Pendahuluan
Natal tidak ditulis tanggalnya juga tidak ada perintah dalam Alkitab untuk kita merayakannya tetapi juga tidak ada salahnya kalau kita pun ingin merayakannya untuk mengenang moment Yesus pernah lahir ke dalam dunia ini menjadi manusia di sebuah kandang domba di Betlehem (Terbaring di palungan). Momen Natal, tidak kebetulan dirayakan di akhir tahun. Disini ada pesan Tuhan yang khusus buat kita untuk menghadapi tahun yang akan datang yang dikatakan tahun-tahun kegelapan.
Saat ini kita dibayangi oleh bencana-bencana yang terjadi dan yang akan terjadi di tahun 2023. Seperti halnya yang kita ketahui, dimana kurang dari satu bulan dari gempa Cianjur (21 November 2022), ada terjadi gempa di Garut, Gunung Semeru, Sukabumi, dan Jember. Inilah suatu tanda yang sepertinya suatu kegelapan bagi umat manusia.
Pilihan Tuhan (bukan untuk diselamatkan tetapi untuk dipakai menjadi alat-Nya).
Rom 9:15 Sebab Ia berfirman kepada Musa: “Aku akan menaruh belas kasihan kepada siapa Aku mau menaruh belas kasihan dan Aku akan bermurah hati kepada siapa Aku mau bermurah hati.”
Rom 9:16 Jadi hal itu tidak tergantung pada kehendak orang atau usaha orang, tetapi kepada kemurahan hati Allah.
Mari kita melihat kisah Natal tentang silsilah Yesus, disana ada orang-orang / wanita-wanita yang survive / yang bertahan dalam melewati masalah hidup yang berat dan keluar sebagai pemenang dan hidupnya dimuliakan Tuhan. Inilah wanita-wanita tersebut:
Matius 1:1-17
1. Tamar, Seorang janda yang dikira perempuan sundal oleh ayah mertuanya, Yehuda (Kejadian 38). Ayah mertuanya adalah Yehuda dan setelah istrinya mati, Yehuda tidur dengan Tamar. Kemudian lahir anak kembar Peres dan Zerah. Setelah itu dia tidak menghampiri anak menantunya lagi.
Kej 38:26 Yehuda memeriksa barang-barang itu, lalu berkata: “Bukan aku, tetapi perempuan itulah yang benar, karena memang aku tidak memberikan dia kepada Syela, anakku.” Dan ia tidak bersetubuh lagi dengan perempuan itu.
Maka dari itu disini Tamar disebut “A Woman of Hope” atau Wanita yang berpengharapan.
2. Rahab, Perempuan Sundal dari Yerikho, suku bangsa Kanaan (Yosua 2), istri dari Salmon, salah satu pengintai yang diutus oleh Yosua.
Ibr 11:31 Karena iman maka Rahab, perempuan sundal itu, tidak turut binasa bersama-sama dengan orang-orang durhaka, karena ia telah menyambut pengintai-pengintai itu dengan baik.
Bagaimana dengan kisah ini, kalau nama seorang WTS (Wanita Tuna Susila) masuk dalam silsilah keluarga Anda? Pasti akan sangat memalukan bukan? From a harlot to a woman of faith (Dari wanita sundal menjadi wanita yang beriman). Yakobus 2:25. Tetapi sekali lagi itulah rencana Tuhan, Tuhan menerima semua orang berdosa yang tentunya mau bertobat.
Mat 11:19 “Kemudian Anak Manusia datang, Ia makan dan minum, dan mereka berkata: Lihatlah, Ia seorang pelahap dan peminum, sahabat pemungut cukai dan orang berdosa. Tetapi hikmat Allah dibenarkan oleh perbuatannya.”
3. Rut, Seorang Janda dari Moab. Sekarang Moab masuk wilayah Negara Yordania (Bangsa Moab merupakan Musuh dari bangsa Israel).
Rut adalah anak menantu perempuan dari Naomi dan Elimelekh (Kilyon).
Rut 1:16 Tetapi kata Rut: “Janganlah desak aku meninggalkan engkau dan pulang dengan tidak mengikuti engkau; sebab ke mana engkau pergi, kesitu jugalah aku pergi, dan di mana engkau bermalam, di situ jugalah aku bermalam: bangsamulah bangsaku dan Allahmulah Allahku;
Rut 1:17 di mana engkau mati, akupun mati di sana, dan di sanalah aku dikuburkan. Beginilah kiranya TUHAN menghukum aku, bahkan lebih lagi dari pada itu, jikalau sesuatu apapun memisahkan aku dari engkau, selain dari pada maut!”
Rut 1:18 Ketika Naomi melihat, bahwa Rut berkeras untuk ikut bersama-sama dengan dia, berhentilah ia berkata-kata kepadanya.
Untung Rut tetap setia mengikuti Naomi sehingga Tuhan memberikan seorang Goel (penebus) kepada dirinya yang bernama Boas. Bagaimana dengan kisah ini? Seorang janda yang masih muda, yang bekerja di ladang Boas. yang digosipkan ‘mengejar-ngejar laki-laki’
Rut disini disebut sebagai “A Woman of Love” atau seorang wanita kasih.
4. Istri Uria, (Batsyeba) orang Het, salah satu pahlawan Daud (2 Samuel 11).
Daud tergoda dengan kecantikannya Batsyeba. Dan ketika suaminya pergi berperang, istrinya (Batsyeba) dipaksa berzinah dengan Daud. Dalam peperangan itu, Uria ditaruh di medan pertempuran yang paling berat atas suruhan Daud. Sehingga menyebabkan Uria mati dan istrinya (Batsyeba) diambil Daud menjadi istrinya.
Bagaimana dengan kisah ini saudara? Sungguhlah sangat menyedihkan, namun dibalik kisah ini ada anugerah Tuhan yang luar biasa yaitu dimana Batsyeba diberi kepercayaan melahirkan dua anak yaitu Salomo dan Natan.
Kedua nama ini merupakan garis keturunan yang sampai kepada Yesus. Salomo → Yusuf, Natan → Maria → Yesus.
Batsyeba disini disebut sebagai “A woman who received unlimited grace” atau seorang wanita yang menerima kasih karunia yang tanpa batas dari Tuhan.
5. Maria, seorang gadis perawan yang mengandung sebelum jadi pasangan suami istri dengan Yusuf.
Bagaimana dengan kisah ini? Kisah yang menyedihkan yang ceritanya tidak diketahui oleh banyak orang saat itu yaitu hamil di luar nikah. Diceritakan bahwa Yusuf harus mengungsi supaya orang banyak tidak curiga atas kehamilan Maria. Bertepatan saat itu Kaisar Agustus mengadakan sensus, dani kebetulan juga yusuf harus kembali ke kota asal mereka yaitu Betlehem, disana Maria melahirkan Bayi Yesus Sang Penebus. Saat itu sayangnya orang-orang Yahudi berkata bahwa Yesus lahir karena Zinah (Yohanes 8:41).
Dari kisah ini kita melihat sosok Maria disebut sebagai “A Woman of Obedience” atau Perempuan yang taat.
MEREKA DIPILIH ALLAH
Nama-nama mereka dimasukkan ke dalam silsilah Junjungan kita Tuhan Yesus Kristus. Israel zaman itu yang masih menganut sistem Patriarki (lebih mengutamakan laki-laki). Bisa saja penulis Injil Matius tidak memasukkan namanya, langsung nama ayahnya, karena nama-nama ini ada aib yang mengikutinya.
Latar belakang mereka (dilihat dengan kacamata kita) yaitu melihat bibit, bebet dan bobot, rasanya nama mereka tidak berlayak dimasukkan dalam silsilah Yesus. Jelas ini sepertinya mengotori silsilah Yesus.
Tapi, dari kacamata Tuhan, inilah rencana Tuhan, yang mau menerima diri kita orang berdosa dan dari bangsa kafir (non Yahudi). Nama-nama di atas semuanya berbuah-buah bagi kemuliaan Allah. Mereka hadir pada zamannya untuk berkarya bagi Tuhan.
■ Kis 13:36 Sebab Daud melakukan kehendak Allah pada zamannya, lalu ia mangkat dan dibaringkan di samping nenek moyangnya, dan ia memang diserahkan kepada kebinasaan.
■ Yoh 15:16 Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu.
Hasilkanlah buah yang tetap, dengan:
1. Pengharapan yang tak pernah padam seperti Tamar
2. Iman yang semakin kuat seperti Rahab
3. Kasih yang terus menyala sama seperti Rut
4. Bersyukur buat Anugerah yang tak terbatas seperti Batsyeba
5. Ketaatan seorang Hamba seperti Maria
Amin.