Pendahuluan
Ada asal-usul terbentuknya keluarga, tidak terbentuk secara tiba-tiba. Ada beberapa sebutan keluarga :
* Keluarga karena hubungan darah atau jasmani.
* Keluarga rohani.
* Keluarga dalam komunitas.
KELUARGA MAHANAIM ADALAH KELUARGA ROHANI
Efesus 2:13,19 – “Tetapi sekarang di dalam Kristus Yesus kamu, yang dahulu jauh, sudah menjadi dekat oleh darah Kristus demikianlah kamu bukan lagi orang asing dan pendatang, melainkan kawan sewarga dari orang-orang kudus dan anggota-anggota keluarga Allah,”
Roma 12:1 – “Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup,
Kita menjadi keluarga Allah karena kemurahan Allah, melalui penebusan darah Krustus. Sebagai keluarga Allah kita punya kewajiban untuk memberi diri kita untuk menjadi persembahan yang hidup untuk melayani Tuhan.
TANGGUNG JAWAB SEBAGAI ANGGOTA KELUARGA ALLAH
1 Petrus 4:10 – “Layanilah seorang akan yang lain, sesuai dengan karunia yang telah diperoleh tiap-tiap orang sebagai pengurus yang baik dari kasih karunia Allah.”
Setiap orang percaya, pada waktu menjadi keluarga Allah masing-masing Allah telah menaruh karunia-karunia-Nya masing-masing untuk dapat melayani sesuai dengan karunia yang dimilikinya. Hubungkan Efesus 4:7.
Bagaimana jika masih ada yang ragu dengan karunia apa yang ia sebenarnya miliki?
Yakobus 1:5 – “Tetapi apabila di antara kamu ada yang kekurangan hikmat, hendaklah ia memintakannya kepada Allah, yang memberikan kepada semua orang dengan murah hati dan dengan tidak membangkit-bangkit, maka hal itu akan diberikan kepadanya.”
Yakobus memberi petunjuk agar memintanya kepada Allah. Gunakan karunia yang dimilikinya sebagai modal untuk melayani Tuhan, dengan semangat dan motivasi melakukan semua yang dikerjakan dengan tertuju kepada Tuhan bukan kepada manusia.
Kolose 3:23 – “Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia.”
Kolose 3:24 – “Kamu tahu, bahwa dari Tuhanlah kamu akan menerima bagian yang ditentukan bagimu sebagai upah. Kristus adalah tuan dan kamu hamba-Nya.”
MELAYANI DALAM KOMUNITAS MAHANAIM TEGAL
Sebagai anak-anak Tuhan, keluarga Kerajaan Allah kita memiliki kewajiban untuk melayani pekerjaan Tuhan di gereja lokal dimana kita bertumbuh, yaitu GPdI Mahanaim Tegal, yang antara lain :
1. Komunitas keluarga besar/ibadah raya.
Dalam komunitas pertemuan raya ini, kita bisa mengambil bagian sesuai dengan karunia atau talenta yang kita miliki untuk melayani di iabadah raya, apakah sebagai pemain musik, Worship Leader, Singers, Usher, dan lain-lain.
2. Komunitas wadah.
Ada Wadah Pria, Wanita, Keluarga Muda, Lansia sampai anak-anak sekolah minggu. Setiap jemaat dapat mengambil bagian pelayanannya sesuai dengan tingkat usianya.
3. Komunitas tumbuh bersama (KeMah)
Ada beberapa komunitas kemah di setiap area atau lingkungan tempat tinggal jemaat. Setiap jemat dapat bergabung sesuai dengan area tempat tinggalnya masing-masing.
4. Komunitas sosial. Ada beberapa diantaranya :
– Diakonia sosial
– Rumah pelayanan
– PELKES ( Pelayanan dan Kesaksian )
MELAYANI KOMUNITAS SOSIAL
Amsal 3:9 –“Muliakanlah TUHAN dengan hartamu dan dengan hasil pertama dari segala penghasilanmu.”
Pelayanan sosial juga dapat dilakukan lewat pendanaan bagi jemaat yang dipercaya Tuhan melalui kelebihan berkat materi. Tidak semua orang terpanggil dalam pelayanan ini, tetapi bagi yang mau memberi pelayanan lewat korban hartanya dengan atas dasar kasih. Selanjutnya ayat berikut berikut baginya.
Amsal 3: 10 – “Maka lumbung-lumbungmu akan diisi penuh sampai melimpah-limpah, dan bejana pemerahanmu dengan air angurnya.”
Maksud dari pelayanan berbagi melalui korban kasih ini adalah :
2 Korintus 8:14-15 – (14) Maka hendaklah sekarang ini kelebihan kamu mencukupkan kekurangan mereka, agar kelebihan mereka kemudian mencukupkan kekurangan kamu, supaya ada keseimbangan.
(15) Seperti ada tertulis: “Orang yang mengumpulkan banyak, tidak kelebihan dan orang yang mengumpulkan sedikit, tidak kekurangan.”
Lukas 6:38. –“Berilah dan kamu akan diberi suatu takaran yang baik, yang dipadatkan, yang digoncang dan yang tumpah ke luar akan dicurahkan ke dalam ribaanmu. Sebab ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu.” (hubungkan Matius 25:34-40).
KESIMPULAN
Kita semua ditebus, diselamatkan, dikuduskan, untuk hidup bagi Tuhan melalui pelayanan kita kepada Tuhan. Layanilah Tuhan sesuai dengan apa yang dapat kita lakukan dalam komunitas Mahanaim Tegal.