PENYERTAAN ALLAH YANG SEMPURNA – Oleh Pdm. Simon Sitinjak (Ibadah Raya 1 – Minggu, 27 Maret 2022)

2 Timotius 4:17 tetapi Tuhan telah mendampingi aku dan menguatkan aku, supaya dengan perantaraan Injil diberitakan dengan sepenuhnya dan semua orang bukan Yahudi mendengarkannya. Dengan demikian aku lepas dari mulut singa.

2 Timotius 4:18 Dan Tuhan akan melepaskan aku dari setiap usaha yang jahat. Dia akan menyelamatkan aku, sehingga aku masuk ke dalam Kerajaan-Nyadi sorga. Bagi-Nyalah kemuliaan selama-lamanya! Amin.

Tujuan Rasul Paulus

  • Injil diberitakan dengan sepenuhnya dan semua orang bukan Yahudi mendengarkannya
  • Dalam kehidupanya, yaitu masuk dalam kerajaan-Nya di Sorga.
    Tentunya untuk tercapainya tujuan ini bukan perkara yang mudah, ada harga yang harus dibayar supaya injil diberitakan dan masuk dalam kerajaan Allah.

Untuk menjadi bagian dalam pelayanan dan menikmati kerajaan sorga tentunya setiap kita harus lebih dulu percaya kepada Yesus Kristus sebagai Tuhan dan juruslamat tetapi setelah kita percaya maka kita juga wajib berjuang untuk mempertahankan, menjaga keselamatan itu dengan kita menjaga seluruh kehidupan kita, memberi diri berkorban bagi Tuhan dengan hidup kita melayani Tuhan serta mempertahankan setiap iman percaya kita dalam segala tantangan, penderitaan, kesukaran dan aniaya yang dihadapan kita.

Kisah Rasul Paulus
Melalui pesan terakhir dalam surat kepada Timotius ini Paulus bersaksi dan mengingatkan Timotius untuk tetap kuat, tidak tawar hati, berdiri dalam kebenaran dan ajaran yang sehat dan tidak takut sekalipun Timotius dalam satu titik seorang diri menghadapi semua tantangan.

Dari kesaksian ini terlihat Paulus sebagai rasul yang kuat dan tegar sebab ia selalu berusaha mengatasi permasalahannya sendiri. Walaupun demikian, Paulus tetap sangat membutuhkan dukungan dari para sahabatnya agar tujuan penginjilannya bisa tercapai.

Paulus menyampaikan bahwa dalam pelayanannya ada banyak orang yang meninggalkan dia tentunya berbagai macam alasan seperti Demas yang pergi mencintai dunia ini dalam ayat 10, Kreskes pergi ke Galatia, Titus ke Dalmatia dan Tikhikus ke Efesus diutus oleh karena pelayanan. 

2 Timotius 4:10 karena Demas telah mencintai dunia ini dan meninggalkan aku. Ia telah berangkat ke Tesalonika. Kreskres telah pergi ke Galatia dan Titus ke Dalmatia.

2 Timotius 4:12 Tikhikus telah kukirim ke Efesus.

2 Timotius 4:14 Aleksander, tukang tembaga itu, telah banyak berbuat kejahatan terhadap aku. Tuhan akan membalasnya menurut perbuatannya

2 Timotius 4:16 Pada waktu pembelaanku yang pertama tidak seorangpun yang membantu aku, semuanya meninggalkan aku-

Ada banyak juga tantangan yang dihadapkan Paulus seperti  Alexander yang banyak berbuat jahat terhadap Paulus dan di ayat 16 dimana Paulus katakan saat dalam sidang tidak ada seorangpun yang membantu  Paulus dan semua orang meninggalkan Paulus.

Satu ungkapan berbunyi, “Banyak teman untuk tertawa, namun sedikit teman untuk menangis”. Ini menunjukkan bahwa di saat kita mengalami kesulitan, hanya sedikit bahkan kadang-kadang, tidak ada orang yang rela mendampingi kita menjalani masa-masa sulit itu.

Dari ayat di atas jelas bahwa manusia bukanlah Allah yang selalu ada hadir dalam seluruh kehidupan kita, manusia terbatas dan dapat meninggalkan kita tetapi Allah adalah setia yang selalu ada bagi kita.

Yang menarik perlu kita perhatikan pengakuan dari Paulus di ayat 16 dan 17 
2 Timotius 4:17 tetapi Tuhan telah mendampingi aku dan menguatkan aku, supaya dengan perantaraan Injil diberitakan dengan sepenuhnya dan semua orang bukan Yahudi mendengarkannya. Dengan demikian aku lepas dari mulut singa.
2 Timotius 4:18 Dan Tuhan akan melepaskan aku dari setiap usaha yang jahat. Dia akan menyelamatkan aku, sehingga aku masuk ke dalam Kerajaan-Nyadi sorga. Bagi-Nyalah kemuliaan selama-lamanya! Amin.

Dikatakan Tetapi Tuhan, dan Tuhan,  suatu pengakuanbahwa hanya Tuhan yang seharusnya Timotius andalkan dan kita andalkan dalam segala sesuatu.

  1. tetapi Tuhan telah mendampingi aku dan menguatkan aku, artinya Kristus setia dan tidak pernah meninggalkan kita.
    Ayat 16 “Pada waktu pembelaanku yang pertama tidak seorangpun yang membantu aku, semuanya meninggalkan aku–kiranya hal itu jangan ditanggungkan atas mereka–, 
    Salah satu hal di dunia yang ditakuti oleh manusia selain penyakit, kegagalan, dan permasalahan hidup adalah kesepian. Kesepian membuat orang merasa sendirian menghadapi tantangan dalam hidupnya. Tiada teman, kerabat, dan orang-orang yang menopang dan mendukung. Kesepian juga bisa melanda siapa pun, tidak memandang status, pria atau wanita, kaya atau miskin.

Ayat 17 tetapi Tuhan telah mendampingi aku dan menguatkan aku, supaya dengan perantaraanku Injil diberitakan dengan sepenuhnya dan semua orang bukan Yahudi mendengarkannya. Dengan demikian aku lepas dari mulut singa.”

Firman Tuhan di atas menyatakan penyertaan Tuhan dalam hidup kita dengan menggunakan kata “ mendampingi dan menguatkan aku.” Kata “mendampingi” paristan’o berarti hadir dan menempatkan diri dengan posisi sangat dekat dan Ia hadir tidak diam tetapi bekerja menunjukkan bukti dan membantu. Sedangkan kata “menguatkan” endunamoo berarti menjadikan orang lain lebih diperkuat, diberikan kekuatan, mampu bertahan menghadapi semua permasalahan hidup artinya ada kuasa yang Tuhan berikan saat dia hadir dan dekat dalam hidup kita.

Apabila kita memahami perkataan “mendampingi” dan “menguatkan” seperti tersebut di atas, maka kita tidak akan pernah merasa sendirian, tidak akan pernah merasa ditinggalkan, dan tidak akan pernah merasa tidak ada harapan, karena Allah di dalam Kristus Yesus, selalu menjadi pendamping, yang menempatkan diri sangat dekat dengan kita, tidak hanya untuk mengatur, menunjukkan perbuatan kuasaNYA dan membantu, tetapi juga untuk memberikan kekuatan sehingga kita mampu bertahan, dan melewati semua penderitaan itu dengan kemenangan.

2. Dan Tuhan akan melepaskan aku dari setiap usaha yang jahat, Dia akan menyelamatkan aku artinya Kristus adalah solusi dan jalan keluar.
Ayat 18 “Dan Tuhan akan melepaskan aku dari setiap usaha yang jahat. Dia akan menyelamatkan aku, sehingga aku masuk ke dalam Kerajaan-Nya di sorga. Bagi-Nyalah kemuliaan selama-lamanya! Amin” 

Firman Tuhan menyatakan secara tegas bahwa Tuhan akan melepaskan aku dari setiap usaha yang jahat. Maksud kata “melepaskan” bukan berarti tidak mengalami atau tidak menghadapi, tetapi kita mungkin mengalami dan menghadapi, tetapi kuasa Kristus terlebih kuat, terlebih besar dari jerat dan kuasa Iblis, sehingga Kristus berkuasa untuk mengalahkan dan melepaskannya dari kita.

Dari ayat ini menolong kita untuk memahami bahwa orang percaya, sekalipun telah beriman dan percaya kepada Kristus, tidak terlepas tantangan dan tipu muslihat dan  dari jerat iblis, pencobaan, dan penderitaan dunia ini. 

Kata “ yang jahat” poneros lafalan pon-ay-ros, pekerjaan yang dilakukan oleh Iblis yang berusaha menggagalkan kita untuk mempertahankan kemenangan yang Tuhan berikan dengan cara Mengoda, menawarkan dosa, membuat jebakan-jebakan untuk menangkap, dan membinasakan kita.

Efesus 4:27 dan janganlah beri kesempatankepada Iblis. pesan yang disampaikan kepada manusia baru, ketika kita menjadi manusia baru melalui ayat ini sudah diperingati untuk berhati-hati.

Efesus 6:11 Kenakanlah seluruh perlengkapan senjata Allah,supaya kamu dapat bertahan melawan tipu muslihat Iblis. kembali untuk tidak lengah akan setiap tipu muslihat Iblis sehingga kita diminta untuk berjaga dan berwaspada krn Iblis bekerja dengan cara menipu.

Yohanes 10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; 

Ketika kita menghadapi usaha jahat dari iblis yang akan menjerat kita, mencobai kita dan mungkin juga menimbulkan penderitaan bagi kita, namun kuasa dan karya Kristus tetap mendampingi dan melindungi hidup kita.

Ayat selanjutnya juga menyatakan suatu perkara luar biasa bahwa DIA akan “menyelamatkan” sehingga kita dapat berkenan untuk masuk dalam KerajaanNYA di sorga. Kata “menyelamatkan:”

  • Keselamatan dari Tuhan didalam Yesus Kristus sehingga kita menikmati kebahagian dan masuk dalam kerajaan-Nya.
  • Keselamatan yang berarti tuntunan yang dikerjakan bagi kita sehingga kita sanggup dan selesai sampai ke garis akhir. Dalam BIS Ia akan membawa saya dengan selamat ke dalam Kerajaan-Nya di surga. 

Lukas 13:24
Jawab Yesus kepada orang-orang di situ: “Berjuanglah untuk masuk melalui pintu yang sesak itu! Sebab Aku berkata kepadamu: Banyak orang akan berusaha untuk masuk, tetapi tidak akan dapat. 

  • Keselamatan berarti Kristus akan menjadi solusi, jalan keluar, dan pemberi jawaban terbaik atas segala permasalahan, pencobaan, kesulitan, penderitaan, dan pengharapan kita.

Kesimpulan 
Mengikut Tuhan bukanlah perkara yang mudah. Ini bukan hal yang cukup dilakukan satu kali, lalu selesai. Ini adalah perkara setiap saat, setiap hari, sepanjang hidup kita, dengan beragam tantangan dan godaan.Dalam segala situasi, hanya penyertaan Tuhanlah yang menjadi kekuatan kita. Dan kita bersyukur, bahwa Dia tidak hanya hadir dalam situasi tertentu, melainkan setiap saat. Sebab hanya Dialah pendamping kita yang sejati.

Arsip Catatan Khotbah