TUHAN MAU DAN TUHAN MAMPU– oleh Pdm. Melky R. Mokodongan (Ibadah Raya 1 – Minggu, 22 Oktober 2023)

Matius 11:28 (TB)  Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.

PENDAHULUAN
Dunia semakin hari semakin tidak lebih baik, apalagi kita baru melewati apa yang namanya pandemi dan itu membuat kita semakin sulit, semua sangat terbatas.

Apalagi hari-hari ini, kita diperlihatkan berita-berita peperangan, belum berhenti Rusia dan Ukraina, sekarang  Israel dan Hamas juga sudah semakin panas. Bahkan banyak orang berpendapat bisa-bisa terjadi perang dunia ketiga, kalau hal tersebut tidak bisa diatasi. Inilah keadaan dan kondisi dimana kita tinggal, dunia tidak dapat memberikan jaminan keamanan bagi kita.  Bahkan Firman Tuhan berkata diakhir jaman akan datang masa yang sukar.  Dunia hanya akan memberikan rasa takut, kuatir, tidak punya kepastian bahkan masih banyak hal lagi yang dapat meruntuhkan iman kita.

Lalu dalam keadaan dan kondisi yang seperti ini, kita mungkin bertanya, siapa yang mau menolong kita? Siapa yang dapat menolong kita? Adakah yang dapat memastikan kepada kita, bahwa keadaan kita akan baik-baik saja? Jawabannya adalah  Tuhan mau dan Tuhan mampu menolong kita.

Perhatikan Ajakan Yesus.

  • MARILAH KEPADAKU.
    Marilah kepada-Ku artinya datanglah dan mendekat kepada Yesus, hampirilah Yesus.
    Datang dan menghampiri Yesus melalui apa?
    Ibadah kita. Mazmur 100:2, Beribadahlah kepada TUHAN dengan sukacita, datanglah ke hadapan-Nya dengan sorak-sorai!
    – Doa-doa kita. Mat 6:9
    – Membaca serta merenungkan Firman-Nya.

Dengan kita beribadah kepada Tuhan, berdoa, membaca serta merenungkan Firman-Nya dan melakukan,  maka kita telah menempatkan hidup kita sebagai orang yang merespon ajakan Tuhan.

– Kita juga mengarahkan pandangan kita hanya kepada Yesus.
Perhatikan baik-baik, ketika Tuhan mengajak kita, dengan berkata marilah kepada-Ku, ini menandakan bahwa Tuhan kehadiran-Nya tersedia bagi hidupmu,  Yesus mau dan mampu untuk menolong kita.

Itu sebabnya, bagaimana responmu?
– Datanglah kepada Yesus, mendekat kepada Yesus
– Terimalah ajakan Yesus,

  • SEMUA YANG LETIH LESU DAN BERBEBAN BERAT.
    Semua yang berbeban berat, artinya Tuhan tahu keadaan kita.
    Tidak ada hal yang tidak diketahui oleh Tuhan, termasuk dengan keberadaan diri kita sendiri.
    Buktinya dalam Matius 10:30. Dan kamu, rambut kepalamu pun terhitung semuanya.
    Yesus sangat mengerti dengan keadaan dan kondisi yang akan menimpa kita, dan Yesus mau kita tidak perlu takut, tapi percayalah bahwa tidak ada satupun yang dapat terlewatkan oleh Yesus. Bahkan rambut dikepala  kita, semua Yesus tahu dan terhitung.

Keadaan yang letih lesu dan berbeban berat, Tuhan lebih memahaminya ketimbang diri kita sendiri. Itu sebabnya jika kita mengerti akan hal ini,  menyerahkan semuanya kepada Yesus.

1 Petrus 5:7
Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu.

– Percayalah, bahwa Yesus sanggup dan mampu untuk menolong kita.
– Terbukalah dihadapan Yesus, jujurlah kepada Yesus. Apapun keadaan dan kondisi kita, Dia tahu semuanya,

  • AKU AKAN MEMBERI KELEGAAN KEPADAMU.
    Artinya, Tuhan menjadi jawaban hidup kita
    – Tuhan yang memberikan jaminan
    – Bagi Tuhan tidak ada yang mustahil.
    – Dunia tidak dapat memberikan jawaban,  tapi Tuhan mau dan mampu memberikan jawaban atas hidup kita.

KESIMPULAN
Keadaan apapun yang sedang kita hadapi hari-hari ini, barangkali ada kesulitan demi kesulitan,  atau mungkin kita mulai putus asa karena tak kunjung selesai dengan masalah yang kita hadapi.  Pandanglah kepada Yesus, hampirilah Yesus, percayalah, dan serahkan semua beban kita kepada Yesus, maka Dialah yang menjadi jawaban atas hidup kita. Amin.

Arsip Catatan Khotbah