5 Pertanyaan (Question of Life) → Menemukan tujuan / keputusan Tuhan tentang hidup kita – Oleh: Pdt. Hani Paulus (Minggu, 16 Oktober 2022 – Ibadah Raya 1)

5 Pertanyaan ini sangat penting.
5 pertanyaan ini mengontrol setiap perilaku manusia didunia ini.

Setiap orang di bumi ini, dan apa yang dilakukannya, sadar atau tidak, dimotivasi oleh 5 pertanyaan ini: 
orang yang paling miskin, tidur dibawah kolong jembatan atau orang yang paling kaya yang tinggal di istana bergumul dengan pertanyaan ini. Tiap suku, etnik dan golongan.

5 pertanyaan ini menciptakan berbagai industri salah satunya yaitu di dunia fashion dan membangun dunia hiburan.
5 pertanyaan ini, membuat kita bangun setiap pagi.
5 pertanyaan ini, menghasilkan pejabat yang korupsi, mengontrol pemimpin-pemimpin negara dalam membuat keputusan mereka.
5 pertanyaan ini,  berhubungan dengan orang-orang yang meng- abuse hidup mereka, orang muda yg menjual tubuh mereka untuk uang.

Hidup kita diperhadapkan dengan 5 pertanyaan ini

  • Jika kita menemukan jawaban yang benar tentang keberadaan jati diri kita, kita akan menjalani hidup yang sesuai dengan tujuan Tuhan untuk hidup kita
  • Tragedi yang terbesar bukan kematian melainkan Hidup tanpa Tujuan

5 Pertanyaan tentang Hidup ini, akan sangat menolong kita dalam menemukan Keputusan / Tujuan Tuhan dalam hidup kita.
1. Siapakah Aku? Identitas 
2. Darimana Aku berasal? Sumber
3. Kenapa Aku ada disini? Eksistensi 
4. Apa yg dapat aku lakukan?  Potensi 
5. Kemana Aku akan pergi? Destinasi (Yesus Tahu semua) 

1. Siapakah Aku ? Who am i?
Ini pertanyaan yang sulit walaupun kelihatannya mudah. Ini pertanyaan tentang identitas sejati kita (Bagaimana kita mengidentifikasi diri kita). Kebanyakan orang menjawabnya dengan apa yang sedang dikerjakannya. Misalnya Dokter, Ibu rumah tangga dan Pendeta (Jangan dibingungkan dengan pekerjaanmu, itu hanya sementara. Ketika kita kehilangan pekerjaan kita, kita kehilangan identitas kita)

  • Siapakah Aku? Apa keputusan Tuhan tentang diri kita? 
    Mat 16:15  Lalu Yesus bertanya kepada mereka: “Tetapi apa katamu, siapakah Aku ini?” 
    Mat 16:16  Maka jawab Simon Petrus: “Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup!” 
    Mat 16:17  Kata Yesus kepadanya: “Berbahagialah engkau Simon bin Yunus sebab bukan manusia yang menyatakan itu kepadamu, melainkan Bapa-Ku yang di sorga. 
    – Pewahyuan dari surga (Bapa) → Keputusan Bapa tentang diri Yesus, jauh sebelum kelahiran-Nya secara Fisik.
    Mat 1:21  Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka.” 
    Mat 1:22  Hal itu terjadi supaya genaplah yang difirmankan Tuhan oleh nabi:
    Mat 16:18  Dan Akupun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus (identitas sebenarnya) dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya.  
    Mazmur 139:16  mata-Mu melihat selagi aku bakal anak, dan dalam kitab-Mu semuanya tertulis hari-hari yang akan dibentuk, sebelum ada satupun dari padanya. 
  • Iblis menggoda Hawa (Gambar Allah)
    Kejadian 3:4  Tetapi ular itu berkata kepada perempuan itu: “Sekali-kali kamu tidak akan mati, 
    Kejadian 3:5  tetapi Allah mengetahui, bahwa pada waktu kamu memakannya matamu akan terbuka, dan kamu akan menjadi seperti Allah, tahu tentang yang baik dan yang jahat.” 
  • Gambar diri (Gambar Allah yang ada pada diri kita) menjadi rusak.
    Manusia tidak lagi bisa menjawab ke 5 pertanyaan diatas.
    Manusia hilang kepekaan tentang siapakah diri mereka yang sebenarnya. Sehingga perilaku dan tindakan mereka jauh dari keputusan Tuhan atas diri mereka.
    – Rom 7:24  Aku, manusia celaka! Siapakah yang akan melepaskan aku dari tubuh maut ini? 
    – Zak 3:1  Kemudian ia memperlihatkan kepadaku imam besar Yosua berdiri di hadapan Malaikat TUHAN sedang Iblis berdiri di sebelah kanannya untuk mendakwa dia. 

Jadi kita melihat disini Manusia didakwa oleh Iblis.

  • Mengenakan Identitas yang Salah → Dikira Benar
    Banyak orang yg masih bingung tentang identitas diri mereka, sehingga masih bertanya dan mencari-cari jawaban mengenai “Siapakah Aku?” Mereka mencari-cari identitas apa untuk dikenakan, Identitas yang menjadikan mereka merasa berharga di depan banyak orang. Mereka mengira dengan mengenakan gengsi, pakaian yang bermerek, sepatu dan tas yang bermerek, atau mobil yang mahal, itu yang akan membuat mereka merasa berarti. Namun, coba kita tanyakan, apakah mereka sudah menemukan identitas (Jati diri) mereka, atau ada kekosongan dalam hidup mereka? Mereka melakukan dosa dan tidak berkenan kepada Allah. Seperti Anak Singa yang lahir di kandang domba – Bertingkah laku seperti Domba.
  • Siapakah Identitas kita sebenarnya?
    • Gal 3:26  Sebab kamu semua adalah anak-anak Allah karena iman di dalam Yesus Kristus. 
    • Gal 4:6  Dan karena kamu adalah anak, maka Allah telah menyuruh Roh Anak-Nya ke dalam hati kita, yang berseru: “ya Abba, ya Bapa!” 
    • 1 Yoh 3:1  Lihatlah, betapa besarnya kasih yang dikaruniakan Bapa kepada kita, sehingga kita disebut anak-anak Allah, dan memang kita adalah anak-anak Allah. Karena itu dunia tidak mengenal kita, sebab dunia tidak mengenal Dia.
      Dakwaan Iblis kepada kita, mencoba mengingatkan siapa kita. 
  • Gambar Diri yang Dipulihkan
    • Yoh 17:14  Aku telah memberikan firman-Mu kepada mereka dan dunia membenci mereka, karena mereka bukan dari dunia, sama seperti Aku bukan dari dunia. 
    • Yoh 17:15  Aku tidak meminta, supaya Engkau mengambil mereka dari dunia, tetapi supaya Engkau melindungi mereka dari pada yang jahat. 
    • Yoh 17:16  Mereka bukan dari dunia, sama seperti Aku bukan dari dunia. 
    • Identitas sejati kita mempengaruhi pikiran kita, sikap kita, perilaku kita, tindakan kita, cara bicara kita dalam menghadapi berbagai Masalah
  • Untuk apa Tuhan memberi identitas sebagai anak-anak Allah dan menaruh kita di bumi ini?
    • Yoh 17:18  Sama seperti Engkau telah mengutus Aku ke dalam dunia, demikian pula Aku telah mengutus mereka ke dalam dunia; 
    • Yoh 17:20  Dan bukan untuk mereka ini saja Aku berdoa, tetapi juga untuk orang-orang, yang percaya kepada-Ku oleh pemberitaan mereka; 
    • Yoh 17:21  supaya mereka semua menjadi satu, sama seperti Engkau, ya Bapa, di dalam Aku dan Aku di dalam Engkau, agar mereka juga di dalam Kita, supaya dunia percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku.

Dengan mengetahui identitas kita, disitu kita bisa mengetahui apa yang harus kita lakukan, dan kita bisa mengetahui tujuan hidup kita.

Arsip Catatan Khotbah