2 Timotius 4:7,8
“Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman. Sekarang telah tersedia bagiku mahkota kebenaran yang akan dikaruniakan kepadaku oleh Tuhan, Hakim Yang Adil, pada hari-Nya; tetapi bukan hanya kepadaku, melainkan juga kepada semua orang yang merindukan kedatangan-Nya.”
PENDAHULUAN
Secara individu, akhir hidup atau garis finis manusia berbeda satu satu dengan lainnya. Tetapi, secara umum, kita semua yang ada di garis akhir atau di akhir zaman dimana Yesus datang kedua kali akan menjemput kita bersama-sama. Sebab itu, rasul Paulus menasihati kita untuk memelihara iman.
MEMELIHARA IMAN
Agar kita yang hidup di saat kedatangan Yesus kedua kali sudah sangat dekat, biarlah hidup kita dalam posisi makin berkenankepada Tuhan dan iman kita terpeliharasempurna di hadapan Tuhan, seperti yang Yesus katakan dalam:
Lukas 18:8
“Aku berkata kepadamu: Ia akan segera membenarkan mereka. Akan tetapi, jika Anak Manusia itu datang, adakah Ia mendapati iman di bumi…?”
Sebab itu agar hidup kita dinyatakan: benar, berkenan dan iman kita terpelihara baik di hadapan Tuhan saat kedatangan Yesus kedua kali makin dekat, maka jangan kita menjadi pengikut Yesus yang:
DENGAR DAN TIDAK MELAKUKAN FIRMAN ALLAH
Mendengar firman Allah, tetapi kita tidak lakukan atau menerapkan firman Allah.
Matius 7:21“Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga.”
Matius 7:22 “Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami ber-nubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga?”
Matius 7:23
“Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan.”
Di ayat 23, Yesus berkata dengan terus-terang kepada orang Kristen yang mengaku sebagai pengikut Yesus tetapi mereka tidak melakukan firman Allah yang telah disampaikan Tuhan kepada mereka. Orang Kristen seperti itu adalah orang Kristen yang tidak mengenal Allah dan lebih tepat, Kristen seperti itu adalah kristen pelaku kejahatan.
Dalam pandangan mata Yesus, orang Kristen seperti itu tidak dikenal oleh Yesus. Sebab dalam pandangan Yesus, mereka bukanlah kristen (bukan christianos), oleh sebab mereka tidak melakukan Firman Tuhan. Arti kristen adalah christianos.
MENJADI PENGIKUT YESUS YANG SEJATI
Sebagai pengikut Yesus yang hidup di akhir zaman, kita dianalogikan seperti berada di garis akhir (finis) dalam pertandingan iman. Kita harus jadi pengikut Yesus yang sejati, bukan sekedar tahu Firman Tuhan tapi yang utama adalah melakukan Firman Tuhan.
Mazmur 19:8-9
“Taurat Tuhan itu sempurna, menyegarkan jiwa; peraturan Tuhan itu teguh, memberikan hikmat kepada orang yang tak berpengetahuan. Titah Tuhan itu tepat, menyukakan hati; perintah Tuhan itu murni, membuat mata bercahaya.”
Perhatikan istilah “Taurat Tuhan, Peraturan Tuhan, Titah Tuhan, Perintah Tuhan.” Empat istilah tersebut identik dengan Firman Tuhan atau Firman Allah.
Berkat atau manfaat firman Allah
- Firman Tuhan itu sempurna, memberi kesegaran jiwa bagi yang melakukannya.
- Firman Tuhan itu teguh, memberikan hikmat atau kebijaksanaan bagi yang belum mengerti kebenaran.
- Firman Tuhan itu tepat, membuat hati orang yang melakukan firman Tuhan akan bersukacita di bumi dan di surga.
- Firman Tuhan itu murni, membuat mata bercahaya artinya membuat mata rohani kita celik (terbuka).
FIRMAN TUHAN MEMBUKA MATA ROHANI
Matius 6:22,23
“Mata adalah pelita tubuh. Jika matamu baik, teranglah seluruh tubuhmu, jika matamu jahat, gelaplah seluruh tubuhmu. Jadi jika terang yang ada padamu gelap, betapa gelapnya kegelapan itu.”
Yesus menjelaskan bahwa kalau Yesus datang kedua kali, hidup kita harus terang. Artinya, tidak ada kegelapan atau dosa lagi di dalam hidup kita. Sehingga hidup dan mata hati kita terang atau hidup kita benar di hadapan Yesus.
IBLIS BERUSAHA MEMBUTAKAN
PENDUDUK “YABESH GILEAD”
1 Samuel 11:1 -2
“Maka Nahas, orang Amon itu, bergerak maju dan berkemah mengepung Yabesh Gilead. Lalu berkatalah semua orang Yabesh itu kepada Nahas: “Adakanlah perjanjian dengan kami, maka kami akan takluk kepadamu.”
“Tapi Nahas, orang Amon itu, berkata kepada mereka: “Dengan syarat inilah aku akan mengadakan perjanjian dengan kamu, bahwa tiap mata kananmu akan kucungkil; dengan demikian aku mengadakan malu kepada segenap orang Israel.”
Nahas artinya ular. Ular adalah gambaran iblis. Seperti Nahas berusaha mencungkil mata kanan umat Israel yang ada di Yabesh Gilead, di akhir zaman, iblis ingin membuat hal yang sama (mata rohani) orang percaya menjadi buta.
Kalau pandangan kita mulai cenderung negatif akan hal-hal rohani, maka kita harus berhati-hati! Jangan sampai si Nahas akhir zaman (Iblis) telah menyerang kita bahkan telah mencungkil mata kanan kita.
CONTOH: SIMSON
Sebelum mata Simson buta, oleh penyertaan Tuhan, Simson sanggup melakukan hal-hal yang luar biasa dalam hidupnya.
Hakim-hakim 15:14,15
Ketika Simson berada di Lehi, Simson diserang oleh 1000 orang tentara Filistin. Dengan sepotong tulang rahang keledai, Simson mengalahkan 1000 orang Filistin itu.
Tetapi, setelah Simson buta:
- Simson tidak berdaya.
- Simson dibelenggu.
- Simson diikat di tiang.
- Simson menjadi tontonan dan cemoohan serta bahan lelucon (tertawaan) orang Filistin.
YESUS DATANG DAN KITA DALAM KEADAAN BUTA
Bagaimana bila saat Yesus datang ke-2 kali dan saat itu rohani kita seperti Simson yaitu buta, terikat dan menjadi bahan olok-olokan? Pada saat itu pasti kita akan dibuang. Tapi di saat akhir hidupnya, Simson mengalami kemenangan, walau melewati penderitaan.
HIZKIA – Raja Israel, Yesaya 36-39
Yesaya 36:2
Israel diserang Asyur. Tapi, Hizkia matanya tidak silau oleh Mesir. Hizkia tetap arahkan pandangan matanya kepada Tuhan, Yesaya 37:1,14. Hizkia mengalami kemenangan.
Yesaya 38:1
Hizkia jatuh sakit dan divonis mati. Sambil menangis, Hizkia memandang kepada Tuhan,
Yesaya 38:2. Hizkia sembuh dan menerima tambahan (bonus) usia 15 tahun dari Tuhan. Tetapi:
Yesaya 39:1
- Raja Asyur datang berkunjung seperti teman.
- Mata Hizkia dibutakan oleh harta yang dibawa raja Asyur.
- Hizkia ditegur Yesaya, Yesaya 39:6,7
- Hizkia telah menjadi buta rohani, ia tidak peduli nasib generasi selanjutnya dari bangsa Israel, Yesaya 39:8.