MENGINJIL  DENGAN  EFEKTIF – Oleh Bp. Bunyamin Widjanarko (Ibadah Raya 1 – Minggu, 20 September 2026)

Pendahuluan
Menginjil  adalah  memberitakan  injil.  Injil  dari  bahasa  asli  Euangelion yang  artinya  kabar  baik. Mengapa disebut  kabar  baik ? Mari  kita  belajar  bersama.

1. Dahulu oleh sebab Adam dan Hawa  melanggar  perintah Tuhan  dengan  makan  buah Pengetahuan  tentang  yang  baik  dan  yang  jahat  sehingga  mereka  berdosa  dan  diusir  dari  taman  Eden. Dosa  inilah  yang  membuat  “Ia  menyembunyikan  diri  terhadap  kamu  sehingga  Ia  tidak  mendengar  kamu,”  Yes 59 : 2.

Paulus dalam  Rom 3 : 23 mengatakan  semua  orang  telah  berdosa.
Daud  dalam  Maz 51 : 7, Salomo  dalam  1 Raj 8 : 46.
Kita  tahu  upah dosa  itu  maut, Rom 6 : 23.

2. Puji  Tuhan, Allah   Bapa    ingin  mengembalikan  manusia  seperti  awal  penciptaan: tidak  berdosa dalam hidup  kekal, Yoh 3 : 16.
Solusinya  dimulai  dari  kelahiran  Yesus.
Mat  1 : 21  
Ia  akan  melahirkan  anak  laki – laki dan  engkau  akan  menamakan  Dia  Yesus, karena  dialah  yang  akan  meyelamatkan  umatNya  dari  dosa.
Kelahiran  Yesus  inilah  substansi  kabar  baik  bagi  umat  manusia. Hai ini seharusnya disambut  dengan  antusias.

3. Rom  1:16
Sebab   aku   mempunyai  keyakinan   yang   kokoh   dalam   menginjil,  karena  Injil  adalah  kekuatan  Allah yang  menyelamatkan  setiap  orang yang percaya pertama orang Yahudi, tetapi  juga  orang  Yunani.

a. Siapakah  yang  dimaksud  kekuatan  Allah?
Ia adalah Yesus sendiri, yang mati  disalib  untuk  menebus  dosa  umat  manusia  dan  bangkit  pada  hari ke-3 mengalahkan  maut  dan  sekarang  duduk  disebelah  kanan  Bapa  untuk   mendoakan  kita  dan  menjadi  Roh  pemberi  kehidupan, 1 Kor 15 : 45.

b. Menyelamatkan  dari  apa ?
– Dari  penghukuman  dan  pembinasaan  kekal  Yoh 5 : 24
– Supaya  kita  terlepas  dari  hayat  alamiah  dari  ego  kita,  agar  kita  dapat  diubah, dibangun  menjadi 1 tubuh  Kristus,  untuk  menjadi  kepenuhan-Nya,  Ef 1 : 23.

4. Perhatikan  ini  penting  untuk  kita  harus  mengenal  Yesus  terdahulu  agar  kuat  dalam  bersaksi, agar  menginjil  dengan  efektif.
Langkahnya :
1 Yoh 2:3
Dan inilah tandanya, bahwa  kita  mengenal  Allah  yaitu  jikalau  kita  menuruti  perintah Nya.

1 Yoh 4:8     
Barangsiapa  tidak  mengasihi,  ia  tidak  mengenal Allah, sebab  Allah  adalah  kasih.

Orang  yang  mengenal  Yesus  dengan  baik,  pasti  akan  mempunyai  sesuatu  yang  nyata,  sehingga  kesaksian  lebih  berbobot, bernilai  untuk  disaksikan  kepada  orang  lain, yaitu  antara  lain  tentang :
Kasih-Nya
Kesetian-Nya
Pertolongan-Nya
Pengampunan-Nya
Kuasa-Nya

Kesaksian  Murid  yang  hebat  :
Kis 4 : 10       Sebab  tidak  mungkin  bagi  kami  untuk  tidak  berkata – kata  tentang  apa  yang  kami  lihat  dan  kami  dengar.
1 Yoh 1 : 1    Apa  yang  telah  ada  sejak  semula,  yang  telah  kami  dengar,  yang  telah  kami  lihat  dengan  mata  kami,  yang  telah  kami  saksikan  dan  yang  telah  kami  raba  dengan  tangan  kami  tentang  Firman  hidup,  itulah  yang  kami  tuliskan  kepada  kamu.

Akhirnya  kita  akan  menerima  hidup  kekal  itu. 

Yoh 17 : 3     Inilah  hidup  yang  kekal  itu, yaitu  bahwa  mereka  mengenal  Engkau  satu – satunya  Allah  yang  benar  dan  mengenal  Yesus  Kristus  yang  telah  Engkau  utus.

Amin  — Tuhan  memberkati

Arsip Catatan Khotbah