Membangun Manusia Seutuhnya – Tubuh – oleh Pdt. Hani Paulus (Ibadah Raya 1,3 – Minggu, 27 Februari 2022)

Pendahuluan
Sewaktu manusia jatuh dalam dosa, banyak yang hilang dari kehidupan manusia. Manusia kehilangan Taman Eden, Kesuciannya, Roh Kudus, Kepenuhan Kemuliaan Allah, Kekuasaan atas bumi, Pengertian tujuannya di bumi. Manusia tidak kehilangan Surga, Bumi, Tubuh, Jiwa, Roh, Potensinya.

Kita akan membahas bahwa manusia kehilangan kepenuhan kemuliaan Allah dalam roh, jiwa dan tubuhnya. Tetapi bagi kita orang percaya, Allah memulihkannya, Allah menguduskannya (Mengembalikan pada keadaan semula).

Prosesnya: 1Tes 5:23  Semoga Allah damai sejahtera menguduskan kamu seluruhnya dan semoga roh, jiwa dan tubuhmu terpelihara sempurna dengan tak bercacat pada kedatangan Yesus Kristus, Tuhan kita.

Allah penuh dengan Kasih, Dia datang sebagai Allah Damai Sejahtera yang berinisiatif lebih dulu dengan mengorbankan anakNya, Yesus yang darah-Nya menjadi jalan pendamaian itu. Datanglah kepada-Nya, percaya kepada-Nya, bertobat dan terimalah dengan iman, percikan darah-Nya yang menguduskan kita.

Dari pihak Allah, pengudusan ini sudah dikerjakan-Nya dengan SEMPURNA melalui kematian dan kebangkitan Yesus (tidak perlu ditambahkan dengan apa-apa lagi: semoga, mudah-mudahan). Sekarang tergantung usaha dan kesungguhan kita untuk menjaganya terpelihara sempurna saat kedatangan Yesus kembali.

Roh, Jiwa dan Tubuh: Tri Tunggal (Diciptakan menurut Gambar dan Rupa Allah)
1. Masing-masing dirancang untuk tujuan yaitu untuk Memuliakan Tuhan
2. Masing-masing dimensi tidak mungkin dipahami jika terlepas dari sumber-Nya
3. Masing-masing berfungsi mencapai kemaksimalannya

  1. TUBUH (Sebelum Kejatuhan Manusia)

Beberapa fakta tentang Tubuh Manusia sebelum kejatuhan

  • Makhluk roh dengan tubuh fisik sebagai rumah jasmani 
    • Kejadian 1:26  Berfirmanlah Allah: “Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, 
  • Tubuh Jasmani dipakai untuk menggenapi rencana dan kehendak Allah di bumi ini.
    • Ibrani 10:5-7, Karena itu ketika Ia masuk ke dunia, Ia berkata: “Korban dan persembahan tidak Engkau kehendaki–tetapi Engkau telah menyediakan tubuh bagiku–. Kepada korban bakaran dan korban penghapus dosa Engkau tidak berkenan. Lalu Aku berkata: Sungguh, Aku datang; dalam gulungan kitab ada tertulis tentang Aku untuk melakukan kehendak-Mu, ya Allah-Ku.” 
    • Dengan demikian tubuh manusiapun difungsikan untuk menggenapi rencana dan kehendak Allah atas bumi ini. Apapun yang Tuhan ingin lakukan, Dia menggunakan tubuh manusia untuk melaksanakannya.
  • Berhubungan dengan lingkungan jasmani (Fisik), melalui 5 Panca Indra: penglihat (mata), pendengar (telinga), pembau/pencium (hidung), pengecap (lidah) dan peraba (kulit).
    • Itu sebabnya tanpa tubuh, manusia tidak dapat hidup di bumi ini. Tubuh ini memang dirancang Tuhan untuk dapat tinggal di bumi ini. 
  • Dirancang untuk mempengaruhi lingkungan
    • Kejadian 1:26b, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi.” 
    • Para penafsir Alkitab mengatakan Adam punya kekuasaan atas ke 3 lingkungan, darat, air dan udara sehingga dia pun diberi kesanggupan untuk berada di lingkungan berair dan terbang di cakrawala.
    • Sekarang ini banyak orang dikuasai oleh tumbuh-tumbuhan seperti tembakau, dimana orang bergantung padanya dan menggunakannya untuk merokok. Ada yang dikuasai oleh alkohol, dsb. Tadinya dirancang bahwa manusialah yang menguasainya dan mempengaruhi.
  • Berasal dari tanah di mana ia bergantung kepada tanah untuk hidup; karena manusia makhluk roh, dia membutuhkan Tuhan untuk bisa hidup.
    • Kejadian 2:7  ketika itulah TUHAN Allah membentuk manusia itu dari debu tanah dan menghembuskan nafas hidup ke dalam hidungnya; demikianlah manusia itu menjadi makhluk yang hidup. 
    • Kejadian 2:9  Lalu TUHAN Allah menumbuhkan berbagai-bagai pohon dari bumi, yang menarik dan yang baik untuk dimakan buahnya; dan pohon kehidupan di tengah-tengah taman itu, serta pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat. 
    • Manusia walaupun tidak akan mati tubuhnya, tetap harus makan. Kalau dia tidak makan,  tubuhnya tidak akan mati hanya menjadi kurus.
  1. TUBUH (Setelah Kejatuhan Manusia)
  • Solusi dari Tuhan sendiri. Tuhan yang berinisiatif datang kepada manusia dengan membawa pakaian dari kulit binatang supaya ditutupi ketelanjangannya karena dosa.
  • Ditebus dengan pengorbanan tubuh jasmani Yesus.
    • Kolose 1:22, sekarang diperdamaikan-Nya, di dalam tubuh jasmani Kristus oleh kematian-Nya, untuk menempatkan kamu kudus dan tak bercela dan tak bercacat di hadapan-Nya. 
  • Daging lemah,jJangan banyak dimanja dengan memberinya kebiasaan buruk
    • Mat 26:41  Berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan: roh memang penurut, tetapi daging lemah.”
    • Daging kita lemah, mudah jatuh kedalam pencobaan dan dosa.
  • Dosa berusaha masuk melalui panca indra, 
    • 2Sa 11:2  Sekali peristiwa pada waktu petang, ketika Daud bangun dari tempat pembaringannya, lalu berjalan-jalan di atas sotoh istana, tampak kepadanya dari atas sotoh itu seorang perempuan sedang mandi; perempuan itu sangat elok rupanya. 
    • Kol 3:5, Col 3:5  Karena itu matikanlah dalam dirimu segala sesuatu yang duniawi, yaitu percabulan, kenajisan, hawa nafsu, nafsu jahat dan juga keserakahan, yang sama dengan penyembahan berhala, 
  • Ada pencemaran Jasmani dari segala aspek kepada tubuh ini.
    • 2Ko 7:1  Saudara-saudaraku yang kekasih, karena kita sekarang memiliki janji-janji itu, marilah kita menyucikan diri kita dari semua pencemaran jasmani dan rohani, dan dengan demikian menyempurnakan kekudusan kita dalam takut akan Allah. 
    • Roma 13:12-14, Hari sudah jauh malam, telah hampir siang. Sebab itu marilah kita menanggalkan perbuatan-perbuatan kegelapan dan mengenakan perlengkapan senjata terang! Marilah kita hidup dengan sopan, seperti pada siang hari, jangan dalam pesta pora dan kemabukan, jangan dalam percabulan dan hawa nafsu, jangan dalam perselisihan dan iri hati. Tetapi kenakanlah Tuhan Yesus Kristus sebagai perlengkapan senjata terang dan janganlah merawat tubuhmu untuk memuaskan keinginannya
    • Tidak salah merawat tubuh. Tergantung dari apa tujuan untuk apa kita merawat tubuh.
  • Ada tuduhan dari Hati Nurani bila kita berbuat salah / dosa
    • 1Yoh 3:19-21  Demikianlah kita ketahui, bahwa kita berasal dari kebenaran. Demikian pula kita boleh menenangkan hati kita di hadapan Allah, sebab jika kita dituduh olehnya, Allah adalah lebih besar dari pada hati kita serta mengetahui segala sesuatu. Saudara-saudaraku yang kekasih, jikalau hati kita tidak menuduh kita, maka kita mempunyai keberanian percaya untuk mendekati Allah, 
  • Ada ritual yg keliru: penyiksaan diri. Menganggap bahwa Tubuh ini berdosa, biang keladinya dosa dan dosa perlu disiksa / dihukum
    • Kol 2:23, Peraturan-peraturan ini, walaupun nampaknya penuh hikmat dengan ibadah buatan sendiri, seperti merendahkan diri, menyiksa diri, tidak ada gunanya selain untuk memuaskan hidup duniawi.  
    • Juga ada pendapat yang keliru mengenai 1Pe_4:1  Jadi, karena Kristus telah menderita penderitaan badani, kamupun harus juga mempersenjatai dirimu dengan pikiran yang demikian, —karena barangsiapa telah menderita penderitaan badani, ia telah berhenti berbuat dosa--,
  • Sebelum yang dari luar dipakai iblis, bertemu dengan keinginan daging kita, Tubuh harus dikuasai melalui disipilin rohani dan mempersembahkan tubuh
    • 1 Kor 9:27, Tetapi aku melatih tubuhku dan menguasainya seluruhnya, supaya sesudah memberitakan Injil kepada orang lain, jangan aku sendiri ditolak. 
    • Rom 12:1  Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati. 
Arsip Catatan Khotbah