Hari-hari ini Tuhan sedang membentuk kita menjadi permata yang indah, kita sedang dimurnikan seperti emas, dengan demikian haruslah kita mengimani kita akan menjadi orang-orang yang menang.
Ayub 23:10
KARENA IA TAHU JALAN HIDUPKU; seandainya la menguji aku, aku akan timbul seperti emas.
Dipasal 1 dikatakan bahwa Ayub seorang yang saleh dan takut akan Tuhan, juga dia diberkati dengan keturunan yang banyak, memiliki ternak-ternak yang sangat banyak serta budak-budak yang banyak. Namun dalam waktu yang singkat dan beruntutan datanglah berbagai malapetaka dalam berbagai aspek dalam hidupnya.
Pendahuluan
Tuhan tahu seluruh jalan kehidupan kita, baik apa yang kita lakukan dan kerjakan, rencanakan, perlukan, bahkan masa depan kita YESUS tahu.
Memahami
Jika kita memahami dan mengerti kebenaran ini maka saat kita dalam ujian, kita tidak akan menjadi lemah, mundur, takut dan kecewa dengan apa yang kita hadapi dalam hidup ini. Malahan kita akan memahami benar bahwa dibalik ujian ini akan ada kebaikan bahkan kemuliaan yang Tuhan berikan bagi kita yang tetap bertahan dan bersyukur dalam melewati ujian tersebut.
Ketika kita memahami benar cara Tuhan bekerja dalam hidup kita, kita tidak akan menuduh Tuhan melakukan yang jahat sebab Tuhan tidak pernah mencobai tetapi menguji umat-Nya. Yakobus 1:13 “Apabila seorang dicobai, janganlah ia berkata: “Pencobaan ini datang dari Allah!” Sebab Allah tidak dapat dicobai oleh yang jahat, dan Ia sendiri tidak mencobai siapapun.”
Arti ujian
Kata ujian memiliki arti yaitu sesuatu yang dipakai untuk menguji dan memeriksa kualitas suatu hal atau kualitas pribadi seseorang.
Tujuan Tuhan menguji:
1. Untuk melihat bagaimana kualitas kerohanian kita.
Ulangan 8:2 “Ingatlah kepada seluruh perjalanan yang kaulakukan atas kehendak Tuhan, Allahmu, di padang gurun selama empat puluh tahun ini dengan maksud merendahkan hatimu dan mencobai engkau untuk mengetahui apa yang ada dalam hatimu, yakni, apakah engkau berpegang pada perintah-Nya atau tidak.”
2. Supaya kita menghasilkan buah yang matang, sempurna dan utuh.
Yakobus 1:2-4 “Saudara-saudaraku, anggaplah sebagai suatu kebahagiaan, apabila kamu jatuh ke dalam berbagai-bagai pencobaan, sebab kamu tahu, bahwa ujian terhadap imanmu itu menghasilkan ketekunan. Dan biarkanlah ketekunan itu memperoleh buah yang matang, supaya kamu menjadi sempurna dan utuh dan tak kekurangan suatu apa pun.”
3. Supaya kita memperoleh mahkota kehidupan yang dijanjikan.
Yakobus 1:12 “Berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan, sebab apabila ia sudah tahan uji, ia akan menerima mahkota kehidupan yang dijanjikan Allah kepada barangsiapa yang mengasihi Dia.”
Disini saat Ayub diuji dengan banyak perkara dalam kehidupannya, Ayub merespon dengan bijak yaitu dengan berkata “aku akan timbul seperti Emas”.
Saudaraku, kita akan timbul seperti emas ketika kita memiliki sikap yang benar dalam menghadapi ujian. Mari kita melihat bagaimana respon dari Ayub ketika dia diijinkan Tuhan saat mengalami ujian.
Berikut beberapa sikap yang Ayub lakukan ketika ia menghadapi ujian.
Sikap Ayub dalam ujian:
1). Terus Percaya bahwa dalam ujian Allah tidak berubah, Ia sanggup menolong kita, Ia berkuasa mengadakan mujizat dan rencana-Nya tidak pernah gagal.
Ay.13 “Allah itu tak berubah; tak ada yang dapat melawan Dia. la melakukan apa yang dikehendaki-Nya.”
Ay.14 “la akan menjalankan rencana-Nya bagiku, dan masih banyak lagi rencana-Nya selain itu.”
Ayub 42:2 “Aku tahu, bahwa Engkau sanggup melakukan segala sesuatu, dan tidak ada rencana-Mu yang gagal.”
2). Terus berkomitmen karena ada upah bagi yang setia dalam menghadapi ujian.
Adapun komitmen-komitmen Ayub, yaitu:
– TETAP CHRISTIANOS
Ay. 11a “Kakiku tetap mengikuti jejak-Nya”
– BERDIRI DALAM KEBENARAN
Ay.11b “aku menuruti jalan-Nya dan tidak menyimpang”
Amsal 4:27 “Janganlah menyimpang ke kanan atau ke kiri, jauhkanlah kakimu dari kejahatan.”
– HIDUP TAAT
Ayat 12a “Perintah dari bibir-Nya tidak kulanggar”
– MENYIMPAN SETIAP JANJI TUHAN
Ay. 12b “dalam sanubariku kusimpan ucapan mulut-Nya.”
Buah dari percaya dan berkomitmen dari sisi jasmani:
– Kehidupan yang dipulihkan dari berbagai bidang: kesehatan, hubungan, ekonomi.
Ayub 42:7-17
Buah dari percaya dan berkomitmen dari sisi rohani:
– Kerohanian semakin berkualitas
– Menghasilkan buah yang matang, sempurna dan utuh
– Memperoleh Mahkota kehidupan
Kesimpulan
Tuhan tidak pernah memberikan ujian diluar batas kemampuan kita dan jika Tuhan menguji tentunya ada tujuan yang Tuhan ingin lakukan bagi kita.
Jika saat ini saudara diuji, percayalah kita punya Allah yang tidak berubah, Ia sanggup, Ia berkuasa dan rencana-Nya tidak pernah gagal dan Ia selalu menyertai saudara. Amen