(Allah = ROH menjadi Manusia = TUBUH )
Kej 1:26 Berfirmanlah Allah: “Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi.”
Kej 1:27 Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka.
Allah berfirman kepada diri-Nya sendiri
Untuk menciptakan manusia yang segambar dan serupa dengan diri-Nya, Allah berfirman kepada diri-Nya sendiri dan mengeluarkan dari diri-Nya apa yang disebut dengan manusia.
Bagian Pertama. Prosesnya: Keluarlah sebagian dari Roh-Nya Allah, dinamakan roh Manusia (Man). Bagian kedua: Bagaimana Roh tersebut ditempatkan dalam dua rumah yang berbeda, disebut Laki-Laki dan Perempuan (Male dan Female).
Perhatikan bahwa Rohnya sama tetapi ditempatkan dalam tubuh yang berbeda, dalam jiwa yang berbeda. HAL YANG PENTING untuk diketahui oleh pasangan yang hendak menikah. Tubuh jelas berbeda, dalam Jiwa ada lebih banyak lagi perbedaan. Hanya satu yang sama yaitu di dalam Roh. Kebutuhan Roh: Kesadaran akan kehadiran Tuhan, Doa, Firman Tuhan, Pujian dan Penyembahan, Roh Kudus. Perbedaan inilah justru menjadi daya tarik untuk setiap pasangan yang hendak menikah tetapi merupakan sumber konflik yang utama dalam sebuah pernikahan.
Allah setia terhadap apa yang Allah katakan
Allah tidak akan ingkar. Dia tidak akan melanggar apa yang DIA sudah katakan. Salah satu sifat Allah adalah KUDUS (Yesaya 6:30, Dia tidak dapat berdusta, Murni, tidak ada motif yang tersembunyi). Dia Allah yang ESA (Satu, Tunggal, berintegritas, berkarakter. Jadi perkataan-Nya, Firman-Nya Ya dan Amin. Firman-Nya PASTI DIGENAPI).
Apa yang Allah katakan dalam Firman-Nya? Supaya mereka berkuasa (Let Them Have DOMINION = Bukan Let US). Tuhan menyerahkan kepada manusia untuk bertanggung jawab atas bumi ini, bertanggung jawab atas masa depan mereka dengan tinggal di bumi ini.
Mzm 115:16 Langit itu langit kepunyaan TUHAN, dan bumi itu telah diberikan-Nya kepada anak-anak manusia. Bahkan Allah tidak dapat mengintervensi/ campur tangan, atas kehendak bebas manusia.
Setiap kali Allah hendak bertindak atas bumi, Allah menyatakan dulu kepada Hamba-hamba-Nya, para Nabi.
Amos 3:7 Sungguh, Tuhan ALLAH tidak berbuat sesuatu tanpa menyatakan keputusan-Nya kepada hamba-hamba-Nya, para nabi. Ketika ada doa-doa yang dipanjatkan, Allah akan mempertimbangkannya tindakan-Nya (Doa syafaat Abraham untuk Lot, Doa syafaat Musa untuk bangsa Israel, dll).
Jadi sepenuhnya manusia yang memiliki dari roh, jiwa dan tubuh yang berkuasa di atas bumi ini secara legal (Sah). Ketika Tuhan berfirman “supaya mereka berkuasa”, Tuhan berkata bahwa manusialah yang berkuasa atas bumi ini secara sah. Siapa saja yang ingin tinggal di bumi ini dan beroperasi secara sah, mereka harus memiliki tubuh (sebagai pakaian mereka di bumi ini). Itu sebabnya Iblis (yang adalah roh) harus meminjam tubuh si ular (Binatang yang paling cerdik – licik) untuk dapat bercakap-cakap dengan Hawa (nampak Hawa tidak terkejut mendengar ular dapat berbicara).
Iblispun tidak berkuasa atas manusia, sebab otoritas itu diberikan Allah kepada manusia. Melalui ular, Iblis berhasil memperdaya manusia sehingga otoritas yang diberikan Allah kepada manusia, secara tidak sah diserahkan kepada Iblis.
Mat 4:8 Dan Iblis membawa-Nya pula ke atas gunung yang sangat tinggi dan memperlihatkan kepada-Nya semua kerajaan dunia dengan kemegahannya,
Mat 4:9 dan berkata kepada-Nya: “Semua itu akan kuberikan kepada-Mu, jika Engkau sujud menyembah aku.”
Manusia jatuh dalam perangkapnya Iblis. Pada saat itu Allah tidak bisa langsung turun mengalahkan Iblis. Meskipun Allah sanggup melakukan apa saja, Dia sudah terikat dengan perkataan-Nya sendiri bahwa DIRI-NYA adalah Roh dan tidak bisa mengintervensi apa yang terjadi di dunia ini.
Kej 3:15 Aku akan mengadakan permusuhan antara engkau dan perempuan ini, antara keturunanmu dan keturunannya; keturunannya akan meremukkan kepalamu, dan engkau akan meremukkan tumitnya.”
Allah harus turun ke bumi untuk menyelesaikan masalah dosa yang menguasai manusia selama ribuan tahun. Bagaimana caranya? Ia meminjam rahim Maria (IA telah mendesain tubuh seorang wanita sedemikian rupa). Bagaimana Mungkin? Pertolongan ROH KUDUS.
Luk 1:34 Kata Maria kepada malaikat itu: “Bagaimana hal itu mungkin terjadi, karena aku belum bersuami?”
Luk 1:35 Jawab malaikat itu kepadanya: “Roh Kudus akan turun atasmu dan kuasa Allah Yang Mahatinggi akan menaungi engkau; sebab itu anak yang akan kaulahirkan itu akan disebut kudus, Anak Allah.
Luk 1:37 Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil.”
Natal adalah mimpi buruk bagi Iblis. Anak itu berusaha dibunuh sejak bayi. Dan baru ‘berhasil’ dibunuh ketika Yesus dipaku di Kayu Salib. Tapi ternyata justru dengan kematian-Nya, kepala Iblis dihancurkan oleh Yesus (Keturunan Perempuan itu).
Ibr 2:14 Karena anak-anak itu adalah anak-anak dari darah dan daging, maka Ia juga menjadi sama dengan mereka dan mendapat bagian dalam keadaan mereka, supaya oleh kematian-Nya Ia memusnahkan dia, yaitu Iblis, yang berkuasa atas maut;
Saat itulah Otoritas atas dunia ini diambil alih oleh Allah melalui Yesus.
Mat 28:18 Yesus mendekati mereka dan berkata: “Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi.
Sekarang Otoritas itu ada di tangan Yesus. Diberikan-Nya kepada Gereja-Nya untuk melakukan hal yang sama seperti yang Yesus lakukan.
Mrk 16:17 Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka,
Mrk 16:18 mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh.”
Rom 16:20 Semoga Allah, sumber damai sejahtera, segera akan menghancurkan Iblis di bawah kakimu. Kasih karunia Yesus, Tuhan kita, menyertai kamu!
Mari kita orang percaya, jangan lagi beri kesempatan lagi kepada Iblis untuk menguasai diri kita. Mari kita gunakan otoritas ini dalam nama Tuhan Yesus. Amin.