BERJAGA-JAGALAH DAN BERDOALAH – oleh Pdt. Gideon Santoso (Ibadah Raya 3 – Minggu, 15 Juni 2025)

Matius 26:41 –“Berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan, roh memang penurut, tetapi daging lemah.”

Pendahuluan
Anjuran untuk berjaga dan berdoa karena adanya pencobaan, yang sasaran utamanya adalah anak-anak Tuhan. Hal ini Tuhan Yesus sendiri ungkapkan karena pengalaman yang Ia hadapi di taman Getsemani, dalam pergumulan doa-Nya sebelum disalibkan. Ia tahu bahwa pola yang sama akan terjadi kepada setiap orang yang percaya kepada-Nya. Hal ini juga yang jarang disadari oleh kebanyakan orang percaya. Terjebak pada pola pikir yang dangkal, bahwa percaya Yesus saja, pasti diberkati dan dilindungi dari semua hal.

Setiap orang memiliki peperangan imannya masing-masing. 
Karena kuasa maut dari Iblis memang sudah dikalahkan tetapi, oknumnya masih ada, Iblis masih berupaya menyeret manusia untuk kembali kepada tabiat dosanya. Tugas pembebasan kita dari dosa, yang Tuhan kerjakan sudah selesai, melalui SALIB, seperti yang tertulis dalam : Ibrani 9:28aKristus hanya satu kali saja mengorbankan diri-Nya untuk menanggung dosa banyak orang…

BERJAGA-JAGALAH
Kata ‘Berjaga-jagalah’ dalam teks aslinya ditulis GREGOREITE (bentuk imperative jamak) merupakan perintah untuk banyak orang bukan perorangan. Jadi semua orang percaya harus berjaga dan berdoa.

BERDOALAH
Kata “Berdoalah” disini juga merupakan perintah untuk semua orang percaya (jamak). Doa disini untuk memohon pertolongan pada satu arah tujuan yaitu Allah di dalam Kristus yang memberi kita roh dan penebusan. Jadi bukan doa kepada hal yang lain, karena setiap kepercayaan dan agama apapun juga mengklaim bahwa mereka berdoa.

SUPAYA JANGAN JATUH KE DALAM PENCOBAAN
Supaya jangan jatuh disini adalah  :

  • Tidak terjerumus.
  • Tidak mampu menahan godaan.
  • Pertahanannya terbongkar.

Kedalam “Pencobaan kata ini ditulis dalam bahasa Yunani (PEIRAZO), yaitu :

  • Suatu kondisi atau keadaan, yang membawa manusia pada kehancuran.
  • Lobang jebakan yang sudah disiapkan

Tentang pencobaan ini, tidak pernah datang dari Allah, seperti yang dikatakan oleh Yakobus.           
Yakobus 1:13 –“Apabila seseorang dicobai, janganlah ia berkata : Pencobaan ini datang dari Allah ! Sebab Allah tidak dapat dicobai oleh yang jahat, dan Ia sendiri tidak mencobai siapapun.”

ADA DUA SUMBER PENCOBAAN  
1. Datang dari Iblis.
Yesus mengalami pencobaan dalam tiga hal yang dikondisikan Iblis di padang gurun.
Matius 4:1-10.

    2. Keinginan sendiri / tabiat daging.  Yak 1:14.
    Yakobus 1:14 “Tiap-tiap orang dicobai oleh keinginannya sendiri, karena ia diseret dan dipikat olehnya.”

    Bagaimana Iblis menggoda ?
    Manusia diciptakan dari dua unsur : tanah dan roh. Tanah adalah tubuh atau daging manusia, roh manusia berasal dari nafas Allah.

    • Daging lemah karena tercemar dosa.  Melalui kelemahan kedagingannya Iblis menggoda dan mencobai manusia .
    • Semenatara roh masih ada dalam pengaruh Tuhan. Itulah sebabnya harus memperkuat roh kita untuk tunduk kepada kehendak Allah daripada menuruti kemauan daging kita. Seperti yang Tuhan katakan barangsiapa mau mengikut Tuhan, ia harus memikul salibnya dan menyangkal diri.

    Apa yang harus kita kerjakan dalam menghadapi setiap pencobaan? Perhatikan dua ayat ini Matius 6:13b “Dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat ..”

    Yohanes 17:15 “Aku tidak meminta, supaya Engkau mengambil mereka dari dunia ini, tetapi supaya Engkau melindungi mereka dari pada yang jahat ..”

    Dari dua ayat ini, kita dapat mengetahui bahwa pencobaan memang tidak dapat dihindari, tetapi harus dihadapi, harus berjaga dan berdoa agar kita dilindungi dan dilepaskan dari pada yang jahat. Bagaimana Tuhan melindungi kita ?

    Roma 8:26 “Demikian juga Roh membantu kita dalam kelemahan kita, sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus berdoa; tetapi Roh sendiri berdoa untuk kita kepada Allah dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan.”  

    Roh Kudus akan mengambil perannya untuk menolong kita melalui doa-doa kita.

    MELINDUNGI DARI YANG JAHAT
    Menunjuk kepada :
    * Oknum si jahat – Iblis.
    * Hal-hal yang jahat dari tabiat daging.

    BERJAGA
    Berjaga disini memiliki beberapa pengertian :
    1. Memiliki kesadaran penuh, sehingga dapat memperbaiki apa yang salah. 1 Tes.5:6-8.
    2. Siuman, tidak dalam pengaruh kemabukkan. Maz. 78:65; Efesus. 5:18.
    3. Waspada – Untuk tidak mudah diperdaya atau disesatkan. Matius. 24:4.      

      BERDOA
      Artinya adalah :
      1). Tetap terhubung dengan Tuhan. Yoh.15:4-5.
      2). Terhubung dengan sesama :
      3). Saling mendukung dalam doa. Luk. 22:31-32.
      4). Persekutuan ibadah. Ibrani. 10:25.

        Ibrani 10:25 “Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita saling menasihati, dan semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan yang mendekat.”

        Untuk lebih efektif dalam berjaga dan berdoa jangan lupa persekutuan ibadah, karena di dalam ibadah kita dikuatkan dalam pujian dan penyembahan serta diteguhkan oleh pemberitaan firman Tuhan.

        Arsip Catatan Khotbah