaka; celaka dan celakalah. Burung Nasar yang terbang di angkasa ini ialah: Pengikut Yesus Yang Sejati, (Gereja Sempurna; Mempelai Wanita Kristus) yang sedang disingkirkan ke Padang gurun.

PENYINGKIRAN GEREJA SEMPURNA

Sebelum Gereja Sempurna disingkirkan ke p.dang gurun, lebih dahulu akan ada: Pemisahan Gereja, 1 Kor. 11:19 kejadiannya dicatat dlm. Wah 7:1-17.

Sehingga, saat Antikristus jadi penguasa dunia, Gereja Sempurna telah disingkirkan ke padang gurun, dengan kuasa dua sayap burung nazar yang besar, Wahyu 12:6,14.

Itu sebabnya dalam Wahyu 8:13

Gereja yang sempurna dianalogikan/digambarkan dengan “SEEKOR BURUNG NAZAR”

Wahyu 8:13 “Lalu aku melihat; aku mendengar seekor burung nasar terbang di tengah langit dan berkata dengan suara nyaring: “Celaka, celaka, celakalah mereka yang diam di atas bumi oleh karena bunyi sangkakala ketiga malaikat lain, yang masih akan meniup sangkakalanya.”

KRISTEN BURUNG NASAR

Dapat disimpulkan, untuk luput dari Antikristus sebagai penguasa dunia selama 3,5 tahun yang akan memerintah dunia dengan cara yang kejam.

Kita harus menjadi KRISTEN  RAJAWALI, yaitu: Pengikut Yesus Yang Sejati; Gereja Sempurna, Mempelai  Wanita  Kristus  atau  Hawa  Yang Akhir.

KUALITAS KRISTEN BURUNG NAZAR

Kalau Saudara ingin tahu, seperti apa kualitas pengikut Yesus burung nasar itu? Mari kita baca:

Wahyu 12:1 “Maka tampaklah suatu tanda besar di langit: Seorang perempuan berselubungkan matahari, dengan bulan di bawah kakinya dan sebuah mahkota dari dua belas bintang di atas kepalanya.”

KUALITAS ROHANI KRISTEN BURUNG NAZAR

BERSELUBUNGKAN MATAHARI

Wahyu 12:1a “…seorang perempuan berselu-bungkan matahari…”

Kej. 5:1 “Manusia diciptakan serupa dg. Allah.”

Rm 3:23 “Oleh dosa manusia hilang kemuliaan.”

Fil. 2:8 “Oleh Yesus dosa manusia diampuni.”

Sebab itu kita tidak bisa kompromi dengan dosa.

2. SEORANG CHRISTIANOS

Wah.12:1b ‘dengan bulan di atas kakinya’

Pengikut Yesus Yang Sejati yg akan dising-kirkan ke padang gurun ialah anak Tuhan yang jalan hidupnya mengikuti jejak Yesus

Artinya: Dalam seluruh aspek hidupnya, ia tidak menyimpang dari Firman Allah.

3. MENCINTAI PENGORBANAN YESUS

Matius 24:28 “Di mana ada bangkai di situ burung nazar berkerumun.”

Pengikut Yesus Yang Sejati yang disingkirkan ke Padang Gurun adalah anak Tuhan yang cinta dan menghargai korban Yesus di salib.

a). Senantiasa sadar, di manapun dia berada, Yesus ada dan bersikap hormat pada Yesus.

b). Mencintai perhimpunan jemaat, Matius 18:20, sebab ada Roti Hidup yg dipecah.

c). Mencintai Perjamuan Tuhan, 1 Korintus 11:23-25

d). Kesukaannya menyembah Yesus, Mazmur 22:4 “Tuhan hadir di tengah-tengah pujian umat-Nya.” (TL)

4. MENGADALKAN TUHAN

Dalam Yesaya 40:30,31

Usia; kekuatan; tenaga, keuangan, usaha, kekayaan dan kedudukan suatu saat tidak bisa diandalkan lagi.

Pengikut Yesus yang sejati bergantung penuh kepada Tuhan.

Tapi : orang yang menanti-nantikan Tuhan

Dalam Bahasa Ibrani : QAVA

DALAM BAHASA INGGRIS : To bind together by twisting.

Pengkhotbah 4:12b dikatakan : “Tali tiga lembar tak mudah diputuskan.”

Kita, Yesus (Firman Tuhan) dan Roh Kudus menjadi satu jalinan dalam ikatan, yang tak bisa diputuskan. Antikristus dan Iblis sekali pun tak akan bisa kalahkan.

Haleluya!

PENIUPAN SANGKAKALA KE-IV PENYINGKIRAN GEREJA SEMPURNA KE PADANG GURUN – Oleh Pdt. J.S. Minandar (Ibadah Raya-Minggu 5 September 2021)

Wahyu 8:12,13

Wahyu 8:12

“Lalu malaikat yang keempat meniup sangkakalanya dan terpukullah sepertiga dari matahari dan sepertiga dari bulan dan sepertiga  dari  bintang – bintang, sehingga sepertiga dari padanya menjadi gelap dan sepertiga dari siang hari tidak terang dan demikian juga malam hari.

Wahyu 8:13

Lalu aku melihat: aku mendengar seekor burung nasar terbang di tengah langit dan berkata  dengan  suara  nyaring : “Celaka, celaka, celakalah  mereka  yang diam  di atas bumi oleh  karena bunyi sangkakala ketiga malaikat lain, yang masih akan meniup sangkakalanya.”

PENDAHULUAN

Peniupan Sangkakala IV, terjadi pada awal pemerintahan Antikristus. Sebab itu…

Sebelum Antikristus memerintah dunia.

  • Pengikut Yesus Yang Sejati akan disingkirkan ke Padang Gurun agar luput dari siksa dan kekejaman Antikristus sebagai oknum yang berkuasa di dunia selama 3,5 tahun.

KEGELAPAN MELANDA DUNIA

Wahyu 8:12 ditulis sebelum penyingkiran Gereja Sempurna akan ada kegelapan yang melanda seluruh dunia. Karena…

(1) matahari, (2) bulan, (3) bintang, (4) siang hari dan (5) malam hari cahayanya akan ber-kurang sepertiga bagian.

Angka 5 adalah angka: “PENEBUSAN”

Dengan lain kata mulai saat sangkakala VII ditiup, mulai saat itu Yesus akan melakukan pembalasan kepada manusia di bumi, yaitu mereka yang telah menolak dan menghina dan menyia-nyiakan karya keselamatan yang Allah anugerahkankan kepada manusia di dalam iman kepada Yesus.

SEEKOR BURUNG NASAR YANG BESAR

Di saat dunia dilanda kegelapan, ada seruan peringatan bagi umat manusia di dunia yaitu

  • mereka yang tidak percaya kepada Yesus
  • Orang yang percaya kepada Yesus, tetapi mereka tidak masuk dalam bagian Gereja Sempurna.

Wahyu 8:13

“Lalu aku melihat; aku mendengar seekor burung nasar terbang di tengah langit dan berkata  dengan  suara  nyaring : “Celaka, celaka, celakalah mereka  yang diam  diatas bumi oleh karena bunyi sangkakala ketiga malaikat lain, yang masih akan meniup sangkakalanya.”

BURUNG NASAR YANG BESAR

Yang pertama, yang akan kita bahas adalah:

Siapakah yang dimaksud: Seekor burung nasar yang terbang di tengah  langit, yang menyerukan peringatan yaitu seruan: “Tiga Kali Celaka!”

Mari kita bahas tentang burung nasar ini dengan mempelajari sebuah ayat dalam…

MATIUS 24:27-28

“Sebab sama seperti kilat memancar dari sebelah timur dan melontarkan cahaya-nya sampai ke barat, demikian pulalah kelak kedatangan Anak Manusia. Di mana ada bangkai, di situ burung nazar berkerumun.”

Ada dua gelar yang disandang Yesus, yaitu :

(1) Anak Manusia; (2) Bangkai.

  1. ANAK MANUSIA

Yesus adalah Allah, tetapi Yesus harus jadi manusia karena keselamatan tidak bisa di- bayar dengan usaha; kebaikan; amal tapi oleh iman kita akan kasih karunia Allah di dalam Yesus Kristus, Efesus 2:8,9.

Berulang kali saya katakan bahwa didunia ini tidak ada seorang pun yang memenuhi syarat untuk menjadi : seorang penebus.

– sebab semua orang sudah berdosa ( Roma 3:23 ) dan tidak layak untuk jadi penebus.

– sebab itu untuk menebus manusia, Yesus yang adalah Allah harus menjadi manusia dan dan bergelar “Anak Manusia” ( Filipi 2:8 )

  1. BANGKAI

Matius 24:28 “Di mana ada bangkai, di situ burung nazar berkerumun.”

Yesus menerima gelar ini, selain sebagai:

  • Penghinaan dan Penderitaan

Pada saat Yesus ditangkap, diadili, disesah, disiksa, divonis  dan disalibkan, Yesus disa-makan dengan hewan.

Puncaknya..

Yesus mati dengan cara yang amat hina sama seperti bangkai seekor binatang. Tetapi bagi kita yang percaya kepada Yesus …

  • Yesus itu indah, mulia, kudus dan berharga, sebab hanya Yesus yang sanggup menyelamatkan dan memberikan hidup kekal kepada umat manusia.

 

 

BURUNG NASAR

BURUNG BANGKAI
PENGIKUT YESUS SEJATI

Anak-anak Tuhan yang percaya, mencintai dan melakukan Firman Allah.

Melayani Yesus dan setia mengikut  Yesus  sampai Yesus datang kembali.

PENGIKUT AGAMA DUNIA

Menolak, menghina Yesus karna percaya dan cinta ajaran-ajaran setan dan yang tak bisa menyelamatkan tapi membawa pada maut atau kebinasaan.

 

Apakah kita Kristen Burung Nasar atau tidak?

Dalam firman Tuhan banyak dicatat Gereja Sempurna yaitu Mempelai Wanita Kristus yang akan disingkirkan ke padang gurun, banyak digambarkan dengan gambaran:

Seekor Burung Nasar”.

GEREJA SEMPURNA YANG DISINGKIRKAN

Wahyu 12:1-6,12 mencatat kisah dan proses Allah menyingkirkan Gereja Yang Sempurna ke padang gurun.

Ay 1. Perempuan – Mempelai Wanita Kristus

Ay 2. Mengandung – ialah penggenapan dari Meterai-7 Pernikahan dengan Kristus.

Ay. 3,4 Naga (Iblis) berusaha memangsa Anak yang dilahirkan, Tapi Anak Laki-laki itu dibawa ke takhta Allah (surga)

Ay. 5,6   Perempuan yaitu Mempelai Wanita Kristus disingkirkan/meluputkan diri yaitu LARI ke padang gurun.

Wahyu 12:14

“Kepada perempuan itu diberikan kedua sayap dari burung nasar yang besar, supaya ia terbang ke tempatnya di padang gurun, di mana ia dipelihara jauh dari tempat ular itu  selama satu masa dan dua masa dan setengah masa.”

– DUA SAYAP BURUNG NASAR –

Perempuan dalam Wahyu 12:1 adalah:

Mempelai Wanita Kristus yaitu Gereja Sem-purna, Mempelai  Wanita  Kristus  yang lari atau terbang yaitu disingkirkan oleh Allah ke padang gurun. Sebab itu  Pengikut Yesus Yang Sejati, juga bergelar: BURUNG NASAR, Wahyu 8:13; Wahyu 12:14 dan lain-lainnya.

-REALISASI PERISTIWA PENYINGKIRAN-

Seperti apa wujud peristiwa Penyingkiran bila hal ini benar-benar digenapi?  Apa kita diberi sayap sungguhan? Atau akan seperti apa?

Dua Sayap Burung Nasar gambaran Kuasa Roh Kudus dua kali ganda, Wahyu 12:1c.

Contoh Pengalaman Filipus: Kis 8:26-40.

HALELUYA!

Gereja Yang Tidak Tergoncangkan – Oleh Pdt. J.S. Minandar (Ibadah Raya – Minggu 15 Agustus 2021)

Ibrani 12:26,27

Ibrani 12:26
“Waktu itu suara-Nya menggoncangkan bumi, tetapi sekarang Ia memberikan janji: “satu kali lagi Aku akan menggoncangkan bukan hanya bumi saja, melainkan langit juga.”

Ibrani 12:27
“Ungkapan “Satu kali lagi” menunjukkan kepada perubahan pada apa yang dapat digoncangkan, karena ia dijadikan supaya tinggal tetap apa yang tidak tergoncangkan.”

PENDAHULUAN
Mendahului kedatangan Yesus kedua kali, Allah akan adakan goncangan di bumi dan langit.

  • Penggenapan goncangan/malapetaka digenapi saat dibuka 7 Meterai Allah dan Peniupan 7 Sangkakala Allah berupa malapetaka demi malapetaka merupakan tanda-tanda dari kedatangan Yesus yang harus digenapi.

METERAI KETUJUH
Meterai VII belum kita bahas, Wahyu 8:1-5, yaitu Pernikahan Kristus (Mempelai Laki-laki) dengan Pengikut Yesus Yang Sejati, (Gereja Yang Sempurna, Mempelai Wanita Kristus).

  • Efesus 5:31-32, pernikahan suami dan istri adalah analogi dari pernikahan Yesus dan Gereja-Nya (orang percaya).

SANGKAKALA ALLAH YANG PERTAMA
Dampak yang terjadi saat Peniupan 7 Sangkakala Allah adalah malapetaka demi malapetaka, goncangan demi goncangan yang  akan  dialami  penduduk  bumi.

Goncangan Pertama adalah:
Wahyu 8:7
“Lalu malaikat yang pertama meniup sangkalanya dan terjadilah hujan es, dan api, bercampur darah; dan semuanya itu dilemparkan ke bumi; maka terbakarlah sepertiga dari bumi dan sepertiga dari pohon-pohon dan hanguslah seluruh rumput-rumputan hijau.”

Sangkakala I, berupa:

  • Hujan es dan hujan api bercampur darah.
  • Sepertiga penduduk bumi terdampak aki-bat kebakaran sepertiga bumi: rumput (padi, gandum dan sejenisnya) dibakar api.
  • Selain bencana, wabah, sepertiga pendu-duk bumi alami krisis pangan (kelaparan).

Pengikut Yesus Yang Sejati; Mempelai Wanita Kristus atau Hawa Yang Akhir…?
1 Petrus 1:3-7
Tuhan menjaga dari bencana, tetapi Tuhan izinkan mengalami hal ini karena Tuhan ingin melihat kemurnian pengiringan kita.

SANGKAKALA ALLAH KEDUA
Wahyu 8:8 “Lalu malaikat yang kedua meniup sangkakalanya dan ada sesuatu seperti gunung besar, yang menyala-nyala oleh api, dilemparkan  ke dalam  laut. Dan  sepertiga dari laut itu menjadi darah, dan matilah sepertiga dari segala makhluk yang bernyawa di dalam laut dan binasalah sepertiga dari semua kapal.”

Goncangan atau malapetaka kedua: Sesuatu seperti gunung yang besar jatuh menimpa lautan, sehingga…

  • Sepertiga laut jadi darah; sepertiga biota hidup di laut mati, dan binasa sepertiga dari semua kapal di lautan.
  • Secara rohani, peristiwa ini ialah peristiwa munculnya gereja palsu.

Akibatnya…

  • Sepertiga dari umat manusia di dunia alami ke-matian rohani terdampak ajaran gereja palsu.
  • Wahyu 17:15 laut analogi orang banyak atau penduduk dunia, Wah. 17,18.
  • Tayangkan pernyataan Dewan Dunia (PBB) tentang apa yang akan diterapkan PBB bagi umat manusia di dunia.

Telah dinubuatkan Yeremia 51:25
“Sesungguhnya, Aku menjadi lawanmu,  gunung  pemusnah, demikianlah  firman Tuhan, yang memusnahkan seluruh bumi! Aku akan mengacungkan tangan-Ku kepadamu, menggulingkan engkau dari bukit batu, dan  membuat  engkau  menjadi gunung api yang telah padam.”

  • Untuk menang dari pengaruh gereja palsu, kita harus tumbuh dan berpegang teguh di atas ajaran firman Tuhan yang murni dan sejati seperti yang diajarkan Rasul-rasul antara lain, Petrus dalam 2 Petrus 1:5-8.

SANGKAKALA ALLAH KETIGA
Wahyu 8:10
“Lalu malaikat yang ketiga meniup sangkakalanya  dan  jatuhlah  dari  langit sebuah bintang besar, menyala-nyala seperti obor, dan  ia  menimpa  sepertiga  dari  sungai-sungai dan mata-mata air.

SANGKAKALA ALLAH KETIGA
Wahyu 8:11 “Nama bintang itu ialah Apsintus. Dan sepertiga dari semua air menjadi apsintus, dan banyak orang mati karena air itu, sebab sudah menjadi pahit.

Goncangan atau malapetaka yang terjadi saat Sangkakala ketiga ditiup adalah bintang besar yang jatuh dari langit. Nama bintang itu: Apsintus – pahit, dan  yang disasar bintang itu ialah sungai-sungai dan mata-mata air, akibatnya sepertiga dari sungai-sungai dan mata-mata air menjadi  pahit, sehingga banyak orang mati  karena pahit oleh apsintus.

Kematian Rohani
Kematian akibat bintang apsintus ini, bukan hanya kematian jasmani, tapi rohani.

  • Bintang besar bernama Apsintus ini awal-nya seorang hamba Tuhan besar yang dipakai Tuhan.
  • Ia jatuh dalam dosa, dan dibuang Tuhan kemudian menjadi pelawan Tuhan.

Saat Kejatuhan
Pengaruh jahat yang dilakukan Antikristus bukan hanya pada saat ia memerintah sebagai Antikristus tapi pada saat ia jatuh dalam dosa, dengan roh apsintus/roh kepahitan ia memahitkan sungai-sungai dan mata-    mata air, yang adalah gambaran para pengikut Yesus.

Sebab pengikut Yesus digambarkan dalam…
Yohanes 7:38
Barangsiapa percaya kepada-Ku seperti yang dikatakan oleh Kitab Suci: “Dari dalam hatinya akan mengalir aliran-aliran air hidup.”

  • Sebab itu, hati-hati dengan roh kepahitan jaga hati kita dari roh sakit hati atau kepahitan.

Ulangan 29:18
“Sebab itu janganlah di antaramu ada laki – laki atau  perempuan, kamu  keluarga atau suku yang hatinya pada hari ini berpaling meninggalkan Tuhan, Allah kita, untuk pergi berbakti kepada allah bangsa-bangsa itu; jangalah di antaramu ada akar yang menghasilkan racun atau ipuh.”

  • Ipuh, Ibr.: LAANAH, Yun.: APSINTHOS, keduanya artinya sama, yaitu: pahit.

Ibrani 12:15 “Jagalah supaya jangan ada seorangpun menjauhkan diri dari kasih karunia Allah, agar jangan tumbuh akar yang pahit yang menimbulkan kerusuhan dan yang mencemarkan banyak orang.”

Ibrani 12:16,17 Jangan ada orang yang menjadi cabul atau yang mempunyai nafsu yang rendah seperti Esau, yang menjual hak kesulung-annya untuk sepiring makanan. Sebab kamu tahu  bahwa  kemudian,  ketika  ia hendak  menerima berkat  itu, ia  ditolak,  sebab ia  tidak  beroleh kesempatan  untuk  memperbaiki  kesalahannya, sekalipun ia  mencarinya  dengan mencucurkan  air mata.”

PENUTUP
Kejatuhan yang terparah menjelang Yesus datang kedua kali adalah dosa seperti Esau, yaitu melakukan perzinaan rohani atau berkompromi dengan ajaran-ajaran yang dibawa oleh nabi-nabi palsu dan roh kepahitan disebarkan Antkristus di akhir zaman.

 

GONCANGAN IMAN DI AKHIR ZAMAN – oleh Pdt. J.S. Minandar ( Ibadah Raya-Minggu 18 Juli 2021 )

2 Samuel 22:1-51 (Baca 8-20)

PENDAHULUAN

Judul 2 Samuel 22:1-51 “Nyanyian Syukur Daud” karena Tuhan tolong dan angkat Daud dari gembala domba jadi raja.

2 Samuel 22:1 Tuhan telah lepaskan Daud dari cengkeraman semua musuhnya  dan dari cengkeraman Saul.

Artinya:

  • Sebelum Daud jadi raja Israel, Daud ada di dalam kekuasaan atau cengkeraman musuh-musuhnya selain itu Daud juga ada dalam cengkeraman Saul.

2 Samuel 22:49

Tuhan telah bebaskan Daud dari musuh-musuhnya. Tuhan  meninggikan  Daud  dan membuat Daud sanggup mengatasi musuh-musuhnya  yang  bangkit  melawan  Daud. Dan Tuhan melepaskan Daud dari orang-orang yang membenci Daud.

Artinya, sebelum Daud diangkat dan ditinggikan sebagai raja di Israel, posisi Daud ada dalam kekuasaan musuh  dan  jajahan para penindas.

“Gereja Yang Diangkat dan Memerintah Bersama  Yesus  Dalam  Kerajaan-Nya, adalah Gereja yang bebas (menang)  dari para penjajah dan penindas.

DAUD SALAH MELANGKAH

1 Samuel 27:1 Tetapi Daud berpikir dalam hatinya: “Bagaimanapun juga pada satu hari aku akan  binasa  oleh  tangan  Saul  jadi tidak  ada yang lebih  baik  bagiku  selain  meluputkan diri dengan segera ke negeri orang Filistin; maka tidak ada harapan bagi Saul untuk mencari  aku lagi di seluruh daerah Israel dan aku   akan terluput dari tangannya.”

  • Daud kehilangan iman sehingga ia tidak lagi berpegang kepada janji Tuhan.
  • Padahal Tuhan sendiri yang menyuruh Samuel untuk melantik Daud menjadi  raja Israel.
  • Hal ini disahkan dengan Roh Tuhan ada atas Daud sebaliknya undur dari Saul.

1 Samuel 16:13,14

“Samuel mengambil tabung tanduk yang berisi minyak itu dan mengurapi Daud di tengah-tengah saudara-saudaranya sejak hari itu dan seterusnya berkuasalah  Roh Tuhan  atas Daud. Lalu berang-katlah Samuel  menuju  Rama. Tetapi Roh Tuhan telah  mundur dari pada  Saul, dan sekarang ia diganggu oleh roh jahat yang daripada Tuhan.”

DAUD BERGABUNG DENGAN MUSUH

1 Samuel 27:2-12

  1. Daud dengan 600 tentaranya bergabung dengan seorang raja kota Gat di Filistin, yang bernama Akhis bin Maok.
  2. Selain itu Daud dan seluruh tentara serta keluarga mendapat fasilitas istimewa untuk tinggal di Ziklag, 1 Samuel 27:1-7.
  1. Tetapi, Daud tidak bekerja dengan tulus dan benar sebab Daud bekerja secara sembunyi-sembunyi.
  2. Yaitu, Daud kalahkan musuh Filistin tapi tidak pernah bawa pulang tawanan.
  3. Daud takut para tawanan melapor apa yang Daud lakukan dalam peperangan.

PENDERITAAN MEMULIHKAN DAUD

Melihat tekanan dan kesulitan yang Daud alami karena Saul…

  • Allah turun tangan dan izinkan Daud alami ujian berat. Tapi  lewat ujian berat  yang  Daud  alami. Daud dipulihkan dan kembali di jalan rencana Allah semula.

UJIAN DAN PENCOBAAN DAUD

1 Samuel 29:1-11

“Daud dikirim pulang oleh orang Filistin”

  • Pencobaan berat Tuhan izinkan, bukan untuk menghancurkan, tapi memulihkan dan membawa Daud (kita) kembali kepada rencana Allah.

1 Samuel 29:1-5

  • Kehadiran Daud dan 600 tentaranya di antara pasukan raja Akhis (raja kota Gat), dipermasalahkan raja-raja kota lainnya.
  • 1 Samuel 29:6-10

Daud dan 600 tentaranya dipecat!

  • 1 Samuel 29:11 

Daud dan tentaranya pulang ke Ziklag.

Firman Tuhan mengatakan kesulitan dengan digenapinya tanda-tanda kedatangan Yesus kedua kali, akan terjadi susul-menyusul.

  • Dibalik semua, Tuhan sedang menyaring, menguji dan melihat apakah kita masuk dalam bagian Pengikut Yesus Yang Sejati atau tidak.

SUDAH JATUH TERTIMPA TANGGA

1 Samuel 30:1-4

  • Saat tiba di Ziklag, Daud dan 600 tantara-nya melihat semua kemah mereka telah dibakar habis dan istri, anak dan keluar-ga mereka telah dibawa sebagai tawanan oleh orang Amalek.

DAUD HENDAK DIRAJAM BATU

Yang lebih fatal, 600 tentara Daud berinisiatif mau melempari Daud dengan batu karena kepedihan hati mereka.

1 Samuel 30:6a “Dan Daud sangat terjepit karena rakyat mengatakan hendak melempari dia dengan batu.

1 Samuel 30:6b

Seluruh rakyat itu telah pedih hati,    masing-masing karena anaknya laki  laki dan perempuan.

Di puncak penderitaan yang  begitu  berat, justru pada saat itulah  Daud alami pemulihan atau dipulihkan  Tuhan.

1 Samuel 30:6c “Tetapi Daud menguatkan kepercayaannya kepada Tuhan Allahnya.”

  •  Atas kehendak Tuhan, Daud alami penderitaan yang berat dan bertubi-tubi.
  •  Tetapi, penderitaan tidak membuat iman Daud terpuruk, sebaliknya jadi kuat, bertumbuh dan berdaya tahan.

DAUD ALAMI KEMENANGAN

Melewati penderitaan, ujian dan pencobaan yang begitu berat.

  • Oleh iman, Daud menang atas orang Amalek.
  • Istri, anak-anak Daud dan istri-istri juga semua anak dari 600 orang pasukan Daud, diselamatkan. Tidak ada seorangpun yang tewas oleh orang Amalek, 1 Sam. 30:17-19.

Sebaliknya, Daud mendapat jarahan dari semua kekayaan orang Amalek yang sangat banyak. Dan yang paling utama adalah. Melewati pengalaman pahit yang Daud alami…

1 Sam 29            Daud dan 600 tentaranya di-PHK.

1 Sam 30 –           Ziglag dibakar, istri, anak-anak ditawan.

Tetapi, karena Daud mampu membangun imannya di tengah kesulitan…

1 Sam 30 –           Daud mampu bebaskan pengikut-                                            nya dan kalahkan Amalek.

1 Sam 31 – Tuhan selesaikan musuh Daud (Saul telah mati).

2 Sam 2   –           Dan Daud diangkat menjadi raja.

“Masalah atau kondisi boleh datang menggoncang kehidupan kita, tetapi tetaplah teguh didalam iman kepada Yesus.”

PENTINGNYA KENAIKAN YESUS KE SURGA- Pdt. J. S. Minandar – Kamis, 13 Mei 2021 Ibadah Kenaikan Tuhan Yesus

PENTINGNYA KENAIKAN YESUS KE SURGA

 

Yohanes 3:13

 

PENDAHULUAN

Ayat ini adalah penjelasan Yesus kepada Nikodemus. Nikodemus merupakan seorang pemimpin agama Yahudi, seorang Farisi yang datang kepada Yesus pada waktu tengah malam untuk bertanya kepada Yesus. Tidak ada yang telah naik ke surga selain Dia yang telah turun dari surga, yaitu Yesus. Tidak ada agama atau manusia yang bisa menjamin keselamatan atau surga selain Tuhan Yesus Kristus. Hanya Yesus yang dapat membawa Yesus ke surga karena Dia datang dari surga. Sebab dalam Yohanes 1:1 berkata, Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. Yohanes 1:3 berkata, “Segala sesuatu dijadikan oleh Dia (Firman) dan tanpa Dia (Firman) tidak ada satupun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan.” Jadi segala sesuatu yang ada dibumi dijadikan oleh Firman, yang tercatat didalam Yohanes 1:14 “Firman Itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran.”

 

YESUS NAIK KE SURGA

Setelah Yesus mati di salib, dikubur, bangkit dihari ketiga. Setelah 40 hari Yesus beberapa kali menampakkan diri kepada murid-murid-Nya disaksikan kurang lebih 500 murid-Nya, maka Yesus naik ke surga. Dia naik ke surga sebab Dia satu-satunya pribadi yang berasal dari surga. Mengapa Yesus harus ke surga? Mengapa Yesus tidak langsung membawa kita ke surga?

Ada beberapa tujuan Yesus naik ke surga:

  1. Menjadi pembela bagi kita

Yesus menjadi pembela dihadapan Bapa di surga sebab dalam Wahyu 12:10 berkata: “Dan aku mendengar suara yang nyaring di surga berkata: “Sekarang telah tiba keselamatan dan kuasa dan pemerintahan Allah kita, dan kekuasaan Dia yang diurapi-Nya, karena telah dilemparkan ke bawah pendakwa saudara-saudara kita, yang mendakwa mereka siang dan malam di hadapan Allah kita.” Jadi, setiap hari, setiap saat iblis menuduh dosa-dosa kita dihadapan Bapa. Karena itu kita patut bersyukur sebab Yesus naik ke surga untuk menjadi pembela kita (Roma 8:33,34).

Ini juga yang dijelaskan rasul Paulus kepada kita didalam Kolose 2:14 yang berkata, “dengan menghapuskan surat hutang, yang oleh ketentuan-ketentuan hukum mendakwa dan mengancam kita. Dan itu ditiadakan-Nya dengan memakukannya pada kayu salib:”

 

  1. Menyediakan tempat bagi kita (Roma 6:23).

Saat kita berdosa hal ini akan berujung hukuman dan membuat kita kehilangan surga. Karena dosa maka akibatnya Yesus di surga sedangkan kita di neraka, kita terpisah. Tidak ada hal yang paling menyeramkan dalam hidup ini selain dipisahkan dengan Allah. Namun Yesus tidak menginginkan kita terpisah dengan Allah (Yohanes 13:3). Jadi, ini merupakan keinginan Allah. Yesus tidak mau kita terpisah dengan Allah. Yesus ingin di mana Yesus berada (di surga), di situ juga kita (saudara dan saya) berada. Sebab itu, Yesus rela menjadi manusia, dan disalibkan untuk menanggung dosa dengan cara dihukum bagi kita, dikubur dan bangkit pada hari ketiga. Setelah 40 hari, Yesus naik ke surga.

 

  1. Yesus akan datang kembali

Yesus harus datang kembali karena ini adalah satu-satunya cara agar kita bisa berada di tempat Yesus berada (surga). Sebab kita tidak bisa datang ke tempat Yesus berada tetapi, Yesus yang akan datang menjemput kita.

 

Catatan: Saat orang yang percaya dipanggil Tuhan ke rumah Bapa, yang masuk ke Firdaus (surga) adalah rohnya, tetapi jasadnya masih berada di dalam kubur.

 

Tetapi, saatnya tidak lama lagi, waktunya segera tiba seperti yang dikatakan rasul Paulus didalam 1 Tesalonika 4:16 yang berkata: “Sebab pada waktu tanda diberi, yaitu pada waktu penghulu malaikat berseru dan sangkakala Allah berbunyi, maka Tuhan sendiri akan turun dari surga dan mereka yg mati dalam Kristus akan lebih dahulu bangkit. Sesudah itu, kita yang hidup yang masih tinggal, akan

diangkut bersama-sama dengan mereka dalam awan menyongsong Tuhan diangkasa. Demikianlah kita akan selama-lamanya bersama-sama dengan Tuhan.”

 

Inilah saat yang sangat luar biasa, yaitu saat pertemuan raya. Semua orang dari berbagai suku, bangsa dan bahasa bertemu Yesus di angkasa. Tidak ada dukacita, air mata, sakit dan penderitaan. Kita akan senang selama-lamanya bersama Yesus di dalam surga.

 

YANG TIDAK PERCAYA KEPADA YESUS

Bagaimana dengan mereka yang menolak dan yang tidak percaya kepada Yesus saat Yesus datang kedua kali?  Wahyu 19:21 menjawab:  “Dan semua orang lain dibunuh dengan pedang, yang keluar dari mulut Penunggang kuda itu; dan semua burung kenyang oleh daging mereka”. Pedang yang dimaksud bukanlah pedang secara harfiah tetapi pedang yang dimaksud adalah Firman Allah.

 

KESIMPULAN

Jadi, kenaikan Yesus merupakan hal yang penting bagi orang percaya. Sebab, melalui kenaikan-Nya ke surga maka Ia menjadi pembela kita dihadapan Bapa sekaligus menyediakan tempat bagi kita, sehingga ketika Ia datang kembali untuk menjemput kita, maka kita dapat bersama dengan Dia di surga.

 

KUASA KEBANGKITAN Oleh: Pdt. Daniel Limpele, Ibadah Raya 3 – Minggu 09 Mei 2021

Yohanes 11:25
Jawab Yesus: “Akulah kebangkitan dan hidup; barang siapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun sudah mati.”

Ayat ini merupakan pernyataan langsung dari Yesus sebagai suatu jawaban mengenai kebangkitan. Berbicara tentang kebangkitan, maka kebangkitan itu adalah Yesus sendiri. Dan berbicara tentang hidup maka kehidupan juga adalah Yesus sendiri. Artinya, kebangkitan dan kehidupan adalah pribadi Yesus. Kita harus menerima pernyataan dari Yesus dan hal ini harus dimulai dari iman. Oleh sebab itu kita harus percaya bahwa Yesus adalah kebangkitan dan hidup. Karena Yesus adalah kebangkitan dan hidup, maka Ia tentu tahu keadaan kita.

Ada beberapa contoh yang dapat kita lihat mengenai kepercayaan kepada kuasa kebangkitan.

ORANG-ORANG YAHUDI
Ada satu pertanyaan yang disampaikan oleh orang-orang Yahudi yang berada didalam bait Allah (Yohanes 10:22-24). Dari pertanyaan itu dapat dilihat bahwa mereka sedang berada didalam kebimbangan. Mereka hidup didalam pertanyaan-pertanyaan. Sekalipun mereka berada didalam Bait Allah, namun mereka mengalami kebimbangan. Karena kebimbangan ini, maka orang-orang itu hendak melempari Yesus dengan batu. Hati-hati dengan kebimbangan, karena kebimbangan merupakan ketidakpercayaan.

MURID-MURID
Yohanes 11:4 bercerita tentang saat dimana Yesus menerima kabar mengenai Lazarus yang sedang sakit. Pada waktu itu, Yesus ingin mengubah pola pikir murid-murid, sehingga Yesus membenarkan bahwa memang ada yang sakit namun penyakit itu tidak akan membawa kematian.

Ketika ada berita-berita yang tidak menyenangkan, Yesus memberikan sebuah contoh bagaimana cara meresponnya (Yohanes 11:7-10). Yesus mengajak murid-murid untuk kembali ke Yudea, namun murid-murid merespon dengan berkata : ayat 8 “Murid-murid itu berkata kepada-Nya: “Rabi, baru-baru ini orang-orang Yahudi mencoba melempari Engkau, masih maukah Engkau kembali ke sana?”. Murid-murid sendiri tidak percaya dan bimbang dengan kuasa Yesus. Yesus berkata bahwa murid-murid tidak memiliki terang didalam diri mereka karena mereka menolak ajakan Yesus.

ORANG-ORANG YANG DIKASIHI YESUSYohanes 11:21-22
Marta memiliki pengetahuan tentang Yesus dan ia percaya bahwa apa yang Yesus minta kepada Bapa akan terjadi. Kemudian Yesus menjawab bahwa Lazarus akan bangkit. Tetapi Marta berpikir bahwa Yesus akan menolongnya, tetapi nanti. Didalam Yohanes 11:27, menunjukkan bahwa Marta sempat percaya. Namun kemudian didalam ayat 39-40, menunjukkan Marta kemudian tidak percaya lagi kepada Yesus.

YAIRUS
Didalam kisah ini, menceritakan tentang Yairus yang justru percaya tentang kebangkitan. Tetapi dalam Ayat 40 menceritakan bahwa orang-orang yang datang untuk melawat Yairus tidak percaya mengenai kebangkitan. Sehingga mereka diusir Yesus, dan mereka tidak dapat melihat kuasa kebangkitan itu.

WANITA PENDARAHAN
Markus 5:25 menceritakan tentang seorang perempuan yang mengalami pendarahan selama dua belas tahun. Tetapi perempuan ini mengambil kesempatan “diluar penjadwalan” Yesus. Sekalipun sudah dua belas tahun ia mengalami penyakit itu, namun ia masih mau mengalami kesembuhan. Artinya, ada sesuatu yang kuat didalam dirinya sehingga mendorongnya untuk menerima kesembuhan. Sikapnya hanya menjamah ujung jubah Yesus, tetapi menunjukkan isi hati wanita ini. Markus 5:34, berkata bahwa ia karena iman maka perempuan ini bukan hanya mengalami kesembuhan, tetapi juga keselamatan.  Apabila kita membandingkan dengan keadaan murid-murid didalam ayat 31, maka kita menemukan bahwa ternyata murid-murid pun tidak bisa membandingkan siapa yang datang dengan iman, dan siapa yang datang hanya berbondong-bondong.

KESIMPULAN
Kuasa kebangkitan Yesus memberikan bukti bahwa Yesus adalah kebangkitan dan hidup. Ia yang telah mati dan bangkit dari kematian berkuasa membangkitan dan memberikan kehidupan kepada orang-orang yang sudah mati.  Oleh sebab itu, janganlah kita menjadi orang-orang yang hanya berbondong-bondong mengikut Yesus tetapi tidak mengalami kuasa kebangkitan karena tidak percaya kepadaNya. Kekristenan berbicara mengenai kepercayaan kepada kuasa kebangkitan. Ketika kita percaya kepada kuasa kebangkitan, maka kita bukan hanya akan melihat kebangkitan tetapi kita juga akan mengalaminya. Tuhan memberkati.

RUANG TUNGGU PART 1 Oleh: Pdt. Joseph Priyono,Ibadah Raya 2 – Minggu 09 Mei 2021

RUANG TUNGGU – 1

Mazmur 70:1-6

 

 

Pendahuluan

Tema firman Allah hari ini adalah “RUANG TUNGGU” bagian 1.

Ruang tunggu adalah sebuah tempat atau ruangan untuk menunggu. Ruang tunggu biasa kita jumpai di berbagai tempat misalnya stasiun kereta, bandara, tempat praktek dokter, rumah sakit, bank dan berbagai instansi pemerintah. Di ruang tunggu biasanya disediakan berbagai fasilitas seperti tv, ruangan ber-ac, minuman, hingga makanan ringan. Semunya ini dilakukan agar para penunggu merasa nyaman selama waktu menunggu. Namun kenyataannya, senyaman apapun ruang tunggu disediakan, tidak ada seorangpun yang ingin berlama-lama berada di ruang tunggu. Semua orang ingin sesegera mungkin keluar dari ruang tunggu.

 

Dalam Mazmur 70 ini, kita melihat bahwa Daud sedang berada di ruang tunggu. Ia sedang menunggu Tuhan untuk menolongnya. Dari ayat-ayat yang telah kita baca Daud sedang menaikan  doa permohonan karena masalah hidup yang dialaminya. Dalam ayat 3, Daud sangat gelisah dan takut sebab para musuhnya ingin mencelakai dan mencabut nyawanya. Itulah sebabnya dalam ayat 2, Daud meminta kepada Allah agar segera menolong dan menyelamatkan dirinya.

 

Kata “segera” di sini menandakan bahwa Daud sedang berada dalam situasi gawat dan mendesak. Daud mendesak Allah agar segera menolong dan melepasakannya dari para musuhnya. Daud tidak ingin menunggu lebih lama lagi, ia berharap Allah segera mengulurkan tanganNya dan memukul para musuhnya. Bahkan dalam ayat 6, Daud menyadari dirinya sebagai orang yang sengsara dan miskin yang butuh pertolongan Tuhan. Oleh sebab itu ia menutup doanya dengan sebuah permohonan agar Tuhan jangan terlambat datang untuk menolongnya. Sekali lagi Daud ingin segera keluar dari ruang tunggu.

 

Hidup adalah menunggu

Sadarkah kita bahwa setiap orang sedang berada di ruang tunggu?

  • Dari lahir kita menunggu menjadi besar/dewasa. Setelah dewasa kita menunggu berumah tangga, berumah tangga menunggu tua, tua menunggu kematian. Orang yang mati menunggu kebangkitan
  • Anak sekolah menungu kenaikan kelas/kelulusan.
  • Bagi yang melamar kerja menunggu diterima kerja.
  • Yang diterima kerja menunggu hasil kerja/gaji, kenaikan pangkat/jabatan, dst.
  • Pemuda/i menunggu kapan pasangan datang lalu menikah.
  • Bahkan untuk hal-hal yang kita bayar sekalipun, kita harus tetap menunggu. Misalanya: Saat makan di restoran, kita menunggu makanan disiapkan lalu dihidangkan. Demikian juga saat kita belanja online, kita harus menunggu hingga pesanan datang.

 

Inilah kehidupan, bahwa kenyataannya dalam hidup ini tidak ada yang instant, sekali jadi atau tiba-tiba tersedia. Kita harus bersedia menantikan sampai datang apa yang kita harapkan.

 

Dalam alkitab ada banyak contoh orang-orang yang berada di ruang tunggu:

  • Nuh harus berada di ruang tunggu selama 120 th, sampai hujan turun ke bumi
  • Abraham menunggu di ruang tunggu selama 25 th sampai anak yang dijanjikan Tuhan yaitu Ishaklahir
  • Yusuf, 13 th berada di ruang tunggu, sampai mimpinya digenapi dimana ia perdana menteri di Mesir
  • Musa harus menanti 40 th di ruang tunggu di Median sebelum memimpin bangsa Israel keluar dari Mesir.
  • Untuk mendapatkan Rahel, Yakub harus berada di ruang tunggu selama 14 th. 7 hr.
  • Tuhan Yesus harus menunggu 30 th sebelum melayani manusia dan mati di kayu salib.
  • Murid-murid harus menunggu 10 hari untuk dipenuhi dengan Roh Kudus, dll.

 

Mengapa Tuhan membawa kita masuk ke ruang tungguNYA?

 

RUANG TUNGGU MELATIH KESABARAN

 

Ruang tunggu adalah arena untuk membentuk dan menumbuhkan kesabaran. Di ruang tunggu kesabaran kita diuji, apakah kita menjadi anak Tuhan yang memiliki kesabaran atau tidak. Sadarilah bahwa kesabaran merupakan hal yang penting dalam kekristenan, sebab kesabaran merupakan salah satu karakter pengikut Yesus yang sejati.

Mengapa kita harus menumbuhkan kesabaran dalam hidup ini?

 

  1. Tuhan bertindak sesuai waktu dan caraNya sendiri.

Yesaya 55:8,9

Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman TUHAN.

Seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah tingginya jalan-Ku dari jalanmu dan rancangan-Ku dari rancanganmu.

 

Tuhan memiliki banyak cara untuk menolong anak-anakNya dengan waktu yang berbeda-beda sesuai dengan maksud dan tujuanNya. Racangan kita berbeda dengan rancangan Tuhan dan jalan kita berbeda dengan jalanNya, itulah sebabnya kita harus bersabar untuk menanti rancangan dan kehendakNya terjadi dalam hidup kita.

 

Sadarilah apa yang kita anggap benar, belum tentuk benar dalam pemandangan Tuhan dan apa yang anggap sekaranglah waktunya, bagi Tuhan bisa jadi nanti atau tunggu.

 

Kej. 18:14  Adakah sesuatu apapun yang mustahil untuk TUHAN? Pada waktu yang telah ditetapkan itu, tahun depan, Aku akan kembali mendapatkan engkau, pada waktu itulah Sara mempunyai seorang anak laki-laki.”

 

Kej. 21:2  Maka mengandunglah Sara, lalu ia melahirkan seorang anak laki-laki bagi Abraham dalam masa tuanya, pada waktu yang telah ditetapkan, sesuai dengan firman Allah kepadanya

 

Sesungguhnya Tuhan tidak bergantung kepada situasi atau kondisi yang terjadi, Allah bekerja sesuai waktu yang telah ditetapkanNya. Meski Abraham dan Sara telah lanjut umurnya,  namun karena waktu yang ditetapkanNya telah tiba, maka Allah menyatakan kuasaNya. Abraham dan Sara mendapatkan seorang anak perjanjian yaitu Ishak. Inilah yang perlu kita yakini bahwa Tuhan bertindak berdasarkan waktu yang telah ditetapkanNya. Bahkan ketika manusia berkata tidak mungkin, mustahil tetapi jika waktu Tuhan telah datang maka Tuhan sanggup melakukan keajaiban.

 

Percayalah, jika waktuNya telah tiba maka tidak ada satu kuasa apapun yang dapat menghalangiNya. Jika waktu Tuhan telah datang, segala keajaiban pasti Dia kerjakan. Sebab itu bersabarlah, persiapkan diri sebab waktu Tuhan pasti terjadi. Meski tidak selalu yang tercepat, pertolongan Tuhan pasti datang pada waktu yang tepat. Jika jawaban Tuhan datang dengan cepat, bersyukurlah, tetapi jika seolah datang terlambat, bersabarlah.

 

Ibrani 6:15 

Abraham menanti dengan sabar dan dengan demikian ia memperoleh apa yang dijanjikan kepadanya.

 

  1. Tidak ada keberhasilan secara instan dan tidak ada sukses tanpa proses

Yakobus 5:7,8 

Karena itu, saudara-saudara, bersabarlah sampai kepada kedatangan Tuhan! Sesungguhnya petani menantikan hasil yang berharga dari tanahnya dan ia sabar sampai telah turun hujan musim gugur dan hujan musim semi. Kamu juga harus bersabar dan harus meneguhkan hatimu, karena kedatangan Tuhan sudah dekat!

 

Hidup adalah sebah proses. Seorang petani yang ingin menikmati hasil panen, ia harus siap menjalani proses tanam. Pertama-tama, petani harus menyiapkan lahan untuk menanam, setelah itu baru menaburkan benih, menunggu benih tumbuh, kemudian merawat benih yang telah tumbuh, memupuk, mengairi, menjaga dari hama hingga berbuah dan panen.

 

Hidup adalah proses, tidak instan.

Bagi anak sekolah untuk lulus SD butuh waktu 6 th, SMP 3 th, SMA 3 th, Sarjana 4 th.

Mereka yang bekerja atau berusaha harus menunggu lama untuk berhasil. Keberhasilan Saudara hari ini juga tidak sekali jadi butuh proses panjang. Coba lihat 20th atau 30 th yang lalu bagaimana usaha Saudara? Oleh sebab itu hargailah setiap proses yang sedang kita jalani sebab keberhasilan bukan terletak pada hasilnya, tetapi pada prosesnya. Kualitas kehidupan ditentukan oleh proses hidup yang kita jalani.

 

Orang-orang yang ditempa oleh kesukaran dan penderitaan akan bertumbuh menjadi pribadi yang kuat dan berdaya tahan. Itulah sebabnya dalam berbagai kesukaraan dan kehilangan Ayub tetap sabar menjalaninya sebab ia percaya semua proses akan membuatnya seperti emas mulia.

Ayub 23:10 

Karena Ia tahu jalan hidupku; seandainya Ia menguji aku, aku akan timbul seperti emas.

 

Rasul Paulus memberi nasehat kepada jemaat di Roma agar tetap sabar dalam kesesakan.

Roma 12:12 

Bersukacitalah dalam pengharapan, sabarlah dalam kesesakan, dan bertekunlah dalam doa!

 

Apapun yang sedang terjadi, belajarlah untuk bersabar sebab kesabaran adalah senjata untuk memenangkan pertempuran.

Amsal 16:32

Orang yang sabar melebihi seorang pahlawan, orang yang menguasai dirinya melebihi orang yang merebut kota!

 

Pada zaman dahulu kota/kerajaan dikelilingi dengan benteng yang kokoh. Benteng itu dimaksudkan sebagai tameng untuk mempertahankan diri dari serangan musuh. Untuk dapat merebut kota, maka diperlukan prajurit yang hebat, strategi dan senjata yang canggih serta kesabaran. Pasukan harus bersabar menanti penghuni kota lengah sehingga dapat menyerbu dan menyerang kota tersebut. Tanpa kesabaran maka pasukan yang hebat dan senjata yang canggih sekalipun, tidak ada gunanya. Ini artinya  bahwa keunggulan manusia bukan terletak pada kekuatan fisiknya melainkan pada penguasaan dirinya. Kehebatan seorang pahlawan bukan terletak pada kemahiran menggunakan senjata atau keberanian dalam menyerang musuh, melainkan pada kesabaran menantikan waktu yang tepat untuk memberikan perlawanan dan memenangkan pertempuran.

Untuk itu bersabarlah sejenak jika Tuhan membawa kita masuk ke ruang tunggu, percayalah jika waktuNya telah tiba, Tuhan akan memberikan yang kita mau dan mencukupkan yang kita perlu. Tuhan memberkati. – KJP!

 

 

 

KARENA PENGENALAN AKAN YESUS YANG BENAR – Oleh Pdm. Melky Mokodongan, Ibadah Raya 1 Minggu 09 Mei 2021

Karena Pengenalan akan Yesus Yang Benar
Filipi 3:7-8

Ayat Pokok
Ay 7. Tetapi apa yang dahulu merupakan keuntungan bagiku, sekarang kuanggap rugi karena Kristus.
Ay 8. Malahan segala sesuatu kuanggap rugi, karena pengenalan akan Kristus Yesus, Tuhanku, lebih mulia dari pada semuanya. Oleh karena Dialah aku telah melepaskan semuanya itu dan menganggapnya sampah, supaya aku memperoleh Kristus,

Pendahuluan
Dalam Pasal tiga ini, diawali dengan ajakan kepada jemaat untuk bersukacita di dalam Tuhan, artinya ini menunjukan mereka sudah percaya dan memiliki pengenalan akan Yesus, sehingga Paulus menegaskan/memberi kepastian kembali apa yang sudah pernah disampaikan oleh Paulus sebelumnya.

 

Baru masuk pada ayat-ayat selanjutnya sebagai inti pesan dan gambaran yang disampaikan Paulus sebagai nasihat yang sangat penting dan perlu diperhatikan oleh jemaat.

 

Paulus melihat bahwa ada penyelewangan kebenaran yang mulai masuk dan mempengaruhi jemaat, sehingga Paulus katakan di ayat 2.

Di Ay 2 “Hati-hatilah terhadap anjing-anjing, hati-hatilah terhadap pekerja-pekerja yang jahat, hati-hatilah terhadap penyunat-penyunat yang palsu,”

 

Sampai tiga kali Paulus katakan Hati-hati! Tentu ini merupakan hal yang darurat dan perlu diperhatikan dengan sungguh-sungguh.

Paulus menegaskan kembali kepada mereka juga, di ayat 3.
karena kitalah orang-orang bersunat, yang beribadah oleh Roh Allah, dan bermegah dalam Kristus Yesus dan tidak menaruh percaya pada hal-hal lahiriah

Artinya apa?

Artinya jemaat yang sudah memiliki pengenalan akan Pribadi Yesus yang benar, jemaat yang sudah percaya kepada Yesus, dan beribadah kepada Allah bahkan lebih jauh lagi, mereka yang sudah memiliki keselamatan, dan tidak menaruh percaya kepada sesuatu yang bukan Allah/hal yang sementara. Lahiriah itukan hal yang sementara.

Maka jemaat diingatkan harus berhati-hati, waspada, jangan lupa bahwa mereka sudah memiliki pengenalan akan Yesus yang benar.

Sebagai seorang Hamba Tuhan, Paulus tidak ingin melihat jemaat dan pelayanan serta pemberitaan tentang Yesus yang adalah kebenaran sejati sudah dimiliki oleh jemaat Filipi hilang atau teralihkan karena orang-orang yang menyesatkan.

Seperti apa orang yang sudah mengenal Yesus? Atau apa sikap yang benar dari seseorang yang telah mengenal Pribadi Yesus?

Yang pertama; Orang yang telah memiliki pengenalan akan Yesus, pasti akan;
1. Menempatkan Yesus lebih utama dan Mulia dalam hidupnya. Ay 7,8
Ay 7. Tetapi apa yang dahulu merupakan keuntungan bagiku, sekarang kuanggap rugi karena Kristus…,

Paulus tidak menempatkan keuntungan-keuntungan lahiriah/duniawi yang didapatkan sebagai hal yang utama dan mulia dalam hidupnya, tetapi yang utama dan mulia adalah Yesus..!

Itu sebabnya tegas Paulus berkata “apa yang dahulu keuntungan bagiku, sekarang ku anggap rugi. Karena Kristus Yesus.

Artinya, seseorang yang menempatkan Yesus sebagai satu-satunya yang tertinggi dalam hidupnya, adalah seseorang yang telah memiliki pengenalan akan Pribadi-Nya.

Bagaimana dengan kita?
Apakah kita telah memiliki pengenalan akan Yesus yang benar? Kalau sudah, apakah kita telah menempatkan Yesus sebagai yang utama dan mulia? Atau yang lebih yang utama dalam hidup kita adalah uang/kentungan lahiriah?

Tidak salah kita cari uang, karena itu masih diperlukan selama kita dibumi, tetapi seharusnya kalau waktunya Ibadah maka itulah yang harus kita utamakan. Bukankan Alkitab berkata carilah dahulu kerajaan dan Kebenaran maka yg lain akan ditambahkan. Matius 6:33

Bapak ibu saudara yang dikasih Tuhan, sekali lagi “kalau kita telah memiliki pengenalan akan Yesus yang benar, maka dapat dipastikan kita akan menempatkan Yesus sebagai yang utama dalam hidup kita”.

Dari mana kita dapat memiliki pengenalan akan Yesus yang benar?
Kita dapat menemukan melalui Firman Allah. Karena Firman ini adalah kebenaran-Nya. Mazmur 119:160, Yohanes 17:17

Mazmur 119:160
Dasar firman-Mu adalah kebenaran dan segala hukum-hukum-Mu yang adil adalah untuk selama-lamanya.

Yohanes 17:17
Kuduskanlah mereka dalam kebenaran; firman-Mu adalah kebenaran.

Itu sebabnya Cintailah Firman Allah, lakukanlah dengan sungguh2. Setialah beribadah, karena melalui ibadah kita menimakti Firman/ kebenaran-Nya.

Yang kedua adalah: seseorang yang telah memiliki pengenalan akan Yesus yang benar, memiliki;
2. Keberanian Melepaskan/menanggalkan. Ay 8b
Ay 8b. “Oleh karena Dialah aku telah melepaskan semuanya itu dan menganggapnya sampah, supaya aku memperoleh Kristus”,

Paulus berkata, oleh karena Dia, siapa Dia yg dimaksud oleh Paulus? Yang dimaksud Paulus disini menunjuk kepada Pribadi Yesus yang adalah kebenaran sejati.

Dikatakan oleh Paulus, oleh karena Yesus, artinya pengenalan akan Yesus yang benar maka “Paulus melepaskan, menanggalkan semuanya dan menganggap sebagai sampah.. Waaauw luar biasa.

Bapak ibu saudara yang di kasih Tuhan.
Selain Paulus menempatkan Yesus sebagai hal yang utama, Paulus juga berani melepaskan semua yang dianggap keuntungan, yaitu kebanggaan duniawi, sanjungan, ataupun penghormatan, termasuk di dalamnya materi. Semua itu dianggap sampah/kotoran belaka.

Pengenalan akan pribadi-Nya akan membuat sesorang berani mengambil sikap untuk melepaskan.

Nah Bagaimana dengan kita saat ini?
Adakah hal-hal yang mulai menggantikan posisi Yesus sebagai yang utama dalam hidup kita? Apakah kita punya kesanggupan/keberanian untuk melepaskan?

Bapak ibu yang dikasihi;

Hati-hatilah dengan keuntungan-keuntungan duniawi yang di anggap banyak orang sebagai sesuatu yang utama dalam hidupnya, karena itu dapat menggantikan posisi Yesus.

seharusnya ketika kita telah memiliki pengenalan akan Yesus yang benar, maka kita berani melepaskan semua hal yang berusaha menggeser posisi Yesus dalam hidup kita.

Yang ketiga;
3. Melupakan apa yang sudah dilepaskan/tinggalkan. Ay 13b
aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku,

Melupakan artinya ‘TIDAK INGAT’ sesuatu yang telah dilepaskan/dibuang, tidak akan dingat lagi, bapak Gembala sering ilustrasikan/contoh kalau orang buang kotoran, itukan sampah, maka kalau kotoran itu sudah dibuang orang pasti tidak akan ingat lagi.

Apalagi kalau sudah disiram sampe bersih, benar-benar tidak ada lagi, orang tidak mungkin akan berpikir aduh sayang ya kenapa dibuang, justru dengan sendirinya akan melupakan.

Nah demikian juga dengan dosa yang sudah kita buang/tanggalkan, jangan pernah kita ingat-ingat lagi.. benar-benar harus dilupakan.

Jangan kita seperti istri Lot, kenikmatan/kesenangan duniawi sudah ditinggalkan, tetapi masih diingat, bahkan menoleh artinya Kembali kepada hal yang sudah ditanggalkan.

Quote: “Terkadang untuk masa depan dan kebahagiaanmu, engkau harus berani melepaskan bahkan melupakan”.

“Masa-masa sulit pasti akan dialami oleh orang-orang yang berani melupakan, tetapi pada waktunya kebahagian itu datang juga” (MRM)

dan yang keempat adalah;
4. Memiliki Tujuan Hidup. Ay 13b
Ay 13. aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku,

Tujuan hidup Paulus adalah Yesus. Demikian jemaat Filipi, dan dengan demikian juga dengan kita saat ini.  Kita mengarahkan sepenuhnya hidup kita tertuju hanya kepada Yesus.

Mazmur 141:8a “Tetapi kepada-Mulah, ya ALLAH, Tuhanku, mataku tertuju;”

Akhir dari Pengenalan akan Yesus yang benar?
1. Menjadi Serupa Dengan Pribadi-Nya. Ay 10
Filipi 3:10 (TB) Yang kukehendaki ialah mengenal Dia dan kuasa kebangkitan-Nya dan persekutuan dalam penderitaan-Nya, di mana aku menjadi serupa dengan Dia dalam kematian-Nya,

2. Kehidupan Kekal.
Filipi 3:11 (TB) supaya aku akhirnya beroleh kebangkitan dari antara orang mati.

Kebangkitan yang dimaksud Paulus disini bukan berbicara tentang kebangkitan secara umum, yaitu kebangkitan semua orang baik itu orang baik ataupun jahat.

Tetapi kebangkitan disini berbicara secara khusus, yaitu kebangkitan orang benar, atau orang-orang yang telah memiliki jaminan keselamatkan oleh Yesus.

3. Mendapatkan Mahkota.

1 Korintus 9:25b “Mereka berbuat demikian untuk memperoleh suatu mahkota yang fana, tetapi kita untuk memperoleh suatu mahkota yang abadi”

Kesimpulan.

Teruslah pertahankan pengenalan akan pribadi-Nya, melalui hidup yang mengutamakan Yesus, berani melepaskan, melupakan bahkan punya tujuan hidup karena Yesus.

Dialah satu-satunya jaminan kita, kepastian kita, bahkan keselamatan kita.